Connect with us

Peristiwa

Sat Reskrim Polres Kediri Kota Tindaklanjuti Kasus Pengroyokan di Jegles Blabak Kota dan Tirtoudan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Jajaran Satreskrim Polres Kediri Kota mengamankan sembilan pelaku kasus Pengroyokan , yang terjadi pada hari Senin (10/5/2022) di Lingkungan jegles Kel. Blabak Kec. Pesantren Kediir dan di Lingkungan Tirtoudan Kelurahan  Tosaren Kecamatan Pesantren Kdr.

Korban TKP Jegles Blabak Kota Kecamatan Pesantren atas nama AK (17) dan SA (17) warga Kecamatan Pesantren, sedangkan. Korban di TKP Tirtoudan  RPA (21) warga Kelurahan Tosaren Kecmatan Pesantren

Sembilan pelaku yang diamankan adalah MA (21) warga Kecamatan Ngadiluwih; DBS (21) warga Kecamatan Pesantren; MWS (20); GOD (21) dan MS (20) warga Kecamatan Kandat BMR (16) Warga Kecaatan  Kandat dan AR (17) Warga Kecamatan Kandat serta Dua orang pelaku lainnya MS (18) warga Kecamatan Ngadiluwih; RPP (18) Warga Kecamatan Pesantren.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Tomy Prambana S.I.K., M.H.,M.Si mengatakan aksi pengeroyokan tersebut terjadi pada Senin (10/5) sekitar pukul 03.30 WIB dini hari.

Kejadian bermula adanya beberapa pengendara sepeda motor melintas dari Ngadiluwih Kabuaten Kediri dengan tujuan ke Centong Kelurahan Bawang Kecmatan  Pesantren Kediri. Pada saat melintasi jalan lingkungan Jegles, Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren, korban AK dan SA sedang tidur-tiduran di sebuah pos.

Karena korban merasa terganggu mendengar suara bising sepeda motor tersebut , Korban sempat menegur dan terjadi kesalahpahaman yang mengakibatkan sebanyak tujuh orang dari pengendara sepeda motor tersebut melakukan pengeroyokan terhadap AK dan SA.

Hal itu mengakibatkan kedua korban mengalami luka di bagian pelipis dan pipi korban.

Setelah kejadian di TKP Lingkungan Jegles, Kelurahan Bawang, sejumlah pengendara sepeda motor tersebut membubarkan diri dan berpencar.

Salah satu pengendara motor yang berboncengan MS dan RPP ketika melintasi Lingkungan Tirto Udan, Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren melihat korban RPS, kemudian ketika RPS mengingatkan karena suara bising sepeda motor yang dikendarai MS dan RPP, kemudian MS dan RPP melakukan pengeroyokan terhadap RPS.

”Atas kejadian tersebut,  tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP yang mana secara bersama – sama melakukan kekerasan dimuka umum terhadap orang ( pengeroyokan ) dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan ” ungkap Pungkas AKP Tomy Prambana.

Sementara itu Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi meminta seluruh lapisan masyarakat agar ikut aktif menjaga situasi kondusif Kota Kediri, sehingga aman nyaman dan perekonomian dapat kembali bangkit.

“Harapan saya Kota Kediri yang selama ini kondusif, tetap dijaga karena ini tidak hanya tanggung jawab Polisi, tapi seluruh lapisan masyarakat Kota Kediri. Sehingga aman, nyaman dan perekonomian masyarakat kembali bangkit,” jelas AKBP Wahyudi. (res|aro)

Continue Reading

Peristiwa

Wakapolres Kediri Kota Tegaskan Dukungan Polri Terhadap Ketahanan Pangan Nasional

Published

on

Kediriselaludihati.com – Panen raya jagung serentak kuartal I tahun 2026 digelar di area persawahan Kendit, Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, pada Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kelompok tani.

Panen raya tersebut dihadiri oleh Wakapolres Kediri Kota Kompol Yanuar Rizal Ardianto, S.H., S.I.K., Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, S.E., Danramil Grogol Kapten Ansori, Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono, Camat Banyakan Hari Utomo, S.E., Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Banyakan, Kepala Desa Sendang Ahmad Suhadi, unsur TNI-Polri, serta perwakilan kelompok tani Sendang Jaya.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan penyerahan bantuan sosial kepada anggota kelompok tani dan paguyuban tani oleh Wakapolres Kediri Kota. Setelah itu, panen jagung dilakukan secara simbolis oleh Wakapolres bersama jajaran Forkopimcam Banyakan, penyuluh pertanian, gapoktan, dan petani setempat.

Wakapolres Kediri Kota Kompol Yanuar Rizal Ardianto mengatakan, panen raya ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendukung sektor pertanian sebagai penopang kesejahteraan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi petani untuk terus meningkatkan produktivitas,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia menambahkan, keterlibatan aparat kepolisian melalui Bhabinkamtibmas di desa-desa juga bertujuan memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif selama proses pertanian berlangsung. “Kami ingin petani merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas, sehingga hasil pertanian dapat maksimal,” kata Yanuar.

Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono menyampaikan bahwa kegiatan panen raya jagung ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. “Melalui Bhabinkamtibmas, kami mengimbau warga agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, sehingga suasana desa tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Usai panen simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan partisipasi jajaran Polres Kediri Kota dalam panen raya jagung serentak kuartal I tahun 2026 yang digelar Polda Jawa Timur bersama Kapolri melalui Zoom Meeting. Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.

