Connect with us

Peristiwa

Sinergi TNI-Pori, Jaga Ketat Kotak Suara di PPK

Published

on

Tahapan pencoblosan telah selesai dilaksanakan, kemudian dilanjutkan dengan Rekapitulasi penghitungan suara yang akan di akukan oleh PPS dan PPK di wilayah hukum Polres Kediri Kota

Hal ini memungkinkan meningkatkan potensi gangguan pada tahapan Rekapitulasi, sehingga kehadiran aparat keamanan sangat diperlukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami telah menyiagakan anggota polisi dan di bantu TNI serta linmas untuk mengawal prose rekapitulasi ini,” ungkap Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang Setyawan SH

Menurutnya, penggamanan terhadap proses Rekapitulasi suara yang sedang dilakukan oleh Penyelenggara Pemilu Kecamatan bertujuan untuk memastikan tidak terjadi gangguan sekecil apapun dalam tahapan ini.

“Rekapitulasi ini penting untuk di kawal keamanannya, karena potensi gangguan pun juga tinggi,”Ujarnya.

Ipda Nanang  juga menuturkan, bahwa seluruh titik yang digunakan sebagai tempat penghitungan suara sudah kami tugaskan sejumlah anggota polri bersama TNI serta linmas.

“Anggota kami 24 jam berjaga di lokasi Rekapitulasi dan penyimpanan Kotak Surat suara di masing-masing kecamatan,”pungkasnya.

Selain menugaskan Anggota Polres Kediri Kota dan Polsek jajaran untuk menjaga lokasi penghitungan surat suara, polisi juga berjaga di Kantor KPU, Bawaslu, PPK serta Gudang-Gudang penyimpanan Kotak suara di seluruh wilayah hukum Polres Kediri Kota

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Kediri Kota Sambangi Pedagang, Dampingi 110 Warga Periksa Kesehatan hingga Patroli Perbankan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Aktivitas kepolisian di wilayah Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Kamis (24/9/2026), tidak hanya berkutat pada patroli keamanan. Personel Polsek Kediri Kota bergerak di sejumlah ruang aktivitas masyarakat, mulai Pasar Banjaran, kegiatan tracing Tuberkulosis (TB) di Semampir hingga kawasan perbankan dan SPBU.

Di Pasar Banjaran, Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjaran melakukan sambang dan berdialog dengan Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Banjaran Fauzi serta Koordinator Pasar Banjaran Fuad sekitar pukul 09.00 WIB.

Pertemuan dengan pengelola dan perwakilan pedagang tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi langsung dengan masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di pasar.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan pendekatan langsung menjadi salah satu cara kepolisian mengetahui perkembangan situasi di lingkungan masyarakat.

“Bhabinkamtibmas berdialog langsung dengan paguyuban dan koordinator pasar. Kami mengajak pedagang bersama-sama menjaga keamanan lingkungan karena mereka yang setiap hari mengetahui aktivitas di pasar,” kata Kompol Bowo.

Pada waktu hampir bersamaan, kegiatan berbeda berlangsung di Balai Kelurahan Semampir, Jalan Mayor Bismo Nomor 27.

Sebanyak 110 warga mengikuti tracing Tuberkulosis yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis. Kegiatan dengan penanggung jawab dr. Hamida, Sp.P. tersebut turut didampingi Bhabinkamtibmas Semampir Aiptu Dodik Bagoes Riyadi bersama Babinsa, pemerintah kelurahan dan petugas Dinas Kesehatan Kota Kediri.

“Di Semampir, Bhabinkamtibmas mendampingi kegiatan bersama tiga pilar dan petugas kesehatan. Ada 110 warga yang mengikuti kegiatan tersebut,” ujar Bowo.

Keterlibatan kepolisian dalam kegiatan itu, menurut Bowo, berada pada aspek pendampingan dan keamanan. Sementara pemeriksaan, tracing maupun penanganan medis tetap menjadi kewenangan tenaga kesehatan.

