Connect with us

Peristiwa

Tak Tega Ada Warga Kehilangan Becak, Kapolsek Mojoroto Belikan Becak Baru

Published

on

Kediriselaludihati.com – -Belum genap sepekan menjabat Kapolsek Mojoroto Polres Kediri Kota, Kompol Muhklason telah melakukan hal tidak biasa. Ia membelikan becak baru untuk tukang becak yang melapor telah  kehilangan becaknya.

Peristiwa ini bermula saat seorang laki-laki bernama Ponijan (55) warga Jalan Semeru, Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri melapor ke Polsek telah kehilangan becak miliknya yang diparkir di teras  depan rumahnya

Informasi yang berhasil dihimpun On Air Fm, Ponijan baru sadar menjadi korban pencurian saat pagi hari ketika bangun pagi, Padahal  sebelum ia tidur pada Rabu malam (01/12) becak itu  diparkir diteras rumahnya seperti  biasa dan tidak pernah berpindah tempat selama puluhan tahun.

Karena becak ini menjadi sumber mata pencahariannya, Ponijan berusaha mencari keberadaan becak miliknya di pangkalan becak hingga di pasar Rosokan.

Merasa tidak membuahkan hasil, Ponijan lantas melaporkan kejadian itu kepada ketua RT setempat yang kemudian diteruskan kepada Polisi pada kamis Pagi (02/11).

Kapolsek Mojoroto Polres Kediri Kota  Kompol Mukhlason SH bersama anggotanya kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi  dan meminta keterangan saksi-saksi.

Merasa iba dengan kejadian itu, perwira menengah dengan satu melati dipundak itu lantas  berinisiatif merogoh kocek pribadinya untuk membelikan becak baru untuk Ponijan. “Saya iba, karena korban ini memang tinggal sebatang kara. Untuk keperluan hidup sehari-hari dia ya narik becak itu. Semoga itu bisa membantu pak Ponijan,” Ujar Mukhlason.

Mukhlason mengakui, jika aksi pencurian becak adalah hal yang tidak biasa dan jarang terjadi. Sepanjang karirnya sebagai polisi, baru kali ini menemukan kasus pencurian becak. “Petugas akan terus melakukan upaya pencarian, termasuk juga memeriksa rekaman kamera pengawas yang ada di sekitar lokasi kejadian” imbuh Mukhlason. (res|aro)

Sumber: https://www.radioonairfmpare.com/2021/12/aksi-simpatik-kapolsek-mojoroto-belikan.html

Continue Reading

Peristiwa

Ratusan Jamaah Hadiri Pengajian Rutin di Masjid Baiturmutakin Singonegaran Kota Kediri, Sinergi Aparat dan Masyarakat Terus Dijaga

Published

on

Kediriselaludihati.com – Tiga pilar Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri menghadiri kegiatan pengajian rutin Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) tingkat Kecamatan Pesantren yang digelar di Masjid Baiturmutakin, pada Minggu (2/8/2026).

Kegiatan keagamaan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti sekitar 500 jamaah Muslimat NU dari wilayah Kecamatan Pesantren. Pengajian menghadirkan penceramah KH Qowimudin Toha.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran Bripka M. Rifai bersama unsur tiga pilar turut hadir untuk melakukan pendampingan sekaligus memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan tertib.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Lurah Singonegaran Fanny S.Sos., M.M., AKP Sugito yang mewakili Kapolsek Pesantren, Babinsa Singonegaran Serka Yudi CW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Muslimat NU Kecamatan Pesantren.

Bripka M. Rifai mengatakan, kehadiran kepolisian dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.

“Kegiatan keagamaan seperti ini menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat dan aparat. Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman sekaligus menjaga hubungan baik dengan warga,” ujar Bripka M. Rifai.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan sinergi tiga pilar dalam setiap kegiatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

“Bhabinkamtibmas bersama unsur tiga pilar akan terus hadir dalam kegiatan masyarakat, baik kegiatan sosial, keagamaan, maupun kemasyarakatan. Kehadiran tersebut merupakan bentuk pelayanan dan upaya menjaga situasi tetap kondusif,” kata Kompol Siswandi.

