Connect with us

Peristiwa

Sinergi TNI-Pori, Jaga Ketat Kotak Suara di PPK

Published

on

Tahapan pencoblosan telah selesai dilaksanakan, kemudian dilanjutkan dengan Rekapitulasi penghitungan suara yang akan di akukan oleh PPS dan PPK di wilayah hukum Polres Kediri Kota

Hal ini memungkinkan meningkatkan potensi gangguan pada tahapan Rekapitulasi, sehingga kehadiran aparat keamanan sangat diperlukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami telah menyiagakan anggota polisi dan di bantu TNI serta linmas untuk mengawal prose rekapitulasi ini,” ungkap Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang Setyawan SH

Menurutnya, penggamanan terhadap proses Rekapitulasi suara yang sedang dilakukan oleh Penyelenggara Pemilu Kecamatan bertujuan untuk memastikan tidak terjadi gangguan sekecil apapun dalam tahapan ini.

“Rekapitulasi ini penting untuk di kawal keamanannya, karena potensi gangguan pun juga tinggi,”Ujarnya.

Ipda Nanang  juga menuturkan, bahwa seluruh titik yang digunakan sebagai tempat penghitungan suara sudah kami tugaskan sejumlah anggota polri bersama TNI serta linmas.

“Anggota kami 24 jam berjaga di lokasi Rekapitulasi dan penyimpanan Kotak Surat suara di masing-masing kecamatan,”pungkasnya.

Selain menugaskan Anggota Polres Kediri Kota dan Polsek jajaran untuk menjaga lokasi penghitungan surat suara, polisi juga berjaga di Kantor KPU, Bawaslu, PPK serta Gudang-Gudang penyimpanan Kotak suara di seluruh wilayah hukum Polres Kediri Kota

Continue Reading

Peristiwa

Satlantas Polres Kediri Kota Fokus Cegah Gangguan Kamtibmas dan Jaga Kelancaran Arus Kendaraan di Titik Strategis

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota mengintensifkan patroli malam dan pagi hari melalui kegiatan Bluelight serta Mahameru Quick Response (MQR) guna menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Kegiatan patroli Bluelight dilaksanakan pada Rabu (29/4/2026) pukul 19.00 hingga 21.00 WIB dengan menyasar dua titik strategis, yakni simpang empat Lonceng dan simpang empat Ringin Sirah.

Patroli dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan melibatkan anggota Patwal Satlantas menggunakan kendaraan roda empat.

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pemantauan arus kendaraan sekaligus patroli preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hari.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan kehadiran patroli malam bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas maupun melintas pada jam rawan.

“Kegiatan Bluelight merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus memastikan arus lalu lintas di titik strategis tetap aman dan lancar,” ujar Tutud.

Selain patroli malam, Satlantas Polres Kediri Kota juga melaksanakan patroli Mahameru Quick Response (MQR) pada Kamis (30/4/2026) mulai pukul 06.00 WIB.

Patroli pagi itu dilakukan menggunakan kendaraan roda empat Dash Cam dengan rute melintasi sejumlah ruas utama Kota Kediri, mulai dari Jalan Brawijaya, Jalan Dhoho, Jalan Yos Sudarso, Jalan KDP Slamet, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Sultan Iskandar Muda, hingga Jalan Mayor Bismo.

Kegiatan tersebut dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan melibatkan anggota Patwal unit 45-101.

Patroli MQR difokuskan pada pemantauan situasi lalu lintas di jam sibuk pagi hari sekaligus antisipasi gangguan kamtibmas di jalur utama aktivitas masyarakat.

Menurut Tutud, patroli rutin menjadi bagian dari strategi Satlantas untuk menjaga Kamseltibcar Lantas atau keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Melalui patroli rutin pagi dan malam, kami ingin memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran polisi di lapangan juga menjadi bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat,” kata dia.

Satlantas juga memanfaatkan kendaraan patroli berbasis Dash Cam untuk memantau kondisi jalan serta mendokumentasikan situasi lapangan secara real time.

