Inspirasi
Temui Pengurus PDM Kota Kediri, AKBP Wisnu Ajak Tokoh Agama Bersama Cegah Konflik Sosial
Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., mengajak tokoh agama memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan kepolisian untuk menjaga kerukunan serta mencegah potensi konflik di tengah masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat AKBP Wisnu bersilaturahmi dengan jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri, Kamis (29/10/2026).
Kunjungan yang berlangsung pukul 11.20 hingga 12.30 WIB itu menjadi bagian dari upaya Polres Kediri Kota membangun hubungan dengan organisasi keagamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kedatangan AKBP Wisnu bersama sejumlah pejabat utama Polres Kediri Kota disambut Ketua PDM Kota Kediri K.H. Achmad Khoiruddin, M.Pd.I., beserta jajaran pengurus Muhammadiyah.
Dalam pertemuan tersebut, AKBP Wisnu menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Kota Kediri.
Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, sekaligus menjadi mitra kepolisian dalam mengantisipasi berbagai persoalan sosial.
“Kami datang bersama pejabat utama Polres Kediri Kota untuk bersilaturahmi, memperkenalkan diri, sekaligus mempererat sinergi dengan Muhammadiyah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar AKBP Wisnu.
Ia menilai hubungan yang baik antara kepolisian dan tokoh agama dapat memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keharmonisan masyarakat.
Terlebih, tokoh agama memiliki kedekatan dengan umat dan berperan dalam menyampaikan pesan-pesan persatuan, toleransi, serta kepedulian sosial.
“Silaturahmi ini merupakan bentuk penghargaan kami terhadap peran para ulama. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa mencegah potensi konflik serta menjaga keharmonisan di tengah masyarakat,” kata AKBP Wisnu.
Menurutnya, menjaga situasi Kota Kediri agar tetap aman, damai, dan religius bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian.
Keterlibatan organisasi masyarakat, tokoh agama, serta berbagai elemen warga diperlukan agar persoalan yang muncul dapat diidentifikasi lebih awal dan diselesaikan melalui komunikasi yang baik.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Wisnu juga memperkenalkan layanan kepolisian 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan mengenai gangguan keamanan dan ketertiban.
Ia mengingatkan bahwa layanan tersebut dapat diakses masyarakat ketika membutuhkan bantuan kepolisian.
“Apabila masyarakat mengetahui atau mengalami gangguan kamtibmas, silakan memanfaatkan layanan polisi 110. Laporan yang masuk akan ditindaklanjuti oleh anggota kami agar dapat segera dilakukan penanganan di lokasi,” ujarnya.
Kapolres berharap informasi mengenai layanan tersebut dapat turut disampaikan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan dan jaringan komunikasi organisasi keagamaan.
Sementara itu, Ketua PDM Kota Kediri K.H. Achmad Khoiruddin menyambut baik kunjungan Kapolres Kediri Kota beserta rombongan.
Ia menyampaikan komitmen Muhammadiyah untuk mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, hubungan yang baik antara kepolisian dan organisasi keagamaan menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang harmonis.
Muhammadiyah, melalui berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan, memiliki ruang untuk turut menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan dan ketenteraman lingkungan.
Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan pengurus Muhammadiyah, terutama dalam menyikapi persoalan yang berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat.
Dalam kunjungan itu, AKBP Wisnu didampingi Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, Kasat Intelkam AKP Sulaksono, serta Kasat Lantas AKP Septia Intan Putri.
Sementara dari PDM Kota Kediri hadir Sekretaris Dwi Hari Winarno, Bendahara Yahya Asy’ari, Yudi Karyanto, serta sejumlah pengurus lainnya.
Silaturahmi berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan dilanjutkan dengan doa bersama, ramah tamah, serta foto bersama.
