Inspirasi
Walikota Kediri Terbitkan Perwali Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pengendalian Kegiatan Hiburan dan Perdagangan.
Kediriselaludihati.com –Agar kegiatan perekonomian tetap berjalan di tengah situasi pandemi corona, Pemerintah Kota Kediri menerbitkan Peraturan Walikota Kediri Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pengendalian Kegiatan Hiburan dan Perdagangan. Hal ini juga dilakukan guna mempercepat penanganan corona virus disease 2019.
Sosialisasi tentang Perwali tersebut disampaikan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, didampingi Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana, Asisten Administrasi umum Chevy Ning Suyudi serta Kepala Disbudparpora yang sekaligus merangkap sebagai Plt Kepala Disperdagin Nur Muhyar kepada seluruh pemilik usaha yang ada di Kota Kediri di Ruang Joyoboyo, Kamis (28/5).
Ruang lingkup yang diatur dalam perwali no. 16 tahun 2020 ini meliputi pengendalian kegiatan, penindakan dan partisipasi masyarakat.
Beberapa point dalam perwali tersebut diantaranya :
1. Tempat bioskop, game store , karaoke serta tempat hiburan sejenis dan tempat wisata wajib menutup sementara selama pemberlakuan Status Tanggap Darurat Corona Virus Disease 2019 di daerah;
2. Pedagang kaki lima dan sektor informal yang menggunakan fasilitas umum wajib menerapkan pemakaian masker bagi pedagang dan pembeli, mengatur jarak aman paling sedikit 1 sampai 2 meter, memenuhi ketentuan lokasi dan waktu sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan;
3. Seluruh tempat perdagangan wajib menerapkan protokol kesehatan yaitu melakukan disinfeksi secara berkala pada tempat usaha, pemakaian masker bagi pedagang dan pembeli, menyediakan tempat cuci tangan, membatasi jumlah pengunjung sekurang-kurangnya 50 persen dari jumlah dalam keadaan normal, mengatur jarak aman dengan rentang jarak paling sedikit 1 meter, mengutamakan pemesanan barang secara daring dan fasilitas layanan antar serta membatasi jam operasional kegiatan usaha sampai jam 22.00 WIB kecuali untuk jenis usaha apotek dan mengatur tata letak meja dan kursi pengunjung dengan rentang jarak tertentu paling sedikit 1 meter untuk para pengelola rumah makan, restoran dan cafe.
Dalam pertemuan tersebut, Walikota Kediri juga menghimbau kepada seluruh pemilik usaha. “Pakai masker ke mall yang tidak pakai dilarang masuk. Lalu physical distancing juga dijaga dalam hal ini para pelaku usaha. Lalu tempat cuci tangan atau hand sanitizer harus ada. Mari kita menyepakati ini, untuk keamanan bersama,” tandasnya.
Selain itu, Walikota Kediri juga mengingatkan para pelaku usaha untuk bersinergi dan sama-sama menjaga. “Jangan berfikirnya profit taking . Tapi kita berfikir bagaimana masyarakat kita bisa melakukan aktifitas sehari-hari dengan aman. Kalau kita sama-sama menjaga inshaAllah bisa jalan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Kediri, AKBP Miko Indrayana menyampaikan, ke depan agar bisa disinergikan antara kepentingan pelaku usaha dan Pemerintah Kota Kediri. “Kegiatan perekonomian di Kota Kediri ini harus tetap berjalan. Namun demikian kesehatan masyarakat Kota Kediri harus tetap menjadi prioritas kita. Mari sama-sama kompak melaksanakan protokol kesehatan. Saya yakin kalau semuanya kompak untuk melaksanakan protokol kesehatan, masyarakat akan teredukasi dan terbiasa,” pungkasnya. (res|aro)
Inspirasi
Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Tekankan Pengawasan dan Pelayanan Respons Cepat
Kediriselaludihati – Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.IK, M.I.K melakukan pengecekan sejumlah fasilitas operasional di lingkungan Mapolres Kediri Kota pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana pendukung pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres melakukan pengecekan langsung di ruang tahanan Polres Kediri Kota. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan ruang tahanan serta kesiapan petugas dalam menjalankan pengawasan terhadap para tahanan.
Selain meninjau kondisi ruang tahanan, Kompol Putu Gde Caka juga memberikan arahan kepada anggota yang bertugas agar senantiasa menjalankan prosedur pengamanan secara maksimal. Ia menekankan pentingnya pengawasan secara ketat serta disiplin dalam menjalankan tugas penjagaan.
Usai melakukan pengecekan ruang tahanan, Wakapolres melanjutkan pemeriksaan ke area rooftop atau bagian atap ruang tahanan. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan kondisi fisik bangunan tetap aman serta tidak terdapat potensi kerawanan yang dapat mengganggu sistem keamanan.
Dalam kesempatan itu, Wakapolres juga mengingatkan petugas agar rutin melakukan pemantauan terhadap kondisi fasilitas ruang tahanan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan keamanan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan di ruang Command Center layanan Call Center 110 Polres Kediri Kota. Di ruangan tersebut, Wakapolres memantau langsung sistem pelayanan laporan masyarakat yang masuk melalui saluran darurat kepolisian.
