Peristiwa
Razia Yustisi di Perbatasan Kediri – Tulungagung, Polsek Mojo Bagi 5 Masker
Kediriselaludihati.com –Polsek Mojo, Polres Kediri Kota kembali melaksanakan Operasi Yustisi, pada Hari Selasa Tgl 20 Juli 2021 mulai Pukul.12.00 s/d 13.30 wib. Kegiatan ini untuk menekan laju penyebaran Covid-19.
Operasi bertempat di Jembatan Ngadi perbatasan Kab. Kediri dengan Kab. Tulungagung telah dilaksanakan Operasi Yustisi dalam penerapan Inpres R.I Nomor 6/2020, Perda Propinsi Jatim Nomor 2 Tahun 2020, PerGub Jatim Nomor 188/7/KPTS/013/2021 dan PerBup Kab. Kediri Nomor 44 Tahun 2020.
Hadir dalam kegiatan ini. Ipda Supratikno (Padal). Aiptu Muhaimin. Aipda Yuke Agus dan Bripka Mudasir. Petugas memberi teguran bagi pengendara sepeda motor agar selalu memakai masker 5 orang dan Mmembagi masker bagi pengendara sepeda motor sebanyak 5 orang
“Dalam kegiatan Operasi Yustisi dapat berlangsung aman dan tertib dan lancar. Operasi ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Kapolsek Mojo AKP Priyono, SH. (res/an).
Peristiwa
Tradisi Bulan Suro Tetap Berjalan, Bhabinkamtibmas Desa Blimbing Mojo Bersama Tiga Pilar Jaga Kondusivitas Warga
Kediriselaludihati.com – Tradisi kesenian rakyat dalam rangka memperingati bulan Suro kembali digelar di wilayah Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, jajaran Polsek Mojo melakukan pengamanan pagelaran kesenian jaranan di Desa Blimbing, pada Rabu (15/7/2026).
Pengamanan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Blimbing Aiptu Darsono bersama Babinsa dan regu patroli Polsek Mojo. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah Asrifah, RT 02 RW 01, Dusun Blimbing, Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.
Pagelaran menampilkan kesenian jaranan Turonggo Joyo dari Desa Blimbing pimpinan Sunawar. Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan bulan Suro yang menjadi tradisi masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaan pengamanan, petugas tidak hanya memastikan kelancaran jalannya pertunjukan, tetapi juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Kapolsek Mojo melalui personel pengamanan mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga suasana kondusif, menghindari tindakan yang dapat mengganggu jalannya acara, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
“Kegiatan budaya seperti kesenian jaranan merupakan bagian dari tradisi masyarakat yang perlu dijaga. Namun, keamanan dan ketertiban tetap menjadi tanggung jawab bersama agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik,” ujar petugas pengamanan.
Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan masyarakat tersebut menjadi bentuk pelayanan sekaligus upaya menjaga hubungan baik antara Polri dan masyarakat.Pagelaran jaranan Turonggo Joyo berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman hingga selesai tanpa adanya gangguan kamtibmas. (res/an)
Peristiwa
MPLS Jadi Ruang Pembinaan Karakter, Bhabinkamtibmas Polsek Mojoroto Kediri Dorong Siswa Ciptakan Lingkungan Aman dan Positif
Kediriselaludihati.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momentum bagi jajaran kepolisian untuk hadir memberikan pembinaan kepada generasi muda. Tidak hanya mengenalkan aturan sekolah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan kesadaran tentang keamanan, etika pergaulan, serta tantangan yang dihadapi pelajar di era digital.
Jajaran Polsek Mojoroto dan Polsek Kediri Kota secara bersamaan melaksanakan kegiatan sosialisasi kamtibmas kepada siswa baru di sejumlah sekolah di Kota Kediri, pada Rabu (15/7/2026).
Di SMK Negeri 2 Kota Kediri, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kanit Binmas Polsek Mojoroto AKP Djoko Budi bersama Panit Binmas Aiptu R.R. Hesty dan Bhabinkamtibmas Bandar Lor Aipda Toni Setiawan memberikan sosialisasi kamtibmas kepada siswa kelas X dalam rangka MPLS Tahun Ajaran 2026.
Materi yang diberikan berfokus pada pencegahan bullying serta bahaya judi online yang saat ini menjadi salah satu persoalan sosial di kalangan masyarakat, termasuk generasi muda.
