Connect with us

Uncategorized

Selamatkan Anak Bangsa, Polda Jatim Terus Gelar Vaksinasi Anak

Published

on

Polda Jawa Timur hari ini Jum’at (7/1/2022), menggelar vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun secara serentak di 34 Sekolah di Seluruh Jawa Timur. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam penanganan covid-19, dan terbentuknya herd immunity di Jawa Timur.

Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, pagi tadi hadir dalam pelaksanaan vaksinasi di SD Takmiriyah Surabaya. Ia mengatakan, target vaksinasi anak hari ini adalah 2.346 anak.

“Tentunya kegiatan ini dilaksanakan oleh Polda Jawa Timur dan jajarannya, hari ini kita melaksanakan di Surabaya dengan dibantu rekan-rekan dari TNI dan Polri beserta rekan-rekan dari dinas kesehatan. Kemudian kita memadukan dengan sekolah-sekolah, Alhamdulillah kita bisa melaksanakan,” ujar polisi bintang satu ini.

Slamet menuturkan bahwa per hari ini capain vaksinasi anak di Jawa Timur sudah mencapai 37,90 persen dengan jumlah anak yang sudah mendapatkan vaksinasi sebanyak 999.210 anak. Dengan sasaran 2.635.502 anak.

“Kemudian untuk Surabaya hari ini sudah mencapai kurang lebih 65 persen. Dari jumlah total sasaran 271.005. Kemudian capaian dari 65 persen kurang lebih ada 172.411,” jelasnya.

Bukan hanya vaksinasi anak, upaya percepatan vaksinasi orang dewasa terus dilakukan Pemerintah bersama TNI dan Polri. Slamet menuturkan bahwa hingga hari ini, capaian vaksinasi di Jawa Timur telah mencapai 80,5 persen dari total sasaran yaitu 31 juta lebih.

“Capain ini tentunya wujud kerja sama dari yang tadi disampaikan pemerintahan daerah Provinsi Jawa Timur, dari Kepolisian Daerah Jawa Timur, kemudian dari Kodam atau dari TNI,” kata Slamet.

Ia menuturkan upaya percepatan vaksinasi ini diharapkan Indonesia khususnya Jawa Timur bisa segera lepas dari Pandemi Covid-19. Slamet pun bersyukur per kemarin, Kamis (6/1/2022) penambahan kasus Covid-19 di Jawa Timur hanya 16 kasus saja.

“Tentunya ini adalah upaya-upaya langkah-langkah yang kita laksanakan bersama, sehingga kita harapkan masyarakat Jawa Timur, untuk segera terhindar dari pada Covid-19,” tandasnya.

Orang nomor dua di Polda Jatim itu juga mengucapkan terimakasih kepada Yayasan Takmiriyah, karena telah menyelenggarakan vaksinasi. Karena vaksinasi anak adalah bagian dari upaya menyelamatkan anak bangsa.

Continue Reading

Uncategorized

Polda Jatim Amankan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Atlet Perempuan

Published

on

SURABAYA – Polda Jawa Timur melalui Dirres PPA-PPO menetapkan pria berinisial WPC (44), warga Kota Madiun, sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) terhadap atlet perempuan.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast saat menggelar konferensi pers di Gedung Bidhumas Polda Jatim,Senin (9/3/2026).

Kombes Pol Abast menegaskan penanganan kasus ini merupakan komitmen Polda Jatim dalam menindak tegas setiap bentuk kekerasan seksual, terutama yang dilakukan dengan penyalahgunaan relasi kuasa atau kepercayaan terhadap korban.

“Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk tindak pidana kekerasan seksual,”tegas Kombes Abast.

Kabid Humas Polda Jatim menjelaskan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti.

“Dalam perkara ini tersangka diduga melakukan kekerasan seksual terhadap seorang atlet perempuan,” jelas Kombes Abast.

Peristiwa tersebut lanjut Kombes Abast, diduga terjadi beberapa kali sejak September 2023 hingga Agustus 2024 di sejumlah lokasi, antara lain hotel di Kabupaten Jombang, Ngawi, serta di Bali.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa KTP, satu unit handphone, surat keputusan pengangkatan atlet, surat keputusan pengurus Pemprov Jawa Timur, serta dokumen bukti check-in hotel di Jombang.

Kabid Humas Polda Jatim juga menegaskan, penyidikan masih terus berjalan dan perlindungan terhadap korban menjadi prioritas.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan seksual kepada aparat penegak hukum,” pungkas Kombes Abast.

Sementara itu, Dirres PPA-PPO Polda Jatim Kombes Pol Ganis Setyaningrum mengatakan korban merupakan atlet cabang olahraga bela diri berusia sekitar 24 tahun yang saat itu sedang berada di luar kota untuk mengikuti pertandingan.