Kompol Putu Gde Caka juga memberikan arahan kepada personel yang bertugas di Command Center agar selalu sigap dalam menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat. Menurutnya, layanan Call Center 110 merupakan salah satu bentuk pelayanan cepat kepolisian yang harus dikelola secara profesional.
Ia menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk harus segera direspons dan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat sesuai prosedur yang berlaku.
Melalui kegiatan pengecekan tersebut, diharapkan seluruh personel dapat meningkatkan disiplin serta profesionalitas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lingkungan Mapolres Kediri Kota terpantau aman dan kondusif. (res/aro)
Inspirasi
Bhabinkamtibmas Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Selama Ramadan
Kediriselaludihati – Kepolisian di wilayah Kediri terus mengintensifkan sosialisasi penerimaan calon anggota Polri tahun anggaran 2026 kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan melalui peran Bhabinkamtibmas di desa-desa guna memberikan informasi langsung kepada warga sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sosialisasi tersebut salah satunya dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Maesan, Kecamatan Mojo, Aiptu Rio Eka C. pada Senin (9/3/2026) mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan berlangsung di lingkungan Dusun Pelem, Desa Maesan, Kecamatan Mojo.
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Rio Eka memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai kesempatan bergabung menjadi anggota Polri melalui jalur Tamtama, Bintara, maupun Akademi Kepolisian (Akpol). Warga diimbau untuk memanfaatkan peluang tersebut bagi putra-putri yang berminat mengabdi melalui institusi kepolisian.
Selain menyampaikan informasi terkait penerimaan anggota Polri, Bhabinkamtibmas juga memberikan pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (bintibmas), khususnya berkaitan dengan aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan.
Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan euforia berlebihan saat kegiatan sahur maupun saat mencari takjil yang dapat mengganggu ketertiban umum. Warga diharapkan tetap menjaga suasana lingkungan agar tetap aman, tertib, dan kondusif selama bulan suci.
Sosialisasi serupa juga dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Aipda Eko Puthut Pujo Cahyono. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 09.45 WIB di wilayah Desa Selopanggung.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan sosialisasi kepada warga mengenai penerimaan anggota Polri tahun anggaran 2026, khususnya untuk jalur Tamtama dan Bintara.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai proses pendaftaran serta kesempatan bagi generasi muda untuk bergabung menjadi anggota Polri.
Sejumlah warga masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut dan menerima penjelasan terkait tahapan serta persyaratan yang harus dipenuhi bagi calon pendaftar.
Melalui kegiatan ini, kepolisian berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai proses rekrutmen anggota Polri sekaligus mendorong generasi muda untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. (Res/aro)
Inspirasi
Bhabinkamtibmas Ajak Pemuda Daftar Akpol, Bintara, dan Tamtama
Kediriselaludihati – Kepolisian di wilayah Kediri terus mendorong partisipasi generasi muda untuk bergabung menjadi anggota Polri melalui sosialisasi penerimaan calon anggota Polri tahun 2026. Kegiatan tersebut dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas di sejumlah wilayah guna memberikan informasi langsung kepada masyarakat, khususnya kalangan pemuda.
Sosialisasi tersebut di antaranya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Jamsaren, Polsek Pesantren, Aiptu Moh. Rofiq, pada Selasa (10/3/2026) siang. Kegiatan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB di Lapangan Voli area Kampung Tani, Lingkungan Kleco, RT 29 RW 06, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan penjelasan kepada para pemuda dan pemudi setempat mengenai proses penerimaan calon anggota Polri tahun 2026. Informasi yang disampaikan meliputi jalur pendidikan kepolisian yang dapat diikuti, yakni Tamtama, Bintara, serta Akademi Kepolisian (Akpol).
Para peserta juga diberikan penjelasan mengenai tahapan pendaftaran serta persyaratan yang harus dipenuhi bagi calon pendaftar. Masyarakat yang berminat diminta untuk mengakses situs resmi penerimaan Polri melalui laman penerimaan.polri.go.id guna memperoleh informasi lengkap mengenai proses pendaftaran.
Kegiatan sosialisasi tersebut disambut antusias oleh para pemuda di lingkungan setempat yang mengikuti penjelasan mengenai peluang untuk bergabung dengan institusi kepolisian.
Sosialisasi serupa juga dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Datengan, Polsek Grogol, Aipda Zainal Afandi. Kegiatan berlangsung pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di Kantor Desa Datengan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Zainal Afandi melaksanakan sambang sekaligus memberikan sosialisasi kepada perangkat desa mengenai penerimaan anggota Polri tahun 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Desa Datengan, Novita, bersama sejumlah perangkat desa setempat.
Pada kesempatan itu, Bhabinkamtibmas menjelaskan bahwa pendaftaran calon anggota Polri tahun 2026 dilakukan secara daring dan dibuka mulai 9 Maret hingga 30 Maret 2026. Informasi tersebut disampaikan agar dapat diteruskan kepada masyarakat, khususnya para pemuda di wilayah Desa Datengan yang berminat mengikuti seleksi.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, kepolisian berharap semakin banyak generasi muda di wilayah Kediri yang mendapatkan informasi mengenai peluang untuk menjadi anggota Polri.Selama pelaksanaan kegiatan di kedua wilayah tersebut, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan selesai dilaksanakan. (Res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
