Connect with us

Peristiwa

Sampaikan Pesan Pemilu Damai di Masa Tenang, Polres Kediri Kota Tigkatkan Patroli Kewilayahan

Published

on

Memasuki masa kampanye Pemilu 2024 Sat samapta Polres Kediri Kota melaksanakan patroli Harkamtibmas dengan sasaran Obeyk Vital yang berada di wiayah hukum Polres Kediri Kota 

“Kegiatan Patroli tersebut dilakukan bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas diwilayah Desa Simpang kasturi agar tetap aman dan Kondusif,”tutur, Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang Setyawan SH 

Selain melaksanakan patroli, anggota yang tergabung dalam Satgas Preventif Operasi Mantab Brata Semeru 2023-2024  juga melakukan sambang penggalangan kepada masyarakat  dengan tujuan menyampaikan pesan Kamtibmas tentang aman pemilu di tahun 2019 di wilayah hukum Polres Kediri Kota

Ipda Nanang mengatakan, menjelang Pemilu ditahun 2024. Kegiatan ia tingkatkan baik dalam lingkungan sendiri, maupun pelayanan kepada masyarakat.

petugas  menghimbau kepada lapisan masyarakat  untuk saling menjaga kerukunan antara warga, golongan, agar lingkungan tetap aman.

“Kami mengharapkan dukungan dan peran serta Aparatur Pemerintah Tokoh Agama dan masyarakat untuk ikut mendukung, menjaga situasi kamtibmas agar situasi tetap aman dan kondusif diwilayah hukum Polsek Kediri Kota ,” tutur Kasi Humas

Continue Reading

Peristiwa

Temui Kapolres Kediri Kota, Dulur Brigif Kodim Tawarkan Sinergi untuk Kegiatan Sosial dan Kemasyarakatan

Published

on

Kediriselaludihati – Paguyuban Dulur Brigif Kodim (DBK) menyatakan siap berkolaborasi dengan kepolisian dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Kediri. Komitmen itu disampaikan saat pengurus dan anggota DBK bersilaturahmi dengan Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., Rabu (7/10/2026).

Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kapolres Kediri Kota, Jalan KDP Slamet Nomor 2, Kota Kediri, mulai pukul 13.40 WIB.

Kapolres didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K. Sementara rombongan DBK dipimpin ketuanya, Sofyan, bersama sejumlah anggota paguyuban.

Sofyan mengatakan, DBK beranggotakan sekitar 30 orang yang berasal dari berbagai latar belakang profesi dan berdomisili di Kediri, Blitar serta Tulungagung.

Menurut dia, paguyuban tersebut dibangun dengan mengedepankan persaudaraan tanpa membedakan profesi maupun kondisi ekonomi anggotanya.

“Kita bisa tetap rukun dan kompak karena satu frekuensi. Di sini tidak ada yang merasa paling kaya atau paling sukses. DBK mengutamakan rasa persaudaraan dan paseduluran,” kata Sofyan.

Ia menjelaskan, kegiatan DBK diarahkan pada aktivitas yang memiliki manfaat bagi masyarakat, termasuk kegiatan sosial dan keagamaan.

Sofyan juga menegaskan paguyuban tersebut tidak dibentuk untuk kepentingan politik.

“Kegiatan kita tidak ada kepentingan politik. Pada prinsipnya, kalau ada kegiatan yang bersifat positif maupun sosial, kami akan selalu mendukung sehingga setiap kegiatan ada manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sejumlah anggota DBK diketahui bergerak di bidang usaha. Meski berasal dari profesi dan bidang usaha yang berbeda, Sofyan menyebut komunikasi antaranggotanya tetap dijaga untuk memperkuat jaringan persaudaraan.

Dalam pertemuan tersebut, DBK juga menyampaikan kesiapan mendukung kegiatan positif kepolisian di wilayah Kediri.

“Intinya DBK siap mendukung kegiatan kepolisian di wilayah Kediri. Kami tidak mau bertentangan dengan hukum dan siap diajak dalam kegiatan yang positif,” kata Sofyan.

