Uncategorized
Wujud Sinergitas Dengan Awak Media, Kapolres Gresik Gelar Piramida bersama GOP
GRESIK – Polres Gresik menggelar acara Ngopi Bareng Media (Piramida) bertempat di command center Polres Gresik Jawa Timur. Kamis (24/11/2022).
Hadir dalam acara tersebut Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis didampingi Kabag Ops Kompol Andria Diana Putra,Kasat Lantas AKP Agung Fitransyah,Kasat Reskrim Iptu Aldhino Prima Wirdhan dan para awak media.
Kapolres Gresik tampak akrab tengah- tengah insan pers dari Group Gresik Online Produktif (GOP) sambil menikmati hidangan.
Dalam kesempatan itu, AKBP Azis menyampaikan pentingnya Komunikasi dalam pemberitaan, sehingga tidak terjadi mis komunikasi yang bisa menimbulkan berita yang tidaknya berimbang bahkan tidak benar
“Silaturahmi bersama media bagian yang tak terpisahkan dalam tubuh Polri, karena yang menyampaikan suara, prestasi atau kinerja kita adalah media,” tandasnya.
Oleh karena itu, ia berprinsip selalu merangkul media di manapun ia ditugaskan dan menempatkan media sebagai sahabat, mitra dan pilar yang sangat penting.
“Adalah anggapan yang salah jika kita berseberangan dengan media,” imbuhnya.
Kapolres berpesan pada puluhan insan pers tersebut untuk saling mendukung dan membantu menyampaikan informasi ke masyarakat.
Sementara itu, Ketua GOP Kabupaten Gresik mengapresiasi Polres Gresik karena telah menggelar acara silaturahmi yang bertajuk “Piramida” ini.
“Semoga dengan acara Ngopi bareng ini, silaturahmi dan sinergitas antara Polres Gresik dengan media bisa terus terjalin dengan baik,” kata Candra
Diakhir acara Kapolres mberikan Rompi Media kepada anggota GOP guna melakukan aktivitas kewartawanan. (*)
Uncategorized
Disambut Pedang Pora dan Atraksi Budaya, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Resmi Pimpin Polda Jatim
SURABAYA – Polda Jawa Timur menggelar prosesi penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jawa Timur, Minggu (11/10/2026).Prosesi diawali dengan pengalungan bunga kepada Irjen Pol Dekananto Eko Purwono dan istri, Ny. Lenia Dekananto, dilanjutkan dengan jajaran kehormatan serta tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan kepada pimpinan baru Polda Jawa Timur.Nuansa budaya Jawa Timur turut mewarnai rangkaian penyambutan melalui penampilan seni jaranan dan Reog Ponorogo.Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Jatim, para Kapolres jajaran, personel Polri, serta ASN Polda Jawa Timur.Momen penuh haru juga terlihat ketika Irjen Pol Dekananto yang didampingi kedua orang tuanya mendorong kursi roda sang ibu dan kemudian bersimpuh melakukan sungkem sebagai bentuk penghormatan dan bakti kepada orang tua.Usai prosesi penyambutan, Irjen Pol Dekananto menyampaikan rasa syukur atas amanah yang dipercayakan kepadanya untuk memimpin Polda Jawa Timur.“Pertama-tama, kehadiran saya di Polda Jawa Timur ini merupakan amanah dari Allah SWT. Amanah ini menjadi tanggung jawab besar bagi saya untuk bisa menjalankannya dengan baik,” ujar Irjen Pol Dekananto.Ia menegaskan akan melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun oleh Kapolda Jawa Timur sebelumnya, Irjen Pol Nanang Avianto.“Banyak hal positif yang sudah diperkuat dan ditinggalkan oleh Irjen Pol Nanang Avianto untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jawa Timur. Tentu saya akan melanjutkan hal-hal positif tersebut,” ungkapnya.Irjen Pol Dekananto juga menegaskan komitmennya untuk mendorong Polda Jawa Timur semakin humanis, dekat dengan masyarakat, serta memberikan pelayanan yang semakin baik.Ia sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan maupun kritik sebagai bagian dari upaya perbaikan pelayanan kepolisian.“Apabila saya dan seluruh jajaran Polda Jawa Timur melakukan hal-hal yang kurang berkenan atau kurang tepat dalam bertindak, saya mohon dimaafkan dan diberikan koreksi. Kami akan merespons dan menindaklanjuti masukan tersebut,” tegasnya.Selain peningkatan pelayanan kepada masyarakat, pemberantasan narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan juga menjadi salah satu perhatian Kapolda Jatim.Secara khusus, Irjen Pol Dekananto memberikan perhatian terhadap peredaran dan penyalahgunaan obat keras daftar G yang berpotensi memberikan dampak buruk, terutama terhadap generasi muda.“Salah satu atensi saya adalah peredaran obat keras daftar G. Saya pastikan Jawa Timur harus bersih dari obat-obatan tersebut karena penyalahgunaannya dapat menjadi salah satu pemicu kenakalan remaja, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya,” ujar Irjen Pol Dekananto.Kapolda Jatim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Timur.“Saya dan keluarga mohon diterima oleh seluruh warga Jawa Timur. Insyaallah, dari lubuk hati yang paling dalam, saya akan berusaha menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya. (*)
Peristiwa
Tak Hanya Antisipasi Kejahatan, Polsek Mojoroto Kediri Soroti Kesehatan Pekerja dan Penumpukan Sampah di Banjarmlati
Kediriselaludihati.com – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 tidak hanya dilakukan melalui pencegahan tindak kriminalitas. Jajaran Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota juga memperkuat pembinaan masyarakat dengan memberikan perhatian terhadap persoalan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah dan kesehatan pekerja.
