Connect with us

Peristiwa

Sampaikan Pesan Pemilu Damai di Masa Tenang, Polres Kediri Kota Tigkatkan Patroli Kewilayahan

Published

on

Memasuki masa kampanye Pemilu 2024 Sat samapta Polres Kediri Kota melaksanakan patroli Harkamtibmas dengan sasaran Obeyk Vital yang berada di wiayah hukum Polres Kediri Kota 

“Kegiatan Patroli tersebut dilakukan bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas diwilayah Desa Simpang kasturi agar tetap aman dan Kondusif,”tutur, Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang Setyawan SH 

Selain melaksanakan patroli, anggota yang tergabung dalam Satgas Preventif Operasi Mantab Brata Semeru 2023-2024  juga melakukan sambang penggalangan kepada masyarakat  dengan tujuan menyampaikan pesan Kamtibmas tentang aman pemilu di tahun 2019 di wilayah hukum Polres Kediri Kota

Ipda Nanang mengatakan, menjelang Pemilu ditahun 2024. Kegiatan ia tingkatkan baik dalam lingkungan sendiri, maupun pelayanan kepada masyarakat.

petugas  menghimbau kepada lapisan masyarakat  untuk saling menjaga kerukunan antara warga, golongan, agar lingkungan tetap aman.

“Kami mengharapkan dukungan dan peran serta Aparatur Pemerintah Tokoh Agama dan masyarakat untuk ikut mendukung, menjaga situasi kamtibmas agar situasi tetap aman dan kondusif diwilayah hukum Polsek Kediri Kota ,” tutur Kasi Humas

