Connect with us

Peristiwa

Persiapkan Gebyar Polisi Cilik 2026, Siswa SDS Pawyatan Daha Kediri Jalani Latihan PBB dan Koreografi Bersama Unit Kamsel

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota terus memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak). Kegiatan yang digelar di SDS Pawyatan Daha Kota Kediri, pada Rabu (10/6/2026). Tidak hanya diisi dengan sosialisasi tertib lalu lintas, tetapi juga dilanjutkan latihan intensif dalam rangka persiapan Gebyar Polisi Cilik Tahun 2026.

Program yang digelar oleh Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota tersebut berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB dan diikuti ratusan pelajar bersama tenaga pendidik dari sejumlah sekolah di Kota Kediri.

Pada sesi pertama, kegiatan Polisi Sahabat Anak berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 08.30 WIB di SDS Pawyatan Daha Kota Kediri. Hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota, kepala sekolah dan guru SD Negeri Jagalan I, III, dan V Kota Kediri, serta para siswa dari ketiga sekolah tersebut.

Dalam kegiatan itu, personel Satlantas memberikan edukasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini, memperkenalkan profesi Polri kepada para pelajar, sekaligus mengenalkan fungsi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) dan berbagai rambu-rambu lalu lintas yang harus dipatuhi pengguna jalan.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan pembentukan karakter disiplin berlalu lintas perlu dimulai sejak usia sekolah dasar agar menjadi budaya yang tertanam hingga dewasa.

“Melalui program Polisi Sahabat Anak, kami ingin menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini. Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujar AKP Tutud Yudho Prastyawan.

Usai kegiatan Polsanak, Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota melanjutkan agenda latihan dalam rangka persiapan Gebyar Polisi Cilik Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung, pada 24 Juni mendatang.

Latihan dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di SDS Pawyatan Daha dan Halaman Belakang Polsek Kediri Kota dengan melibatkan Kepala Sekolah SDS Pawyatan Daha, Kanit Kamsel beserta anggota, tim pelatih koreografi CK Dance, serta para siswa yang akan menjadi peserta Polisi Cilik.

Dalam sesi latihan tersebut, para siswa mendapatkan pembinaan mengenai Peraturan Baris Berbaris (PBB), teknik kedisiplinan, kekompakan gerakan, hingga latihan koreografi sebagai bagian dari persiapan menghadapi Gebyar Polisi Cilik Tahun 2026.

Menurut AKP Tutud Yudho Prastyawan, kegiatan Polisi Cilik tidak hanya bertujuan menampilkan kemampuan baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepatuhan terhadap aturan.

“Latihan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter kepada anak-anak agar memiliki disiplin, rasa tanggung jawab, serta memahami pentingnya mematuhi aturan. Kami berharap melalui Gebyar Polisi Cilik nanti mereka dapat menjadi teladan sekaligus agen keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekitarnya,” katanya.

Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Antusiasme para siswa terlihat tinggi dalam mengikuti setiap materi yang disampaikan maupun latihan yang diberikan oleh personel Satlantas bersama tim pelatih koreografi. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polres Kediri Kota Perkuat Sinergi dengan Dunia Pendidikan, Ajak Warga Jaga Kondusivitas Lingkungan Sejak Dini

Published

on

Kediriselaludihati.com – Komitmen Polri dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat kembali ditunjukkan melalui kehadiran para Bhabinkamtibmas di berbagai kegiatan pelepasan siswa dan santri di wilayah hukum Polres Kediri Kota, Sabtu (13/6/2026).

Di Kecamatan Grogol, Bhabinkamtibmas Desa Grogol Aipda Imam Sugiat menghadiri kegiatan Pelepasan Santri Kelas VI Angkatan IX Tahun Ajaran 2025/2026 SD Plus Al Harun yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Balai Desa Grogol.

Acara tersebut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Al Harun KH Abdul Qodir Junaidi atau Gus Jajun, Kepala Desa Grogol Suparyono, Pengawas SD Plus Al Harun H. Imam Syafi’i, Kepala SD Plus Al Harun Khoirul Anwar beserta jajaran guru, para siswa, wali murid, serta tokoh masyarakat.

Kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pendidikan, tetapi juga sebagai upaya mempererat kemitraan antara Polri dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, di wilayah Kecamatan Tarokan, Bhabinkamtibmas Desa Kerep Aiptu Moh Syafiudin melaksanakan pengamanan sekaligus menghadiri kegiatan Purnawiyata dan Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 KB, RA, dan MI Surya Utama Al Fajar yang digelar di halaman madrasah di Dusun Cabak, Desa Kerep.

Mengusung tema “Langkah Kecil Hari Ini Menuju Mimpi Besar Esok Nanti”, kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa, orang tua, guru, dan masyarakat sekitar dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan.

