Connect with us

Peristiwa

Polsek Pesantren Operasi Yustisi Pamor Keris di Pasar Pahing

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kegiatan Patroli Pamor Keris Polsek Pesantren dalam rangka Penegakkan Prokes di Masyarakat sesuai Inmendagri No. 33 Tahun 2022.

Kegiatan berlangsung pada Hari Jum’at 25 Nopember 2022 pukul 08.30 WIB s.d. Selesai, bertempat di Wilkum Polsek Pesantren, telah melaksanakan Kegiatan Patroli Pamor Keris dalam rangka Penegakkan Prokes di Masyarakat sesuai Inmendagri No. 33 Tahun 2022 tanggal 4 Juli 2022 guna menjaga harkamtibmas dan mencegah penularan Covid 19.

Kegiatan Patroli Pamor Keris himbauan prokes dipimpin Padal Ipda Andris S dengan kuat Anggota sebanyak 4 Pers. Lokasi /Sasaran. Pasar Pahing Jl. HOS Cokroaminoto Kota Kediri dan Pasar kresek Kel. Tempurejo Kec.Pesantren Kota Kediri.

Hasil yang dicapai adalah Situasi Umum Wilkum Polsek Pesantren dalam keadaan Aman dan Terkendali.

Sanksi kegiatan yustisi terdiri dari Teguran lisan Orang (menghimbau kepada masyarakat agar tetap patuhi prokes memakai masker untuk menjaga kesehatan guna antisipasi penyebaran covid 19). Himbauan masyarakat 5.

“Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib serta tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Kapolsek Pesantren Kompol Sugianto, S.Sos. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Kapolres Kediri Kota Ajak Jaga Persatuan, Wali Kota Vinanda Tekankan Toleransi dan Pembangunan Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota bersama Pemerintah Kota Kediri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan tokoh agama menggelar doa bersama memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pada Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Jalan Basuki Rahmad Nomor 15, Kelurahan Pocanan, itu menjadi momentum memperkuat persatuan sekaligus menyampaikan harapan agar kebijakan pemerintah semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.

Doa bersama yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota KH Qowimuddin Thoha atau Gus Qowim, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, serta Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari.

Hadir pula Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil atau Gus Ab, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri H. Salim, perwakilan TNI, kejaksaan, Brimob, serta jajaran organisasi perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto mengatakan bahwa peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi kesempatan untuk mendoakan perjalanan bangsa sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan doa bersama ini merupakan momentum yang baik bagi kita semua untuk memanjatkan doa dan harapan bagi perjalanan bangsa Indonesia, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” kata AKBP Wisnu.

Menurutnya, tantangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh kepolisian sendiri.

Diperlukan keterlibatan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga agar stabilitas keamanan dapat terus terpelihara.

“Kami menyadari bahwa keamanan bukan semata-mata tanggung jawab Polri, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Wisnu menegaskan bahwa Polres Kediri Kota akan terus menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan dan pelayanan publik secara profesional, humanis, dan berintegritas.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kediri dan seluruh pihak yang selama ini bekerja sama dalam menjaga situasi daerah.

Secara khusus, Kapolres menyoroti peran tokoh agama dalam merawat kerukunan umat beragama dan mencegah munculnya perpecahan di masyarakat.

Menurutnya, kontribusi PCNU dan FKUB Kota Kediri penting dalam memperkuat persaudaraan serta menanamkan nilai-nilai kedamaian.

Kresno berharap kegiatan doa bersama tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat persaudaraan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan bahwa dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran merupakan bagian dari perjalanan pembangunan nasional yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Menurut Vinanda, keberhasilan pembangunan membutuhkan kerja sama dan kekompakan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat.

“Dua tahun tentu menjadi bagian perjalanan panjang dalam membangun bangsa. Masih banyak tantangan dan tugas yang harus kita kerjakan bersama-sama,” ujar Vinanda.

Ia menegaskan bahwa program pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita perlu mendapat dukungan melalui kerja nyata di daerah.

Vinanda juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan sebagai salah satu kekuatan sosial Kota Kediri.

“Kita semua ingin Kota Kediri dikenal sebagai kota yang menjunjung toleransi,” katanya.

Menurutnya, keberagaman masyarakat harus terus dirawat agar tidak menjadi sumber perpecahan.

Karena itu, Vinanda mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk provokasi dan penyebaran informasi bohong melalui media sosial.

“Mari kita bersama-sama menjaga Kota Kediri agar tetap aman, damai, sejuk, dan kondusif. Kita tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong, ujaran kebencian, maupun provokasi yang dapat memecah belah persatuan,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat, baik dalam menjaga keamanan maupun mendukung pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan penayangan video perjalanan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Setelah sambutan Kapolres dan Wali Kota Kediri, acara dilanjutkan dengan tausiah serta doa bersama yang dipimpin Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil.

Doa dipanjatkan agar Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan seluruh jajaran pemerintahan diberikan kesehatan, kebijaksanaan, serta kemampuan menjalankan amanah untuk kepentingan masyarakat.

Selain itu, para peserta mendoakan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, keselamatan, persatuan, dan kesejahteraan.

