Peristiwa
Polsek Tarokan Dukung Penanganan Covid-19 melalui Operasi Yustisi
Kediriselaludihati.com – Polsek Tarokan melakukan operasi yustisi penerapan protokol kesehata Senin, 13 September 2021 Jam 20.30 Wib – selesai di Wilkum Polsek Tarokan telah dilaksanakan kegiatan Operasi Yustisi Penegakan Inpres Nomor 6 Tahun 2020.
Aturan lainnya pada Pergub Provinsi Jatim Nomor 53 Tahun 2020. Perbup Kabupaten Kediri Nomor 44 tahun 2020 Tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Upaya Cegah Dan Tanggulangi Covid-19.
Adapun hasil operasi yustisi pelanggar protokol kesehatan terdiri dari tegoran lisan 5 orang, pembagian masker 8 buah.
“Selama kegiatan berjalan, aman, lancar dan terkendali serta dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” ungkap Kapolsek Tarokan, Iptu Karyawan Hadi. (res/an).
Inspirasi
Bangun Kedekatan dengan Masyarakat, AKBP Kresno Wisnu Putranto Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Al Khalid
Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan sholat Subuh berjamaah bersama puluhan warga di Masjid Al Khalid, Jalan Semampir 1 Nomor 144, Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 03.30 WIB tersebut menjadi bagian dari pendekatan kepolisian kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan sekaligus penyampaian pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Sekitar 60 jamaah mengikuti sholat Subuh berjamaah yang diimami Ustaz Abdul Mufid. Seusai ibadah, Kapolres memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog dan mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
Dalam arahannya, AKBP Kresno Wisnu Putranto menekankan bahwa terciptanya lingkungan yang aman tidak cukup hanya mengandalkan kehadiran aparat kepolisian. Keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan.
“Menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat. Dengan kebersamaan, lingkungan yang aman dan kondusif dapat terus kita wujudkan,” kata AKBP Wisnu.
Kapolres juga mengingatkan warga agar menjaga kerukunan, memperkuat komunikasi antarwarga, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan tempat tinggal.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian dapat membantu mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban.
“Apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan, masyarakat kami harapkan segera berkoordinasi dengan kepolisian. Jangan menunggu sampai persoalan berkembang menjadi gangguan yang lebih besar,” ujarnya.
Kegiatan sholat Subuh berjamaah tersebut turut dihadiri Kasat Binmas Polres Kediri Kota AKP Cahyo Widodo, S.H., KBO Satbinmas Iptu Nanang Setyawan, S.H., Kanit Reskrim Polsek Kediri Kota AKP Prayitno, S.H., serta Panit Intel Polsek Kediri Kota Aiptu Aris Sugondo.
Sejumlah personel Satbinmas Polres Kediri Kota juga mengikuti kegiatan bersama masyarakat.
Dari unsur pengurus masjid, hadir Ketua Takmir Masjid Al Khalid Kompol Purn. Slamet, S.H., bersama para jamaah dan warga Kelurahan Semampir.
Kehadiran pimpinan kepolisian di masjid menjadi salah satu bentuk komunikasi langsung dengan masyarakat di luar kegiatan patroli maupun penegakan hukum.
Melalui pertemuan tersebut, warga memperoleh kesempatan untuk mengenal jajaran kepolisian secara lebih dekat, sementara aparat dapat membangun hubungan yang lebih terbuka dengan masyarakat.
Pendekatan melalui kegiatan keagamaan juga diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban, terutama di lingkungan permukiman.
Kegiatan ini berlangsung bertepatan dengan pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026 yang dijadwalkan pada 10 hingga 21 Oktober 2026.
Operasi tersebut berfokus pada penanggulangan tindak kriminalitas, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan kejahatan jalanan.
Pesan kewaspadaan yang disampaikan Kapolres kepada jamaah sejalan dengan upaya pencegahan kejahatan melalui keterlibatan masyarakat. Namun, kegiatan sholat Subuh berjamaah ini tidak disebut secara khusus sebagai bagian dari penugasan operasi.
Selain kewaspadaan terhadap kejahatan, Kapolres mengajak warga untuk terus menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Kerukunan antarwarga dinilai penting agar perbedaan pendapat maupun persoalan sosial dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah tanpa menimbulkan gangguan ketertiban.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polres Kediri Kota berupaya membangun hubungan yang tidak hanya terjalin ketika terjadi peristiwa kriminalitas, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan keagamaan.