Continue Reading

Peristiwa

Rencana Penataan Pedagang Pasar Ngaglik ke Pasar Ledok Kediri Terkendala Izin, Polisi Dorong Penyelesaian Melalui Musyawarah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Rencana pengelolaan Pasar Ledok di Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, menjadi pembahasan dalam pertemuan mediasi antara unsur pemerintah, kepolisian, dan perwakilan paguyuban pedagang, pada Senin (26/10/2026). Pertemuan tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya konflik terkait kewenangan pengelolaan pasar dan rencana pemindahan pedagang dari kawasan Pasar Ngaglik.Mediasi yang berlangsung di Kantor Kelurahan Dandangan mulai pukul 10.30 WIB itu melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan Aipda Heppy Endra, S.H., bersama unsur tiga pilar dan perwakilan paguyuban pasar.Persoalan bermula dari adanya paguyuban baru yang berencana mengelola Pasar Ledok. Paguyuban tersebut telah menyusun aturan pengelolaan dengan tujuan menata pedagang yang selama ini berjualan di tepi jalan kawasan Pasar Ngaglik.Rencana tersebut diharapkan dapat mengurangi kepadatan aktivitas perdagangan di sekitar Pasar Ngaglik dengan mengarahkan sebagian pedagang untuk menempati area Pasar Ledok.Namun, berdasarkan laporan Polsek Kediri Kota, rencana pengelolaan tersebut belum memperoleh izin dari pihak yang berwenang.Dalam pembahasan, muncul persoalan mengenai status dan kewenangan pengelolaan pasar yang berkaitan dengan PT Gudang Garam serta pemerintah daerah.Pihak kecamatan juga disebut memiliki kewenangan sebagai pengguna barang berdasarkan ketentuan terbaru Pemerintah Kota Kediri. Meski demikian, rincian status aset dan dasar hukum pengelolaannya masih memerlukan penjelasan dari instansi terkait.Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa pelaksanaan pengelolaan tanpa kejelasan izin dapat memicu persoalan baru, termasuk potensi perbedaan kepentingan antara paguyuban Pasar Ledok dan paguyuban Pasar Ngaglik.Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menjelaskan bahwa mediasi dilakukan untuk mendorong penyelesaian persoalan secara terbuka dan mencegah terjadinya konflik antarkelompok pedagang.”Pada prinsipnya, kami mendukung upaya penataan lingkungan pasar agar lebih tertib. Namun, setiap rencana pengelolaan harus memperhatikan ketentuan yang berlaku, termasuk kejelasan izin dan kewenangan pihak yang berhak mengelola. Jangan sampai niat baik untuk menata pedagang justru menimbulkan persoalan baru,” kata Kompol Bowo.Dalam pertemuan tersebut, Aipda Heppy Endra memberikan pemahaman kepada pihak-pihak yang hadir mengenai pentingnya memastikan legalitas dan kewenangan pengelolaan sebelum menjalankan rencana penataan pasar.Ia juga mengingatkan agar setiap keputusan mempertimbangkan kepentingan seluruh pedagang sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman antara paguyuban.Menurut laporan kegiatan, rencana memasukkan pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan kawasan Pasar Ngaglik ke Pasar Ledok belum dapat dilaksanakan tanpa adanya kejelasan izin pengelolaan.Persoalan ini tidak hanya menyangkut penataan lokasi berdagang, tetapi juga berkaitan dengan hubungan antarpaguyuban, kewenangan pengelola, serta kepastian aturan bagi para pedagang.Karena itu, penyelesaian melalui musyawarah dinilai penting agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama sebelum mengambil langkah lebih lanjut.Kompol Bowo menekankan bahwa kepolisian berperan menjaga keamanan dan memfasilitasi komunikasi, sedangkan keputusan mengenai izin dan kewenangan pengelolaan berada pada pihak yang memiliki otoritas sesuai ketentuan.”Kami mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan mengutamakan musyawarah. Persoalan pengelolaan pasar sebaiknya diselesaikan melalui mekanisme yang benar, dengan melibatkan pemerintah dan pihak-pihak terkait, agar tidak terjadi gesekan di antara para pedagang,” ujarnya.Mediasi tersebut dihadiri Kepala Kelurahan Dandangan, Sekretaris Kelurahan Dandangan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perwakilan Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan, serta perwakilan paguyuban pasar.Kehadiran unsur pemerintah kelurahan dan kecamatan menjadi bagian penting dalam pembahasan karena rencana pengelolaan pasar berkaitan dengan kewenangan administrasi dan penataan kegiatan perdagangan.Sementara itu, keterlibatan Bhabinkamtibmas dan Babinsa diarahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah persoalan berkembang menjadi konflik di lingkungan masyarakat.Melalui pendekatan problem solving, kepolisian berupaya membantu para pihak memahami duduk persoalan dan mencari penyelesaian tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.Hasil pertemuan menyepakati bahwa rencana pengelolaan Pasar Ledok masih harus menunggu kejelasan izin dari pihak kecamatan atau Pemerintah Kota Kediri.Dengan demikian, belum ada keputusan dalam pertemuan tersebut yang memberikan kewenangan kepada paguyuban baru untuk menjalankan pengelolaan pasar.Kompol Bowo berharap seluruh pihak menghormati proses administrasi yang sedang diperlukan dan tidak mengambil langkah sepihak sebelum memperoleh kepastian dari instansi berwenang.”Yang terpenting adalah menjaga hubungan baik antarpedagang dan menghindari tindakan sepihak. Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara tertib sehingga penataan pasar nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.Berdasarkan laporan Polsek Kediri Kota, kegiatan mediasi di Kantor Kelurahan Dandangan berlangsung aman dan kondusif.Kepolisian bersama unsur tiga pilar akan tetap mengedepankan komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses penyelesaian persoalan pengelolaan pasar berlangsung. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Tiga Titik Jadi Sasaran Pelayanan Pagi Polres Kediri Kota, Arus Lalu Lintas Terpantau Lancar

Published

on

Kediriselaludihati.com – Jajaran Polsek Pesantren dan Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, melaksanakan pelayanan masyarakat melalui kegiatan Sapa Pagi dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik, pada Senin (26/10/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus membantu keselamatan pelajar yang berangkat sekolah.

Tiga lokasi menjadi sasaran kegiatan, yakni Simpang Tiga PG Pesantren Baru, Simpang Empat Pasar Pagi Kelurahan Pesantren, serta Jalan Raung di depan MTsN, wilayah Kecamatan Mojoroto.

Di Simpang Tiga PG Pesantren Baru, anggota Polsek Pesantren Bripka M. Rifai melaksanakan pelayanan pagi mulai pukul 06.30 hingga 07.15 WIB.

Sementara itu, pengaturan lalu lintas di Simpang Empat Pasar Pagi Kelurahan Pesantren dilakukan Aiptu Aris Tri Hartono bersama Aiptu Siswanto sejak pukul 06.00 hingga 07.15 WIB.