“Dalam situasi tersebut diduga terjadi pelecehan oleh tersangka,” kata Kombes Ganis.

Menurutnya, kasus ini terungkap setelah korban mengalami gangguan psikologis yang mempengaruhi konsentrasinya saat bertanding.

Korban kemudian menyampaikan kejadian tersebut kepada pihak internal sebelum akhirnya melaporkannya secara resmi kepada pihak berwenang.

Polda Jatim juga menggandeng instansi terkait untuk memberikan pendampingan kepada korban selama proses hukum berjalan.

“Kami bekerja sama dengan DP3AK untuk memberikan pendampingan kepada korban, baik dari sisi psikologis maupun pemenuhan kebutuhan korban selama proses hukum berlangsung,” ujar Ganis.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan ketentuan pidana dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Pasal 5 serta Pasal 6 huruf C UU TPKS.

Adapun ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan/atau denda hingga Rp300 juta. (*)

Continue Reading

Uncategorized

Pimpin Rakor Lintas Sektoral Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolda Jatim Tekankan Sinergi Pengamanan Nyepi dan Idul Fitri

Published

on

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan guna menyamakan visi serta memperkuat sinergi antar instansi dalam pengamanan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 H.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si dengan dihadiri unsur Forkopimda, para PJU Polda Jatim, Kapolres jajaran, intansi terkait dan tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim menyampaikan bahwa Rakor lintas sektoral ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi rangkaian hari besar keagamaan nasional yang berlangsung hampir bersamaan.

“Kegiatan rapat koordinasi lintas sektoral ini dilaksanakan dalam rangka menyamakan visi dan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026,” kata Irjen Nanang.

Kapolda Jatim menjelaskan, Operasi ini bukan sekedar mengatur kelancaran lalulintas arus mudik, melainkan sebuah gelar pelayanan publik,spiritual,sosial dan pemeliharaan kamtibmas yang sifatnya fundamental di tengah masyarakat.

Oleh karena itu lanjut Kapolda Jatim, untuk mengelola dan mengamankan seluruh dinamika tersebut, Polda Jawa Timur berserta jajaran berkolaborasi erat dengan seluruh instansi yang ada, menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Ketupat Semeru 2026.

“Operasi akan dilaksanakan selama 13 hari terhitung mulai tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026,” kata Irjen Pol Nanang.

Kapolda Jatim mengungkapkan bahwa pada Maret 2026 terdapat dua agenda besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H.

Kondisi tersebut membutuhkan perhatian dan kesiapan ekstra dari seluruh pemangku kepentingan.

“Masyarakat menaruh harapan besar kepada kita sebagai aparatur negara agar rangkaian ibadah tersebut dapat berjalan dengan lancar, aman, nyaman dan kondusif,” tutur Kapolda Jatim.

Kapolda Jatim juga menekankan pentingnya sinergi seluruh stakeholder dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Kita harus memastikan arus mudik dan balik berjalan lancar, aman dan sehat demi mewujudkan slogan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’,” tegasnya.

Melalui Rakor lintas sektoral ini diharapkan koordinasi antarinstansi semakin kuat sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 dapat berjalan optimal dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat selama periode Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. (*)

Continue Reading

Peristiwa

Warga Tambibendo Kediri Diberi Informasi Rekrutmen Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepolisian terus melakukan sosialisasi penerimaan anggota Polri kepada masyarakat sebagai upaya memberikan informasi yang terbuka terkait proses rekrutmen. Kegiatan tersebut salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Tambibendo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Senin (9/2/2026).

Bhabinkamtibmas Desa Tambibendo Aiptu Endyk Cahyo Semedi melaksanakan sosialisasi mengenai penerimaan anggota Polri yang meliputi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, serta Tamtama. Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di Balai Desa Tambibendo sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam kegiatan itu, masyarakat diberikan penjelasan mengenai mekanisme pendaftaran serta tahapan seleksi yang harus dilalui oleh calon peserta. Sosialisasi juga bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara transparan dan terbuka bagi seluruh warga negara yang memenuhi persyaratan.

Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengajak para generasi muda di wilayah Desa Tambibendo yang memiliki minat untuk bergabung menjadi anggota Polri agar mempersiapkan diri sejak dini. Persiapan tersebut mencakup kesiapan fisik, mental, serta kemampuan akademik.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar berhati-hati terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan penerimaan anggota Polri. Petugas menegaskan bahwa proses rekrutmen tidak dipungut biaya atau gratis.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat sekaligus membuka kesempatan bagi putra-putri daerah yang ingin mengabdi melalui institusi Polri.

Selama kegiatan berlangsung di Balai Desa Tambibendo, situasi dilaporkan aman, lancar, dan terkendali hingga kegiatan selesai dilaksanakan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page