Melalui pertemuan tersebut, Polres Kediri Kota berharap komunikasi dengan organisasi keagamaan semakin terbuka sehingga berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani melalui kerja sama dan pendekatan yang mengedepankan dialog.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi semangat Polisi Bersama Masyarakat, dengan menempatkan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan sebagai mitra dalam menjaga kerukunan serta keamanan Kota Kediri. (res/aro)
Inspirasi
Lewat Program Poliran, Kapolres Kediri Kota Dorong 105 Bhabinkamtibmas Bantu Warga Tingkatkan Keterampilan Kerja

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota berupaya membantu masyarakat yang belum memiliki pekerjaan melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjajaki kerja sama dengan lembaga pelatihan keterampilan untuk membuka peluang peningkatan kemampuan kerja bagi masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., saat mengunjungi Neptune Cruise, lembaga pelatihan perhotelan, kapal pesiar, dan kewirausahaan di Jalan Hasyim Ashari Nomor 49, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Kamis (29/10/2026).
Kunjungan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 11.30 WIB itu merupakan bagian dari program Quick Wins 100 hari Kapolri melalui kegiatan Polisi Peduli Pengangguran.
AKBP Wisnu mengatakan, kepolisian ingin mengambil peran dalam membantu masyarakat memperoleh akses terhadap pelatihan keterampilan yang dapat meningkatkan peluang mereka memasuki dunia kerja.
“Kami datang ke sini untuk menindaklanjuti arahan Kapolri terkait program Quick Wins 100 hari, salah satunya Polisi Peduli Pengangguran. Kami ingin program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membantu mengurangi pengangguran di Kota Kediri,” ujar AKBP Wisnu.
Menurutnya, persoalan pengangguran tidak hanya berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Karena itu, upaya pencegahan gangguan kamtibmas perlu dibarengi dengan perhatian terhadap persoalan sosial, termasuk keterbatasan akses masyarakat terhadap pekerjaan dan keterampilan.
Dalam kunjungan tersebut, AKBP Wisnu didampingi Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto serta sejumlah pejabat Polres Kediri Kota.
Rombongan diterima Direktur Neptune Cruise M. Nabil Ronardi, perwakilan agen kapal pesiar dan hotel luar negeri Lalu Zulkifli, perwakilan komunitas Tangan Di Atas (TDA) Irsyad, serta jajaran staf lembaga pelatihan tersebut.
Direktur Neptune Cruise M. Nabil Ronardi menjelaskan bahwa lembaganya didirikan oleh H. Koesworo dan kini dilanjutkan oleh generasi berikutnya.
Menurut Nabil, Neptune Cruise menerima sekitar 200 peserta pelatihan setiap tahun, dengan periode penerimaan siswa baru pada Januari dan Juni.
Peserta pelatihan tidak hanya berasal dari Kediri dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai daerah di luar Jawa, termasuk Riau dan Kalimantan.
“Setiap tahun kami menerima sekitar 200 siswa. Mereka tidak hanya berasal dari Kediri, tetapi juga dari luar kota hingga luar Jawa,” kata Nabil.
Ia menjelaskan bahwa Neptune Cruise berfokus pada pembekalan keterampilan, terutama untuk kebutuhan industri perhotelan dan kapal pesiar.
Nabil menegaskan bahwa lembaganya bukan perusahaan penyalur tenaga kerja, melainkan lembaga pendidikan dan pelatihan yang mempersiapkan kemampuan peserta sebelum memasuki dunia kerja.
“Kami bukan lembaga penyalur tenaga kerja. Kami mempersiapkan keterampilan dan keahlian para siswa agar memiliki bekal untuk bekerja, khususnya di bidang perhotelan dan kapal pesiar,” ujarnya.
Selain memberikan pelatihan, Neptune Cruise juga membantu alumni memperoleh informasi dan akses menuju peluang kerja, termasuk di sektor perhotelan dan kapal pesiar luar negeri.
Nabil menyebut sejumlah alumninya telah bekerja di industri perhotelan, termasuk sebagai resepsionis dan tenaga dapur atau chef.
Lembaga tersebut juga pernah bekerja sama dengan lembaga pendidikan di Kampung Inggris untuk meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa asing peserta pelatihan.
Ke depan, Neptune Cruise merencanakan pengembangan program Desa Talenta pada 2027 untuk mendukung pemberdayaan masyarakat di desa-desa sekitar.
