Peristiwa
Tekan Penyebaran Kasus Covid-19, Walikota Kediri Terbitkan SK PPKM Berbasis Mikro
Kediriselaludihati.com – Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menerbitkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Kediri Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Langkah ini dilakukan untuk pengendalian penyebaran covid-19, Selasa (9/2).
SK Wali Kota Kediri ini berdasar Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 tahun 2021 dan arahan Gubernur Jawa Timur. PPKM berbasis mikro diberlakukan mulai tanggal 9 Februari hingga 22 Februari 2021.
PPKM mengatur pembatasan pada beberapa sektor. Mulai dari, kegiatan perkantoran atau tempat kerja menerapkan work from home 50 persen dan work from office 50 persen. Kegiatan pembelajaran dan perkuliahan serta kegiatan lain di sekolah, kampus, bimbingan belajar dan institusi pendidikan lainnya dilaksanakan dalam jaringan atau melakukan belajar dari rumah.
Sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100 persen.
Kegiatan perdagangan di pasar dan pusat perbelanjaaan dilaksanakan dengan pembatasan kapasitas pengunjung sebanyak 50 persen dari kondisi biasa dan pengaturan jarak antar orang paling sedikit satu meter.
Pusat perbelanjaan atau mall tutup pukul 21.00 WIB dan dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Untuk warung makan, rumah makan, cafe dan restoran dibatasi paling banyak 50 persen dan membatasi jam operasional sampai pukul 22.00 WIB.
Untuk layanan makanan melalui pesan-antar tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional dan penerapan protokol kesehatan ketat. Kegiatan tempat ibadah 50 persen. Kegiatan masyarakat di fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya seperti pagelaran seni, resepsi, hajatan, dan lainnya diberhentikan sementara.
Kebijakan PPKM berbasis mikro ini menyasar hingga tingkat rukun tetangga (RT). Dalam penerapannya, PPKM berbasis mikro dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT. Adapun, zonasi yang dimaksud terbagi dalam zona hijau, zona kuning, zona orange, dan zona merah.
Wali Kota Kediri mengajak seluruh RT dan RW untuk bekerjasama dengan Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mengawasi seluruh masyarakat yang ada di lingkungannya. Nantinya juga akan didirikan posko disetiap kelurahan. “Nanti kita akan cek satu per satu kelurahan itu. Saya, Pak Kapolres, Pak Dandim dan Forkopimda yang lain akan mengecek. Dan kita pastikan semua akan berjalan dengan semestinya,” ujarnya.
Penerapan PPKM berbasis mikro ini masyarakat untuk saling mengingatkan serta taat dan disiplin terhadap protokol kesehatan. Sehingga nantinya kasus covid-19 di Kota Kediri dapat ditekan.
“Jadi untuk saat ini bagi seluruh masyarakat Kota Kediri kita akan ada pembatasan masyarakat berbasis mikro yaitu PPKM berbasis mikro. Ini dilakukan di seluruh Pulau Jawa dan Bali sehingga kita bisa menekan kasus penyebaran covid secara serentak. Saya yakin ini lebih efektif dibanding yang dulu dilakukan secara parsial,” ungkap Wali Kota Kediri.
Abdullah Abu Bakar menyampaikan dari hasil PPKM pertama dan kedua di Kota Kediri sudah terjadi penurunan kasus. Namun menurutnya penurunannya kurang optimal. “Kita dari Kota Kediri akan menekan seminim mungkin yang terjangkit. Nanti saya berharap dengan adanya PPKM berbasis mikro ini kita bisa lebih baik lagi untuk menekan kasus ini,” harapnya.
Beberapa upaya strategis juga akan dilakukan Wali Kota Kediri agar pelaksanaan PPKM berbasis mikro ini memberikan hasil yang signifikan dalam menekan penyebaran covid-19.
Pertama, meningkatkan pendonor plasma konvalesen melalui program Gedor Pasen. Jumlah pendonor plasma konvalesen dari 20 Januari hingga 6 Februari sebanyak 21 orang.
Kedua, pendataan hasil rapid antigen di semua laboratorium, klinik, dan pelayanan kesehatan serta pemantauannya. Ketiga, mengimplementasikan aplikasi SIGAP untuk memantau lokasi berpotensi kerumunan sampai level RT/RW. Keempat, mengaktifkan kembali Isolasi Mandiri Dalam Pengawasan sesuai Inmedagri 3 tahun 2021.
Terdapat empat indikator pelaksanaan PPKM, apabila satu syarat saja terpenuhi maka harus melakukan PPKM. Di Kota Kediri pada data per 6 Februari 2021 tingkat kematian di angka 9,87 persen, berada di atas rata-rata tingkat kematian secara nasional yaitu 3 persen.