Perhatian tersebut ditunjukkan melalui kegiatan sambang yang dilakukan anggota Unit Binmas Polsek Mojoroto, Aiptu Hendro, di tempat penampungan sampah Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Jumat (9/10/2026), sekitar pukul 09.00 WIB.
Dalam kegiatan yang dihadiri kepala kelurahan dan pekerja bank sampah tersebut, petugas mengingatkan pengelola agar memperhatikan kesehatan pekerja serta memastikan volume sampah yang ditampung tidak melebihi kapasitas lokasi.
Imbauan itu disampaikan untuk mengantisipasi persoalan kebersihan dan gangguan lingkungan yang dapat muncul akibat penumpukan sampah secara berlebihan.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., melalui laporan kegiatan jajarannya, menempatkan pembinaan masyarakat sebagai salah satu upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.
Pembinaan tersebut mencakup peningkatan kepedulian terhadap kondisi lingkungan, termasuk aktivitas pengelolaan sampah yang bersentuhan langsung dengan kesehatan pekerja dan kenyamanan warga sekitar.
Kegiatan sambang di Banjarmlati berlangsung sehari sebelum dimulainya Operasi Pekat Semeru 2026 yang dijadwalkan pada 10-21 Oktober 2026.
Operasi tersebut diarahkan untuk menanggulangi penyakit masyarakat dan gangguan keamanan sesuai sasaran yang ditetapkan kepolisian. Sementara itu, pembinaan di tempat penampungan sampah merupakan kegiatan rutin pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang berjalan beriringan dengan kesiapan pelaksanaan operasi.
“Kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat komunikasi dan membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga ketertiban lingkungan,” ungkapnya.
Dalam kunjungannya, Aiptu Hendro memberikan perhatian terhadap kondisi pekerja yang setiap hari berhadapan dengan berbagai jenis sampah.
Aktivitas pengumpulan dan pemilahan sampah memiliki risiko kesehatan tersendiri, terutama apabila pekerja tidak menggunakan perlindungan yang memadai atau bekerja di lingkungan yang kurang higienis.
Kontak langsung dengan sampah yang tercampur benda tajam, material kotor, maupun limbah lainnya dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan.
Karena itu, pengelola perlu memastikan pekerja memiliki perlengkapan pelindung yang sesuai dengan jenis pekerjaan serta menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan selama beraktivitas.
Selain kesehatan pekerja, persoalan kapasitas penampungan menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.
Petugas mengingatkan agar sampah yang masuk tidak dibiarkan menumpuk hingga melampaui kemampuan tempat penampungan.
Penumpukan sampah secara berlebihan dapat menghambat proses pemilahan dan pengangkutan. Jika berlangsung dalam waktu lama, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, mengundang serangga, dan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.
Pengaturan jumlah sampah yang diterima menjadi penting agar kegiatan pengelolaan tetap berjalan tanpa menimbulkan persoalan baru.
Keberadaan bank sampah memiliki manfaat bagi masyarakat karena membantu pengumpulan dan pemilahan material yang masih dapat dimanfaatkan kembali.
Namun, manfaat tersebut perlu diimbangi dengan pengelolaan operasional yang memperhatikan daya tampung, kebersihan, dan keselamatan pekerja.
Dalam konteks pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, persoalan lingkungan yang tidak ditangani dengan baik berpotensi memicu keluhan maupun perselisihan antarwarga.
Karena itu, komunikasi antara pengelola bank sampah, pemerintah kelurahan, dan masyarakat sekitar diperlukan untuk mencegah munculnya persoalan yang lebih luas.
Kegiatan sambang Aiptu Hendro menjadi bagian dari pendekatan pembinaan yang mengedepankan komunikasi langsung dengan masyarakat.
Pendekatan tersebut juga relevan dengan upaya menjaga situasi kamtibmas selama pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026, meskipun pengelolaan sampah bukan sasaran penindakan utama operasi.
Selain penegakan hukum terhadap pelanggaran yang menjadi sasaran operasi, pemeliharaan ketertiban di lingkungan masyarakat tetap membutuhkan langkah pencegahan dan komunikasi yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan sambang, kepolisian dapat mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan agar potensi gangguan ketertiban dapat diantisipasi sejak dini.
Keterlibatan kepala kelurahan dalam kegiatan di Banjarmlati juga menjadi bagian dari koordinasi antara aparat kepolisian dan pemerintah setempat.
Sinergi tersebut diperlukan agar persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan sampah dapat ditangani sesuai kewenangan masing-masing pihak.
