Connect with us

Peristiwa

Polsek Semen Jaring 6 Warga Pakai Masker Tak Benar

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Semen Operasi Yustisi Penerapan Perda Provinsi Jatim Nomor Mor 2 Tahun 2020. Kegiatan, pada Jumat 24 September 2021 pukul 09.30 WIB.

Operasi ini dalam penegakan inpres nomor mor 6 tahun 2020, perda prov. Pergub prov jatim nomor mor 2 tahun 2020,  pergub prov jatim nomor mor 53 tahun 2020, dan perbup kab kediri nomor mor 44 tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan dlm upaya cegah dan tanggulangi covit-19

Sasaran Operasi adalah Angkringan sepanjang jalan Argi wilis desa semen Kecamatan  Semen Kabupaten  Kediri.  Adapun hasil Operasi Yustisi. Pelanggar Protokol Kesehatan terdiri dari  Tegoran Lisan.  6 Orang ( Tidak memakai masker dengan benar ) dan Membagikan  masker 5.

Petugas Iptu Sugeng DP. (Padal ). Aiptu Hudi . Aiptu Basori  dan Aipda Joko. Dalam pelaksanaan giat Operasi Yustisi berlangsung aman dan tertib dan lancar.

Polsek Tarokan melaksanakan kegiatan yang sama. Petugas mengadakan Operasi Yustisi Penerapan Protokol Kesehatan. Hadir dalam kegiatan Padal harian Ipda M. Topan dan Polri  4  pers.

Petugas melaksanakan giat operasi Yustisi Lokasi di Gapura perbatasan Wilayah Grogol-Bulusari Tarokan, dgn kegiatan Pendisiplinan Prokes & Memberikan tegoran dgn cara Humanis bagi pelanggar selanjutnya diberikan Masker sebagai bentuk Edukasi dan bersama Gugus Desa melakukan Penyemprotan Disinfektan ke setiap kendaraan yang melintas di Gapura Pojok Desa Bulusari Wilkum Polsek Tarokan.

Adapun hasil operasi Yustisi pelanggar protokol kesehatan terdiri dari Tegoran lisan  7 org. Tegoran tertulis  7 org dan Pembagian masker  8 buah. Dalam giat operasi Yustisi dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” kata Kasubbag Humas Polres Kediri Kota Iptu Henri. (res/an).

Continue Reading

Inspirasi

Kolaborasi Antarinstansi Diperkuat, Polres Kediri Kota Siap Dukung Pengawasan Keimigrasian

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra, Amd.Im., S.H., M.Si., beserta jajaran di ruang kerja Kapolres Kediri Kota, Kamis (13/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi antarinstansi, khususnya dalam mendukung pelayanan publik, pengawasan keberadaan warga negara asing (WNA), serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kediri memperkenalkan diri bersama jajaran sekaligus menyampaikan komitmen Imigrasi dalam menjalankan tugas pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing di wilayah kerja Imigrasi Kediri.

“Keberadaan warga negara asing perlu mendapatkan perhatian bersama sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pelanggaran keimigrasian maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Antonius.

Ia menjelaskan, wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri meliputi empat wilayah, yakni Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Jombang.

Menurutnya, kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas keimigrasian di lapangan.

“Silaturahmi ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan tugas, khususnya di bidang keimigrasian dan keamanan wilayah,” katanya.

Antonius juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Polres Kediri Kota dalam berbagai pelayanan masyarakat, termasuk koordinasi terkait pengurusan dokumen keimigrasian.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan kesiapan Polres Kediri Kota untuk mendukung tugas Kantor Imigrasi Kediri.

“Kami siap membantu dan mendukung Imigrasi Kediri. Komunikasi dan koordinasi harus terus dijaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya terkait bidang keimigrasian,” kata Wisnu.

Kapolres menyampaikan bahwa Polres Kediri Kota siap melakukan dukungan melalui kegiatan patroli maupun bantuan pengecekan apabila diperlukan dalam rangka pengawasan aktivitas warga negara asing.

Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat pengawasan terhadap aktivitas WNA di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” ujar Wisnu.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir jajaran Polres Kediri Kota dan Kantor Imigrasi Kediri, di antaranya Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif M., S.T.K., S.I.K., Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., Kasat Narkoba AKP Endro Purwandi, S.H., M.H., serta jajaran pejabat Imigrasi Kediri.

Melalui pertemuan tersebut, Polres Kediri Kota dan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri berkomitmen menjaga komunikasi dan kerja sama berkelanjutan guna mendukung pelayanan masyarakat, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban di wilayah Kediri dan sekitarnya. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Gus Ma’mun: Sinergi Kepolisian dan Ulama Penting untuk Menjaga Kediri Tetap Harmonis

Published

on


Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., melanjutkan silaturahmi dengan tokoh agama dan pengasuh pondok pesantren di wilayah hukumnya. Kali ini, Wisnu berkunjung ke kediaman KH. M. Ma’mun Mahfudz atau Gus Ma’mun di Pondok Pesantren Tarbiyatul Qur’an Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Kamis (13/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara kepolisian dengan ulama dan pesantren, terutama dalam menjaga keamanan, kerukunan, serta merespons berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Gus Ma’mun merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatul Qur’an Al Falah sekaligus Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kediri.

Rombongan Kapolres tiba di kediaman Gus Ma’mun sekitar pukul 11.15 WIB. Wisnu didampingi Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan, Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, Kanit II Intelkam Ipda Mochamad Puji Santoso, S.H., serta Kanit III Intelkam Ipda Didit Tarwanto, S.Sos.

Dalam pertemuan tersebut, Wisnu mengatakan kunjungannya bukan sekadar memperkenalkan diri sebagai Kapolres Kediri Kota yang baru, melainkan juga membuka jalur komunikasi dengan kalangan pesantren.

“Kunjungan kami ini dalam rangka memperkenalkan diri sekaligus mempererat tali silaturahmi dan komunikasi antara Polres Kediri Kota dengan keluarga besar Pondok Pesantren Tarbiyatul Qur’an Al Falah,” kata AKBP Wisnu.

Menurut dia, komunikasi dengan tokoh agama menjadi penting karena persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat tidak seluruhnya dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan penegakan hukum.

Kepolisian, kata Wisnu, membutuhkan komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat agar persoalan yang muncul dapat diketahui lebih dini dan dicarikan penyelesaian sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas.

“Apabila terdapat permasalahan atau hal-hal yang membutuhkan koordinasi dengan pihak kepolisian, kami berharap komunikasi dapat dilakukan secara cepat dan terbuka,” ujarnya.

Wisnu juga meminta dukungan dan doa dari Gus Ma’mun serta keluarga besar pesantren agar jajaran Polres Kediri Kota dapat menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan baik.

Pertemuan tersebut mendapat respons positif dari Gus Ma’mun. Ia menyampaikan selamat datang sekaligus selamat bertugas kepada Wisnu sebagai Kapolres Kediri Kota.

Menurut Gus Ma’mun, hubungan kepolisian dengan ulama, pesantren, dan tokoh agama perlu terus dirawat karena masing-masing memiliki peran yang saling melengkapi di tengah masyarakat.

“Sinergi antara jajaran kepolisian dengan ulama, pondok pesantren, serta tokoh agama sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan harmonis di wilayah Kediri,” kata Gus Ma’mun.

Ia mengatakan pesantren tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga mempunyai peran sosial dalam menjaga kerukunan masyarakat.

Karena itu, Pondok Pesantren Tarbiyatul Qur’an Al Falah menyatakan siap mendukung upaya kepolisian, termasuk melalui edukasi kepada santri dan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kerukunan, toleransi, dan keamanan lingkungan.

Gus Ma’mun berharap pola komunikasi antara kepolisian dengan ulama tidak hanya dilakukan ketika muncul persoalan. Silaturahmi perlu dibangun secara berkelanjutan sehingga ketika terdapat persoalan di masyarakat, koordinasi dapat dilakukan lebih cepat.

Ia juga berharap kepemimpinan baru di Polres Kediri Kota semakin mempererat hubungan antara kepolisian dengan pesantren dan para tokoh agama di Kediri.

