Connect with us

Inspirasi

Kapolres Kediri Kota Tegaskan Pengamanan Maksimal demi Keselamatan Peserta Napak Tilas Gerilya Jenderal Sudirman

Published

on

Kediriselaludihati -Pemerintah Kota Kediri bersama Polres Kediri Kota menggelar kegiatan Gerak Jalan atau Napak Tilas Rute Gerilya Panglima Besar Jenderal Sudirman Tahun 2025 dengan jarak tempuh sekitar 37 kilometer, Sabtu (20/12/2025). 

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari itu mengambil titik start di Balai Kota Kediri, Jalan Basuki Rahmat, dan berakhir di wilayah Bajulan, Kabupaten Nganjuk.

Kegiatan dilepas langsung oleh Wali Kota KediriVinanda Prameswati, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Kepala Kepolisian Resor Kediri Kota AKBPAnggi Saputra IbrahimKepala Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Kombes PolLuthfie Sulistiawan, unsur TNI, kepala organisasi perangkat daerah, serta ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Wali Kota Kediri menegaskan bahwa kegiatan napak tilas ini bukan sekadar olahraga jarak jauh, tetapi juga ruang refleksi sejarah perjuangan bangsa.

“Napak tilas ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari pengorbanan besar para pejuang. Semangat juang Panglima Besar Jenderal Sudirman harus terus hidup, terutama di kalangan generasi muda,” ujar Vinanda Prameswati saat melepas peserta.

Rute yang dilalui peserta membentang dari Balai Kota Kediri menuju Jalan Brawijaya, Jembatan Lama, Jalan KDP Slamet, Sekartaji, Jalan Veteran, Jalan Dr. Saharjo, Jalan Lawu, Karang Nongko Joho Semen, Parang Banyakan, Ngoliman Tarokan, hingga finish di wilayah Bajulan. Di sepanjang jalur tersebut, panitia menyiapkan pos kesehatan dan pos istirahat untuk menjaga kondisi peserta.

Kapolres Kediri Kota menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan dilakukan secara menyeluruh sejak tahap persiapan hingga kegiatan berakhir.

“Kami menempatkan personel di sepanjang rute, pos persimpangan, dan titik rawan untuk memastikan keselamatan seluruh peserta. Kegiatan ini melibatkan ribuan orang, sehingga aspek keamanan dan kesehatan menjadi prioritas utama,” kata AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

Pengamanan dipimpin oleh Kepala Bagian Operasi Polres Kediri Kota dengan melibatkan sekitar 55 personel gabungan Polres Kediri Kota, polsek jajaran, unsur TNI, serta instansi terkait. Aparat juga melakukan pengaturan lalu lintas dan pengawalan rombongan guna meminimalkan potensi gangguan selama perjalanan.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Kota Besar SurabayaLuthfie Sulistiawan, yang turut mengikuti kegiatan, menilai napak tilas sebagai sarana efektif menanamkan nilai kebangsaan.

Gerak Jalan Napak Tilas Rute Gerilya Panglima Besar Jenderal Sudirman merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Kediri dalam rangka memperingati Hari Pahlawan sekaligus Hari Jadi Kota Kediri. Kegiatan ini melibatkan pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, komunitas olahraga, instansi pemerintah, serta masyarakat umum.

Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, situasi dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa gangguan keamanan yang berarti. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polisi Polres Kediri Kota Ajak Pelajar Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas

Published

on

Kediriselaludihati- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota menggelar kegiatan Police Goes to School di SMK PGRI 2 Kota Kediri, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas, khususnya di kalangan pelajar.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 10.00 WIB dan diikuti oleh ratusan siswa-siswi SMK PGRI 2 Kota Kediri. Hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota bersama jajaran anggota, Wakil Kepala Sekolah, serta para guru.

Dalam kegiatan tersebut, Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota memberikan materi safety riding dan etika berlalu lintas. Materi disampaikan secara interaktif dengan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai upaya mencegah kecelakaan di jalan raya.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan bahwa kegiatan Police Goes to School menjadi salah satu strategi preventif kepolisian dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, terutama yang melibatkan pelajar.

“Melalui edukasi sejak dini, kami berharap para pelajar dapat memahami pentingnya keselamatan berkendara dan menjadi pelopor tertib lalu lintas di lingkungan masing-masing,” ujar AKP Yudho.
Selain itu, petugas juga mengingatkan para siswa agar tidak melakukan konvoi kendaraan secara ugal-ugalan, yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Para pelajar diajak untuk berkendara secara aman, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas.

Menurut Tutud, pelajar merupakan kelompok usia yang rentan terlibat kecelakaan lalu lintas akibat kurangnya kesadaran dan pengalaman berkendara. Oleh karena itu, pendekatan edukatif melalui dunia pendidikan dinilai efektif untuk membentuk budaya tertib berlalu lintas.

“Kami ingin menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman dan nyaman, dimulai dari generasi muda,” katanya.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap edukasi keselamatan berlalu lintas dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan dan berdialog langsung dengan petugas kepolisian.

Berdasarkan laporan pelaksanaan, kegiatan Police Goes to School di SMK PGRI 2 Kota Kediri berjalan lancar, terkendali, dan kondusif, tanpa kendala berarti.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Kediri Kota berharap dapat membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, sekaligus mendukung terwujudnya budaya tertib berlalu lintas di wilayah Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Operasi Keselamatan Semeru 2026 Digelar Dua Pekan, Polres Kediri Kota Libatkan 100 Personel

Published

on

Kediriselaludihati— Kepolisian Resor (Polres) Kediri Kota menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 guna menekan angka kecelakaan lalu lintas, fatalitas korban, serta pelanggaran lalu lintas di wilayah hukumnya. Operasi ini berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.


