Peristiwa
Kapolda Jatim Hadiri Haul Akbar Ponpes Al Falah Kediri
Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota mengamankan Kunjungan Kapolda Jatim Ke Daerah Hukum Polres Kediri Kota Dalam Rangka Haul Akbar Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo Kediri dan Silaturahmi ke Ponpes Ploso Kec. Mojo Kab Kediri.
Kegiatan pada hari Sabtu, 13 Juli 2024 mulai pukul 14.36 s/d 16.15 WIB telah dilaksanakan kegiatan Kunjungan Kerja Kapolda Jawa Timur Irjen. Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si. berserta Rombongan di wilayah hukum Polres Kediri Kota dalam rangka Silaturahmi kepada Tokoh Ulama dan Pengasuh Ponpes Al Falah Ploso Kec. Mojo Kab. Kediri.
Kunjungan itu berkaitan dengan Haul Akbar Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo Kediri dan Kunjungan kerja tersebut Kapolda Jatim menggunakan Jalur Udara dengan menggunakan Pesawat Hely dan mendarat di Lapangan Brigif 16 Wira Yudha Kediri.
Hadir dalam kegiatan ini, Kapolda Jatim Irjen. Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si, PJ. Gubernur Jatim Adhi Karyono, Irwasda Polda Jatim diwakili oleh Analis Madya 3 Kombes Pol Nanang, Kayanma Polda Jatim AKBP Memo Ardian.
Ka Koorspripim Polda Jatim AKBP Alex Sandy Siregar, S.H., S.I.K., M.H. Pj. Walikota Kediri ibu. DR. Ir. Zanariah, M.Si. Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Ibu Andi Mirnawaty S.H M.H dan Dan Brigif 16 Wira Yudha Kediri Letkol Inf Taufik smail
Kapolres Jajaran Rayon IV Polda Jatim beserta PJU: Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, SH, SIK, MSi. Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto, S.H., S.I.K.
Pengasuh Ponpes Al Fallah Ds. Ploso Kec Mojo Kab Kediri. Pengasuh Ponpes Al Falah Putri Ploso, KH. Nurul Huda Djazuli. Ibu Nyai Hj. Nafisah (isteri Kyai Dah)
Pengasuh Ponpes Al Falah Putri Ploso/ Putra. KH. Muhammad Abdurrahman al Kautsar (Gus Kautsar). KH. Zidni Ilman Nafia (Gus Zidni). KH. Fahim Royani (Gus Fahim)
Rangkaian kegiatan pukul 13.40 WIB. Rombongan Kapolda Jatim berangkat dari Sampang menuju Kediri menggunakan helikopter. Pukul 14.36 Wib. Rombongan Kapolda Jatim landing lapangan Markas Brigif Mekanis 16 Wira Yudha Kediri selanjutnya memasuki ruang transit Mako Brigif dan melaksanakan makan siang.
Pulling 15.00 Rombongan Kapolda Jatim berangkat menuju Ponpes Al Falah Ploso Kec. Mojo Kab. Kediri via jalur darat. Puk 15.30 Wib. Rombongan Kapolda Jatim tiba Ponpes Ploso Kec. Mojo Kab. Kediri disambut Gus Kausar, Gus Zidni Ilham Nafi’a, Gus Fahin, Gus Ahmad dan pengasuh Ponpes Alfalah Mojo selanjutnya melaksanakan silaturahmi dengan Pengasuh Ponpes Ploso KH. Nurul Huda Jazuli.
Pukul 16.12 Wib. rombongan Kapolda Jatim meninggalkan Ponpes Al Falah Ploso Mojo menuju Mako Brimob Subden C Kediri Kota. Pukul 16.50 Wib. rombongan tiba di Mako Brimob Subden C Kediri selanjutnya Kapolda Jatim take off menggunakan helikopter kembali menuju Surabaya.
“Selama kegiatan berjalan aman, lancar dan terkendali,” ujar Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang S. (res/an).
Inspirasi
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Kota Gelar Ziarah di TMP Joyoboyo
Kediriselaludihati – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Kota menunjukkan kepedulian terhadap keluarga besar Polri melalui kegiatan anjangsana kepada personel yang tengah mengalami sakit.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (23/6/2026) tersebut dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Yani Anggi serta jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota.
Kegiatan anjangsana dilaksanakan secara serentak di tiga lokasi berbeda sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada anggota yang sedang menjalani masa pemulihan kesehatan. Selain menyerahkan tali asih, rombongan juga memberikan motivasi agar para personel tetap semangat dan optimistis menghadapi proses penyembuhan.
Kunjungan pertama dilakukan di kediaman Aiptu Diah Soraya, S.H., di Desa Jabon Selatan, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Dalam suasana penuh kekeluargaan, Kapolres Kediri Kota menyempatkan diri berbincang langsung dengan Aiptu Diah dan keluarganya.
AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa kehadiran pimpinan dan rekan-rekan sejawat merupakan bentuk empati sekaligus dukungan moral bagi anggota yang sedang menghadapi ujian kesehatan.
