Inspirasi
Kapolsek Bowo Ajak Pengemudi Ojek Online Perkuat Jejaring Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas

Kediriselaludihati – Polsek Kediri Kota menggandeng pengemudi ojek online (ojol) dalam program Sabuk Kamtibmas sebagai upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Kediri.
Kegiatan tersebut digelar pada Kamis (13/8/2026) di halaman Mako Polsek Kediri Kota, Jalan Hasanuddin, Kota Kediri, dipimpin langsung oleh Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek menyampaikan pentingnya peran masyarakat sebagai mitra kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kompol Bowo mengatakan, pengemudi ojek online memiliki mobilitas tinggi karena setiap hari beraktivitas di berbagai wilayah Kota Kediri. Kondisi tersebut menjadikan mereka memiliki peran strategis sebagai jaringan informasi masyarakat.
“Teman-teman pengemudi ojek online ini setiap hari berada di lapangan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, kami berharap dapat menjadi bagian dari jaringan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kompol Bowo.
Menurutnya, informasi awal dari masyarakat sangat penting agar setiap potensi permasalahan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.
“Apabila ada kejadian atau hal-hal yang mencurigakan, segera sampaikan kepada kami. Dengan komunikasi yang cepat, langkah penanganan juga bisa dilakukan lebih awal,” katanya.
Program Sabuk Kamtibmas merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah, dan elemen masyarakat melalui jejaring komunikasi yang bertujuan memperkuat langkah pencegahan dini, baik melalui pendekatan preemtif maupun preventif.
Melalui program tersebut, masyarakat tidak hanya menjadi objek dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari sistem keamanan lingkungan.
Selain penyampaian sosialisasi, kegiatan juga dikemas secara sederhana dan humanis melalui makan bersama dengan menu pecel bersama para pengemudi ojek online di halaman Mako Polsek Kediri Kota.
Suasana kebersamaan tersebut menjadi ruang komunikasi informal antara kepolisian dan masyarakat untuk mempererat hubungan serta membangun kepercayaan.
Kompol Bowo menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kamtibmas akan lebih mudah terjaga apabila ada kepedulian dan komunikasi yang baik antara polisi dengan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui Sabuk Kamtibmas, Polsek Kediri Kota berharap jejaring komunikasi dengan masyarakat semakin kuat sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini demi mewujudkan Kota Kediri yang aman, nyaman, dan kondusif. (res/aro)
Inspirasi
Tanamkan Nasionalisme, Puluhan Pengemudi Pasang Bendera di Kendaraan sebagai Simbol Cinta Tanah Air

Kediriselaludihati – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Polsek Kediri Kota membagikan puluhan bendera Merah Putih kepada para pengemudi ojek online (ojol) dan tukang becak di wilayah Kota Kediri, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk menumbuhkan rasa nasionalisme serta mengajak masyarakat ikut memeriahkan momentum kemerdekaan dengan memasang bendera Merah Putih di kendaraan masing-masing.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan pembagian bendera tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mengajak seluruh elemen masyarakat menumbuhkan semangat kebangsaan.
“Bendera Merah Putih bukan hanya simbol negara, tetapi juga menjadi pengingat perjuangan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Kami mengajak masyarakat untuk ikut mengibarkan bendera sebagai wujud rasa cinta kepada bangsa dan negara,” ujar Kompol Bowo.
Puluhan bendera dibagikan langsung kepada para pengemudi ojek online dan tukang becak yang beraktivitas di sejumlah wilayah Kota Kediri.
Para penerima bendera kemudian memasangnya pada kendaraan mereka, baik sepeda motor maupun becak, sehingga nuansa kemerdekaan semakin terasa di ruang publik.
Selain membagikan bendera, personel Polsek Kediri Kota juga menyampaikan pesan kamtibmas agar masyarakat tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat persatuan menjelang perayaan HUT Kemerdekaan RI.
Menurut Kompol Bowo, semangat kemerdekaan harus diwujudkan tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian dan kebersamaan seluruh masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Momentum kemerdekaan menjadi kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat persatuan. Mari bersama-sama menjaga Kota Kediri tetap aman, nyaman, dan kondusif,” katanya.
Kegiatan pembagian bendera tersebut mendapat respons positif dari para pengemudi ojol dan tukang becak. Mereka mengapresiasi langkah Polsek Kediri Kota yang mengajak masyarakat terlibat langsung dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kediri Kota berharap semangat nasionalisme terus tumbuh di tengah masyarakat serta nilai perjuangan para pahlawan tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari. (res/aro)
Inspirasi
Kolaborasi Antarinstansi Diperkuat, Polres Kediri Kota Siap Dukung Pengawasan Keimigrasian