Kasus aktif 1,97 persen di bawah rata-rata nasional yaitu 14 persen. Tingkat keterisian ruang isolasi 52,06 persen, di bawah rata-rata nasional yaitu 70 persen. Tingkat kesembuhan 88,16 persen di atas rata-rata nasional yaitu 82 persen. Indikator tingkat kematian di Kota Kediri yang lebih tinggi dibanding rata-rata nasional menjadi alasan penerapan PPKM di Kota Kediri. (res|aro)
Peristiwa
AKBP Wisnu: Dukungan Tokoh Agama Menjadi Kekuatan dalam Menciptakan Situasi Kondusif
Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren H.M. Al-Mahrusiyyah Lirboyo Kediri, Rabu (5/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda Kapolres Kediri Kota dalam memperkenalkan diri sekaligus membangun komunikasi dan memperkuat sinergitas dengan para tokoh agama serta pengasuh pondok pesantren di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kediri Kota didampingi Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota, di antaranya Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, Kasat Resnarkoba AKP Endro Purwandi, S.H., M.H., KBO Reskrim Iptu Iwan Sulaiman, Kasat Binmas AKP Cahyo, serta Kasat Samapta AKP Agung Saifudin, S.H.
Rombongan Kapolres Kediri Kota tiba di Pondok Pesantren H.M. Al-Mahrusiyyah Lirboyo Kediri sekitar pukul 13.00 WIB dan diterima langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren H.M. Al-Mahrusiyyah, KH. Reza Ahmad Zahid (Gus Reza), bersama KH. Melvien Zainul ‘Asyiqien.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Gus Reza menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres Kediri Kota beserta jajaran.
Ia berharap kehadiran Kapolres Kediri Kota yang baru dapat semakin memperkuat hubungan baik antara Polri dengan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah.
“Kami berharap hubungan yang telah terjalin selama ini dapat semakin baik. Kami siap untuk saling membantu dan bersinergi dalam berbagai hal sepanjang bertujuan untuk kebaikan umat dan masyarakat,” ujar Gus Reza.
Menurutnya, sinergitas antara kepolisian, pemerintah, dan tokoh agama menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
AKBP Wisnu Mohon Dukungan dan Doa dari Pengasuh Ponpes
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menyampaikan terima kasih atas sambutan dan kesempatan yang diberikan oleh keluarga besar Pondok Pesantren H.M. Al-Mahrusiyyah.
AKBP Wisnu mengatakan, kunjungan tersebut merupakan langkah awal untuk memperkenalkan diri sekaligus mempererat tali silaturahmi antara Polres Kediri Kota dengan para ulama dan tokoh agama.
“Kunjungan ini dalam rangka memperkenalkan diri sekaligus mempererat komunikasi antara Polres Kediri Kota dengan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah,” kata AKBP Wisnu.
Ia berharap hubungan baik yang sudah terbangun dapat terus dijaga dan ditingkatkan, terutama dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
“Apabila terdapat permasalahan maupun hal-hal yang membutuhkan koordinasi dengan pihak kepolisian, kami berharap komunikasi dapat dilakukan secara cepat dan terbuka,” ujarnya.
Kapolres juga menyampaikan bahwa dukungan dan doa dari para ulama menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Kami mohon dukungan dan doa dari Gus Reza serta keluarga besar Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah agar kami dapat menjalankan amanah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Kediri Kota dengan baik,” tutur AKBP Wisnu.
Usai kegiatan silaturahmi, Kapolres Kediri Kota bersama jajaran melakukan foto bersama dengan pengasuh Pondok Pesantren H.M. Al-Mahrusiyyah.
Sekitar pukul 14.40 WIB, rombongan Kapolres Kediri Kota meninggalkan lokasi pondok pesantren.
Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Kediri Kota untuk terus membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya para ulama dan tokoh agama, dalam mewujudkan keamanan serta kedamaian di Kota Kediri. (res/aro)
Peristiwa
AKBP Wisnu: Komunikasi dan Kolaborasi Menjadi Kunci Mewujudkan Keamanan Masyarakat
Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor DPRD Kabupaten Kediri sebagai bagian dari agenda memperkenalkan diri sekaligus memperkuat koordinasi dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (5/8/2026) pagi, dalam rangka membangun komunikasi dan sinergitas antara Polres Kediri Kota dengan DPRD Kabupaten Kediri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Kediri Kota didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota, di antaranya Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, Kasat Resnarkoba AKP Endro Purwandi, S.H., M.H., serta KBO Reskrim Iptu Iwan Sulaiman.
Rombongan tiba di Kantor DPRD Kabupaten Kediri sekitar pukul 09.00 WIB dan disambut langsung Ketua DPRD Kabupaten Kediri Murdi Hartono, S.E., M.M., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kediri Ketut Gutomo, S.H., serta Sekretaris DPRD Kabupaten Kediri Ilario Mendes, S.STP., M.M.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Kediri menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres Kediri Kota beserta jajaran.