Dengan berlangsungnya Operasi Pekat Semeru 2026 mulai Sabtu (10/10/2026), upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
Polsek Mojoroto melalui kegiatan pembinaan masyarakat mendorong pengelola bank sampah untuk memperhatikan kesehatan pekerja, mengendalikan volume sampah, serta menjaga komunikasi dengan pemerintah kelurahan dan aparat kewilayahan. (res/an)
Peristiwa
Operasi Pekat Semeru Digelar 10–21 Oktober 2026, Polisi Ajak Warga Mojoroto Aktifkan Ronda Malam
Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang berlangsung pada 10–21 Oktober 2026, jajaran Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, memperkuat keamanan lingkungan melalui peningkatan peran pos keamanan lingkungan (pos kamling). Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah tindak kriminalitas, terutama pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Penguatan keamanan lingkungan dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto, Aiptu Andri Jatmiko, melalui pertemuan bersama Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan unsur tiga pilar di Kantor Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jumat (9/10/2026) malam.
Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut dilanjutkan dengan pengecekan pos kamling di wilayah RT 26 RW 09 dan RT 45 RW 09, Kelurahan Mojoroto.
Dalam kegiatan itu, petugas memberikan imbauan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, terutama pada malam hari. Polisi juga menempelkan stiker berisi imbauan keamanan di pos kamling sebagai pengingat pentingnya pengawasan lingkungan.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama menjelang pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026.
“Kami mengajak masyarakat untuk kembali meningkatkan kegiatan ronda malam dan mengaktifkan pos kamling di lingkungan masing-masing. Keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh warga,” kata Rudi.
Menurut Rudi, keberadaan pos kamling memiliki peran penting dalam membangun sistem pengawasan lingkungan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Melalui kegiatan ronda, warga dapat memantau aktivitas di sekitar permukiman sekaligus mengenali potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi tindak kriminalitas.
“Menjelang Operasi Pekat Semeru 2026, kami ingin memastikan masyarakat semakin waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan, segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau melapor kepada kepolisian,” ujarnya.
Operasi Pekat Semeru 2026 dijadwalkan berlangsung selama 12 hari, mulai 10 hingga 21 Oktober 2026. Operasi tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menanggulangi berbagai bentuk penyakit masyarakat dan gangguan keamanan sesuai sasaran operasi yang telah ditetapkan.
Dalam konteks keamanan lingkungan, kewaspadaan terhadap tindak pencurian menjadi salah satu perhatian yang perlu ditingkatkan, terutama di kawasan permukiman yang memiliki aktivitas masyarakat cukup padat.
Kejahatan seperti pencurian kendaraan bermotor dan pencurian rumah dapat terjadi ketika pengawasan lingkungan lemah. Karena itu, keberadaan pos kamling dinilai dapat membantu mempersempit kesempatan pelaku kejahatan.
Selain mengandalkan patroli kepolisian, keterlibatan warga dalam kegiatan ronda malam menjadi bagian penting dari sistem keamanan lingkungan berbasis masyarakat.
Dalam kegiatan di Kelurahan Mojoroto, Aiptu Andri Jatmiko juga mengingatkan anggota Satlinmas dan warga agar terus menjalin komunikasi dengan Bhabinkamtibmas.
Koordinasi tersebut diperlukan agar setiap informasi mengenai potensi gangguan keamanan dapat segera disampaikan dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
Pengecekan pos kamling di RT 26 RW 09 dan RT 45 RW 09 menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Selain memberikan imbauan secara langsung, petugas memasang stiker pesan kamtibmas di lokasi pos kamling agar warga senantiasa mengingat pentingnya kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas.
Rudi mengingatkan bahwa upaya pencegahan kejahatan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti memastikan kendaraan terkunci dengan baik, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta memeriksa kondisi rumah sebelum ditinggalkan.
“Kami berharap masyarakat tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan. Pastikan kendaraan dan rumah dalam keadaan aman, tingkatkan pengawasan lingkungan, serta jangan ragu melapor apabila mengetahui adanya potensi tindak pidana,” katanya.
Penguatan pos kamling juga menjadi bagian dari pendekatan preventif dan preemtif kepolisian dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pendekatan preventif dilakukan melalui peningkatan pengawasan dan pencegahan langsung terhadap potensi kejahatan. Sementara itu, kegiatan preemtif diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap keamanan lingkungan.
Melalui keterlibatan Satlinmas dan unsur tiga pilar, kepolisian berupaya memperkuat koordinasi di tingkat kelurahan sehingga upaya pencegahan kriminalitas dapat dilakukan secara bersama-sama.
Keberadaan pos kamling juga diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi antarwarga untuk menyampaikan informasi mengenai kondisi keamanan lingkungan.
Dengan dimulainya Operasi Pekat Semeru 2026 pada Sabtu (10/10/2026), masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga keamanan wilayah masing-masing.
Penguatan sistem keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda, koordinasi dengan Bhabinkamtibmas, dan kepedulian terhadap aktivitas di sekitar permukiman menjadi langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tindak kriminalitas. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
