Peristiwa
Razia Yustisi, Polsek Pesantren Tegur Lisan 9 Pelanggar Prokes
Kediriselaludihati.com – Kegiatan Patroli Pamor Keris Polsek Pesantren dalam rangka Penegakkan Prokes di Masyarakat sesuai Inmendagri No. 33 Tahun 2022.Kegiatan pada Hari Sabtu 1 Oktober 2022 pukul 09.00 WIB s.d. Selesai, bertempat di Wilkum Polsek Pesantren.Telah melaksanakan Kegiatan Patroli Pamor Keris dalam rangka Penegakkan Prokes di Masyarakat sesuai Inmendagri No. 33 Tahun 2022 tanggal 04 Juli 2022, guna menjaga Harkamtibmas dan mencegah penularan Covid 19Kegiatan Patroli Pamor Keris himbauan Prokes dipimpin Pawas IPTU PRIYO HADISTYO, SH, dan Padal IPDA SANTOSO MUHADI, dengan kuat Anggota sebanyak 5 Pers.Lokasi / Sasaran di tempat keramaian. Hasil yang dicapai adalah sitiusi Umum Wilkum Polsek Pesantren dalam keadaan Aman dan Terkendali.Sanksi giat Yustisi terdiri dari. Teguran lisan 9 Orang (menghimbau kepada masyarakat agar tetap patuhi prokes memakai masker untuk menjaga kesehatan guna antisipasi penyebaran covid 19). Himbauan masyarakat 15 Orang.”Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib serta tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Kapolsek Pesantren KOMPOL SUGIANTO, S.Sos. (res/an).
Peristiwa
Koordinasi Program Berbasis Kelurahan Jadi Ruang Kolaborasi Aparat dan Masyarakat di Kota Kediri
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Polsek Kediri Kota menghadiri rapat koordinasi dan sosialisasi Program Merata (Pembangunan Daerah Berbasis Kelurahan) Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Kelurahan Jagalan, pada Selasa (19/5/2026).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan diikuti unsur tiga pilar, Ketua LPMK beserta anggota, para ketua RT dan RW, anggota linmas, serta pegawai Kelurahan Jagalan.
Program Merata merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Kediri yang difokuskan pada pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat di tingkat kelurahan. Melalui program ini, setiap wilayah diberikan ruang untuk mengusulkan prioritas pembangunan sesuai hasil musyawarah dan kebutuhan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan terkait rencana implementasi program di Kelurahan Jagalan, mulai dari penguatan fasilitas pendidikan, pembangunan infrastruktur lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan turut menyampaikan pesan kamtibmas kepada seluruh peserta agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pelaksanaan program pembangunan di lingkungan masing-masing.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono mengatakan keterlibatan kepolisian dalam forum koordinasi masyarakat menjadi bagian dari dukungan terhadap pembangunan daerah yang aman dan tertib.
“Kami mendukung setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas juga untuk memastikan komunikasi antarwarga berjalan baik serta situasi lingkungan tetap kondusif,” ujar Bowo.
Menurut dia, sinergi antara aparat, pemerintah kelurahan, dan masyarakat penting agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan efektif serta tepat sasaran.
Selain membahas program pembangunan, forum tersebut juga dimanfaatkan sebagai wadah memperkuat koordinasi antarperangkat lingkungan dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan wilayah.
Peserta rapat tampak aktif berdiskusi terkait kebutuhan prioritas lingkungan yang akan diusulkan dalam pelaksanaan program.
Hingga kegiatan selesai, situasi berlangsung lancar, aman, dan terkendali. Polsek Kediri Kota berharap keterlibatan aktif masyarakat dalam program pembangunan kelurahan dapat berjalan beriringan dengan terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis. (res/an)
Inspirasi
Etika Melayani Jadi Fokus Penguatan SDM Kepolisian di Era Presisi di Polres Kediri Kota

Kediriselaludihati- Polres Kediri Kota menggelar pelatihan etika komunikasi pelayanan publik sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan profesionalisme personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Rupatama Polres Kediri Kota dan diikuti personel yang telah ditunjuk dari berbagai satuan fungsi.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari penguatan kompetensi internal yang mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 19 Tahun 2010 tentang penyelenggaraan pelatihan Polri serta program Quick Wins Presisi Kapolri Tahun 2026.
Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono mengatakan kemampuan berkomunikasi menjadi elemen penting dalam pelayanan kepolisian modern, terutama saat berhadapan langsung dengan masyarakat.
