Connect with us

Inspirasi

Tak Berhenti Bergerak, Saat Pandemi Covid-19 Penegakan Hukum Tetap Jalan

Published

on

Kediriselaludihati.com –  Polresta Kediri,  berhasil mengungkap 31  pelaku kasus pidana umum serta  penyalahgunaan narkoba dan psikotropika di wilayah hukum Polresta Kediri  selama periode pandemi coronoa antara bulan April – Mei 2020.

Dari ungkap kasus ini polisi  berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 40,61 gram sabu sabu beserta alat hisap dan timbangan   dan 5.742 butir pil double L, serta 22 tersangka narkoba dan  9 orang pelaku tindak pidana umum

Khusus untuk tindak pidana umum dari 9 orang yang ditangkap  adalah merupakan pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan , pencurian dengan kekerasan dan , pengeroyokan. Selain itu polisi juga berhasil mengamankan barang bukti 3 unit sepeda motor, 1 unit HP serta alat alat yang digunakan dalam melakukan kejahatan.

Kapolresta  Kediri  AKBP Miko Indrayana dalam Konferensi Pers secara virtual (Daring) dari Gedung Rupatama Mapolresta Kediri  maksud dan tujuan konferensi pers sebagai pertanggung jawaban dari jajaran Polresta Kediri kepada  masyarakat terkait dengan  kinerja aparat Kepolsian khususnya  Polresta Kediri.

Ditambahkan AKBP Miko , untuk  situasi  kamtibmas di wilayah hukum Polresta Kediri masih kondusif terbukti adanya penurunan angka kriminalitas dibanding periode yang sama tahun 2019 .

“Mengalami penurunan, termasuk peningkatan jumlah pengungkapan atau crime clearance sebanyak 54 % dari tahun kemarin di bulan yang sama,” kata AKBP Miko Indrayana.

Dalam kesempatan ini AKBP Miko Indrayana menerangkan bahwa mulai pertengahan bulan Mei 2020 dilaksanakan Operasi Pekat yang terfokus pada ungkap kasus miras illegal yang mana jajaran Polreta Kediri (Polres dan Polsek) berhasil  mengungkap 20 kasus miras dengan barang bukti  Arjo sebanyak 67 botol, kuntul  83 botol,  Vodka  9 botol,  miras jenis lainya  sebanyak 18 botol, dengan total 177 botol

Untuk Kejadian laka di wilayah Polresta Kediri  adanya trend penurunan sebanyak 15 persen dari tahun 2019.

“Kita berharap dengan adanya edukasi kepada masyarakat dan kesadaran masyarakat diharap kejadian laka lantas di kota Kediri semakin berkurang,” tambahnya.

Sementara itu dari data pelaksanaan operasi  Ketupat Semeru 2020 Polresta Kediri telah melakukan tilang sebanyak  102 (Trend : -71,02%), Teguran  : 284 (Trend : – 85,21%), Kejadian laka lantas : 16 (Trend : – 55,56%), korban meninggal dunia  : 2 (Trend : 0%), korban luka berat : 1 (Trend : 100%) korban luka ringan : 31 (Trend : -40,38) kerugian materiil : Rp. 12.100.000 (Trend : -45,98%)

Khusus penindakan balap liar Polresta Kediri terus menggalakan operasi dari hasil operasi khusus balap liar. Data barang bukti kendaraan bermotor balap liar di GOR  Joyoboyo sebanyak  23 kendaraan, jalan Brawijaya  13 kendaraan dan Jalan KDP Slamet  sebanyak  17 kendaraan .

“Yang perlu diwaspadai menjelang Hari Raya  Idul Fitri meskipun dalam pendemik Covid-19 mari kita berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan.  Peran aktif masyarakat sangat berguna bagi aparat Kepolisian informasi sekecil apapun sangat membantu dalam kecepatan aparat dalam menindak lajutinya,” pungkasnya. (res|aro)

Continue Reading

Inspirasi

Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Tekankan Pengawasan dan Pelayanan Respons Cepat

Published

on

Kediriselaludihati – Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.IK, M.I.K melakukan pengecekan sejumlah fasilitas operasional di lingkungan Mapolres Kediri Kota pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana pendukung pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres melakukan pengecekan langsung di ruang tahanan Polres Kediri Kota. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan ruang tahanan serta kesiapan petugas dalam menjalankan pengawasan terhadap para tahanan.

Selain meninjau kondisi ruang tahanan, Kompol Putu Gde Caka juga memberikan arahan kepada anggota yang bertugas agar senantiasa menjalankan prosedur pengamanan secara maksimal. Ia menekankan pentingnya pengawasan secara ketat serta disiplin dalam menjalankan tugas penjagaan.

Usai melakukan pengecekan ruang tahanan, Wakapolres melanjutkan pemeriksaan ke area rooftop atau bagian atap ruang tahanan. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan kondisi fisik bangunan tetap aman serta tidak terdapat potensi kerawanan yang dapat mengganggu sistem keamanan.

Dalam kesempatan itu, Wakapolres juga mengingatkan petugas agar rutin melakukan pemantauan terhadap kondisi fasilitas ruang tahanan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan keamanan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan di ruang Command Center layanan Call Center 110 Polres Kediri Kota. Di ruangan tersebut, Wakapolres memantau langsung sistem pelayanan laporan masyarakat yang masuk melalui saluran darurat kepolisian.

