Connect with us

Inspirasi

Mahasiswa Didorong Sampaikan Aspirasi Secara Intelektual dan Bangun Kolaborasi Positif

Published

on

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota menerima kunjungan silaturahmi Koordinator Daerah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kediri Raya di Bale Sekartaji, Markas Polres Kediri Kota, Rabu (11/2/2026). Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 10.45 WIB itu menjadi ruang dialog antara kepolisian dan mahasiswa dalam rangka memperkuat komunikasi, kolaborasi, serta penyampaian aspirasi secara konstruktif.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. hadir langsung menerima rombongan mahasiswa. Ia didampingi Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budi, S.H., Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., serta Kanit 3 Sat Intelkam Ipda Didik Tarwanto beserta anggota.

Dari pihak mahasiswa, hadir jajaran pengurus BEM Kediri Raya yang mewakili berbagai perguruan tinggi di wilayah Kediri. Mereka di antaranya Faiq Taufiqurrohman selaku Ketua BEM Kediri Raya dari Universitas Kadiri, Sulthan Raihan Danendra sebagai Koordinator Isu Pendidikan dari UNP, M. Hafiz Anshori Koordinator Isu Ekonomi Sosial dari Universitas Kahuripan Kediri, serta Rizhal Rahmadwika yang membidangi isu politik dari Politeknik Negeri Malang Kampus Kediri.

Turut hadir pula Bahir selaku Koordinator Isu Agama dan Budaya dari Universitas Islam Tribakti, Nabila Fayrus Qilma yang mengoordinasikan isu perempuan dari IIK Bhakta, Idris sebagai Koordinator Isu Lingkungan dan Agraria dari Institut Agama Islam Hasanudin, serta Elvani Dwi Lestari dari bidang komunikasi dan informasi.

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing perwakilan mahasiswa memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan fokus isu yang menjadi perhatian BEM Kediri Raya. Mereka juga menyampaikan bahwa organisasi mahasiswa lintas kampus tersebut kini mulai kembali aktif setelah sempat mengalami masa vakum.

BEM Kediri Raya berharap dapat menjalin sinergi dengan Polres Kediri Kota melalui berbagai kegiatan positif, baik di bidang sosial, pendidikan, maupun kemasyarakatan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di Kota Kediri.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi yang dilakukan mahasiswa. Ia menyebut kehadiran BEM Kediri Raya sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap dinamika sosial dan pembangunan daerah.

“Kami dari Polri siap mendukung dan mensupport kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh BEM Kediri Raya sesuai dengan bidang dan perannya masing-masing. Kolaborasi yang baik tentu akan membawa dampak positif bagi Kota Kediri,” ujar AKBP Anggi.

Kapolres menekankan pentingnya pendekatan intelektual dalam menyikapi berbagai persoalan sosial. Menurut dia, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menyampaikan aspirasi masyarakat secara elegan, argumentatif, dan solutif.

“Ke depan kita harus menggunakan pemikiran, bukan lagi menggunakan tenaga. Jika ada isu atau permasalahan, silakan disampaikan melalui jalur komunikasi yang baik agar bisa kita carikan solusi bersama,” katanya.

Selain itu, AKBP Anggi juga mendorong BEM Kediri Raya untuk membangun citra positif mahasiswa melalui kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Kegiatan keagamaan, bakti sosial, dan aksi kemanusiaan dinilai dapat memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.

Kapolres turut mengingatkan agar dunia pendidikan tidak dijadikan alat untuk memecah belah atau kepentingan sempit kelompok tertentu. Menurutnya, ilmu pengetahuan seharusnya digunakan untuk mencerdaskan dan menyatukan, bukan sebaliknya.

“Pendidikan itu menjadikan seseorang terpelajar dan terdidik. Jangan sampai ilmu yang dimiliki justru digunakan untuk mencari celah dan menjatuhkan pihak lain demi kepentingan pribadi atau kelompok,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi dan koordinasi, Kapolres juga mengimbau agar setiap rencana kegiatan mahasiswa dapat dikomunikasikan lebih awal kepada kepolisian, khususnya melalui Satuan Intelkam, guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara Polres Kediri Kota dan BEM Kediri Raya dalam menjaga stabilitas keamanan, menyuarakan aspirasi secara konstruktif, serta bersama-sama membangun Kota Kediri yang aman dan kondusif. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Sinergi TNI, Pemda, dan Masyarakat Dinilai Kunci Kelancaran Arus Mudik dan Lebaran

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 serta kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Apresiasi tersebut ditujukan kepada unsur TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat yang dinilai telah berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Menurut Kapolres, keberhasilan pengamanan Lebaran tahun ini tidak lepas dari solidnya koordinasi dan sinergi lintas sektor. Hal itu terlihat dari kondisi arus mudik dan balik yang berjalan relatif lancar, serta minimnya gangguan keamanan selama periode operasi.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama seluruh stakeholder dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Ia menambahkan, selain Operasi Ketupat Semeru, kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) juga turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Kota Kediri selama momentum Lebaran.

Kapolres berharap, sinergitas yang telah terbangun dengan baik tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang. Dengan demikian, situasi keamanan di wilayah Kota Kediri tetap terjaga dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.