Paguyuban itu juga membuka kemungkinan berkolaborasi dalam kegiatan pelayanan sosial. Salah satunya melalui dukungan anggota yang bergerak dalam bidang kesehatan maupun usaha obat-obatan.

DBK juga menyampaikan wacana menggelar kegiatan berkaitan dengan peringatan HUT TNI pada Oktober 2026. Namun, waktu dan teknis pelaksanaannya belum ditentukan.

Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menyambut baik silaturahmi tersebut. Ia menilai komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat perlu dijaga agar kepolisian mengetahui dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

“Terima kasih atas kedatangan dan silaturahmi dari Dulur Brigif Kodim. Komunikasi yang sudah terjalin ini ke depan kita jaga dan nanti kita agendakan kegiatan bersama DBK,” kata Wisnu.

Menurut Wisnu, kepolisian terbuka untuk hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan yang membutuhkan fasilitasi maupun penyelesaian sesuai kewenangan kepolisian.

“Kami di Polres Kediri Kota siap hadir ketika ada persoalan di masyarakat. Komunikasi menjadi penting agar persoalan dapat dicari jalan keluarnya dengan baik,” ujarnya.

Salah satu peluang kolaborasi yang dibicarakan adalah kegiatan khitan massal. Wisnu menyebut DBK dapat dilibatkan dalam koordinasi apabila rencana kegiatan sosial tersebut dilaksanakan. (res/aro)
“Nanti jika ada rencana kegiatan sunatan massal, DBK akan kami undang untuk ikut rapat koordinasi,” kata Wisnu.

Pertemuan berlangsung dalam suasana informal dan ditutup dengan foto bersama. Sekitar pukul 13.50 WIB, rombongan DBK meninggalkan Mapolres Kediri Kota.

Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari komunikasi Polres Kediri Kota dengan kelompok masyarakat sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada warga. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Habib Syech Hadir di Puncak Festival Santri Nusantara Kediri, 503 Personel Internal Disebar di 47 Titik

Published

on

Kediriselaludihati – Sekitar 50.000 jemaah diperkirakan menghadiri Lirboyo Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Kamis (8/10/2026) malam. Mengantisipasi besarnya massa, pengamanan, rekayasa lalu lintas, jalur evakuasi hingga larangan konvoi mulai dipersiapkan.

Lirboyo Bersholawat menjadi acara puncak Festival Santri Nusantara 2026 yang berlangsung pada 4-8 Oktober 2026. Acara puncak dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB di lapangan sebelah barat Aula Al Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo.

Persiapan pengamanan dibahas dalam rapat koordinasi di Rupatama Polres Kediri Kota, Selasa (6/10/2026) mulai pukul 13.00 WIB.

Rapat dipimpin Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. dan diikuti unsur kepolisian dari sejumlah daerah, TNI, Brimob, Subdenpom, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Kesbangpol, panitia serta unsur Pagar Nusa dan GASMI.

Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto meminta panitia menyampaikan secara rinci seluruh rencana kegiatan agar potensi persoalan dapat dipetakan sebelum acara berlangsung.

“Panitia agar memaparkan pelaksanaan kegiatan apa adanya dan secara detail sehingga kita bisa bekerja sama menyiapkan pengamanan,” kata Wisnu dalam rapat koordinasi.

Diperkirakan 50.000 Jemaah

Panitia memperkirakan sekitar 50.000 jemaah akan menghadiri Lirboyo Bersholawat. Kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat umum.

Sejumlah tamu dari tingkat Provinsi Jawa Timur juga masuk dalam daftar undangan panitia. Untuk mengatur pergerakan massa, jalur tamu VVIP dan VIP direncanakan melalui sisi timur, sedangkan masyarakat umum disiapkan dua akses masuk dari arah barat.

Panitia juga menyiapkan sejumlah layar di beberapa lokasi untuk memecah konsentrasi jemaah.

Untuk pengamanan internal, Pondok Pesantren Lirboyo menyiapkan 503 personel yang akan ditempatkan di 47 titik, baik di dalam maupun sekitar kawasan pesantren.

