Peristiwa
Wayang Jemblong dan Jaranan Satrio Pandu Perkuat Kerukunan Warga Lirboyo Kediri
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Lirboyo, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota bersama unsur tiga pilar melakukan pembinaan dan pendampingan kegiatan budaya “Lirboyo Ngangeni” yang digelar di Lapangan Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Minggu (14/12/2025).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menghadirkan kirap budaya dengan hiburan wayang jemblong serta kesenian jaranan Satrio Pandu. Acara ini diikuti antusias oleh warga setempat sebagai ajang silaturahmi sekaligus pelestarian budaya lokal.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dan tiga pilar bertujuan untuk memberikan pembinaan serta memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan kondusif.
“Kegiatan budaya seperti ini menjadi sarana memperkuat kerukunan, kebersamaan, dan rasa memiliki antarwarga. Kami hadir untuk mendampingi sekaligus menjaga situasi kamtibmas agar tetap tertib,” ujar Kompol Rudi Purwanto.
Ia menambahkan, melalui pendekatan pembinaan dan kebudayaan, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat. Sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis.
Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Lirboyo, Ketua LPMK, Bhabinkamtibmas, Babinsa, para ketua RT dan RW, serta warga Kelurahan Lirboyo. Selama acara berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas.
Polsek Mojoroto mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung dan mengimbau agar semangat kebersamaan terus dijaga dalam setiap kegiatan sosial maupun budaya di lingkungan masing-masing. (res/an)
Inspirasi
Polres Kediri Kota Pastikan Seluruh Pelaksanaan Shalat Id Berjalan Aman dan Kondusif
Kediriselaludihati – Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di wilayah hukum Polres Kediri Kota, Sabtu (21/3/2026), berlangsung khidmat dan tersebar di puluhan titik masjid serta lapangan. Sejak pagi hari, ribuan umat Muslim memadati lokasi ibadah untuk merayakan hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, kegiatan Shalat Id dimulai sekitar pukul 05.30 WIB hingga 07.30 WIB, meliputi wilayah perkotaan hingga pedesaan di Kota Kediri dan sekitarnya. Di kawasan pusat kota, sejumlah lokasi mencatat jumlah jamaah yang cukup besar, seperti Masjid Agung Kediri di Jalan Panglima Sudirman yang diikuti sekitar 3.000 jamaah, serta pelaksanaan di Stadion Brawijaya yang dihadiri sekitar 2.500 jamaah.
Selain itu, berbagai masjid besar lainnya seperti Masjid Auliya Setono Gedong, Masjid As Syafi’i PCNU Kota Kediri, hingga Masjid Pondok Wali Barokah di wilayah Kecamatan Pesantren juga dipadati ratusan hingga ribuan jamaah. Pelaksanaan Shalat Id juga digelar di halaman terbuka, termasuk di GOR Joyoboyo dan halaman Mako Polres Kediri Kota.
Kapolres Kediri Kota, Anggi Saputra Ibrahim, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan Shalat Idul Fitri di wilayah hukumnya berjalan aman, lancar, dan kondusif.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian pelaksanaan Shalat Idul Fitri di wilayah hukum Polres Kediri Kota berjalan dengan aman dan tertib. Masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan,” ujarnya.
Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi antara aparat kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh di berbagai titik, baik di wilayah urban maupun rural, meliputi kecamatan Kota, Pesantren, Mojoroto, hingga wilayah perbatasan seperti Mojo, Semen, Banyakan, Grogol, dan Tarokan.
Personel kepolisian disiagakan untuk memastikan kelancaran kegiatan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Selain pengamanan, petugas juga melakukan pemantauan arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah guna menghindari kemacetan akibat meningkatnya aktivitas masyarakat.
Usai pelaksanaan Shalat Id, masyarakat melanjutkan tradisi silaturahmi dan halal bihalal bersama keluarga maupun tetangga. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan sosial dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Anggi menambahkan bahwa kondusivitas yang terjaga selama perayaan Idul Fitri menjadi indikator positif bagi stabilitas keamanan di wilayah Kediri.
“Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang turut menjaga ketertiban. Sinergi ini sangat penting dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama perayaan Idul Fitri,” katanya.
Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali tanpa adanya gangguan yang menonjol. (res/aro)
Inspirasi
Kapolres Kediri Kota Ajak Tingkatkan Iman dan Profesionalisme di Hari Kemenangan
Polreskedirikota — Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di halaman Mako Polres Kediri Kota, Sabtu (21/3/2026), berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB tersebut diikuti jajaran pejabat utama (PJU), personel Polres Kediri Kota, keluarga besar kepolisian, serta masyarakat sekitar.
Shalat Id dipimpin oleh Imam sekaligus Khotib, KH Abu Bakar Abdul Jalil atau Gus Ab, yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Kota Kediri. Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai sarana meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memperkuat ukhuwah islamiyah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Kediri Kota Anggi Saputra Ibrahim bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Yani Anggi, para kapolsek jajaran, serta seluruh keluarga besar Polres Kediri Kota.
Kapolres Kediri Kota Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Id di lingkungan Mako Polres tidak hanya sebagai ibadah rutin tahunan, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Momentum Idul Fitri ini kita manfaatkan untuk meningkatkan iman, takwa, serta profesionalisme anggota Polri, sekaligus memperkuat soliditas dalam mendukung transformasi Polri yang lebih baik dalam melayani masyarakat,” ujar AKBP Anggi.
Menurut dia, kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Sinergi antara Polri dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang kondusif.
Usai pelaksanaan Shalat Id, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan halal bihalal antara personel Polres Kediri Kota dengan masyarakat. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat saat para peserta saling bersalaman dan bermaaf-maafan dalam suasana Hari Raya Idul Fitri.
Anggi menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan terbangun hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat, sehingga ke depan pelayanan dan pengamanan dapat berjalan lebih optimal. (res/aro)
Lalu Lintas
Satlantas Kediri Kota Siagakan Personel Antisipasi Kepadatan Saat Takbiran
Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota melaksanakan pengamanan kegiatan Festival Musik Patrol malam takbir Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Kota Kediri, Jumat (20/3/2026) malam. Pengamanan dilakukan guna mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Kegiatan pengamanan dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan personel Satlantas yang disiagakan di sejumlah titik strategis. Fokus pengamanan tidak hanya pada jalannya festival, tetapi juga pada kelancaran mobilitas masyarakat yang meningkat signifikan menjelang perayaan Idul Fitri.’
Kasat Lantas Polres Kediri Kota, Tutud Yudho Prastyawan, mengatakan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari upaya preventif untuk mengurai potensi kemacetan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami melaksanakan pengamanan festival musik patrol malam takbir sekaligus mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di wilayah Kota Kediri. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu menjaga kelancaran lalu lintas serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Menurut dia, peningkatan aktivitas masyarakat pada malam takbiran menjadi perhatian khusus, terutama di titik-titik keramaian dan jalur utama kota. Oleh karena itu, personel ditempatkan secara fleksibel untuk melakukan pengaturan lalu lintas serta respons cepat apabila terjadi kepadatan.
Selain melakukan pengaturan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tertib berlalu lintas dan menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, seperti konvoi berlebihan atau penggunaan kendaraan dengan knalpot tidak sesuai standar.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan menonjol baik dari sisi keamanan maupun lalu lintas.
Yudho menambahkan, pengamanan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Ketupat Semeru 2026 yang bertujuan memastikan seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri berjalan dengan aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, sehingga perayaan malam takbir dapat berlangsung dengan penuh khidmat dan tanpa gangguan,” kata dia. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