Kegiatan yang berakhir sekitar pukul 17.00 WIB tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Melalui doa bersama ini, Polres Kediri Kota mengajak masyarakat terus menjaga kerukunan dan memperkuat kebersamaan, sekaligus berharap pembangunan nasional maupun daerah dapat berjalan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Cek Perbaikan Rumah Hartoyo dan Rokhmi di Jagalan Kediri, Pastikan Program RTLH Terpantau

Published

on

Kediriselaludihati.com – Dua keluarga di Kelurahan Jagalan, Kota Kediri, menjadi penerima manfaat program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Perkembangan pembangunan rumah tersebut dipantau Bhabinkamtibmas bersama unsur tiga pilar dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), pada Selasa (20/10/2026).

Pemantauan dilakukan di lingkungan RW 02 Kelurahan Jagalan sekitar pukul 12.30 WIB untuk melihat perkembangan pekerjaan pada rumah warga penerima program.

Dua penerima manfaat tersebut adalah keluarga Hartoyo, warga RT 02/RW 02, dan keluarga Rokhmi, warga RT 01/RW 02.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan bersama unsur tiga pilar dan anggota FKDM, Ali Mashar, mendatangi lokasi pembangunan untuk mengecek progres perbaikan rumah.

Program RTLH merupakan salah satu bentuk upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat agar rumah yang sebelumnya tidak memenuhi standar kelayakan dapat diperbaiki menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan layak.

Pemantauan di lapangan menjadi bagian dari perhatian aparat kewilayahan terhadap pelaksanaan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menyampaikan bahwa pengecekan dilakukan terhadap dua rumah penerima manfaat di Kelurahan Jagalan.

“Pengecekan progres pembangunan program RTLH dengan penerima manfaat keluarga Bapak Hartoyo warga RT 02/RW 02 dan keluarga Ibu Rokhmi warga RT 01/RW 02,” kata Kompol Bowo Wicaksono.

Selain memantau pembangunan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat kepada warga di lingkungan sekitar.

Warga diajak menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan selama proses pembangunan berlangsung.

Kehadiran unsur tiga pilar dan FKDM dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari koordinasi kewilayahan, baik dalam mendukung kegiatan masyarakat maupun menjaga situasi tetap kondusif.

Meski demikian, laporan kepolisian belum merinci persentase kemajuan pembangunan kedua rumah, sumber anggaran program, maupun target penyelesaian pekerjaan.

Karena itu, kegiatan yang dilaksanakan masih berupa pengecekan perkembangan pembangunan, bukan serah terima rumah yang telah selesai diperbaiki.

Kapolsek Kediri Kota melaporkan bahwa pemantauan berlangsung lancar, aman, dan terkendali.

Melalui kegiatan sambang tersebut, kepolisian bersama unsur pemerintah dan masyarakat berupaya mendukung pelaksanaan program perbaikan rumah sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga di Kelurahan Jagalan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Banyakan Kediri Dampingi Program Kadarkum di Desa Jabon, Dorong Kesadaran Hukum Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati.com – Pemerintah Kabupaten Kediri bersama sejumlah instansi penegak hukum menggelar pembinaan Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) di Pendopo Desa Jabon, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, pada Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, kejaksaan, kepolisian, pengadilan agama, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta tokoh masyarakat.

Pembinaan Kadarkum menjadi salah satu upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap aturan hukum sekaligus mendorong kesadaran untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Hukum Pemerintah Kabupaten Kediri Dwihartanti, perwakilan Kejaksaan Negeri Kediri Pratama Mahardiga, serta Kasubsihukum Polres Kediri Kota Ade Januarga.

Turut hadir Wakil Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Kediri Muhammad Nurudin, Kepala BNN Kabupaten Kediri Tri Wulandari, Kepala Desa Jabon, perangkat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Jabon juga mengikuti kegiatan pembinaan tersebut.

Bhabinkamtibmas Desa Jabon, Polsek Banyakan, Bripka Gaguk S., hadir mendampingi kegiatan sebagai bagian dari dukungan kepolisian terhadap peningkatan kesadaran hukum di lingkungan masyarakat.

Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan masyarakat di wilayah Desa Jabon.”Pembinaan Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum),” tukas Kapolsek Banyakan.

Program Kadarkum pada dasarnya bertujuan untuk membangun pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara, pentingnya kepatuhan terhadap hukum, serta penyelesaian persoalan melalui mekanisme yang berlaku.

Keterlibatan berbagai instansi memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pemahaman hukum dari lembaga yang memiliki tugas dan kewenangan berbeda.

Kejaksaan dan kepolisian memiliki peran dalam bidang penegakan hukum, sementara pengadilan agama menangani perkara tertentu yang menjadi kewenangannya, termasuk persoalan hukum keluarga bagi masyarakat beragama Islam.

Adapun keterlibatan BNN berkaitan dengan upaya pencegahan dan penanganan persoalan penyalahgunaan narkotika.

Meski demikian, laporan kegiatan belum menjelaskan materi khusus yang disampaikan masing-masing narasumber maupun persoalan hukum yang menjadi pembahasan utama dalam forum tersebut.

Melalui kegiatan pembinaan seperti ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menaati aturan, menyelesaikan persoalan secara bertanggung jawab, serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum.

Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi sarana memperkuat komunikasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.

Kapolsek Banyakan melaporkan bahwa berdasarkan pemantauan petugas, kegiatan pembinaan Kadarkum di Desa Jabon berlangsung lancar, tertib, aman, dan terkendali.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk membangun masyarakat desa yang semakin memahami hak, kewajiban, dan tanggung jawabnya di hadapan hukum. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page