Wisnu meminta petugas internal yang telah ditunjuk benar-benar dimaksimalkan untuk membantu aparat di lapangan.

“Orang-orang yang ditunjuk untuk pengamanan di titik internal pondok agar dimaksimalkan sehingga bisa membantu petugas pengamanan,” ujarnya.

Sementara Polres Kediri Kota akan lebih memfokuskan pengamanan pada sektor luar kawasan pesantren, terutama ruas dan persimpangan yang berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas.

Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H. mengatakan personel akan ditempatkan pada titik-titik yang telah dipetakan agar aktivitas masyarakat di sekitar Lirboyo tetap dapat dikelola.

“Kami memfokuskan pengamanan sektor luar dan beberapa titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Personel akan diploting pada titik pengamanan agar kegiatan tidak mengganggu masyarakat,” kata Iwan.

Jalan Ditutup Mulai Pukul 17.00 WIB

Dalam rakor, panitia menyampaikan penutupan jalan di sekitar lokasi direncanakan mulai pukul 17.00 WIB atau sekitar dua jam sebelum Lirboyo Bersholawat dimulai.

Jemaah yang menggunakan kendaraan roda empat akan diarahkan menuju kantong-kantong parkir yang telah disiapkan.

Pengelolaan parkir selama kegiatan akan dikoordinasikan dengan Karang Taruna setempat.

Pedagang juga menjadi perhatian karena keberadaannya di badan jalan berpotensi mempersempit ruang lalu lintas ketika puluhan ribu jemaah datang.

“Terkait pedagang yang biasanya memakan jalur lalu lintas, ini harus diperhatikan karena nantinya dapat menimbulkan kemacetan,” kata Wisnu.

Panitia menyatakan telah berkoordinasi dengan Karang Taruna agar pedagang tidak menggunakan badan jalan.

Selain pengaturan lalu lintas, jalur evakuasi menjadi salah satu poin yang mendapat perhatian khusus.

“Jalur evakuasi harus steril dari kendaraan,” kata Iwan.

Panitia memastikan jalur tersebut akan dijaga tetap steril selama kegiatan.

Tiga ambulans juga disiapkan untuk mendukung pelayanan kesehatan. Selain itu, panitia menyiapkan tenda darurat dan fasilitas UKS.

Larangan Konvoi Jadi Perhatian

Potensi konvoi menuju lokasi acara turut dibahas secara khusus.Wisnu meminta pengurus Pagar Nusa mengingatkan anggotanya agar tidak melakukan konvoi menuju Pondok Pesantren Lirboyo.

“Kami mengimbau kepada panitia dan pengurus cabang Pagar Nusa agar mengingatkan adik-adiknya untuk tidak melakukan konvoi,” kata Wisnu.

Kabag Ops juga meminta dilakukan langkah penggalangan serta penyekatan untuk mencegah konvoi.

Pengurus Pagar Nusa menyatakan telah memberikan imbauan kepada anggotanya. Dalam rakor juga dibahas rencana pembuatan video instruksi dari pimpinan cabang agar larangan tersebut tersampaikan hingga tingkat ranting.

Perhatian terhadap konvoi menguat setelah beredar sejumlah flyer di media sosial yang mencantumkan ajakan terkait kehadiran kelompok pencak silat.

Panitia menegaskan tidak mengundang perguruan pencak silat secara khusus dalam kegiatan tersebut.

“Di sini kami tidak mengundang perguruan atau pencak silat, tetapi ada beberapa flyer yang beredar seolah-olah kami mengundang,” demikian penjelasan panitia dalam rakor.

Karena itu, pengurus Pagar Nusa diminta ikut menyampaikan klarifikasi dan imbauan kepada jaringan di tingkat bawah.

Bendera Besar Juga Diantisipasi

Kasat Binmas Polres Kediri Kota AKP Cahyo turut menyoroti kebiasaan membawa bendera berukuran besar dalam kegiatan sholawat.

