Connect with us

Peristiwa

Puluhan Botol Arak dan Kuntul Disita, Empat Pelaku Diamankan Polres Kediri Kota

Published

on

Kediriselaludihati.com – Operasi penindakan peredaran minuman keras (miras) tanpa izin kembali digelar jajaran Polres Kediri Kota bersama Polsek jajaran. Dalam kurun waktu Kamis (7/8/2025) hingga Jumat (8/8/2025), petugas berhasil mengungkap empat kasus dengan total barang bukti puluhan botol miras berbagai jenis.

Pengungkapan pertama dilakukan Sat Samapta di Jalan Argowilis, Desa Semen, Kecamatan Semen. Ari Mirwanto (35), warga Desa Pojok, diamankan dengan barang bukti 35 botol arak Bali ukuran 600 ml. Pelaku menjual miras secara cash on delivery (COD) berdasarkan pesanan via telepon.

Di Jalan Supersemar, Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota Kediri, petugas Unit Samapta Polsek Kediri Kota mengamankan Agus Widodo (49), warga Kelurahan Blabak, yang menyimpan dan menjual 20 botol arak Bali ukuran 600 ml di warung biliar miliknya.

Penindakan serupa dilakukan di Jalan Selopanggung, Kecamatan Semen, terhadap Kader (61) dengan barang bukti 10 botol arak Jawa ukuran 600 ml. Sementara di Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Yuyun P (42) diamankan bersama 11 botol miras merk Kuntul ukuran kurang lebih 920 ml.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi celah bagi peredaran miras ilegal.

“Miras ilegal sering menjadi pemicu gangguan keamanan. Kami akan terus melaksanakan operasi, baik rutin maupun gabungan, untuk memastikan keamanan masyarakat,” tegasnya.

Seluruh pelaku dijerat Pasal 9 ayat (2) Peraturan Daerah Kota Kediri Nomor 12 Tahun 1983 tentang izin penjualan minuman keras. Barang bukti diamankan di masing-masing Polsek untuk proses hukum lebih lanjut. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Simpang Ringinsirah hingga Jembatan Brawijaya Dipantau Cegah Balap Liar

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota kembali menggelar patroli sahur untuk mengantisipasi balap liar dan aktivitas sahur on the road di wilayah Kota Kediri, Selasa (3/3/2026) dini hari. Patroli dimulai pukul 01.00 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah simpang dan ruas jalan yang dinilai rawan.

Titik yang menjadi fokus pemantauan antara lain Simpang 4 Ringinsirah, Jembatan Brawijaya (JBT), Bundaran Sekartaji, hingga Simpang 4 Semampir. Kawasan tersebut kerap menjadi lokasi berkumpulnya remaja saat menjelang waktu sahur.

Kegiatan dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan bersama Kanit Turjagwali dan anggota Turjagwali. Petugas melakukan patroli mobile sekaligus penjagaan di titik strategis guna mencegah aksi kebut-kebutan, konvoi tidak tertib, maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Patroli ini sebagai langkah preventif agar tidak terjadi balap liar maupun sahur on the road yang membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain,” ujar Tutud.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada kelompok remaja yang dijumpai di lapangan agar tetap tertib dan tidak melakukan aktivitas yang melanggar aturan lalu lintas.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Satlantas Polres Kediri Kota memastikan patroli sahur akan terus dilakukan secara rutin selama bulan Ramadhan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Kasat Lantras Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bahas Strategi Pengamanan Arus Mudik dan Balik Lebaran

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Hotel Mercure Surabaya, Senin (2/3/2026). Rakor ini digelar dalam rangka mematangkan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Dalam kesempatan itu, Polres Kediri Kota juga menerima penghargaan Juara 3 Pos Pelayanan (Posyan) Terbaik kategori Polres Tipe C jajaran Polda Jawa Timur Tahun Anggaran 2025 dari Ditlantas Polda Jatim. Penghargaan tersebut menjadi evaluasi positif atas kinerja pengamanan Operasi Ketupat sebelumnya.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut dihadiri jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur, perwakilan instansi pemerintah, serta pemangku kepentingan terkait transportasi dan infrastruktur. Hadir pula Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H bersama Kanit Turjawali, Kanit Gakkum, Kanit Kamsel, serta anggota Turjawali.

Rakor diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, pemutaran video kaleidoskop Operasi Ketupat Semeru 2025, serta sambutan dan arahan Dirlantas Polda Jatim. Sejumlah instansi turut memaparkan kesiapan teknis, di antaranya Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jatim-Bali, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, BMKG Kelas I Juanda, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya, ASDP Banyuwangi, hingga PT Jasa Marga Probowangi.

Forum tersebut membahas kesiapan infrastruktur jalan, rekayasa lalu lintas, potensi cuaca ekstrem, hingga antisipasi kepadatan di jalur penyeberangan dan tol. Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi bagian penting untuk menyamakan persepsi dan menyusun langkah terpadu menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan menyatakan, rakor lintas sektoral menjadi momentum memperkuat sinergi antarlembaga guna memastikan arus mudik dan balik Lebaran berjalan aman, lancar, dan selamat. “Kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan Operasi Ketupat Semeru 2026,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Hasil rakor akan ditindaklanjuti di tingkat wilayah guna memaksimalkan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama momentum Idul Fitri 1447 Hijriah. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Sosialisaisikan Operasi Pekat, Bhabinkamtibmas Tekankan Lebaran Tanpa Patasan

Published

on

Bhabinakmtibmas Desa Petok Polsek Mojo Polres Kediri Kota AIPTU SUNARKO, S.H. agar  Para pelajar di Kediri diminta untuk menjauhi petasan, terutama selama bulan ramadan. Petasan, seperti diketahui, tidak hanya bisa mencelakai diri sendiri tapi juga masyarakat lain di sekitarnya. Meningkatkan kesadaran terhadap bahaya petasan, para pelajar di Kabupaten Kediri melakukan ikrar bersama untuk menjauhi petasan. 

para pelajar dalam kesempatan itu tidak hanya berkomitmen untuk menjauhi petasan tapi juga berkomitmen untuk menghindari hal-hal negatif lainnya termasuk narkoba. kegiatan ini dikemas dalam kegiatan Apel Ikrar Mencegah Kekerasan di Sekolah dan Ramadhan – Idul Fitri Tanpa Petasan yg dihadiri oleh Kepala Sekolah dan Guru serta seluruh murid – murid SDN Petok Kec. Mojo Kab. Kediri., Selasa (03/03)


“Tujuannya kegiatan ini selain dalam ranga pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang salah satu sasaranya peredaran petasan dan bahan peledak juga bagaimana pelajar kita mulai dari PAUD, TK sampai SMK ini untuk tidak menjual, membeli dan membunyikan petasan. Kita tahu bahaya petasan selain kepada diri sendiri, juga bisa mencelakai orang lain. Jadi sangat berbahaya,” tutuAIPTU SUNARKO, S.H.

Dari ikrar bersama ini, para pelajar diharapkan bisa membentuk kesadaran diri untuk bisa menjauhi petasan.  “Jadi jika ada iming-iming dan ajakan, pelajar bisa berani menolak. Jadi teman-teman pelajar harus sadar diri untuk menjauhi apapun bentuk petasan, narkoba, ataupun pergaulan bebas,” tambah AIPTU SUNARKO, S.H.

Ikrar bersama dilakukan serentak di semua sekolah yang ada di Kabupaten Kediri, mulai tingkat pendidikan usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas serta madrasah. 

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page