Uncategorized
Inilah Wujud Kepedulian Kapolres Kediri Kota Kepada Umat Beragama

Kediriselaludihati.com – Pasca rusaknya Arca Dwarapala di Pura Joyo Amijoy Dusun Kalinanas Desa Kalipang Kecamatan Grogol, Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.IK dan Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto langsung menyerahkan sepasang Arca Dwarapala, Sabtu (19/2). Penyerahan secara simbolis diterima langsung oleh Parmo, Ketua Parisada Hndu Darma Indonesia (PHDI) Desa Kalipang Kecamatan Grogol
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Kediri Kota dan Ketua DPRD Kabupaten Kediri atas perhatian yang diberkan dengan mengganti arca yang rusak. Masalah rusaknya patung dari peristiwa kemarin kita anggap selesai dan menjadi pembelajaran bersama. Sekali lagi atas nama warga umat Hindu Dusun Kalinanas Desa Kalipang kami ucapkan terima kasih,” kata Parmo.
Dtambahkan Parmo , umat Hindu di Desa Kalipang dan Umat Agama Lainnya tidak terpropokasi terkait kejadian pada Jumat (18/2) “Bahkan kami makin kompak dan erat hubungannya dengan umat agama yang lain.
Kapolres Kediri Kota, AKBP Wahyudi, S.IK, M.H mengambil langkah cepat sebagai bentuk kepedulian dan pengayoman kepada wargannya di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
“Alhamdulillah hari ini bersama Ketua DPRD kita menyerahkan Arca Dwarapala pengganti arca yang rusak kemarin . Arca yang kita berikan adalah sepasang Arca Dwarapala terbuat dari batu. Dari penyerahan ini kami berharap suasana di Kalinanas kondusif, menciptakan siskamtibmas bersama demi kemananan dan kenyamanan di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” kata AKBP Wahyudi, S.IK, M.H
Kapolres Kediri Kota dihadapan warga Dusun Kalinanas juga menyampaikan i untuk tidak terprovokasi dari pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga dapat mengganggu situasi keamanan di Dusun Kalinanas Desa Kalipang Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri yang sdh sangat kondusif ini.
Seperti diberikan sebelumnya Polres Kediri Kota menindaklanjuti laporan peristiwa rusaknya Patung Dwarapala di Pura Joyo Amijoyo, Dusun Kalinanas RT. 02 RW. 01, Desa Kalipang Kecamatan Grogol, pada, Kamis 18 Februari 2022.
Tindaklanjut tersebut yakni Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.IK, M.H mengajak dialog yang melibatkan berbagai unsur Forkopimda dan Forkopimcam Kecamatan Grogol, FKUB, PHDI dan DK4.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Rully Eko Suryawan, Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto, Kapolsek Grogol AKP Sokhib Dimyati, S.H.
Ketua Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI) Drs.Murtaji, Ketua FKUB Kediri KH David Fuadi dan Gus Imam Mubarok, Ketua Dewan Kesenian Kebudayaan Kabupaten Kediri.
Tiga point penting dalam pertemuan tersebut setelah mendengarkanga berbagai keterangan dari berbagai unsur yang disampaikan oleh Kapolres Kediri Kota.
“Kita sudah putuskan ada tiga penting yang akan kita sampaikan setelah menggelar pertemuan. Yakni pertama semua pihak menahan diri dengan mengedepankan siskamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Kedua, pihak Kepolisian tetap akan melakukan penyelidikan hingga terang peristiwa tersebut. Ketiga, tidak ada pihak yang memperkeruh situasi saat ini dengan menyebarkan berita hoaks,” kata AKBP Wahyudi, S.IK, M.H
Ditambahkan AKBP Wahyudi dalam peristiwa ini patut diduga yang terjadi bukanlah perusakan, namun rusak bukan disengaja. Dasarnya yakni karena bekas-bekas dari patung dikembalikan tempat semula.
“Ada kemungkinan truck atret atau sepeda motor yang remnya kurang maksimal mengakibatkan menabrak dan mengenai patung dan pohon-pohon kecil / bunga yang ada dekitar patung yang didapati rusak. Saat ini TNI – Polri melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini hingga terang. Yang jelas penyelidikan masih berlanjut dan laporan perkembangan akan terus kami kabarkan,,” tambahnya. (res|aro)
Peristiwa
Wakapolres Kediri Kota Hadiri Pembukaan SYIAR 2026, Polri Dukung Kolaborasi Pengembangan Ekonomi Syariah dan UMKM Halal
Kediriselaludihati.com – Penguatan ekosistem ekonomi syariah di wilayah Mataraman terus didorong melalui gelaran Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (SYIAR) 2026 yang resmi dibuka di Kota Kediri, pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 6 September 2026 tersebut menghadirkan berbagai agenda pengembangan ekonomi halal, pemberdayaan UMKM, literasi keuangan syariah, hingga transformasi digital.
Dalam kegiatan pembukaan yang digelar di Balai Kota Kediri tersebut, hadir Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama berbagai unsur pemerintah, lembaga keuangan, tokoh agama, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.
Mewakili Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K. turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Polres Kediri Kota terhadap penguatan kolaborasi lintas sektor di Kota Kediri.
Pembukaan SYIAR 2026 ditandai dengan pemukulan kendang reog oleh Wali Kota Kediri, Ketua MUI Pusat KH Anwar Iskandar, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Rifki Ismal, Wakil Direktur Eksekutif I KDEKS Provinsi Jawa Timur Abdul Mongid, serta Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri Yayat Cadarajat.
Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Wilayah Mataraman Melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, SYIAR 2026 menjadi bagian dari rangkaian menuju Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, kegiatan SYIAR menjadi momentum penting untuk memperkuat ekonomi syariah yang tidak hanya berbicara tentang sektor keuangan, tetapi juga menyangkut pertumbuhan usaha masyarakat, peningkatan kualitas produk lokal, serta pemberdayaan pesantren sebagai pusat ekonomi.
“Ekonomi syariah bukan hanya tentang sektor keuangan. Ini juga bagaimana usaha masyarakat dapat tumbuh, produk lokal naik kelas, pesantren menjadi pusat pemberdayaan ekonomi, serta masyarakat mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah, aman, dan inklusif,” ujar Vinanda.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri yang konsisten menghadirkan kegiatan yang mendorong perkembangan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, penguatan ekosistem halal di Kota Kediri terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) per 2 September 2026, sebanyak 26.705 produk Kota Kediri telah memiliki sertifikat halal.
“Ini menunjukkan bahwa ekosistem halal di Kota Kediri terus bergerak. Ribuan pelaku usaha terus berbenah meningkatkan kualitas produk dan memberikan jaminan kepada konsumen,” katanya.
Vinanda juga menegaskan bahwa pembangunan ekonomi halal membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, mulai dari produksi, pembiayaan, sertifikasi, distribusi hingga pemasaran.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama ekosistem halal di Kota Kediri sebagai bentuk keseriusan membangun kawasan halal yang terintegrasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Rifki Ismal mengatakan, SYIAR 2026 merupakan bagian dari perjalanan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
Menurutnya, terdapat tiga pilar utama dalam pengembangan ekonomi syariah, yakni penguatan rantai nilai halal, pengembangan keuangan syariah, serta peningkatan literasi masyarakat mengenai ekonomi dan keuangan syariah.
“Potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia sangat besar. Karena itu diperlukan kolaborasi antara pemerintah, regulator, lembaga keuangan, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar Rifki.
Kegiatan SYIAR 2026 juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM melalui berbagai agenda, seperti pameran produk UMKM Mataraman, tenan kuliner dan kopi, halal center, talk show, kompetisi ekonomi syariah, gerakan pangan murah, hingga sosialisasi QRIS.
Selain Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua MUI Pusat KH Anwar Iskandar, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Kepala KPwBI Kediri Yayat Cadarajat, perwakilan Forkopimda, jajaran OJK, Kementerian Agama, pimpinan pondok pesantren, perguruan tinggi, perbankan syariah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kehadiran unsur kepolisian dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya bersama membangun iklim ekonomi yang produktif, inklusif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Kediri serta wilayah Mataraman. (res/an)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Banaran Kediri Hadir Lewat Dialog Warga, Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Menjaga Keamanan
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan sambang warga. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya membangun kedekatan sekaligus mendorong peran aktif warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, pada Jumat (4/9/2026).
Bhabinkamtibmas Kelurahan Banaran Aipda Karji, S.H. melaksanakan sambang dialogis dengan warga di Warung Kopi Protelon Bu Lilik, RT 07 RW 03, Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
Dalam pertemuan tersebut, polisi berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan berbagai informasi dan kondisi yang berkembang di lingkungan sekitar.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan sambang menjadi salah satu cara kepolisian untuk menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat sekaligus memperkuat sistem keamanan berbasis partisipasi warga.
“Bhabinkamtibmas harus selalu dekat dengan masyarakat. Melalui komunikasi langsung seperti ini, berbagai persoalan di lingkungan dapat diketahui lebih awal dan dicarikan solusi bersama,” ujar Kompol Siswandi.
Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat.
“Kami mengajak warga untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian antar tetangga, dan segera berkomunikasi dengan kepolisian apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Karji juga menyampaikan pesan kamtibmas agar masyarakat tetap menjaga hubungan sosial yang harmonis serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang nyaman.
Pendekatan dialogis melalui sambang warga menjadi bagian dari peran Bhabinkamtibmas sebagai penghubung antara kepolisian dan masyarakat di tingkat kelurahan.
Melalui kegiatan rutin tersebut, Polsek Pesantren berharap komunikasi antara polisi dan warga semakin kuat sehingga upaya menjaga keamanan lingkungan dapat dilakukan secara bersama-sama. (res/an)
Peristiwa
Polisi Turun ke Lingkungan Warga, Dorong Kepedulian Bersama terhadap Infrastruktur Dasar Desa di Kediri
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, bersama unsur tiga pilar dan masyarakat melakukan pengecekan saluran air minum di Dusun Tumpak Ampel, Desa Blimbing, Kabupaten Kediri, pada Jumat (4/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap fasilitas dasar masyarakat, khususnya ketersediaan dan kelancaran distribusi air minum bagi warga.
Bhabinkamtibmas Desa Blimbing Aiptu Darsono bersama tiga pilar desa turun langsung melihat kondisi saluran air sekaligus berkoordinasi dengan warga terkait kebutuhan maupun kendala yang ditemukan di lapangan.
Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H. mengatakan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari peran kepolisian untuk memperkuat komunikasi dan membantu menciptakan pelayanan yang lebih dekat dengan warga.
“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak kepolisian di tingkat desa. Kehadirannya tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membangun sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan,” ujar Iptu Mahmud.
Menurutnya, fasilitas dasar seperti saluran air minum memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat sehingga perlu mendapatkan perhatian dan pemeliharaan bersama.
“Kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun bersama. Dengan komunikasi yang baik antara warga, pemerintah desa, dan aparat, berbagai persoalan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga dilibatkan untuk memberikan informasi mengenai kondisi saluran air minum di wilayahnya.
Melalui sinergi tiga pilar dan partisipasi warga, Polsek Mojo berharap berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat desa dapat terus mendapat perhatian, sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