Ia meminta bendera besar tidak dikibarkan di dalam lapangan karena berpotensi mengganggu pandangan maupun kenyamanan jemaah lainnya.

Selain Polres Kediri Kota, persiapan pengamanan melibatkan unsur Polres Tulungagung, Polres Nganjuk dan Polres Kediri. TNI juga terlibat melalui Brigif Wira Yudha dan Kodim 0809/Kediri, bersama Brimob Kediri serta Subdenpom V/2-2 Kediri.

Dari Pemerintah Kota Kediri, koordinasi melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kesbangpol dan Dinas Kesehatan.

Polres Kediri Kota meminta seluruh perwira pengendali membawa alat komunikasi handy talky (HT) untuk mempermudah koordinasi ketika kegiatan berlangsung.

Dengan perkiraan puluhan ribu jemaah, pengamanan akan difokuskan pada pengendalian arus kedatangan dan kepulangan, titik rawan kemacetan, kantong parkir, pencegahan konvoi serta memastikan jalur evakuasi tetap dapat digunakan dalam kondisi darurat. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Kelompok Tani MUHKTI Kota Kediri Siapkan Kebutuhan Pupuk 2027, Puluhan Petani Ikuti Pertemuan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kelompok Tani MUHKTI di Kelurahan Semampir, Kota Kediri mulai melakukan penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi untuk tahun 2027. Sekitar 30 petani mengikuti pertemuan yang digelar di rumah kelompok tani di Jalan Semampir Tengah RT 13 RW 02, pada Selasa (6/10/2026).

Pertemuan tersebut turut didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir Aiptu Dodik Bagoes Riyadi dan Babinsa Kelurahan Semampir Sertu Muhtadin.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB. Selain membahas penyusunan RDKK pupuk bersubsidi, para petani mendapatkan pelayanan pengecekan kesehatan dari tim Puskesmas Pembantu (Pustu) Kelurahan Semampir.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan, Bhabinkamtibmas hadir melalui kegiatan sambang dan patroli sekaligus melakukan pendampingan terhadap kegiatan kelompok tani.

“Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir bersama Babinsa melakukan sambang dan pendampingan pertemuan Kelompok Tani MUHKTI dalam penyusunan RDKK pupuk bersubsidi tahun 2027,” kata Kompol Bowo.

Pertemuan dihadiri oleh Ketua Kelompok Tani MUHKTI Setyo Wandono, petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Rika, tim kesehatan Pustu Kelurahan Semampir serta sekitar 30 petani.

Penyusunan RDKK menjadi bagian penting dalam pendataan kebutuhan pupuk bersubsidi kelompok tani untuk periode berikutnya. Melalui pertemuan tersebut, kebutuhan anggota kelompok mulai dihimpun sebagai dasar pengusulan pupuk tahun 2027.

Kehadiran PPL dalam pertemuan tersebut mendampingi kelompok tani dalam proses penyusunan kebutuhan. Sementara Bhabinkamtibmas dan Babinsa berada dalam kapasitas menjaga komunikasi dengan masyarakat serta memantau situasi di wilayah binaan.

Di sela kegiatan, Aiptu Dodik Bagoes Riyadi juga menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat kepada para petani.

“Selain melakukan pendampingan, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan kamtibmas agar masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar Bowo.

Pertemuan kelompok tani kali ini juga dipadukan dengan pelayanan kesehatan. Tim Pustu Kelurahan Semampir melakukan pengecekan kesehatan terhadap peserta yang hadir.

Kolaborasi tersebut membuat pertemuan tidak hanya menjadi ruang untuk membahas kebutuhan pertanian, tetapi juga menjadi sarana pelayanan kesehatan dan komunikasi antara petani dengan unsur pemerintah serta aparat kewilayahan.

Polsek Kediri Kota berharap kegiatan sambang semacam ini dapat memperkuat komunikasi dengan kelompok masyarakat, termasuk petani, sehingga persoalan maupun kebutuhan yang muncul di lingkungan dapat diketahui lebih awal. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page