Connect with us

Peristiwa

Walikota Kediri Pimpin Rakor Persiapan Natal dengan Pengurus BAMAG dan Gereja

Published

on

Kediriselaludihati.com – Rapat koordinasi Gugus Tugas Covid-19 Kota Kediri dengan Pengurus BAMAG dan Pengurus Gereja Katolik se Kota Kediri tentang Rencana Ibadah Natal 2020 dikota Kediri dilaksanakan di di ruang Joyoboyo Pemkot Kediri, Rabu tanggal 02 Desember 2020 pukul 11.30 WIB  selesai.

Kegiatan dilaksanakan di di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri Kediri . Hadir dalam kegiatan tersebut  Walikota Kediri Bpk H.  Abdullah Abu Bakar, SE, Dandim 0809 kediri diwakili Kasdim 0809 Kediri diwakili Kasdim 0809 kediri Mayor CZi.  Palwo Edi. Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana, S.I.k, Kajari kota Kediri Sofyan Selle, SH, MH, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Fauzan Adima,  Kepala BPBD kota Kediri Drs. Samsul Bahri, Kabag Kesra Ardi Handoko, KaDisHub Ferry Jadmiko, Kepala Kominfo Apip Permana, Satpol PP diwakili Agus Dwi dan Eko Hari, Kepala BPPKAD Bagus Alit.

Ketua Bamag Kota Kediri  Pendeta Filipus Suwarno dan Pendeta Timotius Kabul. Gereja Katolik Vicencius Pendeta Abraham dan Pendeta Paulus. Gereja Katolik  Santo Yosef Kecamatan Kota Kediri Romo Jauhari, CM dan Romo Hari Purnanto CM Gereja  Katolik Santo Yosef Kecamatan Pesantren Pendeta Erlik Dwi P dan Pendeta Prajo

“Perlu kiranya saya mengundang bapak ibu sekalian saya undang ke sini untuk rapat koordinasi Rencana giat Natal 2020,” kata Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar

“Kami mengucapkan terima kasih telah mengundang kami BAMAG dan perwakilan. Ibadah sampai saat ini masih melalui online walaupun masih banyak keterbatasan, ini untuk mengatasi kerumunan umat. Berkaitan dengan perayaan tahun ini di hindari, semuanya perayaan natal online, tidak seperti tahun lalu dan kami sudah  banyak berkomunikasi dengan  para pendeta . Kami meminta kepada  walikota via youtube tentang perayaan natal melalui online,” kata Pendeta Timotius Kabul

“Tanggal 25 Desember 2020 ada giat ibadah natal ( Perjamuan Tuhan ) dengan  tetap mematuhi protokol kesehatan dan jumlah jemaat terbatas dengan perkiraan 2 meter di isi 2 orang saja, sekarang ini orang luar tidak ada yang datang,” ujar Penyampaian Bamag Filipus Suwarno.

Romo Jauhari, CM Gereja Santo Yosef Kecamatan  Kota Kediri pelaksanaan peribadatan di gereja kami harian pagi 05.30 dihadirikurang  40 orang, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yg ketat dan sudah berjalan sejak September

Rencana perhitungan ibadah natal diadakan 4 kali yakni hari Kamis tanggal 24 Des pukul 18.00 Wib dan pukul 20.30 Wib perkiraan estimasi jemaat maksimal 500 orang dgn sistem undangan / tiket dan tidak diperboleh umat dari gereja lain dan luar kota dan akan dilakukan live streaming.

Update  jumlah jemaat yang  hadir hari Kamis tanggal  24 Des 2020  pukul  18.00 wib ± 400 orang dan pukul 20.30 wib sebanyak kurang lebih 300 orang. Hari Jumat 25 Desember pukul 07.30 WIB dan sore jam 17.30 WIB

Pendeta Abraham Gereje Vivencius tidak pernah mengadakan misa off line tetapi online, umat yg akan mengikuti misa harus daftar 1 minggu sebelumnya dan baru akan di beri barkotnya. Untuk natal hampir sama yaitu tanggal 24 ada 2 giat misa Natal dan tanggal 25 Des ada 2 giat misa Natal

Penyampaian Dr. Fauzan Adima menyampaikan sitausi covid 19 per 30 November adalah 421 kasus yg sembuh 323 orang,  meninggal  18 orang, angka penyembuhan 7,8 persen, angka kematian 4,8 persen lebih tinggi dari angka dunia dan lebih rendah dari  provinsi dan nasional.

Grafik penambahan kasus cukup singnifikan yaitu pertengahan nopember hingga akhir Nopember ( 2 minggu terakhir )dimungkinkan  efek libur panjang  klaster yg paling banyak adalah klaster lokal dan  bepergian ke luar kota.