Ia menyampaikan bahwa komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara DPRD Kabupaten Kediri dengan pihak kepolisian selama ini telah berjalan dengan baik.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Kediri Kota beserta jajaran. Kami berharap sinergi yang selama ini sudah terjalin dapat terus ditingkatkan,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Kediri.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Kediri juga menyampaikan kondisi Kantor DPRD Kabupaten Kediri yang mengalami dampak akibat peristiwa kerusuhan yang terjadi pada bulan Agustus.
Ia berharap dukungan dan koordinasi dengan Polres Kediri Kota dapat terus dilakukan, khususnya apabila terdapat persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami berharap Polres Kediri Kota dapat terus memberikan dukungan dan membantu menjaga situasi kamtibmas, khususnya apabila terdapat dinamika di wilayah Kabupaten Kediri,” katanya.
AKBP Wisnu Minta Dukungan DPRD dalam Menjaga Kamtibmas
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menyampaikan terima kasih atas sambutan dan penerimaan dari jajaran DPRD Kabupaten Kediri.
AKBP Wisnu mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat setelah dirinya dipercaya menjabat sebagai Kapolres Kediri Kota.
“Sebelumnya saya bertugas di Divisi Propam Polri. Penugasan di wilayah Jawa Timur ini merupakan pengalaman pertama saya,” ujar AKBP Wisnu.
Ia menyampaikan bahwa pengalaman tugasnya sebelumnya banyak berkaitan dengan bidang reserse dan penegakan hukum, namun sebagai Kapolres dirinya memiliki tanggung jawab yang lebih luas dalam menjaga keamanan serta membangun hubungan dengan seluruh elemen masyarakat.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan, komunikasi, dan kolaborasi dengan seluruh pihak menjadi kekuatan dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif,” katanya.
AKBP Wisnu juga menyampaikan bahwa wilayah kerja Polres Kediri Kota memiliki cakupan koordinasi yang melibatkan beberapa wilayah, sehingga diperlukan sinergi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami berharap apabila ada permasalahan, kendala, maupun masukan dari masyarakat yang berkaitan dengan tugas kepolisian dapat dikomunikasikan secara terbuka. Kami siap menerima masukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, hubungan yang baik antara kepolisian dan lembaga legislatif menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Kami berharap sinergi, koordinasi, dan kolaborasi antara Polres Kediri Kota dengan DPRD Kabupaten Kediri dapat terus berjalan dengan baik demi menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat,” tutur AKBP Wisnu.
Usai kegiatan silaturahmi, Kapolres Kediri Kota bersama jajaran melakukan foto bersama dengan pimpinan DPRD Kabupaten Kediri.
Sekitar pukul 10.15 WIB, rombongan Kapolres Kediri Kota meninggalkan Kantor DPRD Kabupaten Kediri untuk melanjutkan agenda silaturahmi berikutnya.
Kegiatan kunjungan tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi langkah awal Kapolres Kediri Kota dalam memperkuat hubungan kelembagaan serta membangun komunikasi dengan seluruh unsur pemerintahan di wilayah Kediri. (res/aro)
Inspirasi
AKBP Wisnu: Dukungan Masyarakat Menjadi Kekuatan Polri Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban
Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Walibarokah Kota Kediri, Rabu (5/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda Kapolres Kediri Kota dalam memperkenalkan diri sekaligus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta lembaga pendidikan keagamaan di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Rombongan Kapolres Kediri Kota tiba di Pondok Pesantren Walibarokah yang berada di Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 195, Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, sekitar pukul 10.30 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kediri Kota didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, Kasat Resnarkoba AKP Endro Purwandi, S.H., M.H., KBO Reskrim Iptu Iwan Sulaiman, Kasat Binmas AKP Cahyo, Kasat Samapta AKP Agung Saifudin, S.H., serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Burengan.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Walibarokah, di antaranya H. Sunarto, H. Agung Riyanto, H. Agus DS, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Walibarokah H. Achmad Fawaz, Majelis Tertinggi Internal (MTI) H. Sabela Rosyada, jajaran humas, serta pengurus pondok pesantren.
Walibarokah Apresiasi Sinergi dengan Polres Kediri Kota
Dalam pertemuan tersebut, pimpinan Pondok Pesantren Walibarokah menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres Kediri Kota beserta jajaran.
Perwakilan Pondok Pesantren Walibarokah menyampaikan bahwa hubungan dan koordinasi antara pesantren dengan Polres Kediri Kota selama ini telah berjalan dengan baik.