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra, Amd.Im., S.H., M.Si., beserta jajaran di ruang kerja Kapolres Kediri Kota, Kamis (13/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi antarinstansi, khususnya dalam mendukung pelayanan publik, pengawasan keberadaan warga negara asing (WNA), serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kediri memperkenalkan diri bersama jajaran sekaligus menyampaikan komitmen Imigrasi dalam menjalankan tugas pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing di wilayah kerja Imigrasi Kediri.
“Keberadaan warga negara asing perlu mendapatkan perhatian bersama sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pelanggaran keimigrasian maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Antonius.
Ia menjelaskan, wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri meliputi empat wilayah, yakni Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Jombang.
Menurutnya, kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas keimigrasian di lapangan.
“Silaturahmi ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan tugas, khususnya di bidang keimigrasian dan keamanan wilayah,” katanya.
Antonius juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Polres Kediri Kota dalam berbagai pelayanan masyarakat, termasuk koordinasi terkait pengurusan dokumen keimigrasian.
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan kesiapan Polres Kediri Kota untuk mendukung tugas Kantor Imigrasi Kediri.
“Kami siap membantu dan mendukung Imigrasi Kediri. Komunikasi dan koordinasi harus terus dijaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya terkait bidang keimigrasian,” kata Wisnu.
Kapolres menyampaikan bahwa Polres Kediri Kota siap melakukan dukungan melalui kegiatan patroli maupun bantuan pengecekan apabila diperlukan dalam rangka pengawasan aktivitas warga negara asing.
Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat pengawasan terhadap aktivitas WNA di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” ujar Wisnu.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir jajaran Polres Kediri Kota dan Kantor Imigrasi Kediri, di antaranya Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif M., S.T.K., S.I.K., Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., Kasat Narkoba AKP Endro Purwandi, S.H., M.H., serta jajaran pejabat Imigrasi Kediri.
Melalui pertemuan tersebut, Polres Kediri Kota dan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri berkomitmen menjaga komunikasi dan kerja sama berkelanjutan guna mendukung pelayanan masyarakat, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban di wilayah Kediri dan sekitarnya. (res/aro)
Inspirasi
PMII Kediri Siap Bersinergi dengan Polri Cegah Konflik Sosial dan Jaga Ruang Aspirasi Tetap Aman
Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kediri di Ruang Bale Sekartaji Mapolres Kediri Kota, Rabu (12/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan organisasi mahasiswa untuk membahas berbagai persoalan kebangsaan, penyampaian aspirasi masyarakat, serta upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Kediri.
Dalam kegiatan yang berlangsung pukul 13.20 WIB hingga 14.45 WIB itu, Kapolres Kediri Kota didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi,
Kasat Lantas AKP Yudho Prastyawan, Kasat Binmas AKP Cahyo, Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif Martadinata, S.T.K., S.I.K., serta Kanit III Sat Intelkam Ipda Didik Tarwanto.
Sementara dari PMII Cabang Kediri hadir Ketua Umum PMII Kediri Irgy Ahmad Vahrezi, Bendahara Kopri Layli Nur Fadhila, anggota bidang eksternal Awaludin Nur Alfiyan, serta Co Advokasi PMII Kediri Fajrul Falakh.
Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menyampaikan apresiasi atas kunjungan PMII Kediri. Ia mengatakan komunikasi antara kepolisian dan elemen mahasiswa menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Terima kasih atas kunjungan teman-teman PMII Kediri. Saya berharap ke depan komunikasi ini terus berjalan, karena banyak persoalan yang lebih baik dibicarakan bersama melalui ruang dialog,” ujar Kapolres.
Kapolres menjelaskan bahwa Polri memiliki tugas menjaga keamanan sekaligus mengawal berbagai kebijakan pemerintah agar berjalan sesuai aturan. Namun di sisi lain, kepolisian juga tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.
“Kami memahami bahwa mahasiswa memiliki peran sebagai penyampai aspirasi masyarakat. Tetapi dalam penyampaian aspirasi tetap harus menjaga ketertiban dan jangan sampai terjadi pelanggaran hukum,” katanya.
Menurut Kapolres, koordinasi menjadi kunci dalam mencegah terjadinya konflik sosial. Ia mengajak PMII maupun organisasi mahasiswa lainnya untuk bersama-sama menciptakan suasana kondusif di Kota Kediri.
“Kami terbuka apabila ada permasalahan atau konflik di wilayah Kediri maupun Karesidenan Kediri untuk dikomunikasikan bersama. Kami siap membangun komunikasi dalam hal apa pun,” ujar AKBP Wisnu..
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyinggung sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, salah satunya terkait konvoi perguruan silat yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Ia menegaskan Polres Kediri Kota akan terus melakukan langkah pencegahan melalui komunikasi dengan tokoh dan pengurus perguruan silat.
“Kami terus melakukan pencegahan dan komunikasi agar kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan konflik dapat dicegah sejak awal,” katanya.
Kapolres juga mengajak PMII Kediri untuk terus berperan dalam menjaga Kota Kediri, termasuk memberikan masukan konstruktif terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum PMII Cabang Kediri Irgy Ahmad Vahrezi menyampaikan bahwa kedatangan mereka bertujuan untuk mempererat hubungan dan komunikasi dengan Kapolres Kediri Kota yang baru menjabat.
“Kami datang untuk bersilaturahmi. Selama ini komunikasi antara PMII Kediri dengan Polres Kediri Kota sudah berjalan baik dan kami berharap hubungan ini terus terjaga,” ujar Irgy.
Ia menyampaikan bahwa PMII Kediri siap membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif, termasuk mencegah terulangnya peristiwa yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
“Kami dari PMII Kediri terbuka untuk diajak komunikasi. Kami juga siap membantu menjaga keamanan dan ketentraman di wilayah Kediri karena kami bagian dari masyarakat Kediri,” katanya.
Dalam audiensi tersebut, PMII juga menyampaikan perhatian terhadap persoalan konvoi perguruan silat yang beberapa kali menimbulkan keresahan masyarakat. Menurut mereka, diperlukan komunikasi bersama antara kepolisian, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan untuk mencari solusi.
Kegiatan diakhiri dengan foto bersama. Setelah itu, rombongan PMII Cabang Kediri meninggalkan Mapolres Kediri Kota dalam keadaan aman dan tertib.
Melalui audiensi tersebut, Polres Kediri Kota dan PMII Kediri berkomitmen menjaga komunikasi serta membangun kolaborasi dalam menciptakan Kota Kediri yang aman, kondusif, dan tetap menjadi ruang demokrasi yang sehat bagi masyarakat.(res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