Kehadiran anggota kepolisian di kedua persimpangan tersebut ditujukan untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat pada jam sibuk pagi hari.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., menjelaskan bahwa pelayanan Sapa Pagi merupakan salah satu bentuk kehadiran kepolisian di tengah masyarakat, terutama saat aktivitas kendaraan mulai meningkat.

“Pada pagi hari, mobilitas masyarakat cukup tinggi karena banyak warga berangkat bekerja, berdagang, maupun mengantar anak sekolah. Kehadiran anggota di persimpangan bertujuan membantu kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman kepada pengguna jalan,” kata Kompol Siswandi.

Menurutnya, kegiatan pelayanan pagi juga menjadi upaya pencegahan terhadap potensi kemacetan dan gangguan keselamatan berlalu lintas.

Pengaturan di kawasan persimpangan diperlukan agar pergerakan kendaraan dapat berlangsung tertib, terutama ketika arus lalu lintas dari beberapa arah bertemu.

Kompol Siswandi mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tertib, tidak saling mendahului secara berbahaya, dan mengutamakan keselamatan. Kelancaran lalu lintas membutuhkan kerja sama antara petugas dan seluruh pengguna jalan,” ujarnya.

Sementara itu, di wilayah hukum Polsek Mojoroto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjarmlati Aiptu Hendro melaksanakan pengaturan lalu lintas dan membantu penyeberangan pelajar di Jalan Raung, tepatnya di depan MTsN.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.00 WIB tersebut dilakukan bersama petugas keamanan sekolah.

Petugas membantu siswa yang hendak menyeberang jalan menuju lingkungan sekolah sekaligus memantau kondisi lalu lintas di sekitar lokasi.

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., menjelaskan melalui laporan kegiatan bahwa keselamatan pelajar menjadi salah satu perhatian kepolisian dalam pelaksanaan pelayanan pagi.

“Anak-anak yang berangkat sekolah membutuhkan perhatian khusus, terutama ketika harus menyeberang jalan di tengah aktivitas kendaraan. Karena itu, anggota kami hadir untuk membantu penyeberangan dan memastikan para siswa dapat menuju sekolah dengan aman,” kata Kompol Rudi.

Menurutnya, lingkungan sekolah merupakan kawasan yang membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi dari para pengendara.

Pada jam masuk sekolah, aktivitas kendaraan pengantar dan pelajar yang berjalan kaki dapat berlangsung secara bersamaan sehingga diperlukan kedisiplinan seluruh pengguna jalan.

Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama petugas keamanan sekolah menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko kecelakaan serta menjaga ketertiban di sekitar lingkungan pendidikan.

Kompol Rudi mengingatkan para pengendara agar mengurangi kecepatan dan memperhatikan keselamatan ketika melintasi kawasan sekolah.

“Kami mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintas di depan sekolah. Berikan kesempatan kepada pelajar yang hendak menyeberang dan patuhi arahan petugas demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Kegiatan Sapa Pagi dan pengaturan lalu lintas menjadi salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang dilakukan secara langsung di ruang publik.

Selain membantu kelancaran kendaraan, kegiatan tersebut juga membuka kesempatan bagi anggota kepolisian untuk berinteraksi dengan masyarakat.

Pelayanan di kawasan pasar, persimpangan, dan sekolah memiliki karakteristik berbeda, tetapi sama-sama membutuhkan perhatian terhadap keselamatan serta ketertiban lalu lintas.

Di kawasan pasar, pergerakan kendaraan dan aktivitas masyarakat perlu berlangsung secara tertib agar tidak menimbulkan hambatan.

Sementara di lingkungan sekolah, keselamatan pejalan kaki, khususnya pelajar, menjadi perhatian utama.

Melalui kegiatan tersebut, jajaran Polsek Pesantren dan Polsek Mojoroto berupaya memberikan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Berdasarkan laporan kedua polsek, kegiatan di Simpang Tiga PG Pesantren Baru, Simpang Empat Pasar Pagi, dan Jalan Raung depan MTsN berlangsung aman, tertib, dan terkendali.