“Pondok Pesantren Walibarokah telah berdiri sejak tahun 1951 dan terus berkembang dalam bidang pendidikan serta pembinaan keagamaan bagi masyarakat. Kami berharap sinergitas yang selama ini sudah terjalin dengan Polres Kediri Kota dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar perwakilan pondok pesantren.
Menurutnya, kerja sama antara pondok pesantren dan kepolisian menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
Pihak pondok pesantren juga menyampaikan apresiasi terhadap peran personel kepolisian, khususnya Polsek dan Bhabinkamtibmas, yang selama ini aktif melakukan patroli serta mendukung berbagai kegiatan di lingkungan pesantren.
“Kami juga mengapresiasi peran personel Polsek dan Bhabinkamtibmas yang terus hadir memberikan dukungan, termasuk dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di lingkungan pondok,” katanya.
Selain itu, Pondok Pesantren Walibarokah juga menyampaikan bahwa pihaknya melibatkan purnawirawan anggota Polres Kediri Kota untuk membantu pembinaan kedisiplinan para santri.
Berkat dukungan berbagai pihak dan situasi keamanan yang kondusif, Pondok Pesantren Walibarokah juga berhasil meraih peringkat II tingkat Provinsi Jawa Timur dalam bidang kesehatan.
Pendidikan Santri dan Kemandirian Yayasan
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Walibarokah H. Achmad Fawaz dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pendidikan dan pembinaan santri selama ini diberikan secara gratis.
Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Saat ini saya mendapatkan amanah sebagai Ketua Yayasan. Dalam menjalankan pengelolaan pondok, kami juga melibatkan para alumni yang telah menjadi pengusaha untuk turut memberikan dukungan dan kontribusi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain mengelola pendidikan pesantren, yayasan juga memiliki sejumlah kegiatan usaha, termasuk minimarket Tsamania yang hasilnya turut mendukung keberlangsungan operasional pondok pesantren.
Ia berharap kehadiran Kapolres Kediri Kota yang baru dapat menjadi awal hubungan yang semakin baik antara Polres Kediri Kota dan Pondok Pesantren Walibarokah.
“Kami siap bersinergi dan saling membantu dalam berbagai hal yang bertujuan untuk kebaikan umat dan masyarakat,” katanya.
AKBP Wisnu: Polri Membutuhkan Dukungan Seluruh Elemen Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat keluarga besar Pondok Pesantren Walibarokah.
AKBP Wisnu mengatakan, dirinya datang bukan hanya untuk memperkenalkan diri sebagai Kapolres Kediri Kota yang baru, tetapi juga membangun komunikasi dan mempererat hubungan dengan seluruh elemen masyarakat.
“Sebelumnya saya kurang lebih empat tahun bertugas di Divisi Propam Mabes Polri. Sebelum itu saya juga memiliki pengalaman bertugas di bidang reserse dan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya,” ujar AKBP Wisnu.
Ia menyampaikan, pengalaman di bidang penegakan hukum menjadi bagian dari perjalanan tugasnya, namun sebagai Kapolres dirinya juga memiliki tanggung jawab besar dalam membangun komunikasi dan pembinaan masyarakat.
“Sebagai Kapolres, kita tidak hanya berbicara mengenai penegakan hukum. Yang utama adalah bagaimana menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif,” katanya.
Menurut AKBP Wisnu, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.
“Kami sangat membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Tanpa dukungan masyarakat, sangat sulit bagi Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Kapolres berharap hubungan baik yang telah dibangun oleh pejabat sebelumnya dengan Pondok Pesantren Walibarokah dapat terus dilanjutkan.
“Kami merasa bangga karena di Kota Kediri terdapat Pondok Pesantren Walibarokah yang dikenal hingga luar negeri. Ini merupakan potensi positif yang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan Kota Kediri,” kata AKBP Wisnu.
Ia juga membuka ruang komunikasi apabila terdapat kegiatan maupun persoalan yang membutuhkan koordinasi dengan pihak kepolisian.
“Kami siap mendukung sesuai tugas dan kewenangan Polri. Mari bersama-sama menjaga Kota Kediri agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tuturnya.
Doa Bersama dan Peninjauan Pondok Pesantren
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, penyerahan cinderamata dari Ketua Yayasan Pondok Pesantren Walibarokah kepada Kapolres Kediri Kota, serta foto bersama.
Kapolres Kediri Kota bersama jajaran kemudian melakukan peninjauan lingkungan Pondok Pesantren Walibarokah dan mengikuti ramah tamah bersama keluarga besar pondok.
Sekitar pukul 12.30 WIB, rombongan Kapolres Kediri Kota meninggalkan Pondok Pesantren Walibarokah untuk melanjutkan agenda berikutnya.
Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui kunjungan ini, Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan dengan tokoh agama dan masyarakat dalam menciptakan keamanan serta ketertiban di wilayah Kota Kediri. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
