Peristiwa
Polsek Semen Patroli Prokes Sasaran Victory Futsal
Kediriselaludihati.com – – Polsek Semen, Polres Kediri Kota, Operasi Yustisi Dlm Penerapan Perbup Kediri Nomor 44 T.A. 2020 tanggal 15 September 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Gakkum Protokol Kesehatan.
Kegiatan berlangsung, pada Kamis 6 Mei 2021, pukul 20.52 Wib s/d Selesai. Kegiatan untuk mengendalikan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covit-19) dilaksanakan secara Stasioner maupun Mobile terhadap Pelanggar Protokol Kesehatan oleh Polsek Semen sbb
Sasaran Victory Futsal Argowilis Ds. Semen Kec. Semen. Warkop Wilis Jln. Argowilis Kedak Kec. Semen Kab. Kediri. Warkop Mbahkung Desa Puhsarang Kec. Semen Kediri
Hasil Operasi Yustisi. Sanksi Tegoran lesan 27 Orang, Tegoran tertulis 13 orang. Membagi Masker 5 masker. Selama kegiatan berjalan lancar, situasi aman terkendali.
“Kami ingatkan warga untuk selalu memakai masker dan mentaati protokol kesehatan,” ujar Kapolsek Semen. (res/an).
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Desa Cerme Hadir di Tengah Petani, Dorong Ketahanan Pangan dan Ingatkan Keselamatan Aktivitas Pertanian
Kediriselaludihati.com – Komitmen mendukung program ketahanan pangan pemerintah terus dilakukan jajaran Polres Kediri Kota melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di wilayah binaannya.
Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Cerme, Polsek Grogol, Polres Kediri Kota yang turun langsung ke area persawahan untuk melakukan pemantauan kegiatan pertanian masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (19/7/2026) pukul 12.15 WIB di area persawahan Dusun Sugihan, Desa Cerme, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Agus SBW selaku Bhabinkamtibmas Desa Cerme melaksanakan sambang kepada petani sekaligus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program pemerintah Asta Cita bidang ketahanan pangan, khususnya tanaman padi yang memasuki masa panen pada Juli 2026.
Bhabinkamtibmas berdialog dengan petani terkait perkembangan hasil pertanian serta memastikan kegiatan pertanian masyarakat berjalan dengan baik. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan nasional.
Selain memberikan dukungan kepada petani, Aipda Agus juga menyampaikan imbauan keselamatan kepada para pekerja tani, khususnya terkait aktivitas pengangkutan hasil panen menggunakan kendaraan truk.
Para pengemudi truk diingatkan agar tidak membawa muatan melebihi kapasitas serta melarang pekerja duduk di atas muatan kendaraan karena dapat membahayakan keselamatan selama perjalanan.
Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H. mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di sektor pertanian merupakan bentuk pelayanan Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut mendukung program pembangunan pemerintah.
“Bhabinkamtibmas harus hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani. Selain mendukung ketahanan pangan, anggota juga memiliki tanggung jawab memberikan edukasi agar setiap aktivitas masyarakat berjalan aman,” ujarnya.
Melalui kegiatan sambang tersebut, Polsek Grogol berharap komunikasi antara Polri dan masyarakat semakin kuat, khususnya dengan para petani sebagai salah satu unsur penting dalam menjaga ketahanan pangan.
Kegiatan pemantauan pertanian dan penyampaian imbauan keselamatan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cerme berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. (res/an)
Peristiwa
Patroli Malam, Polsek Mojoroto Kediri Sasar Ruang Publik, Objek Vital, dan Pusat Aktivitas Masyarakat
Kediriselaludihati.com – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota terus meningkatkan kegiatan patroli rutin di wilayah hukumnya.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan, khususnya tindak kriminalitas 3C (curat, curas, dan curanmor).
Patroli harkamtibmas melalui unit Backbone Polsek Mojoroto dilaksanakan pada Sabtu malam (20/7/2026) mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut dipimpin oleh AKP Umar Said selaku Perwira Pengendali (Padal), bersama personel Aiptu Dodik Eko PW dan Aipda Hengky A.
Dalam pelaksanaan patroli, petugas menyasar sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat maupun objek yang memiliki tingkat kerawanan, di antaranya Bundaran Taman Sekartaji, Perum Mojoroto Indah, mesin ATM, minimarket, serta Lapas Kelas II Kediri.