“Jangan pernah patah semangat atau lelah untuk berdoa. Tidak ada yang tidak mungkin apabila Tuhan telah berkehendak. Kehadiran kami di sini adalah bentuk kasih sayang dan empati keluarga besar Polres Kediri Kota. Fokuslah pada pemulihan kesehatan dan jangan terbebani dengan urusan dinas terlebih dahulu,” ujarnya.
Menurut Kapolres, kesehatan anggota menjadi perhatian serius institusi. Karena itu, setiap personel yang sedang mengalami sakit harus merasakan dukungan penuh dari keluarga besar Polri agar memiliki semangat untuk kembali pulih dan beraktivitas.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota tidak merasa sendiri ketika menghadapi masa sulit. Kebersamaan dan kepedulian adalah bagian dari kekuatan keluarga besar Polri,” katanya.
Sementara itu, kegiatan anjangsana kedua dilaksanakan di kediaman Aiptu Slamet, S.H., di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Kunjungan tersebut dipimpin Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., bersama istri dan didampingi sejumlah pejabat utama serta pengurus Bhayangkari Cabang Kediri Kota.
Dalam kesempatan itu, rombongan menyerahkan bantuan dan memberikan dukungan moral kepada Aiptu Slamet agar tetap kuat menjalani proses pengobatan. Kehadiran jajaran pimpinan Polres Kediri Kota disambut hangat oleh keluarga yang merasa mendapatkan perhatian langsung dari institusi.
Kegiatan serupa juga dilakukan di kediaman Brigadir Hendri Santoso di Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri. Sejumlah pejabat Polres Kediri Kota bersama Bhayangkari hadir untuk memberikan semangat dan motivasi agar Brigadir Hendri tetap optimistis menjalani masa pemulihan.
Kapolres Kediri Kota menjelaskan bahwa anjangsana merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang sarat dengan nilai kemanusiaan dan kekeluargaan.
“Peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya tentang kegiatan seremonial atau institusional. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga rasa persaudaraan, saling peduli, dan saling menguatkan di lingkungan keluarga besar Polri,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa solidaritas internal merupakan modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin kompleks. Dengan hubungan kekeluargaan yang kuat, setiap anggota akan memiliki semangat dan motivasi lebih besar dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota merasakan kehadiran dan perhatian dari keluarga besar Polres Kediri Kota. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” tegas AKBP Anggi.
Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai seluruh rangkaian kegiatan anjangsana. Kehadiran Kapolres, Wakapolres, para pejabat utama, serta Bhayangkari menjadi penyemangat tersendiri bagi anggota yang sedang sakit untuk terus berjuang menjalani proses penyembuhan.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota menegaskan bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga melalui perhatian terhadap sesama anggota sebagai bagian dari keluarga besar Polri. Nilai-nilai kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan itu menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, yakni “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.” (res/aro)
Peristiwa
Pelepasan Hak Lahan Resmi Dilakukan, Proyek Tol Kediri–Tulungagung Masuki Tahap Percepatan Pembangunan
Kediriselaludihati – Proses pengadaan tanah untuk pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung kembali mencatat kemajuan signifikan. Sebanyak 18 bidang tanah di Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, resmi menerima pembayaran uang ganti kerugian (UGR) dengan total nilai mencapai Rp18,3 miliar dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Gayam, Selasa (23/6).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.05 WIB tersebut sekaligus menjadi tahapan pelepasan hak atas objek pengadaan tanah yang akan digunakan untuk pembangunan salah satu proyek strategis nasional di wilayah Kediri dan Tulungagung.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri Dra. Asri Surjanti, S.H., M.Kn., QRMP, Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Kediri–Tulungagung Linanda Krisni, S.S.AP., M.AP., Camat Mojoroto Abdul Rahman, S.H., M.Si., perwakilan Bank BNI, pihak pelaksana proyek, unsur pemerintah daerah, serta warga penerima ganti kerugian.
Kepala Kelurahan Gayam Kusumawanti, S.Sos., M.M., dalam sambutannya mengingatkan warga agar memanfaatkan dana ganti kerugian secara bijaksana untuk kepentingan jangka panjang.
“Alhamdulillah proses yang panjang akhirnya sampai pada tahap pembayaran. Kami berharap uang ganti kerugian ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, tidak hanya untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga untuk investasi yang bermanfaat bagi masa depan keluarga,” ujarnya.
Ia juga berharap pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Gayam dan Kota Kediri secara umum.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri Dra. Asri Surjanti menegaskan bahwa pembayaran ganti kerugian yang dilakukan hari ini merupakan titik akhir dari proses administrasi pengadaan tanah yang telah berlangsung cukup panjang.
“Hari ini merupakan momentum yang sangat penting. Setelah proses yang panjang, akhirnya sampai pada tahap pembayaran ganti kerugian. Setelah dana masuk ke rekening masing-masing pihak yang berhak dan pelepasan hak ditandatangani, maka secara hukum hak atas tanah tersebut telah beralih kepada negara untuk kepentingan pembangunan jalan tol,” jelasnya.
Asri juga mengingatkan masyarakat agar mengelola dana yang diterima secara bijaksana dan produktif.
