Connect with us

Peristiwa

Ratusan Warga Kediri Hadir di CFD, Sosialisasi Ops Zebra Semeru Gaet Generasi Muda untuk Tertib Lalu Lintas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Car Free Day (CFD) pagi ini di Jl. Dhoho, Kota Kediri, dipenuhi dengan berbagai kegiatan yang tidak hanya bertujuan untuk rekreasi dan olahraga, tapi juga untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di jalan. Unit Keamanan dan Keselamatan Lalu Lintas (Kamsel) dari Polres Kediri Kota melaksanakan pengamanan sekaligus sosialisasi Operasi Zebra Semeru 2024, yang berlangsung dari 14 hingga 27 Oktober 2024.

Dalam kegiatan pada Minggu (27/10) yang dimulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, Unit Kamsel Polres Kediri Kota membagikan brosur dan memberikan himbauan langsung kepada pengunjung. Operasi Zebra Semeru kali ini menyasar pada berbagai pelanggaran yang kerap terjadi di jalan, seperti penggunaan ponsel saat berkendara, penggunaan knalpot tidak standar (brong), pengendara yang masih di bawah umur, hingga pelanggaran batas kecepatan dan arus lalu lintas.

Masyarakat diingatkan untuk selalu menggunakan helm SNI dan sabuk pengaman serta menghindari berkendara di bawah pengaruh alkohol.

“CFD adalah momen yang santai dan penuh interaksi, jadi ini waktu yang tepat untuk kita mengajak masyarakat memahami pentingnya tertib lalu lintas dengan pendekatan yang lebih dekat dan mudah dipahami. Kita juga menekankan pentingnya keselamatan di jalan sebagai kebutuhan bersama,” ujar AKP Afandy Dwi Takdir, Kasat Lantas Polres Kediri Kota.

Sambutan Hangat dari Masyarakat: Tanggapan Positif Terhadap Operasi Zebra

Sosialisasi yang dilakukan melalui pendekatan langsung ini mendapatkan respons positif dari warga yang sedang menikmati CFD. Banyak pengunjung, terutama kaum muda dan keluarga, yang menunjukkan ketertarikan terhadap informasi yang disampaikan petugas.

Pembagian brosur yang berisi informasi mengenai tujuan dan sasaran dari Operasi Zebra Semeru diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama bagi generasi muda yang menjadi mayoritas pengguna jalan.

Seorang pengunjung CFD, Winda, yang datang bersama anak-anaknya, mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

“Saya merasa kegiatan seperti ini penting sekali, terutama karena banyak anak-anak muda yang mungkin belum paham aturan. Melalui sosialisasi langsung seperti ini, saya harap bisa lebih tertanam di pikiran mereka.” Ungkapnya.

AKP Afandy Dwi Takdir menambahkan bahwa pelanggaran lalu lintas yang tidak hanya melanggar aturan tetapi juga membahayakan keselamatan publik akan menjadi fokus utama dalam operasi ini.

Kasat Lantas menekankan bahwa kendaraan yang melanggar aturan, seperti melintas di jalur yang dilarang dan melebihi kapasitas tonase, akan mendapat perhatian khusus karena berdampak langsung pada kondisi jalan dan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Selain itu, edukasi ini juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kelengkapan kendaraan seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), SIM, dan pajak kendaraan sebagai bentuk tanggung jawab pengguna jalan. “Dengan menegakkan ketertiban lalu lintas, kita berupaya mewujudkan Kamseltibcar Lantas, yaitu keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” jelasnya.

Operasi Zebra Semeru 2024: Berlanjut hingga Pilkada Serentak

Operasi Zebra Semeru 2024 bukan hanya sekadar kampanye tertib lalu lintas biasa, tetapi juga langkah awal untuk menghadapi Pilkada serentak mendatang. Dengan arus lalu lintas yang diprediksi meningkat, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan kondisi jalan yang lebih aman dan tertib, terutama menjelang pemilihan.

Di akhir kegiatan, tim Unit Kamsel juga memberikan kesempatan foto bersama dengan warga yang antusias mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk kedekatan antara aparat dengan masyarakat. AKP Afandy Dwi Takdir berharap agar kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Kediri untuk semakin sadar akan pentingnya menjaga keselamatan di jalan raya.

Dengan berlangsungnya Operasi Zebra hingga beberapa hari ke depan, diharapkan angka pelanggaran lalu lintas di Kediri bisa semakin menurun, menciptakan lingkungan jalan yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua pengguna jalan. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Ratusan Relawan Dibekali Pesan Kamtibmas untuk Dukung Kelancaran dan Keamanan Mujahadah Kubro di Ponpes Kedunglo Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Personel bersama unsur melaksanakan pengamanan dan pendampingan Apel Gelar Pasukan Seksi Keamanan (PAM) Mujahadah Kubro di Lapangan Pondok Pesantren Kedunglo Wahidiyah, Kelurahan Bandar Lor, Kota Kediri, pada Kamis (2/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Mojoroto AKP Joko Budi selaku inspektur upacara. Apel diikuti sekitar 350 relawan Seksi Keamanan Mujahadah Kubro yang dipersiapkan untuk mendukung kelancaran rangkaian kegiatan keagamaan di lingkungan pondok pesantren.