“Pelayanan publik tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga bagaimana anggota mampu berkomunikasi dengan baik, santun, empatik, dan profesional. Hal-hal kecil seperti cara menyapa, mendengar, hingga memberi solusi sangat menentukan kepercayaan publik,” ujar Kompol Riko dalam sambutannya.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari sektor perbankan, yakni Reza Fanani dan Moch Ilham Risky Alfian yang berprofesi sebagai Universal Banker BRI Kediri. Keduanya membagikan materi terkait standar pelayanan prima, teknik komunikasi efektif, hingga pengelolaan interaksi dengan masyarakat.
Menurut Riko, kolaborasi dengan praktisi pelayanan dari dunia perbankan diharapkan memberi perspektif baru kepada personel tentang pentingnya membangun pengalaman pelayanan yang positif.
“Bank memiliki standar pelayanan yang kuat. Kami ingin personel juga belajar bagaimana menghadirkan pelayanan yang humanis, komunikatif, dan solutif,” katanya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, sambutan Kabag SDM, sesi foto bersama, penyampaian materi etika pelayanan publik, hingga penutupan.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan sejumlah personel aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan pelayanan di lapangan.
Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal bagi anggota dalam menghadapi dinamika tugas pelayanan, baik di ruang administrasi, lapangan, maupun saat menerima aduan masyarakat.
Polres Kediri Kota menilai peningkatan kualitas komunikasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang presisi, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan tertib. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di lingkungan Polres Kediri Kota. (res/aro)
Inspirasi
Momentum Hari Kebangkitan Nasional Diisi Dongeng Interaktif untuk Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini
Kediriselaludihati- Suasana berbeda terlihat di TK Kemala Bhayangkari 42 Kota Kediri saat sejumlah siswa duduk rapi menyimak cerita wayang karton yang dibawakan langsung Kapolsek Kediri Kota, KOMPOL Bowo Wicaksono, Selasa (18/5/2026).
Bukan kisah pewayangan klasik, kali ini anak-anak diajak mengikuti cerita sederhana tentang dua tokoh bernama Bili dan Andi yang gemar bermain gawai dan game tanpa mengenal waktu.
Dalam cerita tersebut, Bili dan Andi digambarkan sebagai anak-anak yang hampir setiap hari menghabiskan waktu dengan telepon genggam. Mereka kerap bermain game di depan rumah tanpa memedulikan lingkungan sekitar, bahkan mengabaikan teguran orang tua.
Kebiasaan itu kemudian membawa dampak buruk bagi Bili. Matanya diceritakan mengalami gangguan akibat terlalu lama menatap layar hingga harus dibawa ke dokter.
“Dokter menasihati agar anak-anak tidak bermain gadget terlalu lama dan harus bisa membagi waktu untuk belajar, bermain, serta berinteraksi dengan lingkungan,” kata Bowo saat mendongeng di hadapan siswa.
Cerita tersebut disampaikan dengan media wayang berbahan karton yang dirancang sederhana namun menarik perhatian anak-anak. Sesekali siswa terlihat antusias menjawab pertanyaan dan menirukan tokoh dalam cerita.
Menurut Bowo, pendekatan mendongeng dipilih agar pesan edukasi lebih mudah diterima anak-anak, terutama terkait bahaya penggunaan gadget secara berlebihan.
“Anak-anak lebih mudah memahami pesan jika disampaikan lewat cerita dan visual yang menyenangkan. Kami ingin mereka mengerti bahwa gadget boleh digunakan, tetapi harus ada batasan,” ujarnya.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dengan mengusung semangat perlindungan anak dan pembentukan karakter generasi muda.
Tema edukasi yang diangkat sejalan dengan semangat “Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara”, sekaligus dikaitkan dengan kebijakan pemerintah terkait perlindungan anak di ruang digital.
Tak hanya mendongeng, Bowo juga mengenalkan foto-foto pahlawan nasional kepada siswa serta mengajak mereka menyanyikan lagu kebangsaan bersama.
Momen tersebut dimanfaatkan untuk menanamkan nilai nasionalisme, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa sejak usia dini.
Sejumlah guru menyambut positif metode pembelajaran interaktif tersebut karena dinilai mampu menggabungkan edukasi teknologi, karakter, dan wawasan kebangsaan dalam suasana yang menyenangkan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan interaksi ringan antara siswa dengan Kapolsek. Tawa anak-anak yang memenuhi ruangan menjadi penanda bahwa pesan serius pun bisa disampaikan lewat cara sederhana dan dekat dengan dunia mereka. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