“Harapannya komunikasi dan silaturahmi terus dibangun, sehingga setiap permasalahan yang berkembang di masyarakat dapat dikoordinasikan dan diselesaikan secara baik,” ujarnya.

Pertemuan Kapolres dengan Gus Ma’mun berlangsung dalam suasana dialogis dan dilanjutkan dengan ramah tamah.

Silaturahmi tersebut sekaligus memperluas komunikasi Polres Kediri Kota dengan elemen masyarakat setelah Wisnu mulai bertugas sebagai Kapolres Kediri Kota.

Bagi kepolisian, keterlibatan tokoh agama dan pesantren memiliki posisi penting karena keduanya bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat hingga tingkat akar rumput.

Sementara bagi pesantren, terbukanya komunikasi dengan kepolisian dapat menjadi jalur koordinasi apabila muncul persoalan sosial maupun potensi gangguan keamanan yang membutuhkan penanganan bersama.

Sekitar pukul 12.10 WIB, Wisnu bersama rombongan meninggalkan kediaman Gus Ma’mun setelah menyelesaikan rangkaian silaturahmi. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Mojo Kediri Dampingi Latihan Paskibraka Kecamatan, Polri Kawal Kegiatan Generasi Muda

Published

on

Kediriselaludihati.com – Berbagai kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai digelar di sejumlah wilayah Kabupaten Kediri. Di Kecamatan Banyakan, puluhan pleton siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) mengikuti lomba baris-berbaris, sementara di Kecamatan Mojo, Bhabinkamtibmas melakukan pendampingan kegiatan peserta Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka).

Di Kecamatan Banyakan, lomba baris-berbaris tingkat MI se-Kecamatan Banyakan digelar pada Rabu (12/8/2026) dengan mengambil titik start di depan Lapangan Desa Banyakan.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 29 pleton peserta dari berbagai MI se-Kecamatan Banyakan. Para peserta menempuh rute mulai dari depan Lapangan Desa Banyakan, menuju Perempatan SD Banyakan, Pertigaan Mergosono, Pertigaan Selotopeng, hingga garis finis di depan MI Miftahul Afkar.

Ketua Panitia Bapak Zaki bersama jajaran panitia memastikan kegiatan berjalan sesuai rangkaian yang telah disiapkan. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kanit Binmas Polsek Banyakan Iptu Ali, Danpos Ramil Banyakan Peltu Johan, personel pengamanan Polsek Banyakan, Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Banyakan, kepala sekolah serta guru MI se-Kecamatan Banyakan.

Bhabinkamtibmas Desa Banyakan Aipda Perdana Adi Kurniawan turut melakukan pendampingan dan pemantauan kegiatan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta kelancaran pelaksanaan acara masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengambilan nomor urut peserta, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Pengawas MI Kecamatan Banyakan Zaini Mustofa, doa, kemudian lomba dimulai dengan pemberangkatan peserta pertama pukul 07.30 WIB.

Peserta pertama tiba di garis finis sekitar pukul 08.30 WIB, sedangkan peserta terakhir menyelesaikan lomba sekitar pukul 10.00 WIB.

Sementara itu, di Kecamatan Mojo, Bhabinkamtibmas Desa Mlati Aipda Yumawan melakukan pendampingan dan pemantauan kegiatan peserta Paskibraka Kecamatan Mojo yang berlangsung di Lapangan Desa Mlati, Rabu (12/8/2026).

Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan persiapan generasi muda yang akan bertugas dalam upacara peringatan kemerdekaan berjalan aman dan tertib.

Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono, S.H., mengatakan keterlibatan personel kepolisian dalam kegiatan masyarakat menjadi bagian dari pelayanan Polri untuk menciptakan situasi yang aman sekaligus mendukung kegiatan positif bagi generasi muda.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semangat nasionalisme dan kedisiplinan para pelajar terus tumbuh. Kehadiran anggota di lapangan juga untuk memberikan rasa aman kepada peserta maupun masyarakat,” ujar AKP Joko.

Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H., juga menegaskan bahwa pendampingan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk sinergi kepolisian dengan masyarakat dalam mendukung kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Berbagai kegiatan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81 tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan pengamanan serta pendampingan dari jajaran kepolisian di masing-masing wilayah. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page