Connect with us

Peristiwa

Monitoring Pelaksanaan Paskah di Dua Gereja, Kapolres Kediri Kota Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi dan Kelancaran Ibadah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim melakukan peninjauan langsung pelaksanaan ibadah perayaan Paskah di wilayah hukum Polres Kediri Kota, Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan lancar.

Peninjauan dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dengan menyasar dua lokasi, yakni Gereja Vincentius di Jalan Veteran, Kecamatan Mojoroto, serta Gereja Santo Yosef di Jalan Hasanudin, Kota Kediri.

Kapolres Kediri Kota bersama jajaran tiba di Gereja Vincentius sekitar pukul 15.00 WIB setelah sebelumnya berangkat pada pukul 14.54 WIB. Di lokasi tersebut, rombongan melakukan pengecekan situasi keamanan dan kesiapan personel pengamanan. Tak berselang lama, sekitar pukul 15.05 WIB, rombongan bergerak menuju Gereja Santo Yosef.

Setibanya di Gereja Santo Yosef, pada pukul 15.10 WIB, Kapolres kembali melakukan pemantauan langsung terhadap jalannya ibadah serta kesiapan aparat dalam menjaga keamanan. Rangkaian kegiatan peninjauan berakhir sekitar pukul 15.20 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama Polres Kediri Kota, di antaranya Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, Kapolsek Kota Kompol Bowo Wicaksono, Kasat Intel AKP Laksono Setiawan, Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, Kasat Binmas AKP Cahyo Widodo, Kasat Samapta AKP Priyo Hadi Setyo, KBO Satreskrim Ipda Iwan Sulaiman, serta Plt Kasi Propam Iptu Herman Susilo.

Kapolres Kediri Kota menegaskan, kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang tengah merayakan Paskah.

“Kehadiran kami untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan lancar, serta memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat,” ujar Anggi.

Selain itu, pengamanan juga menjadi bentuk komitmen aparat dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Kediri. Polisi memastikan bahwa seluruh potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini melalui kehadiran personel di lapangan.

Berdasarkan hasil pemantauan, situasi selama pelaksanaan ibadah di kedua gereja terpantau aman, tertib, dan kondusif. Umat dapat menjalankan ibadah dengan khidmat tanpa adanya gangguan berarti.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan sinergi aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, khususnya pada momen keagamaan yang melibatkan banyak masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Inspirasi

Etika Melayani Jadi Fokus Penguatan SDM Kepolisian di Era Presisi di Polres Kediri Kota

Published

on

Kediriselaludihati- Polres Kediri Kota menggelar pelatihan etika komunikasi pelayanan publik sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan profesionalisme personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Rupatama Polres Kediri Kota dan diikuti personel yang telah ditunjuk dari berbagai satuan fungsi.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari penguatan kompetensi internal yang mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 19 Tahun 2010 tentang penyelenggaraan pelatihan Polri serta program Quick Wins Presisi Kapolri Tahun 2026.

Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono mengatakan kemampuan berkomunikasi menjadi elemen penting dalam pelayanan kepolisian modern, terutama saat berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Pelayanan publik tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga bagaimana anggota mampu berkomunikasi dengan baik, santun, empatik, dan profesional. Hal-hal kecil seperti cara menyapa, mendengar, hingga memberi solusi sangat menentukan kepercayaan publik,” ujar Kompol Riko dalam sambutannya.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari sektor perbankan, yakni Reza Fanani dan Moch Ilham Risky Alfian yang berprofesi sebagai Universal Banker BRI Kediri. Keduanya membagikan materi terkait standar pelayanan prima, teknik komunikasi efektif, hingga pengelolaan interaksi dengan masyarakat.

Menurut Riko, kolaborasi dengan praktisi pelayanan dari dunia perbankan diharapkan memberi perspektif baru kepada personel tentang pentingnya membangun pengalaman pelayanan yang positif.

“Bank memiliki standar pelayanan yang kuat. Kami ingin personel juga belajar bagaimana menghadirkan pelayanan yang humanis, komunikatif, dan solutif,” katanya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, sambutan Kabag SDM, sesi foto bersama, penyampaian materi etika pelayanan publik, hingga penutupan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan sejumlah personel aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan pelayanan di lapangan.

Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal bagi anggota dalam menghadapi dinamika tugas pelayanan, baik di ruang administrasi, lapangan, maupun saat menerima aduan masyarakat.

Polres Kediri Kota menilai peningkatan kualitas komunikasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang presisi, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan tertib. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di lingkungan Polres Kediri Kota. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Momentum Hari Kebangkitan Nasional Diisi Dongeng Interaktif untuk Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini

Published

on

Kediriselaludihati- Suasana berbeda terlihat di TK Kemala Bhayangkari 42 Kota Kediri saat sejumlah siswa duduk rapi menyimak cerita wayang karton yang dibawakan langsung Kapolsek Kediri Kota, KOMPOL Bowo Wicaksono, Selasa (18/5/2026).