Panen raya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan hasil pertanian sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kediri. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Polsek Semen dan Pakelan Kediri Dorong Sinergi Kampus dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepolisian Resor Kediri Kota melalui jajaran Polsek Kediri Kota dan Polsek Semen mengawal dan menghadiri kegiatan penerimaan serta penutupan rangkaian awal Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa di dua wilayah berbeda, pada Kamis (8/1/2026). Kehadiran aparat kepolisian tersebut bertujuan untuk memastikan kegiatan akademik yang melibatkan masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Di Kelurahan Pakelan, Kecamatan Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pakelan Aiptu Hendrik K. Dewangga bersama unsur tiga pilar menghadiri kegiatan pembukaan dan penerimaan mahasiswa KKN dari Universitas Syekh Wasil Kediri. Sebanyak 17 mahasiswa diterima secara resmi untuk melaksanakan KKN selama 45 hari di wilayah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Kiai Mojo itu dihadiri ketua RT, RW, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada mahasiswa dan warga agar selama pelaksanaan KKN tetap menjaga ketertiban, menghormati norma sosial, serta aktif berkoordinasi apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kegiatan KKN merupakan momentum penting dalam mempererat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat.

“Kami mendukung penuh kegiatan KKN mahasiswa. Kehadiran Bhabinkamtibmas dan tiga pilar adalah bentuk komitmen Polri untuk menciptakan rasa aman sekaligus mendorong sinergi positif antara mahasiswa dan warga,” ujarnya.

Sementara itu, di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Bhabinkamtibmas Desa Selopanggung Aipda Eko Puthut menghadiri acara tasyakuran bersama mahasiswa KKN dari UIN yang telah mulai melaksanakan pengabdian di desa tersebut. Acara yang digelar di Balai Pertemuan Desa Selopanggung ini dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, serta para mahasiswa.

Ps. Kapolsek Semen Iptu Bambang Heri Muljono, S.H., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan kemasyarakatan, termasuk KKN mahasiswa, merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pemeliharaan kamtibmas. “Kami berharap mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan desa, berkontribusi positif, serta ikut membantu menciptakan suasana yang aman dan harmonis selama menjalankan program KKN,” kata Bambang.

Menurut dia, peran mahasiswa tidak hanya terbatas pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam menyampaikan edukasi, memperkuat nilai kebersamaan, dan menumbuhkan kepedulian sosial. Oleh karena itu, koordinasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan aparat keamanan menjadi hal yang penting.

Selama seluruh rangkaian kegiatan di Kelurahan Pakelan maupun Desa Selopanggung, situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali. Polres Kediri Kota menegaskan akan terus hadir melalui peran Bhabinkamtibmas untuk mendukung kegiatan-kegiatan masyarakat yang bersifat edukatif dan sosial, sejalan dengan upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Kota Kediri. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Wakapolres: Nilai Keagamaan Menjadi Fondasi Pelayanan Humanis Kepolisian

Published

on

Kediriselaludihati— Kepolisian Resor Kediri Kota kembali menggelar kegiatan Karomah (Kamis Rohani dan Mental Sampai di Hati) sebagai upaya memperkuat pembinaan spiritual dan mental bagi seluruh personel. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Baiturrahim Polres Kediri Kota, Kamis (8/1/2026) pagi, dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta anggota Polri dan PNS Polres Kediri Kota.


Kegiatan Karomah yang rutin digelar setiap Kamis ini dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Wakapolres Kediri Kota Kompol Yanuar Rizal Ardianto, S.H., S.I.K., hadir langsung bersama para pejabat utama (PJU) dan kapolsek jajaran. Selain itu, kegiatan keagamaan ini juga diikuti oleh seluruh personel Polri dan PNS Polres Kediri Kota.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kasubbag Watpers Bag SDM Polres Kediri Kota AKP Jurianto, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin secara bersama-sama. Acara kemudian diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh KH Solihin, Lc., yang mengangkat tema “Keutamaan Bulan Rajab dan Sholat Lima Waktu”, sebelum ditutup dengan doa.


Dalam ceramahnya, KH Solihin menekankan pentingnya memanfaatkan bulan Rajab sebagai momentum peningkatan kualitas ibadah dan introspeksi diri, terutama bagi anggota Polri yang memiliki tugas dan tanggung jawab besar di tengah masyarakat. Menurutnya, konsistensi dalam menjalankan sholat lima waktu merupakan pondasi utama dalam menjaga integritas, keikhlasan, dan ketenangan batin dalam menjalankan amanah.


Wakapolres Kediri Kota Kompol Yanuar Rizal Ardianto menyampaikan bahwa kegiatan Karomah merupakan bagian dari pembinaan internal yang berkelanjutan untuk membentuk karakter personel Polri yang beriman, berakhlak, dan profesional. “Pembinaan rohani dan mental ini menjadi pondasi penting agar setiap anggota Polri mampu menjalankan tugas dengan hati yang bersih, pikiran yang jernih, dan sikap yang humanis,” ujarnya.


Ia menambahkan, tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kesiapan mental dan spiritual yang kuat. Melalui kegiatan Karomah, diharapkan seluruh personel tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan moral dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Sementara itu, Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, S.E., mengatakan bahwa kegiatan Karomah akan terus dilaksanakan secara konsisten sebagai sarana pembinaan kepribadian anggota. “Kami berharap nilai-nilai keagamaan yang disampaikan dalam kegiatan ini benar-benar sampai di hati dan tercermin dalam sikap serta perilaku anggota saat bertugas di lapangan,” katanya.


Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung tertib dan khidmat. Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan pembinaan rohani dan mental dengan peningkatan profesionalisme, sejalan dengan semangat Sekartaji—Selaras, Karomah, Tangguh, dan Terpuji—dalam mewujudkan Polri yang presisi dan dipercaya masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page