Peristiwa
Polsek Semen Tegur Lisan 14 Pelanggar Prokes di Pasar dan Toko Pracangan
Kediriselaludihati.com – Polsek Semen Operasi Yustisi Penerapan Protokol Kesehatan dan Pamor keris ( pratroli bermotor penegakan protokol kesehatan masyarkat ).
Kegiatan, pada Hari Jum’at tanggal 01 Juli 2022 Jam 09.00 WIB – selesai di Wilkum Polsek Semen.
Operasi Yustisi Penegakan Inpres Nomor 6 Tahun 2020. Pergub Provinsi Jatim Nomor 53 Tahun 2020 dan Perbup Kabupaten Kediri Nomor 44 tahun 2020 Tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Upaya Cegah Dan Tanggulangi Covid-19.
Hadir dalam kegiatan adalah padal harian Iptu Djoko Budi S Anggota. Aipda Khambali, Aipda Eko Nur. Aipda Himawan
Petugas melaksanakan Operasi Yustisi Lokasi Pasar Semen Jl. Argowilis dan Pracangan Ds. Semen.
Memberikan tegoran dengan cara humanis bagi pelanggar Prokes selanjutnya diberikan Masker untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya disiplin menerapkan prokes.
Adapun hasil operasi Yustisi pelanggar protokol kesehatan terdiri dari. Tegoran lisan 14 orang dan terdiri dari 10 orang untuk jaga jarak dan 4 orang untuk memakai masker. Pembagian masker 4 buah.
“Dalam kegiatan operasi Yustisi dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” kata Kapolsek Semen AKP Siswandi, S.H. (res/an).
Peristiwa
Kegiatan Digelar di Surabaya dan Stadion GBT, Libatkan Jajaran Ditlantas Polda Jatim dan IMI
Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Kediri mengikuti kegiatan peningkatan kemampuan safety driving bersama jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, pada Selasa hingga Rabu (7 – 8 April 2026), di Kota Surabaya.
Pelatihan digelar di Surabaya Suites Hotel serta dilanjutkan dengan praktik lapangan di Stadion Gelora Bung Tomo. Kegiatan ini diikuti oleh anggota Sat PJR Ditlantas Polda Jatim, Kanit Turjawali, serta personel Satlantas dari seluruh polres jajaran di wilayah Jawa Timur.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan profesionalitas anggota dalam berkendara, khususnya dalam situasi tugas di lapangan.
“Pelatihan ini penting untuk menunjang keterampilan anggota, terutama dalam mendukung tugas pengawalan, patroli jalan raya, serta penanganan situasi darurat di lapangan,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan juga melibatkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Daerah Jawa Timur yang memberikan materi serta pendampingan teknis terkait safety riding dan driving.
Rangkaian kegiatan dimulai dari pembukaan, dilanjutkan dengan pengecekan kesiapan peserta serta arahan dari panitia. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik lapangan di Stadion Gelora Bung Tomo untuk mengasah kemampuan berkendara dalam berbagai kondisi.
Dalam sesi praktik, peserta dilatih menghadapi berbagai skenario, mulai dari teknik pengereman, manuver kendaraan, hingga pengendalian kendaraan dalam situasi darurat.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan personel Satlantas dalam menjalankan tugas di jalan raya, sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan baik bagi petugas maupun masyarakat pengguna jalan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pelatihan dengan antusias hingga penutupan acara. (res/an)
Lalu Lintas
Kecelakaan di Jalan Kediri–Nganjuk Libatkan Tiga Kendaraan, Satu Pengendara Meninggal Dunia, Pelaku Tabrak Lari Diamankan
Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota berhasil mengungkap kasus tabrak lari yang terjadi di Jalan Raya Kediri–Nganjuk, Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Rabu (8/4/2026) sore. Pelaku berhasil diamankan hanya dalam kurun waktu sekitar tujuh jam setelah kejadian.
Pelaku berinisial DP (33), warga Kabupaten Ngawi, ditangkap petugas saat berada di rumahnya. Penangkapan dilakukan setelah polisi mengantongi cukup bukti dari hasil penyelidikan di lokasi kejadian.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan melalui Kanit Gakkum Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tidak lepas dari keterangan saksi dan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
“Pelaku berhasil kami ungkap dalam waktu kurang lebih tujuh jam. Saat didatangi di rumahnya, yang bersangkutan bersikap kooperatif,” ujar Anang.