Kompol Putu Gde Caka juga memberikan arahan kepada personel yang bertugas di Command Center agar selalu sigap dalam menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat. Menurutnya, layanan Call Center 110 merupakan salah satu bentuk pelayanan cepat kepolisian yang harus dikelola secara profesional.

Ia menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk harus segera direspons dan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat sesuai prosedur yang berlaku.

Melalui kegiatan pengecekan tersebut, diharapkan seluruh personel dapat meningkatkan disiplin serta profesionalitas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lingkungan Mapolres Kediri Kota terpantau aman dan kondusif. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Bhabinkamtibmas Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Selama Ramadan

Published

on

Kediriselaludihati – Kepolisian di wilayah Kediri terus mengintensifkan sosialisasi penerimaan calon anggota Polri tahun anggaran 2026 kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan melalui peran Bhabinkamtibmas di desa-desa guna memberikan informasi langsung kepada warga sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sosialisasi tersebut salah satunya dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Maesan, Kecamatan Mojo, Aiptu Rio Eka C. pada Senin (9/3/2026) mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan berlangsung di lingkungan Dusun Pelem, Desa Maesan, Kecamatan Mojo.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Rio Eka memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai kesempatan bergabung menjadi anggota Polri melalui jalur Tamtama, Bintara, maupun Akademi Kepolisian (Akpol). Warga diimbau untuk memanfaatkan peluang tersebut bagi putra-putri yang berminat mengabdi melalui institusi kepolisian.

Selain menyampaikan informasi terkait penerimaan anggota Polri, Bhabinkamtibmas juga memberikan pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (bintibmas), khususnya berkaitan dengan aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan.

Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan euforia berlebihan saat kegiatan sahur maupun saat mencari takjil yang dapat mengganggu ketertiban umum. Warga diharapkan tetap menjaga suasana lingkungan agar tetap aman, tertib, dan kondusif selama bulan suci.

Sosialisasi serupa juga dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Aipda Eko Puthut Pujo Cahyono. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 09.45 WIB di wilayah Desa Selopanggung.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan sosialisasi kepada warga mengenai penerimaan anggota Polri tahun anggaran 2026, khususnya untuk jalur Tamtama dan Bintara.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai proses pendaftaran serta kesempatan bagi generasi muda untuk bergabung menjadi anggota Polri.

Sejumlah warga masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut dan menerima penjelasan terkait tahapan serta persyaratan yang harus dipenuhi bagi calon pendaftar.

Melalui kegiatan ini, kepolisian berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai proses rekrutmen anggota Polri sekaligus mendorong generasi muda untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. (Res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Bhabinkamtibmas Ajak Pemuda Daftar Akpol, Bintara, dan Tamtama

Published

on

Kediriselaludihati – Kepolisian di wilayah Kediri terus mendorong partisipasi generasi muda untuk bergabung menjadi anggota Polri melalui sosialisasi penerimaan calon anggota Polri tahun 2026. Kegiatan tersebut dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas di sejumlah wilayah guna memberikan informasi langsung kepada masyarakat, khususnya kalangan pemuda.

Sosialisasi tersebut di antaranya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Jamsaren, Polsek Pesantren, Aiptu Moh. Rofiq, pada Selasa (10/3/2026) siang. Kegiatan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB di Lapangan Voli area Kampung Tani, Lingkungan Kleco, RT 29 RW 06, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan penjelasan kepada para pemuda dan pemudi setempat mengenai proses penerimaan calon anggota Polri tahun 2026. Informasi yang disampaikan meliputi jalur pendidikan kepolisian yang dapat diikuti, yakni Tamtama, Bintara, serta Akademi Kepolisian (Akpol).

Para peserta juga diberikan penjelasan mengenai tahapan pendaftaran serta persyaratan yang harus dipenuhi bagi calon pendaftar. Masyarakat yang berminat diminta untuk mengakses situs resmi penerimaan Polri melalui laman penerimaan.polri.go.id guna memperoleh informasi lengkap mengenai proses pendaftaran.

Kegiatan sosialisasi tersebut disambut antusias oleh para pemuda di lingkungan setempat yang mengikuti penjelasan mengenai peluang untuk bergabung dengan institusi kepolisian.

Sosialisasi serupa juga dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Datengan, Polsek Grogol, Aipda Zainal Afandi. Kegiatan berlangsung pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di Kantor Desa Datengan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Zainal Afandi melaksanakan sambang sekaligus memberikan sosialisasi kepada perangkat desa mengenai penerimaan anggota Polri tahun 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Desa Datengan, Novita, bersama sejumlah perangkat desa setempat.

Pada kesempatan itu, Bhabinkamtibmas menjelaskan bahwa pendaftaran calon anggota Polri tahun 2026 dilakukan secara daring dan dibuka mulai 9 Maret hingga 30 Maret 2026. Informasi tersebut disampaikan agar dapat diteruskan kepada masyarakat, khususnya para pemuda di wilayah Desa Datengan yang berminat mengikuti seleksi.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, kepolisian berharap semakin banyak generasi muda di wilayah Kediri yang mendapatkan informasi mengenai peluang untuk menjadi anggota Polri.Selama pelaksanaan kegiatan di kedua wilayah tersebut, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan selesai dilaksanakan. (Res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page