“Untuk persoalan medis tentu menjadi ranah petugas kesehatan. Kehadiran anggota kami adalah mendampingi kegiatan masyarakat dan membantu agar pelaksanaannya berjalan tertib,” katanya.

Sementara itu, lima personel Polsek Kediri Kota juga bergerak melakukan patroli Harkamtibmas sejak pukul 09.00 WIB.

Dipimpin AKP Prayitno sebagai perwira pengawas dan Aiptu Anang S. sebagai pengendali, patroli menyasar Bank Jatim, Bank Sinarmas, GraPARI Telkomsel, Bank Syariah Indonesia, Bank Panin hingga SPBU Semampir.

Personel berdialog dengan petugas keamanan perbankan sekaligus menyampaikan pesan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal. Patroli juga diarahkan untuk mengantisipasi kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor.

Di SPBU Semampir, petugas melakukan pengecekan untuk mengetahui kondisi ketersediaan BBM.

“Patroli menyasar perbankan dan sejumlah objek yang memiliki aktivitas masyarakat. Anggota berdialog dengan petugas keamanan, mengantisipasi 3C dan melakukan pengecekan di SPBU. Berdasarkan pengecekan saat kegiatan, stok BBM dilaporkan tersedia,” kata Bowo.

Menurut dia, tiga kegiatan pada Kamis pagi tersebut memiliki pola yang berbeda, tetapi berangkat dari pendekatan yang sama, yakni menempatkan anggota di tengah aktivitas masyarakat.

“Polisi tidak harus menunggu ada kejadian. Bhabinkamtibmas bisa bertemu pedagang di pasar, mendampingi kegiatan kesehatan, sementara anggota patroli bergerak melakukan pencegahan pada lokasi yang membutuhkan pengawasan,” ujarnya.

Dari pasar tradisional, balai kelurahan hingga perbankan, personel Polsek Kediri Kota bergerak melalui pendekatan dialogis dan patroli. Kehadiran tersebut diarahkan agar persoalan di lingkungan masyarakat dapat diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Satlantas Polres Kediri Kota Tempatkan Patroli Malam di Dua Persimpangan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota menggelar Blue Light Patrol di dua persimpangan Kota Kediri, yakni Simpang Empat Ringin Sirah dan Simpang Empat Lonceng, pada Rabu (23/9/2026) malam.

Patroli dimulai pukul 19.00 WIB dengan melibatkan anggota Patwal Satlantas Polres Kediri Kota di bawah kendali Kanit Turjawali. Personel menggunakan kendaraan roda empat dengan menyalakan lampu rotator biru selama kegiatan.

Dua persimpangan tersebut menjadi titik pemantauan arus kendaraan sekaligus patroli untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hari.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan Blue Light Patrol merupakan bentuk kehadiran personel di jalan ketika aktivitas masyarakat masih berlangsung.

“Anggota melaksanakan Blue Light Patrol dengan kendaraan R4 untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus memantau arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” kata AKP Septia.

Menurut Septia, patroli malam tidak hanya berorientasi pada persoalan kepadatan kendaraan. Keberadaan personel di titik-titik jalan juga menjadi langkah pencegahan terhadap potensi gangguan yang dapat muncul di ruang publik.

“Patroli dilakukan agar anggota bisa melihat langsung perkembangan situasi di lapangan. Ketika ada persoalan lalu lintas maupun potensi gangguan, personel sudah berada di wilayah yang dipantau,” ujarnya.

Simpang Empat Ringin Sirah dan Simpang Empat Lonceng bukan kali pertama menjadi sasaran patroli Satlantas. Kedua kawasan tersebut masuk dalam sejumlah titik yang secara berkala dipantau personel, terutama pada malam hari.

Lampu rotator biru yang dinyalakan pada kendaraan patroli sekaligus menjadi penanda keberadaan polisi bagi pengguna jalan.

“Kehadiran anggota di lapangan diharapkan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” kata Septia.