Dalam kesempatan itu, Aiptu Moh Syafiudin turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan dan segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun Polsek Tarokan apabila menemukan permasalahan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang selalu hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

“Momentum pelepasan siswa dan santri tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan bagi Polri untuk membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan edukasi kamtibmas agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., menegaskan bahwa sinergi antara institusi pendidikan, pemerintah desa, dan kepolisian menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin dan peduli terhadap lingkungan.

“Kami berharap para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dapat terus melanjutkan cita-citanya, sementara masyarakat tetap menjaga kerukunan dan segera berkoordinasi dengan aparat apabila terjadi persoalan di lingkungan masing-masing,” katanya.

Selama pelaksanaan kedua kegiatan tersebut, situasi terpantau berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen Polres Kediri Kota dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus memperkuat kemitraan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Warnai Pelepasan 27 Siswa Kelas VI SDN Jagalan 1 Kediri, Polisi Ajak Warga Jaga Kondusivitas Lingkungan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Polsek Kediri Kota bersama unsur tiga pilar menghadiri kegiatan pelepasan siswa kelas VI SD Negeri Jagalan 1 Kota Kediri yang digelar, pada Sabtu (13/6/2026).

Kehadiran aparat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di lingkungan SDN Jagalan 1 itu diikuti sebanyak 27 siswa kelas VI beserta orang tua dan dewan guru. Suasana berlangsung penuh kehangatan dan rasa syukur atas selesainya proses pendidikan para siswa di tingkat sekolah dasar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur tiga pilar Kelurahan Jagalan, Pengawas SD Rayon 3 Mujiarsih, Kepala SDN Jagalan 1 beserta jajaran guru, para wali murid, serta seluruh siswa kelas VI yang mengikuti prosesi pelepasan.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan memanfaatkan momen kebersamaan dengan masyarakat untuk memberikan imbauan kamtibmas kepada seluruh peserta yang hadir. Masyarakat diajak bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, memperkuat kepedulian sosial, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayah Kelurahan Jagalan.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan Polri sekaligus sarana memperkuat komunikasi dengan warga.

“Melalui kegiatan seperti ini kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Sinergi antara aparat, sekolah, orang tua, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang generasi muda,” ujar Kompol Bowo Wicaksono.

Ia juga berharap para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah dasar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dengan semangat belajar yang tinggi serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja.

“Kami mengajak seluruh orang tua untuk terus memberikan pengawasan dan pendampingan kepada anak-anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif serta bersama-sama menjaga situasi lingkungan yang tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Selama pelaksanaan kegiatan pelepasan siswa berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun masyarakat sebagai wujud nyata sinergi dalam menjaga keamanan dan mempererat hubungan kemitraan di lingkungan pendidikan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Banaran Kediri Ajak Pelajar SMP Bijak Bermedia Digital dan Hindari Perilaku Menyimpang

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya pencegahan kenakalan remaja terus digencarkan jajaran Polres Kediri Kota melalui pendekatan humanis di tengah masyarakat. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Aipda Edy H, yang menggelar kegiatan sambang dan komunikasi langsung dengan kalangan remaja di sebuah warung kopi di wilayah binaannya, pada Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB di Warkop Sanding Kali, Lingkungan RT 17 RW 06 Kelurahan Banaran itu menyasar sejumlah pelajar tingkat SMP yang tengah berkumpul dan bermain gim daring.

Melalui pendekatan persuasif, Aipda Edy memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pergaulan serta menggunakan teknologi digital secara bijak di era modern.

Dalam penyampaiannya, para remaja diingatkan agar tidak mengakses situs judi online maupun konten pornografi yang dapat merusak moral dan masa depan generasi muda. Selain itu, mereka juga diajak menjauhi perilaku perundungan atau bullying yang dapat berdampak buruk bagi korban maupun pelaku.

Tidak hanya itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dan minuman keras yang dapat mengancam kesehatan, masa depan pendidikan, hingga berujung pada persoalan hukum.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam membangun kesadaran hukum dan meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap keamanan lingkungan.

“Pendekatan secara langsung kepada anak-anak dan remaja menjadi salah satu langkah efektif untuk memberikan pemahaman sejak dini mengenai bahaya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, perjudian online, hingga penggunaan media digital yang tidak sehat,” ujar Kompol Siswandi.

Ia menambahkan, kehadiran polisi di ruang-ruang publik seperti warung kopi juga bertujuan membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sehingga pesan-pesan kamtibmas dapat diterima dengan baik.

“Kami berharap para pelajar mampu memanfaatkan teknologi secara positif, fokus pada pendidikan, menjauhi perilaku menyimpang, dan ikut menjaga situasi keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan dengan tertib, aman, dan penuh keakraban. Para remaja yang hadir tampak antusias mengikuti arahan dan berdialog dengan Bhabinkamtibmas mengenai berbagai persoalan yang kerap dihadapi generasi muda di era digital.

Melalui kegiatan sambang dan edukasi seperti ini, Polres Kediri Kota berharap dapat memperkuat sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan kalangan pelajar dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari berbagai bentuk kenakalan remaja. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page