Peristiwa
Program PPSS, Polres Kediri Kota dan Dinkes Rapid Test Pelajar
Kediriselaludihati.com – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah Pandemi Covid-19 diantasipasi Polres Kediri Kota. Kapolres Kediri Kota membuat sebuah program yang diberinama Polisi Presisi Sambang Sekolah atau PPSS.
Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi S.I.K., M.H. mengungkapkan PPSS merupakan salah satu upaya mendukung kebijakan dari pemerintah, khususnya di Kota Kediri yang terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Seperti diketahui saat ini beberapa sekolah di Kota Kediri telah melakukan uji coba PTM.
“Program PPSS ini kita buat untuk melakukan kontrol bagaimana penerapan protokol kesehatan saat pembelajaran tatap muka,” ungkap AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H.
Dalam program PPSS ini petugas kepolisian akan melakukan pengecekan bagaimana protokol kesehatan dalam pembelajaran tatap muka. Mulai dari pengecekan suhu badan siswa ketika masuk ke sekolah, melakukan cuci tangan hingga jumlah siswa dalam kelas.
Petugas Polres Kediri Kota berdama Dinas Kesehatan melakukan rapid test secara acak kepada puluhan para siswa.
Uji coba Pembelajaran Tatap Muka ini akan dievaluasi dan hasilnya akan digunakan untuk menentukan kebijakan berikutnya. Apabila selama uji coba ditemukan ada kasus positif covid-19 maka akan ditintau ulang kebijakan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka.
Namun apabila selama ujicoba tidak ditemukan kasus baru, bisa dijadikan acuan untuk pelaksanaan PTM selanjutnya. Seperti perpanjangan waktu belajar tatap muka atau hari pelaksanaan pembelajaran tatap muka.
“Nanti setiap sepekan kita akan melakukan evaluasi terkait pembelajaran tatap muka. Hasilnya akan kita jadikan acuan untuk kebijakan selanjutnya,” tegas AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H. (res/an).
Peristiwa
Pelanggaran Menurun, Polisi Catat Perilaku Pengendara Kian Tertib
Kediriselaludihati – Pemasangan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) oleh Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota mulai membawa perubahan nyata pada perilaku pengguna jalan. Sejak diterapkan pada Desember 2025, sistem tilang elektronik ini dinilai efektif menekan angka pelanggaran sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.
Berdasarkan data Laporan Harian (Laphar) ETLE Satlantas Polres Kediri Kota, pelanggaran lalu lintas sempat mencapai angka tinggi pada awal penerapan. Puncak pelanggaran tercatat pada 1 Desember 2025 dengan 169 kasus. Selanjutnya, pada 6 Desember tercatat 142 pelanggaran, disusul 24 Desember sebanyak 131 pelanggaran, dan 26 Desember dengan 123 pelanggaran.
Meski demikian, kepolisian melihat adanya tren penurunan seiring berjalannya waktu. Hal ini menjadi indikator awal bahwa kehadiran ETLE mendorong perubahan perilaku pengendara.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan melalui Baur Tilang Satlantas Polres Kediri Kota, Bripka Muhammad Fatkhan, menjelaskan bahwa dari hasil rekaman kamera ETLE, pelanggaran pada kendaraan roda empat masih didominasi oleh pengemudi yang tidak mengenakan sabuk pengaman. Sementara pada kendaraan roda dua, pelanggaran terbanyak adalah pengendara yang tidak menggunakan helm.
“Setiap pelanggaran yang terekam ETLE akan kami tindaklanjuti dengan mengirimkan surat konfirmasi kepada pemilik kendaraan. Setelah itu, proses penindakan dilakukan melalui mekanisme pembayaran tilang secara online,” ujar Bripka Fatkhan, Selasa (13/1).
Menurut dia, ETLE tidak semata berfungsi sebagai alat penegakan hukum, tetapi juga menjadi media edukasi publik. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa kehadiran petugas di lapangan, sehingga pengendara didorong untuk tetap patuh kapan pun dan di mana pun.
“Kami melihat adanya perubahan perilaku. Setelah ETLE berjalan, secara umum jumlah pelanggaran mulai menurun. Kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan ETLE membantu membangun budaya tertib berlalu lintas yang lebih berkelanjutan. Pengendara tidak lagi sekadar patuh karena ada petugas, tetapi mulai menyadari pentingnya keselamatan sebagai kebutuhan.
Bripka Fatkhan mengajak seluruh pengguna jalan di Kota Kediri untuk terus mematuhi aturan lalu lintas, mulai dari menggunakan helm dan sabuk pengaman, mematuhi rambu, hingga menjaga etika berkendara.