Arus lalu lintas di lokasi pelayanan pagi dilaporkan lancar, sedangkan kegiatan penyeberangan pelajar dapat terlaksana dengan baik.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polres Kediri Kota meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kehadiran anggota kepolisian pada jam-jam aktivitas pagi. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Strong Point Pagi di SMAN 1 Kediri, Polisi dan Satpam Sekolah Bersinergi Jaga Keselamatan Pelajar

Published

on

Kediriselaludihati.com- Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, menerjunkan sejumlah personel untuk membantu penyeberangan pelajar SMA Negeri 1 Kediri saat jam masuk sekolah, Senin (26/10/2026). Kegiatan Strong Point Pagi tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan siswa dan pengguna jalan di sekitar lingkungan sekolah.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB itu dipimpin Kanit Binmas Polsek Mojoroto AKP Joko Budi bersama sejumlah anggota Unit Binmas dan Bhabinkamtibmas.

Petugas membantu para pelajar yang hendak menyeberang jalan menuju sekolah sekaligus memantau aktivitas masyarakat pada pagi hari.

Pengamanan melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandar Lor Aipda Toni Setiawan P., Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto, Panit Binmas Aiptu Rr. Hesti, serta staf Binmas Brigadir Mella.

Sejumlah petugas keamanan SMA Negeri 1 Kediri juga turut membantu kelancaran aktivitas pelajar di sekitar sekolah.

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., menjelaskan bahwa Strong Point Pagi merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya para pelajar yang berangkat sekolah.

“Keselamatan pelajar menjadi salah satu perhatian kami, terutama pada pagi hari ketika aktivitas masyarakat dan kendaraan mulai meningkat. Kehadiran anggota di sekitar sekolah bertujuan membantu penyeberangan siswa sekaligus mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas,” kata Kompol Rudi.

Menurutnya, lingkungan sekolah merupakan salah satu lokasi yang membutuhkan perhatian terhadap keselamatan lalu lintas karena adanya aktivitas kedatangan siswa, kendaraan pengantar, dan masyarakat yang melintas.

Pada jam masuk sekolah, para pelajar perlu menyeberang jalan dengan aman, sementara pengendara diharapkan meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi kawasan pendidikan.

Melalui kegiatan Strong Point Pagi, personel kepolisian ditempatkan untuk membantu kelancaran aktivitas tersebut dan memberikan perlindungan kepada pengguna jalan.

Kehadiran petugas juga menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan tertib berlalu lintas di kalangan pelajar.

Kompol Rudi mengingatkan para pengendara agar lebih berhati-hati ketika melintasi kawasan sekolah, terutama saat banyak siswa datang maupun pulang.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan dan memperhatikan keselamatan pelajar ketika melintas di depan sekolah. Para siswa juga harus berhati-hati saat menyeberang dan mengikuti arahan petugas agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan,” ujarnya.

Selain membantu penyeberangan, kegiatan tersebut memperkuat koordinasi antara kepolisian dan petugas keamanan sekolah dalam menjaga ketertiban lingkungan pendidikan.

Kerja sama ini diperlukan agar aktivitas kedatangan siswa dapat berlangsung lancar tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Bhabinkamtibmas sebagai anggota kepolisian yang bertugas di wilayah kelurahan juga memiliki peran dalam membangun komunikasi dengan masyarakat, termasuk lingkungan sekolah.

Melalui kehadiran langsung di lapangan, anggota kepolisian dapat mengetahui kondisi aktivitas masyarakat dan membantu mengantisipasi persoalan keamanan yang mungkin muncul.

Kompol Rudi menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas membutuhkan kesadaran bersama, baik dari pengendara, pelajar, orang tua, maupun pihak sekolah.

“Pengamanan yang dilakukan petugas perlu didukung kedisiplinan seluruh pengguna jalan. Kami berharap orang tua, pelajar, dan masyarakat dapat bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas, terutama di kawasan sekolah,” katanya.

Berdasarkan laporan Polsek Mojoroto, kegiatan Strong Point Pagi di SMA Negeri 1 Kediri berlangsung lancar, tertib, aman, dan terkendali.

Petugas dapat membantu aktivitas penyeberangan pelajar serta mendukung terciptanya keselamatan pengguna jalan di sekitar sekolah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pelayanan Polsek Mojoroto untuk menghadirkan anggota kepolisian di tengah masyarakat sekaligus mendukung keamanan dan keselamatan pelajar saat memulai aktivitas pendidikan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page