Connect with us

Uncategorized

Wakapolres Kediri Kota Pimpin Pemeriksaan Gaktibplin Jelang Pelaksanan Oeprasi Ketupat 2026

Published

on

kediriselaludihati.com-

Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan serta kesiapan personel menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Kediri Kota melaksanakan kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh anggota pada Rabu (11/3/2026) pagi di halaman Mako Polres Kediri Kota.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Kediri Kota Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko serta didampingi Kasipropam Polres Kediri Kota Herman Susilo bersama personel Propam.

Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan gampol (seragam polisi), sikap tampang, serta kelengkapan administrasi pribadi anggota. Setiap personel diperiksa satu per satu, mulai dari kelengkapan identitas seperti SIM, KTP, hingga Kartu Tanda Anggota (KTA).

Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko mengatakan bahwa kegiatan Gaktibplin ini merupakan langkah pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel tetap menjaga disiplin, penampilan, serta kelengkapan administrasi dalam menjalankan tugas.

“Pengecekan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal agar seluruh anggota tetap disiplin, tertib administrasi, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026,” ujarnya.

Menurutnya, kesiapan personel menjadi hal yang sangat penting mengingat Operasi Ketupat Semeru merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun guna mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri, termasuk arus mudik dan arus balik masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel Polres Kediri Kota dapat terus menjaga profesionalitas, kedisiplinan, serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat selama rangkaian pengamanan Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Continue Reading

Peristiwa

Lahan Dandangan Kediri Jadi Lokasi Penerapan Advanced Agriculture System, Petani dan PPL Kota Kediri Terlibat

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kelompok Tani (Poktan) Adil Makmur mulai menerapkan sistem pertanian modern atau Advanced Agriculture System di lahan persawahan Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, pada Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu melibatkan penyuluh pertanian, petani, mahasiswa, serta unsur TNI-Polri untuk memantau penerapan pola pertanian dari proses penanaman, perawatan hingga pemanenan.

Kegiatan tersebut diikuti penyuluh pertanian lapangan (PPL) se-Kota Kediri bersama anggota Poktan Adil Makmur. Hadir pula Badrun selaku Katim Ker Kota Kediri, Robi dari BRMP Tas Malang, PPL Kelurahan Dandangan Rifka, Ketua Poktan Adil Makmur Tukimen, mahasiswa PKL UNIK Kota Kediri, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan.

Penerapan sistem tersebut diarahkan untuk memperkenalkan pola pertanian yang lebih modern kepada petani. Pendampingan tidak hanya dilakukan pada tahap penanaman, tetapi juga mencakup perawatan tanaman hingga proses pemanenan.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan Aipda Heppy Endra melakukan sambang sekaligus memantau kegiatan Poktan Adil Makmur bersama para penyuluh pertanian.

Dalam pertemuan dengan petani, Heppy mendorong kelompok tani untuk terus meningkatkan pola penanaman, perawatan dan pemanenan, sekaligus mempertahankan kebersamaan antarpetani dalam mengelola kegiatan pertanian.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan pendampingan Bhabinkamtibmas dilakukan untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat di wilayah binaan.

“Poktan didorong terus meningkatkan pola penanaman, perawatan hingga pemanenan, sekaligus tetap menjaga keguyuban antarpetani,” kata Bowo, merujuk pesan yang disampaikan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran seluruh PPL se-Kota Kediri membuat kegiatan di lahan Poktan Adil Makmur tidak hanya menjadi aktivitas kelompok tani setempat. Lahan pertanian tersebut sekaligus menjadi ruang praktik dan pertukaran pengetahuan mengenai penerapan sistem pertanian modern.

Petani dapat melihat langsung penerapan pola tanam sekaligus berdiskusi dengan tenaga penyuluh mengenai pengelolaan tanaman pada setiap tahap produksi.

Keterlibatan mahasiswa PKL juga membuka ruang pembelajaran langsung di lahan pertanian. Mereka dapat mengamati bagaimana pendekatan pertanian modern diterapkan bersama petani dan tenaga penyuluh.

Menurut Bowo, peran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut lebih diarahkan pada pendampingan dan membangun komunikasi dengan kelompok masyarakat yang menjalankan kegiatan produktif.