Pelaksanaan operasi diawali dengan apel gelar pasukan yang digelar di Halaman Markas Komando Polres Kediri Kota, Senin (2/2/2026) pagi. Apel tersebut diikuti personel gabungan dari seluruh satuan di Polres Kediri Kota, jajaran Kodim 0809 Kediri, serta sejumlah instansi terkait.


Apel dipimpun Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Kediri Kota, Kompol Iwan Setyo Budhi, mewakili Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H, S.IK, M.H. Dalam arahannya Kompol Iwan mengatakan bahwa Operasi Keselamatan Semeru merupakan agenda rutin kepolisian yang bertujuan meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.


“Operasi Keselamatan Semeru dilaksanakan selama dua pekan, terhitung mulai hari ini sampai 15 Februari 2026. Dalam operasi ini kami melibatkan sekitar 100 personel, dengan penekanan utama pada satuan lalu lintas,” ujar Iwan.


Ia menjelaskan, fokus utama operasi adalah pencegahan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan maupun membahayakan keselamatan pengguna jalan. Dengan demikian, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas beserta tingkat fatalitas dapat ditekan secara signifikan.


Menurut Iwan, dalam pelaksanaannya Polres Kediri Kota mengedepankan langkah-langkah yang bersifat edukatif dan persuasif, tanpa mengesampingkan penegakan hukum. Pola tindakan dalam operasi ini dibagi menjadi beberapa tahapan.


“Komposisi tindakan yang kami lakukan terdiri dari 40 persen preemtif, 40 persen preventif, dan 20 persen penindakan,” kata Iwan.


Ia menambahkan, langkah preemtif dilakukan melalui penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat, baik secara langsung di lapangan maupun melalui media. Sementara itu, langkah preventif diwujudkan dengan pengaturan lalu lintas, penjagaan, serta patroli di sejumlah titik rawan kecelakaan dan pelanggaran.


Adapun untuk penindakan, Polres Kediri Kota akan memaksimalkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Sistem ini dinilai efektif untuk menindak pelanggaran lalu lintas secara objektif dan transparan.


“Kami juga akan melakukan patroli secara mobile dan memfokuskan pengawasan di lokasi-lokasi yang selama ini rawan terjadi kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas,” ujarnya.
Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Kediri Kota mengimbau masyarakat agar lebih tertib dan disiplin dalam berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai tidak hanya penting untuk menghindari sanksi hukum, tetapi juga untuk melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.


Operasi ini diharapkan mampu menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kota Kediri, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Kabag Ops Pimpin Langsung Kegiatan KRYD di Kota Kediri, Terpantau Aman Terkendali

Published

on

Kediriselaludihati — Jajaran Polres Kediri Kota menggelar apel bersama yang dilanjutkan patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) oleh Ton Siaga pada Sabtu (31/1/2026) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 23.00 WIB di Mako Polres Kediri Kota itu difokuskan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya balap liar, konvoi liar, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Apel dipimpin langsung Kabag Ops Polres Kediri Kota, Kompol Iwan Setyo Budhi. Kegiatan ini melibatkan personel lintas fungsi, di antaranya Kasat Samapta, Kasat Narkoba, Kanit II Sat Intel, personel Sat Samapta, Sat Lantas, gabungan staf, personel Sat Reskrim, Sat Narkoba, Sat Intelkam, Humas, Propam, serta Dokkes.

Usai apel, personel Ton Siaga bergerak menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan pada malam hari. Rute patroli meliputi Jembatan Brawijaya, Kantor Pos, kawasan Dandangan, Simpang 3 Kodim hingga perbatasan kota. Patroli dilanjutkan menuju Simpang 4 Baptis, Simpang 4 Bence, Simpang 3 Ngronggo, Simpang 4 Alun-alun, GOR Joyoboyo, Terminal Baru, Jalan Lebak Tumpang, Simpang 4 Sukorame, Bundaran Sekartaji, dan kembali ke Mako Polres Kediri Kota.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan arus lalu lintas, patroli dialogis, serta imbauan kepada kelompok masyarakat yang masih berkumpul hingga larut malam agar membubarkan diri secara tertib. Pemeriksaan selektif juga dilakukan terhadap kelompok yang dicurigai berpotensi melakukan pelanggaran hukum, dengan pendekatan humanis dan persuasif.

Kompol Iwan Setyo Budhi menegaskan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan potensi pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat, terutama pengguna jalan.

“Patroli Ton Siaga ini bagian dari upaya pencegahan. Kami ingin memastikan tidak ada balap liar maupun konvoi yang meresahkan. Kehadiran personel di titik rawan menjadi bentuk nyata perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemetaan lokasi patroli dilakukan berdasarkan evaluasi situasi kamtibmas serta laporan masyarakat. Polres Kediri Kota, kata dia, akan terus meningkatkan intensitas patroli pada jam-jam rawan guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Sinergi antar fungsi kita optimalkan agar respons di lapangan cepat dan tepat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ucapnya.

Hingga kegiatan berakhir, situasi wilayah hukum Polres Kediri Kota dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali tanpa kejadian menonjol. Patroli KRYD oleh Ton Siaga akan terus digelar secara berkala sebagai bagian dari komitmen Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page