Peristiwa
Polsek Pesantren Patroli Harkamtibmas ke Sejumlah Obyek Vital untuk Mengantisipasi Terjadinya 3-C
Kediriselaludihati.com – Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota melaksanakan Patroli Harkamtibmas. Tujuannya untuk mencegah terjadinya 3-C (Curat, Curas, Curanmor).
Kegiatan berlangsung, pada Hari Jum’at 24 Januari 2025 pukul 22.00 WIB s/d selesai. Sasarannya adalah Obvit, Pertokoan/Alfamart/Indomart, Pemukiman/Perumahan, Perbankan/ATM.
Petugas yang melaksanakan kegiatan ini, AKP D Nurhidayat (pawas), Aiptu Gunawan R, Aiptu Yulianto TM dan Aiptu Tamsirul Anam.
Petugas melaksanakan patroli ke obvit, perbankan/ATM, pertokoan, pemukiman memberikan pesan kamtibmas guna antisipasi 3 C.
“Dilaporkan kegiatan berjalan lancar aman terkendali dan Dokumentasi terlampir,” ujar Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. (res/an).
Peristiwa
Patroli Harkamtibmas Backbone Polsek Mojoroto Kediri Perkuat Kehadiran Polisi di Ruang Publik
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota meningkatkan kegiatan patroli harkamtibmas pada malam hari sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan kriminalitas di wilayah hukumnya.
Kegiatan patroli dilaksanakan, pada Kamis (27/8/2026) mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai oleh Unit Backbone Polsek Mojoroto. Patroli tersebut menyasar sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat maupun kawasan yang perlu mendapat perhatian keamanan.
Dalam kegiatan tersebut, personel dipimpin AKP Djoko Budi, S.H., M.H. selaku perwira pengendali bersama anggota Polsek Mojoroto.
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain, kawasan Simpang Tiga GOR Joyoboyo, Terminal, kawasan perumahan, serta pusat aktivitas masyarakat seperti minimarket.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, kegiatan patroli rutin merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menghadirkan rasa aman sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Patroli tidak hanya dilakukan untuk mencegah tindak kriminalitas, tetapi juga memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman. Kehadiran anggota di lapangan menjadi bentuk pelayanan langsung kepada warga,” ujar Kompol Rudi.
Dalam patroli tersebut, petugas juga melakukan pemantauan situasi lingkungan serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor).
Kegiatan patroli malam menjadi salah satu langkah preventif Polsek Mojoroto dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, terutama pada jam-jam rawan ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.
Melalui patroli yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan, Polsek Mojoroto berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di sekitarnya. (res/an)
Inspirasi
Modal Nekat, Doa Orang Tua, dan Kerja Keras: Perjalanan Septia Intan Putri dari Gang Kecil Menuju Kursi Perwira Polri
Kediriselaludihati – Tidak semua perjalanan menuju puncak karier dimulai dari kemewahan. Sebagian justru lahir dari keterbatasan, ditempa oleh tekad, dan dibuktikan melalui kerja keras.
Sosok itu adalah AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. Perempuan kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat ini pernah berada pada titik ketika impian menjadi anggota Polri dianggap terlalu tinggi untuk diraih.
Namun, keraguan orang lain justru menjadi bahan bakar baginya untuk membuktikan bahwa latar belakang keluarga bukan penghalang untuk mengabdi kepada negara.
Septia tumbuh sebagai anak dari pasangan Yendri dan Yusnidar, pedagang sayur yang menjalani kehidupan sederhana. Ketika banyak orang menganggap masuk Akademi Kepolisian membutuhkan biaya besar dan dukungan khusus.
Septia memilih berjalan dengan modal keyakinan, kemampuan, dan doa keluarga.
Selepas SMA, ia memberanikan diri mengikuti seleksi Akademi Kepolisian. Tanpa fasilitas berlebihan, tanpa pendampingan khusus, ia menjalani proses seleksi dengan kemandirian.
Perjalanan menuju tempat tes ditempuh dengan angkutan umum, sementara banyak peserta lain datang dengan dukungan keluarga.
Namun kerja keras itu membuahkan hasil. Septia berhasil lolos seleksi Akpol dan memulai perjalanan panjangnya sebagai perwira Polri.
Dari Pemberantas Narkoba hingga Amanah Baru di Kediri Kota
Karier Septia kemudian berkembang. Ia pernah dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Kasat Reserse Narkoba Polres Tanjung Jabung Barat, Jambi, sebuah jabatan yang menuntut keberanian, ketelitian, dan integritas tinggi dalam menghadapi persoalan kejahatan narkotika.
