Connect with us

Kriminal

Satuan Sabhara Polresta Kediri Gerebek Warung Jual Miras

Published

on

Kediriselaludihati.com – Petugas Satuan Sabhara Polresta Kediri melaksanakan giat ungkap perkara didugan Pidana  Ringan memiliki, menyimpan dan menjual minuman keras tanpa ijin dari pihak yang berwenang.

Lokasi di  Warung, KT Dusun Kenton Ds. Manyaran Kec. Banyakan Kab. Kediri. Peristiwa berlangsung, pada Selasa, 11 Februari 2020 sekira pukul 14.00 WIB.

Tersangka KT (59) warga, Ds. Gayam RT 002/ RW 006 Kel Gayam Kec. Mojoroto Kota Kediri. Barang bukti 6 (enam) botol minuman beralkohol jenis Arak Jawa  isi masing-masing 600 ml.

Berawal dari informasi masyarakat bahwa di warung  Dsn.Kenton Desa.Manyaran Kec. Banyakan Kab.Kediri ada penjual minuman jenis minuman beralkhohol. Selanjutnya dilakukan penyelidikan atas informasi tersebut.

“Dan ternyata benar bahwa di warung KT tersebut didapatkan barang bukti berupa minuman beralkhohol. Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan di Polresta Kediri guna proses lebih lanjut,” ujar AKP Kamsudi, Kasubbag Humas Polresta Kediri.

Tersangka melanggar Pasal 2 Jo Pasal 17 Perda Kab. Kediri no. 04 tahun 1962 sebagaimana telah diubah menjadi Perda Kab. Kediri no. 04 Tahun 1977 huruf C Jo G Jo Pasal 25 ayat (1)  huruf b Jo pasal 41 huruf e Jo pasal 50 ayat (1) Perda nomor 06 tahun 2017 tentang penyelenggaraan ketertiban umum. (res/an).

Continue Reading

Kriminal

Polres dan BNN Kota Kediri Gelar Razia Gabungan, Kasat Narkoba Soroti Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kediri Kota bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri dan sejumlah instansi terkait menggelar razia gabungan untuk mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika, Sabtu malam (17/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas menghadapi sejumlah orang yang menolak menjalani pemeriksaan urine. Namun demikian, meski melakukan penolakan petugas tetap melakukan prosedur test urine.

Kasat Resnarkoba Polres Kediri Kota AKP Endro Purwandi, S.H., M.H., menjelaskan melalui keterangan kegiatan bahwa razia gabungan merupakan langkah pencegahan untuk memperkuat pengawasan terhadap potensi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Kegiatan ini melibatkan personel kepolisian, BNN Kota Kediri, serta sejumlah pihak terkait sebagai bagian dari kerja sama lintas instansi dalam penanganan persoalan narkotika.

Menurut keterangan kegiatan, razia dilaksanakan dengan mengedepankan prosedur dan ketentuan yang berlaku, termasuk ketika petugas menghadapi penolakan pemeriksaan urine.

“Petugas tetap melaksanakan kegiatan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, dari 15 orang semua dinyatakan negatif ” kata Kasat Satresnarkoba Polres Kediri Kota.

Satresnarkoba Polres Kediri Kota bersama BNN Kota Kediri menempatkan razia gabungan sebagai salah satu langkah untuk mempersempit ruang peredaran narkotika sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaannya.

Kerja sama antarlembaga dinilai penting karena penanganan narkotika tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan pencegahan, edukasi, dan rehabilitasi sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku. (res/aro)

Continue Reading

Kriminal

Unit Kamsel Ingatkan Tertib Lalu Lintas dan Hindari Perayaan Berlebihan Jelang Idul Fitri

Published

on

Kediriselaludihati – Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Polres Kediri Kota memberikan imbauan kepada pengunjung dan staf Samudra Swalayan Dhoho Plaza, Selasa (3/3/2026). Kegiatan berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di pusat perbelanjaan yang berada di Jalan PB Sudirman, Kota Kediri.

Dipimpin Kanit Kamsel bersama anggota, petugas menyampaikan pesan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan pribadi saat berbelanja. Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya jumlah pengunjung menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Selain itu, Unit Kamsel juga mengingatkan pengunjung agar tetap berhati-hati dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu serta aturan lalu lintas, dan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar kewajiban.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan, peningkatan aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas maupun kerawanan tindak kejahatan. Karena itu, pendekatan preventif melalui edukasi langsung kepada masyarakat dinilai penting.

“Menjelang Idul Fitri, aktivitas belanja meningkat. Kami mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap barang pribadi serta tidak merayakan secara berlebihan yang bisa mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Satlantas Polres Kediri Kota memastikan kegiatan edukasi dan imbauan serupa akan terus dilakukan di berbagai titik keramaian guna mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Kriminal

Batas Waktu Pengembalian Barang Jarahan 3 September 2025, Setelahnya Ada Penindakan Tegas

Published

on

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat yang terlibat dalam aksi penjarahan saat unjuk rasa pada Sabtu, 30 Agustus 2025, agar segera mengembalikan barang hasil jarahan. Batas waktu yang diberikan yakni 3 September 2025, lewat dari tanggal yang ditentukan akan dilakukan penindakan hukum.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah pelaku yang diduga melakukan penjarahan. Namun, sebelum tindakan hukum diberlakukan, Polres memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk secara sukarela mengembalikan barang-barang tersebut.

“Kami mengimbau dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, agar seluruh barang hasil penjarahan segera dikembalikan ke Polres Kediri Kota. Mari bersama-sama menjaga kedamaian Kota Kediri. Mengembalikan barang yang bukan haknya adalah bentuk keberanian dan wujud kepedulian terhadap sesama,” tegas Kapolres.

Dalam imbauannya, Polres Kediri Kota juga menekankan dasar hukum yang mengatur penjarahan, di antaranya Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana hingga 7 tahun penjara, Pasal 480 KUHP terkait penadahan dengan ancaman pidana 4 tahun penjara, serta Pasal 55 KUHP yang menyebut setiap orang yang turut serta melakukan perbuatan pidana dapat dipidana sebagai pelaku.

Polres Kediri Kota memastikan bahwa pengembalian barang secara sukarela akan menjadi pertimbangan hukum yang meringankan. Namun, apabila barang tidak dikembalikan, aparat akan menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.

Barang hasil penjarahan dapat dikembalikan langsung ke Polres Kediri Kota, Jl. KDP Slamet No. 2, Kota Kediri.Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga kondusifitas dan mengembalikan situasi Kota Kediri tetap aman, damai, serta tertib. (res)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page