Sholat Subuh berjamaah di Masjid Al Khalid menjadi salah satu sarana memperkuat kedekatan tersebut sekaligus mengingatkan bahwa keamanan lingkungan membutuhkan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat.
Dengan komunikasi yang berkelanjutan, Polres Kediri Kota berharap masyarakat semakin aktif berpartisipasi dalam menjaga situasi Kota Kediri agar tetap aman, tertib, dan kondusif. (res/aro)
Inspirasi
Jumat Keliling di Jamsaren, Kompol Siswandi Tegaskan Polisi Harus Hadir Mendengar Keluhan Masyarakat
Kediriselalaludihati – Kapolsek Pesantren Polres Kediri Kota, Kompol Siswandi, S.H., mengajak masyarakat menjaga persaudaraan dan tidak membiarkan perbedaan pendapat menjadi penyebab perpecahan. Pesan tersebut disampaikan saat melaksanakan program Quick Win Jumat Keliling di Masjid Ar Rahmat, Lingkungan Kleco, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jumat (16/10/2026).
Dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut, Kompol Siswandi menekankan pentingnya membangun komunikasi antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan yang terbuka, humanis, serta mengutamakan penyelesaian persoalan secara musyawarah.
Kegiatan Jumat Keliling itu dihadiri para kanit dan kasi Polsek Pesantren, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jamsaren Aiptu Rofiq, pengurus takmir masjid, serta jamaah salat Jumat.
Di hadapan jamaah, Kompol Siswandi menyampaikan bahwa kehadiran polisi di lingkungan masyarakat bukan semata-mata untuk menjalankan tugas penegakan hukum, melainkan juga membangun hubungan sosial yang lebih dekat.
Ia menegaskan bahwa semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui komunikasi dan kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi warga.
“Polri wajib hadir di tengah-tengah masyarakat guna mendengarkan keluh kesah yang dialaminya supaya bisa dipecahkan permasalahan sama-sama, rembuk mencari jalan yang mulus dan baik,” ujar Kompol Siswandi.
Menurutnya, pesan tersebut merupakan bagian dari arahan pimpinan Polri agar seluruh jajaran kepolisian semakin terbuka terhadap aspirasi masyarakat.
Kapolsek menegaskan bahwa hubungan antara polisi dan masyarakat seharusnya tidak dibatasi oleh jarak maupun sekat-sekat sosial.
“Polisi Bersama Masyarakat, supaya tidak ada perbedaan antara kami dengan panjenengan semuanya,” katanya.
Kompol Siswandi menjelaskan bahwa kedatangannya ke Masjid Ar Rahmat merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus kesempatan menyampaikan perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Pesantren.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara kepolisian, tokoh agama, dan warga.
Salah satu pesan utama yang disampaikan Kapolsek adalah pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah atau persaudaraan sesama umat Islam, sekaligus kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang dapat terjadi dalam kehidupan sosial. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya berkembang menjadi permusuhan yang merusak hubungan antarsesama.
“Mari kita semuanya menjaga ukhuwah islamiyah dan kerukunan. Jangan sampai bersaudara kita pecah gara-gara perbedaan pendapat,” tegas Kompol Siswandi.
Ia mengajak masyarakat mengutamakan dialog dan musyawarah apabila menghadapi persoalan, baik dalam lingkungan keluarga, antartetangga, maupun kehidupan sosial yang lebih luas.
“Harapan kami, carilah solusi bersama-sama sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” lanjutnya.
Selain mengingatkan pentingnya persatuan, Kompol Siswandi juga menyoroti kepedulian sosial sebagai salah satu fondasi kehidupan masyarakat yang harmonis.
Ia mengajak jamaah tidak hanya memperhatikan kondisi keluarga sendiri, tetapi juga peka terhadap kesulitan yang dialami tetangga, sahabat, maupun warga lainnya.
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk bantuan sesuai kemampuan masing-masing.
“Mari kita bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi tetangga yang mengalami kesulitan,” pesannya.
Kapolsek secara khusus mengajak masyarakat memberikan perhatian kepada anak yatim dan kaum duafa yang membutuhkan dukungan sosial.
Ia mengingatkan bahwa membantu orang lain tidak harus dilakukan dengan kemampuan materi yang besar, melainkan dapat dimulai dari niat baik dan keikhlasan.
“Yang paling utama kepada anak yatim dan kaum duafa, sesuai batas dan kemampuan kita masing-masing serta keikhlasan panjenengan semuanya,” ujarnya.
Melalui pesan tersebut, Kompol Siswandi mengaitkan upaya menjaga keamanan lingkungan dengan penguatan nilai persaudaraan dan kepedulian sosial.