“Tertib berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Jalan raya adalah ruang bersama yang harus kita jaga,” pungkasnya. (res/aro)
Peristiwa
Unit Kamsel Atur Arus Lalu Lintas Selama Perbaikan Jalan di Simpang Nabatiyasa
Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota melakukan pendampingan perbaikan jalan bergelombang di Simpang Empat Nabatiyasa, Jalan Diponegoro, Kota Kediri, Selasa (13/1/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri berjalan aman, sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di salah satu titik padat kendaraan tersebut.
Pendampingan dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga pekerjaan selesai. Tim Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota diterjunkan langsung ke lokasi. Kegiatan dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota Iptu Mujani, S.H., bersama sejumlah personel, yakni Aipda Sigit, Aipda Navy, Brigadir Reza, dan Briptu Roland.
Sejumlah petugas Dinas PUPR Kota Kediri turut terlibat dalam kegiatan ini untuk melakukan perbaikan pada permukaan jalan yang bergelombang. Kondisi tersebut sebelumnya dikeluhkan pengguna jalan karena berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama pada jam-jam sibuk.
Di lokasi, petugas Satlantas tidak hanya melakukan pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga memberikan pengamanan area kerja agar aktivitas perbaikan tidak mengganggu pengendara. Arus kendaraan dari empat arah di Simpang Nabatiyasa tetap diatur bergantian sehingga tidak terjadi penumpukan panjang.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kehadiran polisi lalu lintas dalam kegiatan tersebut bertujuan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan maupun pekerja.
“Pendampingan ini dilakukan agar proses perbaikan berjalan aman dan tertib. Kami juga mengatur arus lalu lintas supaya pengguna jalan tetap nyaman dan tidak terganggu,” ujarnya.
Selain mengatur lalu lintas, personel Satlantas juga menyampaikan imbauan kepada para pekerja agar selalu berhati-hati selama bertugas, memperhatikan arus kendaraan di sekitar lokasi, serta menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang tidak rata. Dengan adanya perbaikan yang disertai pengamanan, diharapkan risiko kecelakaan dapat diminimalkan dan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Simpang Empat Nabatiyasa terpantau aman dan terkendali. Arus lalu lintas tetap bergerak lancar meski terdapat aktivitas perbaikan jalan.
Satlantas Polres Kediri Kota menegaskan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan pengguna jalan, termasuk melalui pendampingan pada setiap pekerjaan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap lalu lintas. Upaya ini sejalan dengan semangat PRESISI Polri untuk menghadirkan pelayanan yang responsif, profesional, dan humanis di tengah masyarakat. (res/aro)
Peristiwa
Material Proyek Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Cerme Kediri Diimbau Dirapikan untuk Cegah Kecelakaan Lalu Lintas
Kediriselaludihati.com – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polsek Grogol, Polres Kediri Kota melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di tingkat desa. Pada Senin (12/1/2026) pukul 10.00 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Cerme, Aipda Agus SBW, melaksanakan kegiatan sambang di lokasi pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Cerme, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin pembinaan dan pengawasan di wilayah binaan, sekaligus memastikan setiap aktivitas pembangunan berjalan aman serta tidak menimbulkan potensi gangguan kamtibmas.
Dalam kunjungannya, Aipda Agus SBW memantau langsung proses pembangunan koperasi yang berada di pinggir jalur aktivitas warga.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pekerja proyek agar material bangunan yang berada di sekitar lokasi segera digeser dan dirapikan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengguna jalan yang melintas di sekitar area pembangunan.
“Material bangunan yang menumpuk di bahu jalan berpotensi membahayakan pengendara maupun pejalan kaki. Karena itu, kami mengimbau agar segera dirapikan dan ditempatkan di area yang lebih aman,” ujar Aipda Agus SBW saat memberikan arahan kepada pekerja.
Imbauan tersebut disambut baik oleh para pekerja yang berkomitmen untuk menata ulang material proyek agar tidak mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas warga sekitar. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lokasi juga memberikan rasa aman sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat.
Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., menegaskan bahwa kegiatan sambang seperti ini merupakan bagian penting dari strategi pemeliharaan kamtibmas. Menurutnya, pencegahan dini melalui pendekatan persuasif lebih efektif dalam menekan potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan.
“Bhabinkamtibmas hadir bukan hanya untuk memantau, tetapi juga memberikan solusi dan imbauan agar setiap kegiatan masyarakat berjalan aman. Dengan komunikasi yang baik, potensi masalah dapat dicegah sejak awal,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan hambatan berarti, serta seluruh pihak yang terlibat menunjukkan sikap kooperatif. Polsek Grogol berharap, melalui kehadiran rutin anggota di tengah masyarakat, pembangunan di wilayah hukum Polsek Grogol dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan risiko bagi warga.
Langkah sederhana seperti penataan material proyek dinilai memiliki dampak besar dalam menciptakan lingkungan yang aman. Kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat pun menjadi wujud nyata pelayanan yang humanis serta responsif terhadap potensi permasalahan di lapangan. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