Menurutnya, kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak peserta membutuhkan kerja sama semua pihak agar berjalan tertib dan nyaman.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Pengajian rutin Muslimat NU Kecamatan Pesantren tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan terpantau aman dan kondusif. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Garda Rupiah Karang Taruna Betet Kota Kediri Dorong Kesadaran Warga Memahami dan Menjaga Rupiah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Aiptu Sulaiman bersama unsur tiga pilar menghadiri kegiatan Garda Rupiah (Gerakan Pemuda Penegak Rupiah) yang digelar Karang Taruna “Wijaya” Kelurahan Betet, pada Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kelurahan Betet tersebut menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya mencintai, bangga, memahami, dan menjaga rupiah sebagai mata uang resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar turut memberikan dukungan terhadap kegiatan positif yang melibatkan pemuda dan masyarakat. Kehadiran kepolisian menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi serta mendukung kegiatan kemasyarakatan yang memiliki nilai edukasi.

Aiptu Sulaiman mengatakan, kegiatan seperti Garda Rupiah memiliki nilai penting karena tidak hanya mengenalkan pemahaman tentang mata uang negara, tetapi juga menumbuhkan rasa nasionalisme di tengah masyarakat.

“Kegiatan positif yang melibatkan pemuda seperti ini perlu didukung. Selain mempererat kebersamaan, juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar memiliki rasa bangga dan peduli terhadap rupiah sebagai simbol kedaulatan negara,” ujar Aiptu Sulaiman.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas kepolisian untuk membangun kemitraan dengan warga.

“Bhabinkamtibmas harus hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan kepemudaan yang memberikan dampak positif. Melalui komunikasi dan kedekatan dengan warga, situasi kamtibmas dapat terus terjaga,” kata Kompol Siswandi.

Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam menyebarkan nilai positif di lingkungan masyarakat, termasuk dalam menjaga semangat kebangsaan.

Kegiatan Garda Rupiah yang diselenggarakan Karang Taruna Wijaya Kelurahan Betet berlangsung tertib dan lancar. Selama kegiatan berlangsung, situasi aman dan kondusif. (res/an)

Continue Reading

Inspirasi

Kegiatan Integratif Taruna Bhakti Jadi Ruang Pengabdian dan Kedekatan TNI-Polri dengan Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati —Taruna Bhakti Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Pendidikan 2026 melaksanakan kegiatan integratif di wilayah Kodim 0809/Kediri, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pengabdian Taruna Bhakti di Sekolah Rakyat yang berada di wilayah Kediri.

Rombongan Taruna Bhakti tiba di Makodim 0809/Kediri, Jalan Ahmad Yani Nomor 16 B, Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota Kediri, sekitar pukul 10.30 WIB. Kedatangan mereka disambut jajaran Kodim 0809/Kediri, Polres Kediri Kota, serta Polres Kediri.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P., selaku penanggung jawab kegiatan, dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf Yuliadi Purnomo, Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan, S.H., M.H., Pabung Kodim 0809/Kediri Mayor Inf Ngatari, Pasiops Kodim 0809/Kediri Kapten Ctp Laudi, jajaran perwira staf Kodim, pendamping taruna, serta perwakilan Dinas Sosial dan Sekolah Rakyat Kota maupun Kabupaten Kediri.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 Taruna Akademi TNI turut mengikuti rangkaian agenda bersama para pendamping dan unsur pemerintah daerah.

Setelah tiba di Makodim 0809/Kediri, para taruna mengikuti pengarahan dan pembekalan sebelum melanjutkan sesi foto bersama serta ramah tamah dengan jajaran Forkopimda dan pihak terkait.

Kegiatan integratif ini menjadi bagian dari pembentukan karakter taruna melalui interaksi langsung dengan masyarakat, khususnya dalam lingkungan pendidikan Sekolah Rakyat.

Perwakilan Kodim 0809/Kediri menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para taruna untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat serta memahami nilai pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Melalui kegiatan seperti ini, para taruna diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan kepemimpinan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kedekatan dengan masyarakat,” ujar perwakilan Kodim.

Kegiatan Taruna Bhakti Akademi TNI dan Akpol tersebut selanjutnya akan dilaksanakan di Sekolah Rakyat wilayah Kodim 0809/Kediri dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

Seluruh rangkaian penyambutan di Makodim 0809/Kediri selesai sekitar pukul 12.25 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan tertib, lancar, aman, dan kondusif. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page