Hingga patroli selesai dilaksanakan, situasi di wilayah hukum Polres Kediri Kota dilaporkan aman, terkendali, dan arus lalu lintas berjalan lancar tanpa gangguan menonjol.

Langkah patroli rutin ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Kediri Kota menjaga stabilitas keamanan perkotaan di tengah tingginya mobilitas masyarakat pada pagi maupun malam hari. (res/an)

Continue Reading

Inspirasi

Kapolres Kediri Kota Ajak Kolaborasi Lintas Organisasi Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota menggelar Apel Besar Sabuk Kamtibmas sebagai upaya memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum setempat, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Kediri Kota sejak pukul 09.00 hingga 09.30 WIB itu diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai unsur organisasi masyarakat, bela diri, hingga relawan keamanan.

Apel dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim dan dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota, Kapolsek jajaran, serta perwakilan Kodim 0809 Kediri.

Sejumlah organisasi masyarakat yang hadir antara lain IPSI Kota Kediri, Linmas Kota Kediri, GP Ansor Kota Kediri, Pamter, RAPI, MPC Pemuda Pancasila, SIKAP Ponpes Kedunglo, Garda Kota Kediri, dan Senkom Kediri. Masing-masing mengirimkan perwakilan dalam formasi pleton untuk mengikuti apel.

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan pasukan, kedatangan pimpinan apel, penghormatan pasukan, hingga pembacaan ikrar Sabuk Kamtibmas oleh Ketua IPSI Kota Kediri Drs Siswanto.

Dalam ikrar tersebut, elemen masyarakat menyatakan dukungan penuh terhadap program Sabuk Kamtibmas Kota Kediri, berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban bersama Polri, menolak aksi anarkis, serta siap melindungi fasilitas publik, kantor pemerintahan, dan objek vital lainnya.

Kapolres Kediri Kota dalam amanatnya menegaskan bahwa apel besar tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata penguatan sistem keamanan berbasis kolaborasi antara aparat dan masyarakat.

“Apel besar Sabuk Kamtibmas hari ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi komitmen bersama untuk menjaga Kota Kediri tetap aman, tertib, dan kondusif melalui sinergi seluruh elemen masyarakat,” ujar AKBP Dr.Anggi.

Ia menambahkan, Sabuk Kamtibmas memiliki makna strategis sebagai pengikat persatuan sosial, penguat deteksi dini gangguan keamanan, sekaligus benteng kolektif menghadapi potensi konflik sosial.

Menurut Anggi, tantangan keamanan ke depan semakin kompleks, mulai dari potensi gangguan kamtibmas, bencana alam, kebakaran hutan dan lahan, hingga krisis sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas wilayah.

“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Kunci utama menjaga harkamtibmas adalah sinergi, soliditas, dan partisipasi aktif masyarakat,” katanya.

Kapolres juga mengajak seluruh organisasi yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas untuk memperkuat deteksi dini di lingkungan masing-masing, membangun kolaborasi lintas sektoral tanpa ego kelembagaan, serta menjadikan masyarakat sebagai mitra strategis aparat keamanan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga ruang demokrasi tetap sehat dan damai demi mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Tanpa stabilitas keamanan, investasi akan terganggu, pertumbuhan ekonomi terhambat, dan kesejahteraan masyarakat ikut terancam,” tutur Anggi.

Usai amanat pimpinan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa, penandatanganan ikrar Sabuk Kamtibmas oleh perwakilan peserta, serta foto bersama.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah Polres Kediri Kota membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.