Program tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat pelatihan keterampilan, tidak hanya bagi peserta dari luar daerah, tetapi juga masyarakat di lingkungan sekitar lembaga.
Menanggapi paparan tersebut, AKBP Wisnu melihat adanya peluang untuk menghubungkan masyarakat yang belum bekerja dengan lembaga pelatihan keterampilan.
Ia menyebut Polres Kediri Kota memiliki 105 personel Bhabinkamtibmas yang bertugas di desa dan kelurahan dalam wilayah hukumnya.
Keberadaan para Bhabinkamtibmas tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu mengidentifikasi warga yang membutuhkan pelatihan kerja dan memberikan informasi mengenai lembaga pendidikan keterampilan yang tersedia.
“Kami memiliki 105 personel Bhabinkamtibmas di desa dan kelurahan wilayah hukum Polres Kediri Kota. Mereka bisa diberdayakan untuk mendata dan membantu warga yang belum bekerja agar mendapatkan informasi serta kesempatan mengikuti pelatihan keterampilan seperti di Neptune,” kata AKBP Wisnu.
Menurutnya, Bhabinkamtibmas memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga dapat menjadi penghubung antara kebutuhan warga dan berbagai pihak yang memiliki program pemberdayaan.
Meski demikian, pelaksanaan pendataan dan fasilitasi pelatihan tetap memerlukan koordinasi lebih lanjut agar sesuai dengan kebutuhan calon peserta dan kapasitas lembaga pelatihan.
AKBP Wisnu juga membuka ruang masukan dari lembaga pelatihan maupun pelaku usaha mengenai langkah yang dapat dilakukan kepolisian dalam mendukung penanganan pengangguran.
“Jika ada saran dan masukan terkait penanganan pengangguran di Kota Kediri, silakan disampaikan kepada kami. Kami akan berupaya membantu semaksimal mungkin agar program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres bersama rombongan juga meninjau sarana dan prasarana pelatihan di Neptune Cruise untuk melihat fasilitas yang digunakan dalam pembekalan keterampilan peserta.
Kunjungan tersebut menjadi langkah awal penjajakan sinergi antara kepolisian dan lembaga pelatihan kerja melalui program Poliran.
Melalui pendekatan tersebut, Polres Kediri Kota berharap dapat memperluas peran kepolisian dalam kehidupan masyarakat, tidak hanya melalui pelayanan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga dengan membantu menghubungkan warga kepada peluang pengembangan keterampilan.
Program Polisi Peduli Pengangguran sekaligus menjadi bagian dari implementasi semangat Polisi Bersama Masyarakat, dengan menempatkan persoalan sosial dan kebutuhan warga sebagai perhatian bersama. (res/aro)
Inspirasi
Kapolres dan Wakil Wali Kota Kediri Lepas Ratusan Mahasiswa, Ajak Generasi Muda Terus Belajar dan Berkarya

Kediriselaludihati- Sebanyak 128 mahasiswa asal Kota Kediri diberangkatkan menuju Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur di Surabaya untuk mengikuti Apel Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026).
Pemberangkatan berlangsung di Kantor Pemerintah Kota Kediri dan dihadiri Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha, S.Pd.I., bersama Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si.
Para mahasiswa diberangkatkan menggunakan tiga armada bus yang telah disiapkan untuk mengikuti kegiatan Apel Kebangsaan yang diselenggarakan Polda Jawa Timur.
Sebelum keberangkatan, para mahasiswa berkumpul di halaman Kantor Pemkot Kediri sejak pukul 09.00 WIB untuk mengikuti pengarahan, menerima pembagian konsumsi, serta mempersiapkan perjalanan menuju Surabaya.
Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang bersedia mengambil bagian dalam kegiatan kebangsaan tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa menjadi salah satu wujud kepedulian generasi muda terhadap semangat persatuan dan kebangsaan yang diwariskan melalui peristiwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
“Terima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan ini. Keikutsertaan kalian merupakan bukti bahwa anak-anak muda mampu bergerak bersama dan selaras dalam semangat kebangsaan,” ujar AKBP Wisnu.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kesehatan selama perjalanan dan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan panitia penyelenggara.
“Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga kesehatan, mengikuti aturan panitia, serta menjaga ketertiban selama perjalanan maupun saat mengikuti Apel Kebangsaan di Polda Jawa Timur,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Menurutnya, peringatan Sumpah Pemuda harus menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperkuat semangat belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri agar dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Mulai sekarang tanamkan karakter yang baik. Pemuda harus terus belajar dan belajar untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Dengan karakter dan kemampuan yang baik, kita dapat membangun masa depan yang lebih baik,” ujar KH Qowimuddin Thoha.
Ia berharap mahasiswa tidak hanya menjadi peserta kegiatan seremonial, tetapi juga mampu membawa pulang nilai-nilai kebangsaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat persatuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial dinilai penting untuk membangun generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan daerah.
“Setelah itu, mari bersama-sama membangun Kota Kediri menjadi kota yang MAPAN dan berjaya,” pesannya.
Kegiatan pemberangkatan tersebut juga dihadiri Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, serta Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif Martadinata.
Setelah mengikuti pengarahan dan doa bersama, seluruh mahasiswa memasuki tiga bus yang disiapkan untuk membawa rombongan menuju Polda Jawa Timur.
Keikutsertaan 128 mahasiswa Kota Kediri dalam Apel Kebangsaan menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda yang menekankan peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebangsaan.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk bertemu dengan peserta dari daerah lain serta memperluas pengalaman dalam kegiatan yang mengangkat nilai-nilai kebersamaan.
Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini diharapkan tidak berhenti pada upacara atau kegiatan seremonial, tetapi dapat mendorong mahasiswa untuk lebih aktif mengembangkan potensi, berkarya, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.Pemberangkatan rombongan mahasiswa dari Kantor Pemkot Kediri menuju Polda Jawa Timur berlangsung aman dan lancar. (res/aro)
Inspirasi
Ngopi Bareng Warga Mojo, AKBP Wisnu Serahkan Tandon Air Bersih dan Buka Ruang Aspirasi Masyarakat

Kediriselaludihati- Keluhan warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mengenai kesulitan mendapatkan air bersih mendapat perhatian Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si.
Setelah menerima informasi dari Bhabinkamtibmas setempat, AKBP Wisnu turun langsung membawa bantuan tandon penampungan dan air bersih untuk masyarakat, Rabu (28/10/2026).
Bantuan tersebut diserahkan di Musala Al-Banna, Desa Ponggok, setelah Kapolres menggelar kegiatan Ngopi Bareng dan Cangkruk Kamtibmas bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, serta Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) se-Kecamatan Mojo.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 hingga 11.40 WIB itu menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus kesempatan bagi warga menyampaikan persoalan yang mereka hadapi secara langsung.
AKBP Wisnu mengatakan, bantuan tersebut berawal dari informasi yang disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Ponggok mengenai kondisi kekeringan dan kesulitan air bersih yang dialami warga.
“Kemarin saya bertemu Bhabinkamtibmas Desa Ponggok dan mendapat informasi bahwa desa ini mengalami kekeringan serta krisis air bersih. Kemudian kami mengumpulkan anggota untuk membicarakan apa yang bisa kami bantu bagi masyarakat,” ujar AKBP Wisnu.
Dari pembahasan tersebut, Polres Kediri Kota memutuskan memberikan bantuan berupa tandon penampungan air sekaligus menyalurkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga.
“Ternyata masyarakat di sini memang sangat membutuhkan air bersih. Karena itu, kami memberikan bantuan tandon dan air bersih. Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi warga Desa Ponggok,” katanya.
Sebelum menyerahkan bantuan, AKBP Wisnu terlebih dahulu bertemu dengan perangkat desa dan masyarakat di Kantor Desa Ponggok.
Pertemuan tersebut dihadiri Plt. Camat Mojo H. Moh. Nurul Hasan, S.T., Kepala Desa Ponggok Yoyok Dudi, jajaran PPDI Kecamatan Mojo, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Turut mendampingi Kapolres, Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, Kasat Reskrim AKP Achad Elyasyarif Martadinata, Kasat Lantas AKP Septia Intan Putri, Kasat Samapta AKP Agung Saifudin, serta Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan.