Dalam penyampaiannya, jajaran Polsek Mojoroto mengajak para siswa untuk membangun lingkungan sekolah yang sehat, saling menghargai, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan teman maupun diri sendiri.
“Bullying bukan sebuah candaan. Perilaku merendahkan, menyakiti, atau mengucilkan orang lain dapat berdampak besar bagi korban. Karena itu, mari bersama menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” ujar AKP Djoko Budi.
Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya judi online yang dapat menimbulkan dampak negatif, mulai dari kerugian ekonomi, gangguan psikologis, hingga merusak masa depan generasi muda.
Polisi mengingatkan agar pelajar lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan tidak mudah tergoda dengan berbagai tawaran di dunia digital yang mengarah pada tindakan merugikan.
Sementara itu, di SDN 1 Setonopande, Kelurahan Setonopande, Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Setonopande AIPTU Syaifudin Yuri bersama mahasiswa KKN UIN Syekh Wasil Kediri dan Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kelurahan Setonopande juga melaksanakan sosialisasi kepada siswa-siswi dalam kegiatan MPLS.
Dalam kegiatan tersebut, siswa sekolah dasar diberikan pemahaman mengenai pencegahan bullying serta pentingnya mematuhi tata tertib sekolah.
Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara kepolisian, dunia pendidikan, mahasiswa, dan masyarakat dalam memberikan bekal karakter kepada anak-anak sejak usia dini.
AIPTU Syaifudin Yuri menyampaikan bahwa pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan dukungan bersama dari seluruh elemen masyarakat.
“Anak-anak perlu memahami mana perilaku yang baik untuk dilakukan dan mana yang harus dihindari. Dengan pemahaman sejak dini, diharapkan mereka tumbuh menjadi generasi yang disiplin, peduli, dan saling menghormati,” katanya.
Melalui kegiatan MPLS tersebut, kepolisian berharap para pelajar baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga keamanan, menghargai sesama, serta berperan menciptakan suasana belajar yang positif.Kegiatan sosialisasi di SMK Negeri 2 Kota Kediri dan SDN 1 Setonopande berlangsung tertib, lancar, dan aman. (res/an)
Peristiwa
MPLS Jadi Momentum Pembinaan, Polsek Kediri Kota Ajak Siswa SMAN 6 Cegah Kenakalan Remaja dan Jaga Lingkungan Sekolah
Kediriselaludihati.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momentum penting untuk membangun karakter dan memberikan pemahaman kepada siswa baru mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan, Polsek Kediri Kota hadir memberikan edukasi kepada siswa-siswi SMAN 6 Kota Kediri agar mampu menghadapi perkembangan zaman dengan sikap bijak dan bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut dilaksanakan, pada Rabu (15/7/2026) di SMAN 6 Kota Kediri, Jalan SMU 6, Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri. Bhabinkamtibmas Kelurahan Rejomulyo Aiptu Bustanul Arifin mendampingi Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. dalam kegiatan penyuluhan dan pembinaan kamtibmas.
Dalam kegiatan MPLS tersebut, Kapolsek Kediri Kota memberikan materi mengenai sejumlah persoalan yang dekat dengan kehidupan pelajar, di antaranya penggunaan media sosial secara bijak, pencegahan kenakalan remaja, serta bahaya penyalahgunaan narkoba.
Kapolsek mengajak para siswa untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Perkembangan teknologi, menurutnya, harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi dan menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital.
“Media sosial memberikan banyak manfaat, namun juga memiliki risiko apabila digunakan tanpa tanggung jawab. Para pelajar harus mampu menggunakan teknologi untuk hal-hal positif dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang merugikan,” ujar Kompol Bowo.
Selain persoalan digital, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak kenakalan remaja serta pentingnya menjaga pergaulan. Lingkungan sekolah diharapkan menjadi tempat yang aman untuk belajar, berkembang, dan membangun masa depan.
Kapolsek juga mengingatkan agar para pelajar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba karena dapat merusak kesehatan, masa depan, serta merugikan keluarga dan lingkungan sekitar.
“Generasi muda adalah aset bangsa. Karena itu, mari bersama-sama menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang baik, dan berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.
Kegiatan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Melalui pendekatan edukatif, kepolisian berharap siswa tidak hanya memahami aturan hukum, tetapi juga memiliki kesadaran untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban.
Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di tingkat kelurahan terus berperan aktif dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
Kegiatan penyuluhan dan pembinaan kamtibmas dalam rangka MPLS SMAN 6 Kota Kediri tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