“Kolaborasi ini harus terus dijaga agar ke depan kita semakin siap menghadapi berbagai tantangan kamtibmas,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen Polres Kediri Kota untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga stabilitas keamanan demi mendukung aktivitas masyarakat yang aman dan lancar. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Silaturahmi dengan 60 Kades Jadi Momentum Perkuat Deteksi Dini dan Sinergi Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H, S.IK, M.H mengajak para kepala desa untuk menghidupkan kembali pengamanan swakarsa (pam swakarsa) sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tingkat desa.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersama paguyuban kepala desa se-Kabupaten Kediri yang digelar di kawasan Bandar Waroeng, Kecamatan Banyakan, Senin (30/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar satu jam itu dihadiri jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota, para kapolsek, lima camat wilayah hukum, serta sekitar 60 kepala desa. Turut hadir Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gede Caka Pratyaksa, Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, serta sejumlah kasat fungsi.

Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya peran desa sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan. Menurut dia, tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Melalui momentum silaturahmi ini, kami mengajak seluruh kepala desa untuk kembali mengaktifkan pam swakarsa sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pam swakarsa merupakan bagian dari strategi perpolisian masyarakat (polmas) yang berbasis pada kesadaran dan partisipasi warga. Sistem ini dinilai efektif sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di tingkat akar rumput.

Menurut Kapolres, keberadaan pam swakarsa dapat menjadi penguat peran kepolisian, terutama dalam hal penyampaian informasi serta pencegahan dini terhadap konflik sosial maupun tindak kriminal.

“Pam swakarsa berfungsi sebagai ‘force multiplier’ bagi Polri. Dengan keterbatasan jumlah personel, peran masyarakat menjadi sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” katanya.

Selain itu, Kapolres juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan serta penguatan sistem komunikasi yang cepat dan efektif antara warga, perangkat desa, dan aparat kepolisian.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan markas kepolisian sebagai simbol kehadiran negara. Untuk itu, sinergi antara kepala desa, camat, dan kapolsek dinilai krusial dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Kami berharap ada sistem pelaporan cepat jika muncul potensi gangguan, sehingga bisa segera ditangani sebelum berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Tarokan Suharsono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai silaturahmi antara Polri dan pemerintah desa menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan komunikasi.

“Momentum Syawal ini semoga semakin mempererat hubungan dan sinergi antara Polri dengan pemerintah desa,” katanya.

Kegiatan diawali dengan registrasi dan pembukaan, dilanjutkan sambutan, sesi tanya jawab, doa bersama, serta diakhiri dengan ramah tamah. Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan kondusif.

Polres Kediri Kota berharap sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis di wilayah Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

KH Nurul Huda dan Gus Kautsar Tekankan Peran Polri Humanis serta Pentingnya Moralitas Bangsa

Published

on


Kediriselaludihati -Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan silaturahmi dan halal bihalal ke Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Rabu (25/3/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan tokoh agama pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota. Turut hadir pula KH Nurul Huda Djazuli selaku pengasuh utama Pondok Pesantren Al-Falah, KH Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar (Gus Kautsar), serta para abdi dalem dan pengurus pondok pesantren.

Rombongan Kapolres tiba di kediaman KH Nurul Huda Djazuli sekitar pukul 18.46 WIB dan disambut hangat oleh keluarga besar pesantren. Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah serta doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH Nurul Huda.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan silaturahmi ke kediaman Gus Kautsar. Suasana penuh keakraban terlihat dalam dialog yang berlangsung hingga malam hari, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama sekitar pukul 21.35 WIB.

Kapolres Kediri Kota menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan langkah strategis dalam menjaga komunikasi yang harmonis antara Polri dan ulama. Sinergi tersebut dinilai penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

“Kami berharap hubungan baik ini terus terjaga sebagai bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat,” ujar AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

Dalam kesempatan tersebut, KH Nurul Huda Djazuli menyampaikan apresiasi atas kinerja Polres Kediri Kota yang dinilai berhasil menjaga kondusivitas wilayah, khususnya selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri.

Ia menegaskan pentingnya kehadiran Polri sebagai representasi negara yang humanis. Menurutnya, tanpa keberadaan aparat penegak hukum, potensi ketimpangan sosial dapat terjadi.

“Jika tidak ada Polri, bisa terjadi kekacauan. Yang kuat bisa menindas yang lemah. Karena itu, Polri harus terus hadir dengan pendekatan yang humanis,” tuturnya.

KH Nurul Huda juga menekankan bahwa stabilitas keamanan di Kediri merupakan hasil sinergi antara ulama dan umara. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga marwah wilayah sebagai kota yang aman, religius, dan toleran.

Sementara itu, Gus Kautsar dalam penyampaiannya menyoroti pentingnya kedekatan antara ulama dan pemimpin. Ia menegaskan bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekuatan fisik, tetapi juga oleh integritas dan ketulusan para pemimpinnya.

“Kekuatan sebuah bangsa bukan hanya pada senjatanya, tetapi pada ketulusan pemimpinnya dan kedalaman ilmu para ulamanya,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya harmonisasi antara TNI dan Polri sebagai fondasi stabilitas nasional, serta mengingatkan adanya tantangan moralitas di tengah masyarakat, termasuk kasus-kasus yang mencerminkan menurunnya nilai kejujuran.

Kegiatan silaturahmi ini menghasilkan kesepahaman bersama untuk terus menjaga kondusivitas wilayah melalui kolaborasi antara kepolisian dan tokoh agama. Selain itu, doa dan dukungan dari para ulama menjadi penguat moral bagi jajaran Polres Kediri Kota dalam menjalankan tugas.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Momentum Idul Fitri dimanfaatkan sebagai sarana mempererat kebersamaan serta memperkuat komitmen menjaga keamanan dan persatuan di wilayah Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page