Dalam suasana cangkrukan, Kepala Desa Ponggok Yoyok Dudi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres beserta jajaran.
Ia mengungkapkan bahwa bantuan tandon dan air bersih sangat dibutuhkan masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan mendapatkan air.
“Kami mewakili masyarakat Desa Ponggok mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Warga kami sangat membutuhkan air bersih. Semoga bantuan tandon air ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Yoyok.
Selain persoalan air bersih, Yoyok juga menyampaikan aspirasi mengenai pelayanan pembuatan surat izin mengemudi (SIM) bagi warga desa.
Ia berharap ada mekanisme pendampingan atau koordinasi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) maupun Bhabinkamtibmas agar warga memperoleh informasi dan pelayanan yang benar tanpa harus menggunakan jasa calo.
Menanggapi aspirasi tersebut, AKBP Wisnu mengarahkan masyarakat untuk berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila membutuhkan informasi mengenai proses pengurusan SIM.
“Terkait pembuatan SIM, untuk menghindari calo, bapak dan ibu bisa berkoordinasi melalui Bhabinkamtibmas Desa Ponggok,” ujarnya.
Kapolres juga mengingatkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan kepolisian 110 apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan polisi.
“Kami memiliki layanan 110 yang bisa digunakan masyarakat apabila ada kejadian menonjol. Silakan menghubungi 110, nanti anggota kepolisian terdekat, termasuk Polsek Mojo, dapat segera merespons laporan tersebut,” kata AKBP Wisnu.
Menurutnya, kegiatan Ngopi Bareng dan Cangkruk Kamtibmas bukan sekadar pertemuan antara pejabat kepolisian dan masyarakat, tetapi menjadi sarana untuk mendengar langsung kondisi serta kebutuhan warga.
“Kami hadir di sini untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus mengetahui situasi kamtibmas di desa. Melalui kegiatan cangkrukan seperti ini, kami ingin terus membangun komunikasi antara polisi dan masyarakat,” tuturnya.
Sekitar pukul 11.00 WIB, Kapolres bersama rombongan bergerak menuju Musala Al-Banna, Desa Ponggok, yang menjadi lokasi penyerahan bantuan.
Setibanya di lokasi, AKBP Wisnu menyerahkan bantuan tandon air secara simbolis kepada Kepala Desa Ponggok dan perwakilan masyarakat. Kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran air bersih kepada warga.
Di lokasi tersebut, Yoyok kembali menyampaikan rasa terima kasih sekaligus harapan agar kesulitan air bersih yang dialami masyarakat segera teratasi.
“Kami mohon doanya, mudah-mudahan krisis air bersih di desa kami segera selesai. Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh anggota atas bantuan tandon serta air bersih untuk warga kami,” katanya.
Bagi AKBP Wisnu, informasi yang diperoleh anggota Bhabinkamtibmas dari masyarakat harus menjadi perhatian agar kepolisian dapat memahami persoalan nyata di wilayah tugasnya.
Karena itu, ia berharap komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan Bhabinkamtibmas terus terjalin, tidak hanya ketika muncul persoalan keamanan, tetapi juga saat warga menghadapi kesulitan sosial.
“Jika ada permasalahan, silakan disampaikan kepada kepala desa atau anggota kami, Bhabinkamtibmas. Harapan kami, sinergi dan komunikasi seperti ini terus terjalin dengan baik,” ujar AKBP Wisnu.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat.
Menurutnya, kepolisian membutuhkan dukungan dan keterlibatan warga agar berbagai persoalan dapat diketahui lebih awal dan dicarikan jalan keluarnya bersama.
Kegiatan penyerahan bantuan kemudian dilanjutkan dengan Ngopi Bareng bersama warga Desa Ponggok.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota tidak hanya menyalurkan bantuan untuk meringankan kesulitan air bersih, tetapi juga membuka ruang dialog mengenai kebutuhan pelayanan kepolisian dan kondisi keamanan lingkungan. Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.40 WIB dalam keadaan aman dan lancar. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