“Bhabinkamtibmas melakukan sambang dan monitoring kegiatan Poktan Adil Makmur bersama penyuluh pertanian. Komunikasi dengan petani juga terus dibangun di wilayah binaan,” ujarnya, berdasarkan laporan kegiatan tersebut.

Penerapan Advanced Agriculture System di Dandangan menjadi bagian dari upaya penyuluh pertanian memperkenalkan pengelolaan budidaya yang lebih modern kepada kelompok tani. Keberhasilannya akan sangat bergantung pada penerapan di lapangan, mulai pola penanaman, pemeliharaan tanaman hingga proses panen.

Bagi Poktan Adil Makmur, kegiatan tersebut memberi kesempatan bagi anggotanya untuk mendapatkan pendampingan langsung dari penyuluh sekaligus mengembangkan cara pengelolaan lahan tanpa meninggalkan kerja bersama yang selama ini menjadi kekuatan kelompok tani. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Orkes Melayu Meriahkan Plasemen PG Pesantren Baru Kediri, Tiga Pilar Pantau Kegiatan Komunitas Tebang Angkut

Published

on

Kediriselaludihati.com – Komunitas tebang angkut, pengusaha tebu dan sopir menggelar pertunjukan orkes melayu dangdut di Plasemen Timur PG Pesantren Baru, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, pada Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia itu mendapat pengamanan dari Polsek Pesantren bersama Koramil dan tiga pilar Kelurahan Pesantren.

Sejumlah personel ditempatkan di lokasi untuk memantau jalannya pertunjukan dan aktivitas masyarakat di lingkungan pabrik gula. Pengamanan dipimpin Wakapolsek Pesantren bersama Pawas yang dijabat Kanit Intel Polsek Pesantren.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto turut berada di lokasi bersama Babinsa dan personel Polsek Pesantren yang telah ditugaskan dalam pengamanan.

Pertunjukan tersebut dihadiri jajaran manajemen PG Pesantren Baru, komunitas tebang angkut, pengusaha tebu, sopir serta sejumlah pihak yang terlibat dalam kegiatan di lingkungan pabrik.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan personel diterjunkan untuk melakukan pemantauan dan pengamanan selama pertunjukan berlangsung.

“Personel Polsek Pesantren Kediri bersama tiga pilar dan anggota Koramil melakukan pemantauan serta pengamanan pertunjukan orkes melayu dangdut di Plasemen PG Pesantren Baru,” kata Siswandi, merujuk pada pelaksanaan kegiatan tersebut.

Keterlibatan komunitas tebang angkut, pengusaha tebu dan sopir membuat peringatan kemerdekaan kali ini juga menjadi ruang pertemuan bagi kelompok yang sehari-hari berkaitan dengan aktivitas pengangkutan tebu dan operasional pabrik gula.

Di sisi pengamanan, personel melakukan pemantauan pada area pertunjukan untuk mengantisipasi potensi gangguan yang dapat muncul ketika kegiatan hiburan menghadirkan banyak peserta dalam satu lokasi.

Menurut Siswandi, koordinasi antara kepolisian, TNI dan unsur kelurahan dilakukan agar aktivitas masyarakat tetap dapat berlangsung tanpa mengganggu lingkungan sekitar.

“Pengamanan dilakukan bersama unsur terkait sebagai bagian dari pelayanan terhadap kegiatan masyarakat di wilayah Kecamatan Pesantren,” ujar Siswandi, berdasarkan laporan kegiatan Bhabinkamtibmas.

Selain personel kepolisian dan TNI, unsur PG Pesantren Baru turut berada di lokasi. Kehadiran manajemen pabrik diperlukan karena pertunjukan dilaksanakan di kawasan Plasemen Timur PG Pesantren Baru.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-81 yang digelar komunitas di lingkungan pabrik gula. Berbeda dengan peringatan yang berlangsung pada Agustus, agenda komunitas tebang angkut ini digelar pada pertengahan September dengan hiburan orkes melayu dangdut sebagai kegiatan utama.