Kolaborasi lintas organisasi dinilai menjadi modal penting dalam menjaga harmoni sosial dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan berlangsung aman, lancar, dan kondusif tanpa gangguan berarti. Apel besar ini menjadi bagian dari penguatan kemitraan antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Persik Tumbang 0-1 dari Borneo FC, Ratusan Personel Gabungan Kawal Jalannya Pertandingan

Published

on

Kediriselaludihati – Pengamanan pertandingan BRI Super League musim 2025/2026 antara Persik Kediri melawan Borneo FC Samarinda di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (29/4/2026), berlangsung aman dan kondusif. Laga yang dimulai sejak siang hingga sore hari itu dihadiri 1.214 penonton dengan pengamanan ketat dari aparat gabungan.

Pengamanan dimulai sejak pukul 13.00 WIB melalui apel kesiapan yang dipimpin Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gede Caka Pratyaksa Ratsuko di area Stadion Brawijaya, Jalan Ahmad Yani, Kota Kediri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota, unsur TNI, Brimob, Satpol PP, Dishub, Damkar, tenaga kesehatan, steward, hingga panitia pelaksana pertandingan.

Sebanyak 425 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan jalannya pertandingan. Personel tersebut terdiri atas anggota Polres Kediri Kota dan polsek jajaran, Brimob, Kodim 0809 Kediri, Brigif 16/Wira Yudha, Yonif 521, Denpom, Satpol PP, Dinkes, Dishub, serta steward dan petugas body check.

Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budi dalam arahannya menegaskan pentingnya pengamanan profesional sesuai regulasi pengamanan olahraga.

“Seluruh personel sudah terbagi sesuai zona pengamanan. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, lakukan pemeriksaan secara profesional, dan antisipasi potensi gangguan keamanan sebelum, saat, maupun setelah pertandingan,” ujar Kompol Iwan saat apel.

Ia menegaskan, pengamanan dilakukan berdasarkan Perpol Nomor 10 Tahun 2022 tentang pengamanan kompetisi olahraga, dengan pembagian ring pengamanan mulai dari area dalam stadion hingga simpul lalu lintas sekitar lokasi.

Ring 1 ditempati steward dan unsur internal pengamanan pertandingan, sementara Ring 2 difokuskan pada pintu masuk stadion dengan pemeriksaan barang bawaan penonton. Ring 3 dan Ring 4 mencakup area luar stadion serta pengaturan lalu lintas di simpul jalan sekitar Stadion Brawijaya.

“Selama ini pertandingan Persik di Stadion Brawijaya berjalan kondusif, tetapi kita tidak boleh lengah. Fokus pengamanan harus tetap maksimal, termasuk mengantisipasi euforia suporter,” katanya.

Pertandingan sendiri mempertemukan Persik Kediri sebagai tuan rumah melawan Borneo FC Samarinda. Laga berlangsung kompetitif, namun Persik harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor akhir 0-1.

Gol kemenangan Borneo FC memastikan tim tamu membawa pulang tiga poin dari kandang Persik.

Meski pertandingan berlangsung ketat, situasi di dalam maupun luar stadion tetap terkendali. Tidak ditemukan gangguan keamanan menonjol selama pertandingan berlangsung.

Usai laga, Polres Kediri Kota melaksanakan apel konsolidasi yang kembali dipimpin Wakapolres Kediri Kota. Dalam arahannya, pimpinan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel pengamanan.

“Terima kasih atas pelaksanaan tugas pengamanan pertandingan yang berjalan aman dan lancar. Tetap jaga keselamatan saat kembali ke satuan maupun rumah masing-masing,” ujar Wakapolres dalam apel penutup.

Kapolres Kediri Kota AKBP Dr Anggi Saputra Ibrahim menyatakan pengamanan pertandingan berjalan sesuai rencana dan koordinasi lintas instansi.

“Sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, panitia, dan seluruh unsur pendukung menjadi faktor penting terciptanya situasi aman dan kondusif selama pertandingan berlangsung,” kata AKBP Dr .Anggi.

Dengan berakhirnya pertandingan tanpa gangguan berarti, pengamanan laga Persik Kediri kontra Borneo FC dinilai berjalan sukses sekaligus menunjukkan kesiapan aparat dalam mengawal agenda olahraga berskala nasional di Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page