Total kasus kecamatan mojoroto hingga bln nopember sebanyak 35 kasus, saya mengelompokkan Kelurahan Mojoroto kategori zona merah, Keluaraha  Mrican masuk kategori zona merah, kelurahan Campurrejo kategori zona merah dan Keluraha Bandar lor kategori zona orange. Kecamatan mojoroto kategori zona Merah total kasus 181 kasus

Kecamatan kota paling banyak di Kelurahan Kaliombo, yg Kelurahan nol kasus covid adalah Kelurahan  Setonogedong dan Kelurahan  Kemasan. Ada peningkatan paling banyak adalah Kelurahan  Ngadirejo, Kelurahan  Semampir, kesimpulannya kecamatan kota zona kuning dengan total kasus 124 kasus

Kecamatan Pesantren merata kasus covid 19 hampir sama dgn kecamatan Mojoroto  total kasus 174 kasus kesimpulannya kecamatan Pesantren masuk zona orange. Tingkat keterisian adalah di Rumah sakit  Terisi 195 yg kosong 54, data ini baru menambah sekitar 2 minggu yang  lalu

Saran saran peningkatan penindakan protokol kesehatan  gabungan Satpol PP . Pengurangan kegiatan hajatan, live musik. Apabila ada warga yang isolasi mandiri, masyarakat  sekitar harus care atau peduli terhadap tetangganya, ikut mengawasi. Harapan kami ke depan rumah sakit swasta agar bisa menyiapkan tempat perawatan pasien covid 19.

Penyampaian Walikota ada Kendala di ruang isolasi di rumah sakit yang ada, logikanya adalah libur . Menurut bapak pendeta / romo terkait data covid 19, mari kita diskusikan bersama sebelum

Penyampaian dari Kajari  Hasil data yang sudah  di paparkan oleh Dinas Kesehatan bahwa potensi penyebaran Covid 19 masih banyak, Saran dari saya untuk mengkaji kembali mengundang orang banyak alangkah baiknya memanfaatkan sarana yang ada

Penyampaian Kapolres Kediri Kota tingkat   kepadatan kedatangan di gereja akan mempengaruhi tingkat penyebaran covid 19, dan tingkat penyebarannya sangat cepat. Petugas dari gereja harus tegas dlm pelaksanaan jemaat yang akan hadir dalam  gereja. Kemarin kami sdh menerima jadwal ibadah natal di gereja kota kediri , saya kawatir nanti akan ada jemaat dari luar kota yg datang . Dengan Jeda waktu yang ada pada saat pelaksanaan ibadah offline seharusnya di bersihkan terlebih dahulu

Kesimpulan. Walikota Kediri. “Natal kurang 2 minggu kedepan saya akan mengerem hotel dan mall dan akan normal kembali setelah tanggal 30 Desember karena ini masih ada pandemi. Saya pribadi berharap ibadah natal online di perbanyak, karena slot kamar yg masih kosong hanya 54 kamar. Ibadah natal tetap berjalan  sekiranya dilakukan secara online dan ibadah offline tetap jalan dengan jumlah perwakilan jemaat saja  ( kalau bisa ibadah natal offline. Nanti akan saya kirim surat / WA lewat BAMAG dan Pendeta Katolik,” jelasnya.

Tanggapan Pendeta Timotius Kabul. “Berkaitan dengan  pandemi, kami mendukung keputusan untuk melaksanakan ibadah natal online  tetapi di tgl 25 Desember 2020 ada giat perjamuan tuhan dan itu yg hanya perwakilan. Jemaat Gereja, akan datang ke gereja masing masing karena punya Rumah tangga masing masing,” jawabnya.

Tanggapan Romo Jauhari. “Gereja Katolik kami mengikuti peraturan pemerintah. Kami mengusulkan kpd walikota dan gugus tugas lebih menekankan bahwa walikota peribadatan dilakukan Online maka akan kami ikuti,” ungkapnya.

Kebijakan  Walikota.  “Hajatan Selama tgl 02 hingga tanggal  31 Desember hari ke depan salah satu menstop live musik  di cafe cafe kecuali Pernikahan hanya boleh akad nikah saja. Pola penanganan Berbasis komunitas tingkat RT nanti akan kita Rapatkan kembali dgn Kecamatan dan Kelurahan,” tutup Walikota.

Sekira pkl 13.40 wib rangkaian giat giat Rapat Koordinasi Gugus Tugas Covid-19 kota kediri dengan Pengurus BAMAG dan Pengurus Gereja Katolik se kota kediri tentang Rencana Ibadah Natal 2020 di Kota Kediri telah selesai. “Kegiatan berjalan aman, lancar dan terkendali,” ungkap Kapolsek Kediri Kota, Kompol Sugianto, S.Sos. (res/an).

Continue Reading

Inspirasi

Rangkaian Kegiatan Keagamaan dan Ekonomi Rakyat Digelar Selama Tiga Hari di Wilayah Grogol

Published

on

Kediriselaliudihati – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, ditandai dengan peresmian Megengan Agung dan Pasar Santri yang digelar di Dusun Santren, Desa Cerme, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan warga sekaligus penguatan tradisi keagamaan menjelang bulan suci Ramadhan.

Megengan Agung dan Pasar Santri secara resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah NU yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026. Acara tersebut diinisiasi oleh MWC NU Kecamatan Grogol dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, santri, serta pelaku usaha kecil.

Sejak sore hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan. Beragam lapak kuliner, produk UMKM, serta hasil kreasi santri berjajar di area Pasar Santri. Sementara itu, Megengan Agung diisi dengan doa bersama dan tradisi selamatan sebagai ungkapan syukur serta permohonan keselamatan menjelang Ramadhan.

Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya peran NU dalam menjaga harmoni sosial dan budaya di tengah masyarakat.

“Peringatan Harlah NU bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga wadah mempererat persatuan dan menggerakkan ekonomi warga. Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib dan kondusif,” ujar Andang.

Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi kegiatan bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama acara berlangsung, mengingat tingginya antusiasme warga.

Tokoh NU setempat menyampaikan bahwa Pasar Santri diharapkan dapat menjadi ruang pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemandirian ekonomi.

“NU hadir tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi umat. Pasar Santri ini adalah bentuk nyata dari semangat tersebut,” kata salah satu pengurus MWC NU Grogol.

Hingga Jumat petang, seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berjalan lancar, tertib, dan aman. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari tradisi keagamaan dan penguatan ekonomi lokal di wilayah Grogol. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Pesantren Kediri Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Gempa, Warga Diminta Tetap Waspada

Published

on

Kediriselaludihati.com – Sebuah rumah warga di Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dilaporkan roboh setelah terjadi gempa bumi, pada Jumat dini hari (6/2/2026). Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polsek Pesantren melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran segera melakukan sambang dan pengecekan langsung ke lokasi terdampak.

Kegiatan sambang dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran, Bripka Mohamad Rifai, bersama Lurah Singonegaran dan Ketua RT 27 RW 06. Mereka mendatangi rumah milik Ahmad Jaelani yang berlokasi di RT 27 RW 06, Kelurahan Singonegaran. Rumah tersebut diketahui mengalami kerusakan parah hingga roboh akibat guncangan gempa yang terjadi pada malam sebelumnya.

Dalam peristiwa tersebut, rumah ditempati oleh Ahmad Muslimin, anak dari pemilik rumah. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya korban jiwa. Namun, bangunan rumah mengalami kerusakan serius sehingga tidak layak huni untuk sementara waktu.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan bahwa kehadiran polisi di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan rasa aman dan memastikan kondisi warga pascakejadian bencana.

“Kami langsung menerjunkan Bhabinkamtibmas untuk melakukan sambang, memastikan kondisi warga, serta berkoordinasi dengan perangkat kelurahan. Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar Kompol Siswandi.

Ia menambahkan, pendataan awal telah dilakukan sebagai dasar untuk koordinasi lanjutan dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi kebencanaan, apabila diperlukan langkah penanganan lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, khususnya terhadap potensi gempa susulan. Jika ada kondisi darurat atau membutuhkan bantuan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau aparat setempat,” kata dia.

Sementara itu, Bripka Mohamad Rifai menyampaikan bahwa sambang binluh tidak hanya bertujuan memastikan keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan moril kepada warga terdampak.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan warga merasa tidak sendirian. Kami juga menyampaikan pesan agar sementara waktu tidak menempati bangunan yang berisiko dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Program JUMARI Jadi Wujud Empati Polri dan Upaya Perkuat Kedekatan dengan Warga Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepolisian terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui aksi nyata di lapangan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, Aiptu Suhartono, melaksanakan kegiatan JUMARI (Jumat Berkah Berbagi) dengan menyalurkan bantuan beras kepada warga di Perumahan Griya Intan Permai, RT 08 RW 03, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Jumat (6/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB tersebut menyasar warga yang membutuhkan sebagai bentuk empati dan kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat binaan. Bantuan beras diserahkan kepada Didik (48), seorang tukang pijat warga setempat, yang sehari-hari menggantungkan hidup dari jasa pijat tradisional.

Aiptu Suhartono menjelaskan, kegiatan JUMARI merupakan salah satu program pembinaan masyarakat yang bertujuan membangun hubungan emosional antara Polri dan warga. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Polri ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat.

“Kegiatan Jumat Berkah ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada warga. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Aiptu Suhartono di sela kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga penerima bantuan. Ia mengajak masyarakat untuk tetap semangat dalam bekerja, saling membantu sesama, serta tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian apabila mengetahui atau mengalami gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

“Apabila ada informasi atau permasalahan kamtibmas, kami harapkan masyarakat segera menghubungi Bhabinkamtibmas. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” katanya.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., mengapresiasi kegiatan yang dilakukan jajarannya. Menurut dia, program JUMARI sejalan dengan semangat Polri Presisi yang menekankan kehadiran polisi di tengah masyarakat secara humanis dan solutif.

“Kami mendorong seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk terus hadir dan berbuat nyata bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kepercayaan publik terhadap Polri,” kata Kompol Rudi Purwanto.

Ia menambahkan, pendekatan sosial yang berkelanjutan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat di wilayah hukum Polsek Mojoroto.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aksi Jumat Berkah tersebut juga mendapat apresiasi positif dari warga setempat yang merasa diperhatikan dan dilibatkan. Program ini menjadi cerminan komitmen Polsek Mojoroto dalam mewujudkan Polri yang hadir, berbuat, dan bermanfaat, sejalan dengan motto Polres Kediri Kota SEKARTAJI: Selaras, Karomah, Tangguh, Terpuji. (res/an).

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page