Bagi komunitas tebang angkut dan sopir, acara tersebut juga menjadi momentum berkumpul di tengah aktivitas yang berkaitan dengan industri gula. Sementara aparat memusatkan perhatian pada pengamanan lokasi agar pertunjukan dapat berlangsung tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitarnya. (res/an)

Continue Reading

Uncategorized

382 Peserta, 20 Negara, Cikeas Mendunia! Wakapolri Buka Kapolri Cup II

Published

on

BOGOR – Wind Tunnel Korps Brimob Polri di Gedung Soemardhi, Cikeas, Kabupaten Bogor, berubah menjadi panggung olahraga dirgantara dunia. Sebanyak 382 peserta yang tergabung dalam 156 tim ambil bagian dalam International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026 yang berlangsung 17–20 September 2026.Kejuaraan tersebut dibuka Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, mewakili Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo selaku Pembina Komite Olahraga Polri, Kamis (17/9/2026).Kapolri Cup II tidak hanya diikuti atlet Indonesia. Sebanyak 89 atlet dan official mancanegara dari 9 negara turut ambil bagian, yakni China, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Polandia, Rusia, Singapura, dan Thailand.Atmosfer internasional semakin terasa dengan kehadiran 20 juri internasional dari 12 negara. Jika digabungkan berdasarkan negara asal atlet, official, dan juri, 20 negara terlibat dalam keseluruhan penyelenggaraan.Kompetisi mempertandingkan Formation Skydiving (FS), Vertical Formation Skydiving (VFS), Dynamic, dan Freestyle.Dalam sambutannya, Wakapolri mengatakan perkembangan indoor skydiving Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan capaian yang membanggakan.Pada rangkaian FAI Indoor Skydiving 2024 di Macau, atlet Brimob Polri yang memperkuat tim Indonesia berhasil meraih medali perak dan perunggu pada Kejuaraan Asia, serta menempati peringkat kelima pada FAI World Cup.“Capaian ini menunjukkan kontribusi nyata atlet-atlet Polri dalam prestasi indoor skydiving Indonesia di tingkat Asia maupun dunia.”Semangat tersebut kemudian berlanjut pada Kapolri Cup I 2024. Tim Korps Brimob dan tim Polwan Pasukan Gegana berhasil meraih prestasi pada kelas internasional.Menurut Wakapolri, Kapolri Cup II diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi penggerak pembinaan atlet dan peningkatan daya saing olahraga dirgantara Indonesia.“Kapolri Cup II diharapkan menjadi akselerator pembinaan atlet, pemecahan rekor-rekor baru, serta penguat daya saing dirgantara Indonesia di kancah global.”Wakapolri juga meminta seluruh atlet menjunjung sportivitas dan saling menghormati. Kepada panitia dan personel pengamanan, ia menekankan pentingnya memastikan seluruh kegiatan berlangsung profesional, aman, tertib, dan lancar.Sementara kepada seluruh pihak yang terlibat, Wakapolri meminta semangat kolaborasi terus dijaga.“Keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari kemampuan kita menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan, memperluas jejaring, dan meningkatkan kualitas olahraga dirgantara Indonesia ke depan.”Senada dengan hal tersebut, Ketua Komite Terjun Payung Indonesia Irvan Zuladry, S.H., M.M., mengapresiasi dukungan Polri dalam penyelenggaraan kejuaraan internasional tersebut.Menurut Irvan, perkembangan indoor skydiving membutuhkan ruang kompetisi yang semakin luas agar pembinaan atlet dapat berjalan secara konsisten.“Perkembangan olahraga terjun payung, termasuk nomor indoor skydiving, menunjukkan bahwa minat masyarakat dan kompetisinya perlu terus mendapatkan ruang untuk berkembang.”Ia berharap Kapolri Cup dapat menjadi bagian dari upaya membangun kompetisi yang rutin dan berkesinambungan di kawasan Asia.“Kami berharap Kejuaraan International Open Indoor Skydiving Kapolri Cup dapat menjadi momentum mengangkat dan mendorong tercapainya target-target pengembangan olahraga yang telah kami sampaikan.”Rangkaian kompetisi internasional tersebut kemudian dilanjutkan dengan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026.Keberadaan Wind Tunnel Korps Brimob Polri di Cikeas diharapkan semakin memperkuat ekosistem olahraga indoor skydiving Indonesia, baik sebagai tempat latihan, pembinaan maupun kompetisi bertaraf internasional.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page