Blue Light Patrol malam itu menjadi kelanjutan pengawasan yang dilakukan Satlantas sejak pagi. Pada Rabu pagi, personel Patwal juga menjalankan Patroli Mahameru Quick Response menggunakan kendaraan DashCam dengan rute Jalan Brawijaya, Diponegoro, Hasanudin, Pemuda hingga Hayam Wuruk.

Dengan pola tersebut, pemantauan dilakukan pada jam aktivitas yang berbeda, mulai pagi ketika mobilitas warga meningkat hingga malam saat arus kendaraan mulai berubah dan sejumlah ruas memasuki jam yang lebih lengang. (res/an)

Continue Reading

Inspirasi

Propam Cek Kehadiran Personel Polres Kediri Kota Usai Apel Pagi

Published

on

Kediriselaludihati – Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Kediri Kota melakukan pengecekan kehadiran personel Polri dan ASN sekaligus penegakan ketertiban dan disiplin atau Gaktibplin seusai apel pagi, Kamis (24/9/2026).

Apel yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin IPTU Wina Nurwarida, S.H. Personel dari berbagai bagian, satuan dan seksi mengikuti kegiatan sebelum dilanjutkan pemeriksaan oleh Propam.

Pengecekan tidak sebatas mencatat siapa yang berada di lapangan apel. Propam juga mendata personel yang tidak hadir beserta keterangannya, mulai menjalankan dinas, lepas dinas, operasi, pendidikan, cuti, izin hingga sakit.

Kasipropam Polres Kediri Kota IPTU Bambang Heri Muljono, S.H. mengatakan pendataan tersebut diperlukan agar keberadaan setiap personel dapat dipertanggungjawabkan.

“Absensi dilakukan terhadap personel Polri maupun ASN Polri. Anggota yang tidak berada di lapangan apel tetap didata keterangannya, apakah sedang dinas, lepas dinas, sakit, izin maupun menjalankan tugas lainnya,” kata IPTU Bambang.

Berdasarkan rekapitulasi Propam, tingkat kehadiran pada masing-masing satuan berbeda karena sebagian personel sedang menjalankan tugas kedinasan.

Sat Samapta misalnya memiliki 72 personel. Sebanyak 36 hadir dalam apel, sedangkan lainnya tercatat 27 menjalankan dinas, delapan lepas dinas dan satu sakit.

Pada Satreskrim, dari 67 personel sebanyak 14 mengikuti apel. Personel lainnya tercatat menjalankan dinas, lepas dinas, kegiatan operasional serta tugas menjaga tahanan.

Sementara sejumlah fungsi tercatat hadir lengkap, di antaranya Sattahti sebanyak enam personel, Satbinmas 15 personel, Siwas empat personel, Sikeu enam personel, Sikum empat personel dan Sium enam personel.

“Jumlah anggota yang tidak mengikuti apel tidak serta-merta berarti tidak masuk kerja. Karena itu setiap ketidakhadiran harus memiliki keterangan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Bambang.

Seusai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Gaktibplin. Langkah tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan internal untuk memastikan anggota menjalankan ketentuan kedinasan dan menjaga disiplin.

Menurut Bambang, pengawasan internal perlu dilakukan secara konsisten karena kedisiplinan personel berhubungan langsung dengan pelaksanaan tugas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Disiplin dimulai dari internal. Kehadiran, kesiapan menjalankan tugas dan kepatuhan terhadap ketentuan harus terus diawasi. Gaktibplin menjadi salah satu cara kami melakukan kontrol tersebut,” katanya.

Pengecekan disiplin Kamis pagi juga berlangsung pada hari yang sama dengan pemeriksaan urine narkoba terhadap personel fungsi Reskrim. Sebanyak 33 personel yang mengikuti pemeriksaan urine tersebut dinyatakan negatif narkoba.

Dua kegiatan itu menjadi bagian dari pengawasan internal Polres Kediri Kota, mulai dari kedisiplinan kehadiran hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page