Peristiwa
Polsek Semen Pastikan Keamanan Vaksin di Gudang Farmasi Dinkes Kabupaten Kediri
Kediriselaludihati.com – Polsek Semen, Polres Kediri Kota melakukan Patroli dan Pemantauan kegiatan vaksinasi di wilayah hukumnya. Kegiatan, pada Rabu 15 Juni 2022, pukul 09.00 WIB sampai selesai.
Kegiatan dipimpin oleh Iptu Wasis S, S.H (Padal ) bersama anggota antara lain, Aiptu Dedi S. Aiptu Basori dan Aipda Roni H.
Sasarannya kegiatan adalah melakukan pemantauan Vaksin di Balai penggelolaan farmasi dan alkes (Gudang farmasi) Dinkes Kab. Kediri Jl. Argowilis no 127 Kec.Semen Kab. Kediri.
Petugas melakukan kontrol dan pengecekan Vaksin Covid-19 di Gudang Farmasi Dinkes Kab. Kediri. Petugas Jaga dari Polsek Semen, Aiptu Martono dan Bripka I Kadek
Petugas Cek buku mutasi, selanjutnya memberikan arahan kepada petugas Jaga. Agar melakukan pencatatan setiap keluar masuknya pendistribusian Vaksin Covid-19 sesuai jumlah kebutuhan. Melaporkan setiap perkembangan kepada pimpinan pada kesempatan pertama.
Jenis vaksin yang tersedia di gudang, Sinovac Dosis 1. – Vial. Saat ini tersimpan di IFP Kab. Kediri pada Chiller dengan suhu terpantau 4 °C di dalam cool cin ( Frezer ) dalam keadaan gudang dikunci.
“Selama kegiatan berjalan lancar, situasi aman terkendali,” kata Kapolsek Semen AKP Siswandi, S.H. (res/an).
Peristiwa
Bersihkan SD Negeri 4 Kuala Simpang, Taruna Ingin Siswa Bisa Segera Bersekolah Normal
Aceh Tamiang. Hari ini, Minggu, 25 Januari 2026, merupakan hari kedua pelaksanaan kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-46 yang diikuti Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Angkatan Laut (AAL), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Salah satu sasaran kegiatan pada hari kedua ini adalah pembersihan di SD Negeri 4 Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, yang terdampak banjir pada November 2025 lalu. Para Taruna bersama-sama melakukan pembersihan lumpur di ruang-ruang kelas agar sekolah dapat segera digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar.
Taruna Akpol, Sultan Rekha Alfarabbi Firdaus, menjelaskan bahwa kondisi lumpur di dalam ruangan sekolah masih cukup tebal sehingga membutuhkan penanganan serius.
“hari ini kami melaksanakan kegiatan di suatu sekolah dasar di Tamiang dan yang kami lakukan adalah membersihkan lumpur yang cukup tinggi di ruang-ruang sekolahan. Kami sekop, kami sapu, dan kami pel supaya ruangan-ruangan ini bisa cepat digunakan kembali oleh anak-anak di SD di Tamiang,” ujar Sultan.
Sementara itu, Taruna Akademi Angkatan Laut, Salsadila Rossa Firllyanti, menyampaikan bahwa proses pembersihan telah berlangsung selama dua hari dan menunjukkan progres yang signifikan.
“Untuk proses pengerjaan sendiri sudah kami lakukan selama dua hari. Progres yang sudah kami lakukan sudah membersihkan beberapa kelas dan sudah bisa dipakai untuk kegiatan belajar mengajar. Namun, untuk beberapa bangunan sudah mulai rapuh, sehingga masih diperlukan pembersihan yang lebih mendalam,” jelasnya.
Melalui kegiatan Latsitardanus ke-46 ini, para Taruna berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang, khususnya dalam pemulihan pascabencana.
“Kegiatan Latsitardanus ke-46 ini kami harapkan dapat membawa dampak baik untuk masyarakat Aceh Tamiang, membangun kembali fasilitas umum, serta membantu kehidupan masyarakat menjadi lebih baik,” kata Salsadila.
Senada dengan itu, Sultan Rekha Alfarabbi Firdaus berharap pemulihan pascabencana dapat segera tuntas sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
“Harapan saya, semua kerusakan akibat bencana dapat cepat dipulihkan, sehingga anak-anak bisa segera kembali bersekolah, toko-toko bisa kembali buka, dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal secepat mungkin,” tutupnya.