Bukan kisah pewayangan klasik, kali ini anak-anak diajak mengikuti cerita sederhana tentang dua tokoh bernama Bili dan Andi yang gemar bermain gawai dan game tanpa mengenal waktu.

Dalam cerita tersebut, Bili dan Andi digambarkan sebagai anak-anak yang hampir setiap hari menghabiskan waktu dengan telepon genggam. Mereka kerap bermain game di depan rumah tanpa memedulikan lingkungan sekitar, bahkan mengabaikan teguran orang tua.

Kebiasaan itu kemudian membawa dampak buruk bagi Bili. Matanya diceritakan mengalami gangguan akibat terlalu lama menatap layar hingga harus dibawa ke dokter.

“Dokter menasihati agar anak-anak tidak bermain gadget terlalu lama dan harus bisa membagi waktu untuk belajar, bermain, serta berinteraksi dengan lingkungan,” kata Bowo saat mendongeng di hadapan siswa.

Cerita tersebut disampaikan dengan media wayang berbahan karton yang dirancang sederhana namun menarik perhatian anak-anak. Sesekali siswa terlihat antusias menjawab pertanyaan dan menirukan tokoh dalam cerita.

Menurut Bowo, pendekatan mendongeng dipilih agar pesan edukasi lebih mudah diterima anak-anak, terutama terkait bahaya penggunaan gadget secara berlebihan.

“Anak-anak lebih mudah memahami pesan jika disampaikan lewat cerita dan visual yang menyenangkan. Kami ingin mereka mengerti bahwa gadget boleh digunakan, tetapi harus ada batasan,” ujarnya.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dengan mengusung semangat perlindungan anak dan pembentukan karakter generasi muda.

Tema edukasi yang diangkat sejalan dengan semangat “Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara”, sekaligus dikaitkan dengan kebijakan pemerintah terkait perlindungan anak di ruang digital.

Tak hanya mendongeng, Bowo juga mengenalkan foto-foto pahlawan nasional kepada siswa serta mengajak mereka menyanyikan lagu kebangsaan bersama.

Momen tersebut dimanfaatkan untuk menanamkan nilai nasionalisme, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa sejak usia dini.

Sejumlah guru menyambut positif metode pembelajaran interaktif tersebut karena dinilai mampu menggabungkan edukasi teknologi, karakter, dan wawasan kebangsaan dalam suasana yang menyenangkan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan interaksi ringan antara siswa dengan Kapolsek. Tawa anak-anak yang memenuhi ruangan menjadi penanda bahwa pesan serius pun bisa disampaikan lewat cara sederhana dan dekat dengan dunia mereka. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Satlantas Kerahkan Dua Tim Patroli Dash Cam untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota menggelar patroli Mahameru Quick Response (MQR) menggunakan kendaraan roda empat berteknologi dash cam untuk memantau arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Senin (18/5/2026) sore.

Patroli dimulai pukul 16.00 WIB dengan dua tim personel yang menyisir sejumlah ruas jalan protokol di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Tim pertama yang diawaki personel Patwal Satlantas 45-101 bergerak melalui rute Jalan Brawijaya, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanudin, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Dhoho, hingga Jalan Yos Sudarso.

Sementara tim kedua yang terdiri dari personel Patwal Satlantas 45-106 melakukan patroli melalui jalur Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Sudanco Supriyadi, Jalan Mayjend Sungkono, hingga Jalan Mayor Bismo.

Kedua patroli dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan fokus pemantauan arus kendaraan pada jam-jam rawan kepadatan sore hari, sekaligus memastikan situasi keamanan di pusat aktivitas masyarakat tetap kondusif.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP T Yudho Prastyawan mengatakan patroli MQR merupakan bagian dari strategi pelayanan cepat dan responsif terhadap kondisi lalu lintas maupun potensi gangguan keamanan.

“Patroli ini kami laksanakan secara mobile menggunakan kendaraan dash cam agar anggota dapat melakukan pemantauan arus lalu lintas secara maksimal serta merespons cepat apabila ditemukan hambatan maupun gangguan kamtibmas,” ujar Yudho, Senin.

Menurut dia, waktu sore menjadi salah satu periode dengan mobilitas kendaraan tinggi sehingga membutuhkan pengawasan intensif di sejumlah ruas jalan utama.

Selain pemantauan lalu lintas, personel juga melakukan pengawasan di titik rawan kemacetan, potensi pelanggaran lalu lintas, dan area dengan aktivitas masyarakat cukup padat.

Kehadiran patroli mobile diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi pengguna jalan sekaligus mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas).

Hingga patroli selesai, kondisi arus lalu lintas di seluruh rute terpantau relatif lancar. Tidak ditemukan kejadian menonjol maupun gangguan keamanan yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

Satlantas Polres Kediri Kota memastikan patroli MQR akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran arus kendaraan di wilayah Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page