Sebab, situasi masyarakat yang aman dan kondusif tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kesadaran warga untuk saling menghormati, membantu, dan menyelesaikan persoalan secara damai.
Program Jumat Keliling menjadi salah satu pendekatan Polsek Pesantren untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.
Dengan hadir di tengah jamaah, kepolisian memiliki kesempatan menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus mempererat hubungan dengan tokoh agama dan warga setempat.
Kompol Siswandi berharap komunikasi semacam ini dapat terus terjalin sehingga masyarakat tidak ragu menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan keamanan maupun ketertiban lingkungan.
Di akhir penyampaiannya, Kapolsek menyampaikan terima kasih kepada pengurus masjid dan jamaah yang telah memberikan kesempatan untuk bersilaturahmi.
“Matur nuwun atas waktunya yang diberikan kepada kami dan mohon maaf apabila ada salah dan khilaf kami,” ucapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan Jumat Keliling di Masjid Ar Rahmat, Kelurahan Jamsaren, dilaporkan berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Pesantren berupaya memperkuat semangat Polisi Bersama Masyarakat dengan mengedepankan dialog, persaudaraan, serta kepedulian sosial sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Kediri. (res/aro)
Peristiwa
Polisi Bersama Masyarakat, Polres Kediri Kota Bangun Karakter Anggota Melalui Pembinaan Rohani dan Mental
Kediriselaludihati.com – Kepolisian Resor Kediri Kota terus melaksanakan pembinaan rohani dan mental bagi personelnya melalui program Karomah atau Kamis, Rohani, dan Mental sampai di Hati. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baiturrahim, lingkungan Mapolres Kediri Kota, pada Kamis (15/10/2026).
Program yang dimulai pukul 08.00 WIB itu diikuti oleh jajaran pejabat utama, perwira Polres Kediri Kota dan polsek jajaran, anggota Polri, serta pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan kepolisian.
Pembinaan rohani dan mental ini menjadi salah satu kegiatan internal kepolisian yang diarahkan untuk memperkuat nilai keagamaan, kedisiplinan, dan kesadaran moral personel dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, S.E., melalui laporan kegiatan menjelaskan bahwa program Karomah dilaksanakan dengan rangkaian pembacaan Surah Yasin, ceramah agama, dan doa bersama.
“Kegiatan Karomah dilaksanakan di Masjid Baiturrahim Polres Kediri Kota, diawali pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan ceramah agama dan doa yang dipimpin Ustaz Mohammad Taufik,” ungkap Kompol Riko Saksono.
Kegiatan dibuka oleh Kasubbag Watpers Bag SDM Polres Kediri Kota AKP Karyawan Hadi, S.H., M.H., sebelum dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama.
Selanjutnya, Ustaz Mohammad Taufik, S.Pd.I., memberikan ceramah agama sekaligus memimpin doa bersama yang diikuti seluruh peserta.
Pembinaan spiritual bagi anggota kepolisian memiliki arti penting karena tugas kepolisian tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis dan profesionalisme, tetapi juga integritas, pengendalian diri, serta tanggung jawab moral.
Dalam menjalankan tugas sehari-hari, anggota Polri berhadapan dengan berbagai persoalan masyarakat yang menuntut ketegasan sekaligus sikap humanis.
Karena itu, pembinaan mental dan rohani diharapkan dapat menjadi sarana refleksi bagi personel untuk menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas, kehidupan pribadi, dan tanggung jawab sosial.
Program Karomah juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antarpersonel, baik dari satuan kerja di tingkat polres maupun polsek jajaran.
Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara bersama-sama, nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan kepedulian diharapkan semakin tertanam dalam lingkungan kerja kepolisian.
Pembinaan semacam ini juga relevan dengan upaya membangun budaya pelayanan publik yang mengedepankan kejujuran, kesantunan, serta penghormatan terhadap masyarakat.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan semangat Polisi Bersama Masyarakat yang diusung Polres Kediri Kota.
Meski demikian, pembentukan karakter personel tidak hanya ditentukan oleh kegiatan pembinaan rohani, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepolisian sehari-hari.
Dengan demikian, program Karomah dapat menjadi salah satu sarana penguatan nilai moral yang perlu diikuti penerapan nyata dalam pelaksanaan tugas.
Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono menyampaikan dalam laporannya bahwa seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar.
Melalui kegiatan pembinaan rohani dan mental tersebut, Polres Kediri Kota berupaya membangun personel yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mempunyai landasan moral yang kuat dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