Peristiwa
Den K9 SAR Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri Siap Perkuat Penanganan Bencana Longsor di Cisarua, Bandung Barat
Bandung Barat — Polri melalui Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Baharkam Polri melaksanakan apel kesiapan dalam rangka perbantuan bencana alam di wilayah hukum Polda Jawa Barat, sebagai bentuk kehadiran negara dan respons cepat dalam misi kemanusiaan pascabencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Apel kesiapan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 26 Januari 2026, pukul 15.00 WIB, bertempat di Mako Ditpolsatwa, sebagai persiapan pelaksanaan tugas Bantuan Kendali Operasi (BKO) di bawah Polda Jawa Barat.
Dalam operasi kemanusiaan ini, Den K9 SAR Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri mengerahkan sebanyak 20 personel yang dipimpin oleh IPTU Erasmus selaku Katim K9, didukung oleh tim veteriner, para handler, pelindung, serta pengemudi. Kekuatan ini diperkuat dengan enam ekor satwa pelacak K9, yakni Walet, Ari, Rubin, Dasa, Gyra, dan Sita, yang memiliki keahlian utama dalam pencarian korban meninggal dunia atau cadaver search. Untuk mendukung mobilitas dan efektivitas di medan bencana, tim K9 SAR juga dilengkapi dengan satu unit truk boks dan empat unit kendaraan ransus Navara K9.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengerahan Den K9 SAR merupakan langkah strategis Polri untuk mempercepat proses pencarian korban di medan longsor yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. “Pengerahan Den K9 SAR ini adalah bentuk keseriusan dan komitmen Polri dalam misi kemanusiaan. Seluruh sumber daya kami kerahkan secara maksimal, cepat, dan terukur agar proses pencarian korban dapat berlangsung efektif, sekaligus memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kombes Pol. Hendra.
Berdasarkan data resmi Posko Utama dan Pos DVI hingga Minggu, 25 Januari 2026, pukul 16.35 WIB, dari total 105 laporan orang hilang, tim SAR gabungan telah mengevakuasi sebanyak 25 kantong jenazah, bertambah tiga jenazah utuh dari hasil pencarian terbaru. Dari jumlah tersebut, 11 korban telah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 10 jenazah utuh dan satu potongan tubuh. Korban yang telah teridentifikasi masing-masing atas nama Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), M. Kori (30) yang teridentifikasi dari potongan tubuh berupa tangan, AI Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), dan Ayu Yuniarti (31). Sementara itu, sepuluh jenazah dan satu bagian tubuh lainnya masih dalam proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri melalui pemeriksaan post mortem dan ante mortem.
Kombes Pol. Hendra Rochmawan menegaskan bahwa Polri akan terus bersinergi dengan TNI, Basarnas, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, serta unsur relawan hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi. “Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Inilah wujud nyata Transformasi Polri Presisi yang humanis, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar seluruh personel SAR, TNI-Polri, tenaga medis, relawan, serta keluarga korban diberikan kekuatan, keselamatan, dan ketabahan selama proses kemanusiaan ini berlangsung. Hingga saat ini, operasi pencarian dan evakuasi masih terus dilanjutkan dengan mengedepankan prinsip keselamatan personel dan ketelitian dalam setiap tahapan kegiatan.
Peristiwa
Polsek Banyakan Beri Imbauan Kamtibmas Peserta Latihan Silat SH Teratai di Desa Sendang
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa Sendang, Polsek Banyakan, Polres Kediri Kota melaksanakan patroli sambang warga yang tengah mengikuti latihan pencak silat dari perguruan SH Teratai di Dusun Sendang, Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, pada Minggu (25/1/2026).
Kegiatan sambang tersebut dilaksanakan oleh Bripka Agus Purnomo pada pukul 11.30 WIB hingga selesai. Patroli sebagai bagian dari upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukum Polsek Banyakan.
Dalam kegiatan tersebut, BKTM melakukan dialogis dengan pengurus latihan silat, Bahtiar, serta para peserta latihan. Bripka Agus Purnomo menyampaikan imbauan kamtibmas kepada pengurus dan anggota perguruan silat agar senantiasa menjaga ketertiban, menghindari konflik antarperguruan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan sportivitas dalam setiap kegiatan latihan maupun aktivitas di masyarakat.
Selain itu, BKTM juga mengajak seluruh warga untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di wilayah Desa Sendang.
Kapolsek Banyakan, AKP Joko Purwantono, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan sambang warga merupakan bagian dari pendekatan preventif Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan keamanan. Polsek Banyakan berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan sambang dan pembinaan masyarakat guna mewujudkan wilayah Kecamatan Banyakan yang aman, damai, dan kondusif. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
