Connect with us

Peristiwa

Refleksi dan Penghargaan di Akhir Masa Latihan Kerja Siswa SPN Polda Jatim

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota menggelar acara Sambung Guyub pada Senin (9/12/2024), sebagai penutup masa latihan kerja siswa Satdik SPN Polda Jatim Gelombang II T.A. 2024. Bertempat di Rupatama Wicaksana Laghawa, acara yang dimulai pukul 16.30 WIB ini dihadiri oleh Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., jajaran pejabat utama (PJU), pengasuh SPN Polda Jatim, serta 42 siswa peserta latihan.

Acara dimulai dengan doa yang dipimpin oleh Aiptu M. Arbain. Dalam sambutan pembuka, Bripka M. Samsir, pengasuh siswa SPN Polda Jatim, mengapresiasi bimbingan dan arahan yang telah diberikan Polres Kediri Kota kepada para siswa selama satu bulan terakhir. “Kami mengucapkan terima kasih atas ilmu, bimbingan, dan pengalaman yang sangat berharga. Ini akan menjadi bekal yang kuat bagi siswa untuk menjadi bagian dari Polri yang Presisi,” ujarnya.

Perwakilan siswa juga menyampaikan kesan mendalam terhadap proses pembinaan. Mereka mengaku sangat terbantu dengan pelatihan yang diberikan di lima fungsi kepolisian, termasuk lalu lintas, reserse, dan pembinaan masyarakat.

“Kami merasa bangga dan terinspirasi oleh dedikasi personel Polres Kediri Kota. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk melayani masyarakat dengan baik di masa depan,” ujar salah satu siswa dalam paparannya.

Pesan Kapolres Kediri Kota untuk Masa Depan Siswa

Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, dalam sambutannya menekankan pentingnya memanfaatkan pengalaman selama masa latihan kerja sebagai bekal untuk mengabdi kepada masyarakat. “Rekan-rekan siswa, ilmu yang kalian pelajari di sini adalah fondasi untuk menjadi pelindung dan pelayan masyarakat yang profesional dan berintegritas,” tegasnya.

Kapolres juga meminta setiap satuan fungsi menunjuk satu siswa untuk memaparkan pelajaran yang telah mereka serap. Langkah ini dilakukan untuk mengevaluasi dan memastikan pemahaman siswa terhadap tugas-tugas kepolisian.

Refleksi Melalui Paparan dan Evaluasi

Para siswa dari setiap satuan fungsi diberikan kesempatan untuk memaparkan pelajaran yang telah mereka dapatkan. Mulai dari pengaturan lalu lintas hingga penanganan kasus reserse, paparan ini menjadi bukti bahwa siswa telah menyerap materi dengan baik dan siap mengaplikasikannya di lapangan.

Acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah, yang mempererat hubungan antara siswa dan jajaran Polres Kediri Kota.

Sebagai penutup, Kapolres mengingatkan seluruh siswa untuk menjaga semangat belajar, kedisiplinan, dan dedikasi dalam menjalankan tugas di masa depan.

Catatan Penting: 50 Siswa, 42 di Kediri Kota, 8 ke Magelang

Sebanyak 50 siswa Satdik SPN Polda Jatim mengikuti program ini, dengan rincian 42 siswa di Polres Kediri Kota dan 8 lainnya dikirim ke Magelang untuk menerima arahan dari Kalemdiklat Polri.

Acara Sambung Guyub ini tidak hanya menjadi penutup masa latihan kerja, tetapi juga momentum refleksi dan motivasi bagi para siswa untuk mengabdi sebagai anggota Polri yang profesional dan humanis.

Dengan semangat yang dibangun di Polres Kediri Kota, para siswa diharapkan menjadi bagian dari Polri yang berintegritas, kompeten, dan Presisi.

Kegiatan berjalan aman dan kondusif, menunjukkan komitmen Polres Kediri Kota dalam mencetak generasi Polri yang unggul dan siap mengabdi kepada masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Tiga Pilar Pesantren Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Muktamar NU Ke-35 di Jombang

Published

on

Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan dukungan dan doa agar agenda besar organisasi keagamaan tersebut berjalan lancar.

Di Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren bersama tiga pilar memasang banner ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Muktamar NU di halaman Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, pada Jumat (29/8/2026).

Pemasangan banner tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 atau bertepatan dengan 14-18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemasangan banner sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU sebagai forum penting bagi perjalanan organisasi dan kemaslahatan umat,” ujar Aiptu Siswanto.

Menurutnya, keberadaan tempat ibadah seperti Masjid Besar Al Falah juga menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan menjaga hubungan harmonis antarwarga.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.

“Sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Kompol Siswandi.

Pemasangan banner tersebut disaksikan oleh jamaah Masjid Besar Al Falah. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari dukungan masyarakat Kota Kediri terhadap pelaksanaan Muktamar NU 2026. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Pesantren Kota Kediri Kawal Kegiatan Sosial, 700 Porsi Makan Dibagikan untuk Jamaah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Semangat berbagi kepada masyarakat kembali mewarnai suasana Jumat di Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Melalui kegiatan Jumat Berkah, Yayasan Berkah Sholawat/YAM membagikan sekitar 700 porsi makan siang gratis kepada jamaah dan masyarakat yang hadir, pada Jumat (29/8/2026).

Kegiatan sosial tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar Kelurahan Pesantren serta piket fungsi Polsek Pesantren.

Pembagian makanan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung motto “Maksiat Minggat, Kambing Domba Sehati” sebagai bagian dari pesan kebersamaan dan kepedulian sosial.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto mengatakan, kehadiran aparat dalam kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa nyaman sekaligus memastikan kegiatan sosial berjalan tertib.

“Kami bersama tiga pilar hadir untuk mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain jamaah Masjid Besar Al Falah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat perlu terus didukung karena menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan warga.

“Kegiatan positif seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian antarwarga,” kata Kompol Siswandi.

Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Desa Sidomulyo Kediri Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Musyawarah Desa

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping masyarakat, dan unsur keamanan. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, berbagai pihak menggelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai forum untuk membahas persoalan kesehatan masyarakat secara partisipatif.

Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) di Balai Desa Sidomulyo tersebut dihadiri unsur tiga pilar desa, perangkat desa, kader kesehatan, serta sejumlah pihak terkait bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan bersama Babinsa dan pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting.

Dalam forum tersebut, peserta melakukan musyawarah untuk menggali berbagai persoalan yang menjadi faktor penyebab stunting di wilayah Desa Sidomulyo. Selain itu, sejumlah usulan masyarakat juga dihimpun sebagai bahan penyusunan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.

Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah desa tetapi juga keluarga dan masyarakat.

“Permasalahan stunting harus ditangani bersama dengan melihat akar persoalannya, mulai dari pola asuh, kesehatan ibu dan anak, hingga pemenuhan kebutuhan gizi,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.

“Kami hadir untuk mendukung kegiatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui sinergi bersama pemerintah desa dan unsur terkait,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat, Bhabinkamtibmas Bripka Adhityatama Kurniawan, Babinsa Serka Endro Sutanto, Bidan Desa Sidomulyo Erni, Koordinator PLKB Kecamatan Semen Untari, perwakilan Puskesmas Semen Cintya, perwakilan BPD Desa Sidomulyo, pendamping kecamatan dan desa, perangkat desa, serta kader kesehatan.

Melalui forum rembug stunting ini, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting sehingga kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus ditingkatkan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page