Pengamanan melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandar Lor Aipda Toni Setiawan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pojok, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto, personel Provost Polsek Mojoroto, anggota Koramil Mojoroto, serta para relawan pondok pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, petugas kepolisian tidak hanya melakukan pendampingan, tetapi juga memberikan pembekalan kepada panitia dan relawan mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta meningkatkan kewaspadaan selama pelaksanaan Mujahadah Kubro.

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., mengatakan sinergi antara kepolisian, TNI, panitia, dan relawan menjadi faktor penting dalam menciptakan kegiatan keagamaan yang aman dan tertib.

“Kami mengajak seluruh panitia dan relawan untuk menjalankan tugas pengamanan dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan koordinasi. Dengan kebersamaan dan kedisiplinan, kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman kepada seluruh peserta,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan preventif melalui pembinaan dan penyampaian pesan-pesan kamtibmas merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung setiap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak peserta.

“Polri hadir tidak hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga membangun komunikasi dan memberikan edukasi agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Kami berharap sinergi ini terus terjalin demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Kediri,” kata Kompol Rudi Purwanto.

Selama pelaksanaan apel gelar pasukan hingga berakhirnya kegiatan, situasi di lingkungan Pondok Pesantren Kedunglo Wahidiyah berlangsung aman, lancar, dan terkendali. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota Perkuat Edukasi Kamtibmas Melalui Pendekatan Budaya dan Keagamaan Bersama Warga

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas dari sejumlah jajaran mengawal berbagai kegiatan tradisi bersih desa, tasyakuran dan doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar serentak di beberapa wilayah Kota Kediri, pada Kamis (2/7/2026). Selain memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, personel kepolisian juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada warga.

Di Kelurahan Pakelan, Bhabinkamtibmas Aiptu Hendrik menghadiri kegiatan Bersih Desa di Punden RT 07 RW 02, Jalan Trunojoyo. Pada kesempatan tersebut, ia berdialog dengan warga sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan agar situasi tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, di Kelurahan Ringinanom, Bhabinkamtibmas Aipda Eko Prayitno mengikuti tasyakuran dan doa bersama di Punden Mbah Geng dalam rangka Bersih Desa sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Melalui kegiatan tersebut, warga diajak memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

Pada waktu yang hampir bersamaan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar, ketua RT/RW, dan sekitar 300 warga mengikuti tradisi Merti Dusun atau Bersih Desa di RW 01 Kelurahan Pesantren. Tradisi yang digelar sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa itu juga menjadi sarana melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat persaudaraan antarmasyarakat.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri memperkuat kemitraan dengan warga melalui pendekatan humanis.

“Tradisi bersih desa maupun peringatan Tahun Baru Islam merupakan momentum yang baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Kami mengajak seluruh masyarakat agar terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman serta kondusif,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., menilai pelestarian tradisi lokal yang dibarengi dengan penguatan nilai kebersamaan dapat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat.

“Melalui kegiatan budaya dan doa bersama, hubungan antara masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah, dan kepolisian semakin erat. Sinergi inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan,” katanya.

Selain menghadiri kegiatan adat dan keagamaan, para Bhabinkamtibmas juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Seluruh rangkaian kegiatan di Kelurahan Pakelan, Ringinanom, dan Pesantren berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik sekaligus menciptakan lingkungan yang harmonis, aman, dan kondusif. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polisi di Kediri Ajak Warga Perkuat Kebersamaan dan Jaga Kondusivitas Lingkungan Melalui Himbauan Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Polsek Kediri Kota bersama unsur tiga pilar mengawal pelaksanaan kirab dan doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kelurahan Jagalan, Kota Kediri, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 300 warga tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kirab dimulai dari depan Kantor Kelurahan Jagalan menuju kawasan depan makam Mbah Gunungsari. Selain mengamankan jalannya kegiatan keagamaan, petugas juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada warga.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan kehadiran personel kepolisian bersama unsur tiga pilar merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat sekaligus upaya mempererat kemitraan antara Polri dan warga.

“Momentum Tahun Baru Islam menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Situasi yang kondusif hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat ikut berperan aktif,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengimbau masyarakat agar terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Menurut Kompol Bowo, pendekatan humanis melalui kegiatan kemasyarakatan menjadi salah satu strategi Polri dalam membangun kedekatan dengan warga sekaligus memperkuat sinergi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

“Kami berharap komunikasi dan kerja sama antara masyarakat, pemerintah kelurahan, serta aparat keamanan terus terjalin dengan baik sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kelurahan Jagalan tetap terpelihara,” katanya.

Seluruh rangkaian kirab dan doa bersama berlangsung dengan tertib hingga selesai. Kehadiran personel kepolisian bersama unsur tiga pilar turut memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan. (res/an).

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page