“Gunakan uang ganti rugi ini dengan baik. Jangan hanya untuk kebutuhan konsumtif, tetapi pikirkan investasi dan masa depan keluarga. Pembangunan ini merupakan program pemerintah yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat luas,” katanya.
Ketua Tim Pengadaan Tanah Jalan Tol Kediri–Tulungagung Linanda Krisni menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung program pembangunan nasional dengan merelakan lahannya digunakan untuk kepentingan umum.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga yang telah mendukung proses pengadaan tanah. Per hari ini, setelah pelepasan hak ditandatangani, status tanah secara resmi beralih menjadi tanah negara dan dapat segera dimanfaatkan untuk percepatan pembangunan jalan tol,” ujarnya.
Menurut Linanda, total pembayaran uang ganti kerugian yang disalurkan pada kegiatan tersebut mencapai Rp18,3 miliar untuk 18 bidang tanah yang berada di Kelurahan Gayam.
Dalam kesempatan yang sama, Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan menegaskan komitmen kepolisian untuk mengawal seluruh tahapan pembangunan agar berjalan aman dan kondusif.
“Pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung merupakan proyek strategis yang bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Polri dalam kegiatan ini untuk memastikan seluruh proses berjalan secara aman, tertib, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
AKP Laksono menambahkan bahwa pihaknya memahami tanah yang terdampak memiliki nilai ekonomi maupun emosional bagi masyarakat. Karena itu, seluruh aspirasi warga harus dihormati dan diselesaikan melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah dan pihak terkait. Apabila masih terdapat hal-hal yang perlu dijelaskan, silakan disampaikan melalui jalur yang tersedia sehingga seluruh proses dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujarnya.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan dokumen kepemilikan tanah kepada Kantor Pertanahan Kota Kediri untuk dilakukan validasi. Setelah dinyatakan lengkap, para pihak menandatangani berita acara pelepasan hak dan berita acara pemberian ganti kerugian.
Tahap berikutnya, warga yang berhak menerima buku rekening Bank BNI dan pembayaran dilakukan melalui mekanisme transfer langsung ke rekening masing-masing penerima.
Pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung sendiri diharapkan menjadi salah satu infrastruktur strategis yang mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di kawasan Mataraman, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang koridor jalan tol.
Selama pelaksanaan kegiatan pemberian ganti kerugian dan pelepasan hak berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan kendala berarti maupun gangguan keamanan yang dapat menghambat jalannya kegiatan. (res/aro)
Peristiwa
Wali Kota Kediri Hadiri Launching EMAS, Sinergi Pemda dan BPN Diperkuat untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Kediriselaludihati – Pemerintah Kota Kediri bersama Kantor Pertanahan Kota Kediri resmi menandatangani kesepakatan bersama sekaligus meluncurkan aplikasi EMAS dalam sebuah kegiatan yang digelar di Kantor Pertanahan Kota Kediri, Jalan Mayor Bismo Nomor 25, Kelurahan Semampir, Selasa (23/6).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat dari unsur pemerintah daerah, Kantor Pertanahan, TNI, Polri, kejaksaan, serta tamu undangan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang pertanahan.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir Aiptu Dodik Bagoes Riyadi bersama Babinsa setempat turut melaksanakan patroli dan sambang sekaligus menghadiri kegiatan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama acara berlangsung.
Acara dihadiri Wali Kota Kediri, , Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri Dra. Asri Suryanti, S.H., M.Kn., QRMP, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kediri Ir. Endang Kartika Sari, S.T., M.M., jajaran Pemerintah Kota Kediri, unsur TNI-Polri, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kota Kediri.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.
“Sinergi antara Pemerintah Kota Kediri dan Kantor Pertanahan menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik. Kami berharap berbagai inovasi yang dihadirkan mampu memberikan kemudahan serta kepastian layanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri menyampaikan bahwa peluncuran aplikasi EMAS merupakan bagian dari transformasi digital yang terus dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan pertanahan.
“Digitalisasi pelayanan menjadi kebutuhan saat ini. Melalui aplikasi EMAS, kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih mudah diakses, cepat, dan efisien sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan pertanahan dengan lebih baik,” katanya.
Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kota Kediri dan Kantor Pertanahan Kota Kediri. Kesepakatan itu diharapkan mampu mempercepat proses koordinasi dan integrasi data dalam berbagai program pembangunan daerah yang berkaitan dengan bidang pertanahan.
Selain menjadi momentum peluncuran inovasi pelayanan publik, kegiatan tersebut juga menunjukkan kuatnya sinergitas lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah. Kehadiran unsur TNI, Polri, kejaksaan, dan organisasi perangkat daerah menjadi bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mendukung program pemerintah sekaligus menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
“Polri selalu siap mendukung setiap program pembangunan dan pelayanan publik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran anggota di lapangan juga untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Hingga seluruh rangkaian acara selesai, kegiatan berlangsung dengan tertib dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun hambatan yang berarti selama pelaksanaan penandatanganan kesepakatan bersama dan peluncuran aplikasi EMAS.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Kediri dan Kantor Pertanahan Kota Kediri diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di era digital. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