Dari hasil penyelidikan sementara, petugas telah memeriksa dua orang saksi serta dua rekaman CCTV dari titik berbeda di sekitar lokasi kejadian. Berbekal informasi tersebut, polisi langsung melakukan pengejaran sejauh kurang lebih 111 kilometer hingga ke wilayah Ngawi.
Peristiwa kecelakaan itu sendiri melibatkan tiga kendaraan dan mengakibatkan satu korban jiwa. Insiden bermula saat truk Isuzu bernomor polisi AG 8809 AF yang dikemudikan BS (35), warga Kecamatan Pesantren, melaju dari arah utara (Nganjuk) menuju selatan (Kediri).
Sesampainya di lokasi kejadian, truk berusaha mendahului kendaraan di depannya dari sisi kanan. Namun, di depannya terdapat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AG 4857 ABH yang dikendarai ZSEM (21), warga Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, dalam posisi berhenti dengan lampu sein kanan menyala.
Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan antara truk dan sepeda motor tidak dapat dihindari. Benturan keras tersebut menyebabkan korban terpental ke arah kanan jalan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil bernomor polisi AG 1941 KW yang dikemudikan oleh DP. Mobil tersebut kemudian menabrak korban yang sudah terjatuh di badan jalan.
Usai kejadian, pengemudi mobil langsung melarikan diri tanpa memberikan pertolongan maupun melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian.
Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka serius, di antaranya luka robek di pelipis kiri, lecet di pipi kiri, serta luka pada bagian perut. Korban sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Kediri, namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.
Sementara itu, kendaraan truk mengalami kerusakan pada bagian kaca sein kiri, bodi pelindung depan kanan penyok, serta spion kanan bengkok. Sepeda motor korban juga mengalami kerusakan parah di bagian belakang serta sisi kanan dan kiri.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, dan mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari kecelakaan serupa.
Saat ini, barang bukti terkait kecelakaan telah diamankan di Mapolres Kediri Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pendalaman sebelum menetapkan status tersangka secara resmi.
Pelaku terancam dijerat Pasal 312 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Namun, penetapan pasal secara final masih menunggu hasil gelar perkara. (res/aro)
Peristiwa
Sidokkes Pastikan Kondisi Fisik dan Mental Anggota Tetap Prima untuk Dukung Tugas Kepolisian
Kediriselaludihati.com — Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Kota Kediri menggelar pemeriksaan kesehatan berkala bagi anggota Polri dan aparatur sipil negara (PNS) tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rupatama Polres Kediri Kota, Rabu (8/4/2026), mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Sebanyak 152 personel mengikuti pemeriksaan tersebut sesuai dengan surat perintah yang telah diterbitkan. Seluruh peserta hadir dan menjalani rangkaian pemeriksaan secara lengkap tanpa terkecuali.
Kasidokkes Polres Kediri Kota Aipda Farid Kurniawan menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan berkala merupakan bagian penting dalam memastikan kesiapan fisik dan mental anggota dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan personel secara menyeluruh, sehingga dapat menunjang kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian pemeriksaan yang dilakukan meliputi pendaftaran, pemeriksaan tinggi dan berat badan, visus mata, serta pemeriksaan fisik oleh dokter. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan laboratorium darah dan urine, tes treadmill atau elektrokardiogram (EKG), pemeriksaan gigi dan odontogram, hingga rontgen thorax.
Tidak hanya kesehatan fisik, pemeriksaan juga mencakup aspek psikologis melalui tes MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) guna memastikan kesehatan jiwa personel tetap terjaga.
Dari total peserta, sebanyak 106 personel masuk kategori intensif I, 32 personel intensif II, dan 14 personel intensif III. Klasifikasi tersebut digunakan sebagai dasar pemantauan kondisi kesehatan lanjutan bagi masing-masing anggota.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan terkendali. Seluruh tahapan pemeriksaan berjalan sesuai prosedur dengan pengawasan tenaga medis yang kompeten.
Melalui kegiatan ini, Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas sumber daya manusia, sehingga setiap personel tetap dalam kondisi prima dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