Selain melakukan pemantauan situasi wilayah, personel juga memastikan kondisi lingkungan tetap aman serta mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan keamanan yang dapat terjadi pada malam hari.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H. mengatakan bahwa patroli rutin merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus upaya menciptakan rasa aman bagi warga.
“Patroli harkamtibmas terus dilakukan secara berkala sebagai langkah pencegahan. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan,” ujarnya.
Melalui kegiatan patroli tersebut, Polsek Mojoroto juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing. Kepedulian warga dan komunikasi dengan aparat menjadi bagian penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan.
Kegiatan patroli harkamtibmas Unit Backbone Polsek Mojoroto berjalan dengan aman, lancar, dan situasi wilayah hukum Polsek Mojoroto tetap kondusif. (res/an)
Inspirasi
“Pager Mangkok Luweh Kuat Ketimbang Pager Tembok”, Ajakan Rawat Kepedulian Antarwarga
Kediriselaludihati-Polres Kediri Kota menghadirkan pendekatan berbeda dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Melalui pertunjukan Wayang Cangkrukan, pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) disampaikan dengan memanfaatkan kekuatan budaya lokal yang dekat dengan kehidupan warga.
Pagelaran tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Kota, Jalan A. Yani, Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, Jumat malam (17/7/2026). Lakon yang dibawakan mengangkat tema “Pager Mangkok Luweh Kuat Ketimbang Pager Tembok”, sebuah filosofi Jawa yang menggambarkan bahwa kepedulian, gotong royong, dan hubungan baik antarwarga merupakan kekuatan utama dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Polres Kediri Kota, pemerintah kecamatan, unsur TNI, kepala kelurahan se-Kecamatan Kota, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan RT/RW, LPMK, Karang Taruna, Linmas, serta tokoh masyarakat.
Tidak sekadar menjadi tontonan, Wayang Cangkrukan menjadi ruang dialog antara kepolisian dan masyarakat. Melalui cerita pewayangan yang dikemas ringan, warga diajak memahami pentingnya menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas sosial, serta menyelesaikan persoalan lingkungan secara bersama-sama.
Pagelaran tersebut dibawakan oleh Ki Dalang Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. yang juga menyisipkan berbagai pesan tentang pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan keamanan.
“Melalui Wayang Cangkrukan ini kita bisa saling bertukar informasi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Harapannya, kita bersama-sama mewujudkan Kediri yang mapan, Kediri yang ngangeni, aman, dan kondusif,” ujar Kompol Bowo.
Menurutnya, filosofi “Pager Mangkok Luweh Kuat Ketimbang Pager Tembok” memiliki makna bahwa keamanan tidak hanya dibangun melalui batas fisik, tetapi melalui kepedulian sosial.
“Lingkungan yang masyarakatnya saling mengenal, peduli, dan mau membantu akan lebih kuat menghadapi berbagai persoalan dibandingkan lingkungan yang hanya memiliki pembatas secara fisik,” jelasnya.
Dalam cerita wayang yang disampaikan, digambarkan kehidupan masyarakat dengan berbagai persoalan, termasuk tekanan ekonomi yang dapat memicu seseorang melakukan tindakan melanggar hukum. Namun, persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui kepedulian warga, kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa, serta semangat saling membantu.
Polres Kediri Kota menilai pendekatan budaya menjadi salah satu cara efektif untuk menyampaikan pesan kepolisian kepada masyarakat. Seni pertunjukan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan membangun kedekatan emosional antara polisi dengan warga.
Kompol Bowo menyebut konsep tersebut sebagai bagian dari art policing, yaitu pendekatan pemolisian yang memanfaatkan seni dan budaya sebagai media komunikasi publik.
“Polri hadir bukan hanya ketika ada persoalan hukum, tetapi juga hadir untuk membangun hubungan dengan masyarakat. Melalui budaya, pesan-pesan kamtibmas bisa diterima dengan lebih mudah dan lebih dekat dengan kehidupan warga,” katanya.
Melalui Wayang Cangkrukan, Polres Kediri Kota berharap nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan komunikasi antarwarga semakin kuat. Sebab keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, budaya lokal menjadi jembatan untuk menciptakan Kota Kediri yang aman, harmonis, dan kondusif. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