Kini, perjalanan pengabdiannya berlanjut di Jawa Timur. Dalam rotasi organisasi Polres Kediri Kota, Septia dipercaya mengemban amanah sebagai bagian dari jajaran pimpinan satuan yang memiliki peran penting dalam pelayanan masyarakat, yakni sebagai Kasatlantas Polres Kediri Kota.
Serah terima jabatan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Dalam arahannya, pimpinan Polres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H, S.IK, M.Si menekankan pentingnya pejabat baru segera beradaptasi, memahami karakter wilayah, serta menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.
Membawa Nilai Perjuangan dalam Kepemimpinan
Bagi Septia, jabatan bukan sekadar posisi struktural. Ada tanggung jawab besar yang melekat, terutama bagaimana institusi kepolisian hadir sebagai bagian dari solusi masyarakat.
Perjalanan hidupnya menjadi pengingat bahwa kepemimpinan tidak selalu lahir dari keadaan yang serba mudah. Ada proses panjang yang membentuk karakter, mulai dari kehidupan sederhana di keluarga pedagang sayur hingga menghadapi tantangan sebagai seorang perwira Polri.
Dari seorang anak desa yang pernah diragukan, Septia kini berdiri sebagai figur yang dipercaya memimpin dan melayani.
Kisahnya bukan hanya tentang keberhasilan menembus seleksi kepolisian. Lebih dari itu, kisah Septia adalah tentang keberanian bermimpi, keteguhan melangkah, dan keyakinan bahwa kesempatan dapat diraih oleh siapa pun yang mau berjuang. (res/aro)
Peristiwa
Perbaikan Jalan MT. Haryono Berlangsung Dua Bulan, Angkutan Barang Akan Dibatasi
Kediriselaludihati – Pemerintah Kota Kediri bersama sejumlah instansi terkait mulai mematangkan persiapan rehabilitasi Jalan MT. Haryono yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan September 2026.
Pembahasan teknis dilakukan melalui rapat koordinasi di Ruang Rapat Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri, Jumat (28/8/2026). Dalam rapat tersebut, Satlantas Polres Kediri Kota turut dilibatkan untuk memastikan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas selama proses pekerjaan berlangsung.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan, koordinasi lintas instansi menjadi langkah penting agar rehabilitasi jalan tidak mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.
“Setiap pekerjaan jalan tentu memiliki dampak terhadap mobilitas masyarakat. Karena itu, kami bersama instansi terkait menyiapkan rekayasa lalu lintas agar pekerjaan berjalan, namun aktivitas warga tetap dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar AKP Septia.
Dalam rapat tersebut diketahui rehabilitasi Jalan MT. Haryono akan difokuskan pada perbaikan bagian jalan yang mengalami gelombang sekitar 10 sentimeter di sisi selatan badan jalan.
Pengerjaan diperkirakan berlangsung selama kurang lebih dua bulan. Selama masa pekerjaan, kendaraan tertentu akan mendapatkan pengaturan khusus, termasuk pembatasan terhadap kendaraan angkutan barang yang melintas di kawasan tersebut.
Menurut AKP Septia, pengaturan lalu lintas akan terus dievaluasi menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Pengaturan arus kendaraan akan kami sesuaikan dengan situasi aktual selama pekerjaan berlangsung. Termasuk pengaturan durasi lampu lalu lintas agar kepadatan dapat diminimalkan,” katanya.
Pelaksanaan pekerjaan direncanakan berlangsung setiap hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB. Waktu tersebut dipilih agar pekerjaan dapat berjalan optimal dengan tetap mempertimbangkan aktivitas masyarakat.
Selain rekayasa lalu lintas, koordinasi juga membahas sejumlah langkah pendukung, seperti pengaturan titik pergerakan kendaraan dan penyesuaian sistem lampu lalu lintas pada ruas yang terdampak.
AKP Septia menambahkan, keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama selama proses rehabilitasi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan rambu-rambu dan mengikuti pengaturan lalu lintas yang diberlakukan selama pekerjaan berlangsung,” ujarnya.
Dengan adanya koordinasi sejak awal, pemerintah daerah dan aparat terkait berharap proses rehabilitasi Jalan MT. Haryono dapat berjalan sesuai rencana sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat setelah pekerjaan selesai.(res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
