Connect with us

Peristiwa

Ada apa Kapolres Kediri Kota dan Dandim Inspeksi ke Pasar Bandar ?

Published

on

Kediriselaludihati.com- Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi bersama Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Rully Eko Suryawan menggelar inspeksi mendadak ke Pasar Bandar, Kota Kediri, Sabtu (28/5/2022). Keduanya hendak memastikan ketersediaan sekaligus memantau harga minyak goreng curah.

Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, mengatakan berdasarkan hasil sidak ini dia menjamin pasokan minyak goreng curah dalam kondisi aman. Kepolisian bersinergi dengan TNI dan Forkopimda Kota Kediri menggelar sidak secara berkala untuk mengetahui kondisi di lapangan terkait ketersediaan minyak goreng..

“Kita melakukan sidak ini untuk memastikan ketersediaan dan harga minyak goreng curah di pasaran,” tegas AKBP Wahyudi.

Dari pantauan di lapangan, pedagang di Pasar Bandar menjual minyak goreng curah mulai dari Rp15 ribu sampai dengan Rp16 ribu. Sementara ketersediaan minyak goreng di tingkat agen terpantau aman. Setiap pekan, para agen mendapat pasokan minyak goreng curah sebanyak 10 drum.

“Saat ini ketersediaan minyak goreng kemasan dan minyak goreng curah di wilayah Kota Kediri masih tersedia atau mencukupi dan tidak terjadi kelangkaan,” ungkap AKBP Wahyudi.

Pihak Polri dan TNI bekerja sama dengan Diskoperindag untuk memantau dan mengawasi Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng. Dalam Permendag baru, HET minyak goreng curah ditetapkan Rp15.500 per kilogram. (***)

Continue Reading

Peristiwa

Pengamanan Berlapis Diterapkan, Polisi Antisipasi Euforia Suporter dan Gangguan Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota menyiagakan ratusan personel gabungan untuk mengamankan pertandingan BRI Super League musim 2025/2026 antara Persik Kediri melawan Borneo FC Samarinda yang digelar di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (29/4/2026).

Kesiapan pengamanan ditandai dengan pelaksanaan apel yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 13.40 WIB di kawasan Stadion Brawijaya, Jalan Ahmad Yani, Kota Kediri. Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolres Kediri Kota Kompol I Putu Gde Caka Pratyaksa dan dihadiri jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota, personel TNI, Brimob, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Damkar, hingga unsur panitia pelaksana pertandingan.

Apel digelar beberapa jam sebelum kick off laga Persik Kediri kontra Borneo FC Samarinda yang dijadwalkan berlangsung pukul 15.30 WIB.

Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budi mengatakan pengamanan dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan langkah preventif guna memastikan pertandingan berlangsung aman dan kondusif.

Menurut dia, seluruh personel telah ditempatkan sesuai ploting dan dibagi ke sejumlah titik strategis, baik di dalam maupun luar stadion.

“Pengamanan hari ini merupakan bagian dari upaya memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar. Seluruh personel harus memahami tugas masing-masing dan melaksanakan pengamanan secara profesional,” ujar Iwan saat memberikan arahan.

Ia menegaskan pengamanan pertandingan sepak bola mengacu pada Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022 tentang pengamanan kompetisi olahraga.

Salah satu fokus utama pengamanan ialah pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan penonton di seluruh pintu masuk stadion. Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang, seperti minuman keras, senjata tajam, flare, petasan, maupun benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan pertandingan.

Selain itu, personel juga diminta mengantisipasi potensi euforia suporter, baik sebelum maupun setelah pertandingan.

“Meski selama ini pertandingan Persik Kediri di Stadion Brawijaya berjalan aman dan kondusif, seluruh anggota tetap harus fokus dan tidak boleh terlena,” katanya.

Ia juga mengingatkan personel agar tidak meninggalkan lokasi sebelum seluruh pertandingan selesai dan seluruh penonton meninggalkan stadion.

Dalam skema pengamanan, sebanyak 425 personel gabungan diterjunkan. Jumlah tersebut terdiri dari 206 personel Polres Kediri Kota dan polsek jajaran, 124 personel bantuan kendali operasi (BKO), 50 personel dari instansi samping, serta 95 steward dan petugas body check.

Personel BKO berasal dari Brimob, Kodim 0809 Kediri, Brigif 16/Wira Yudha, Yonif 521/Dadaha Yudha, dan Denpom.

Adapun unsur instansi samping terdiri atas Satpol PP, Damkar, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perhubungan.

Pengamanan dibagi ke dalam empat lapis atau ring.

Ring 1 berada di area dalam stadion yang menjadi tanggung jawab steward bersama unsur Satintelkam, Satreskrim, dan Satresnarkoba.

Ring 2 ditempatkan di seluruh akses pintu masuk stadion. Area ini dijaga personel Polri, Satpol PP, serta Kodim yang bertugas melakukan pemeriksaan tiket, body check, dan barang bawaan penonton.

Ring 3 ditempatkan di area luar stadion dan titik-titik rawan. Pengamanan pada lapis ini melibatkan Brimob, Dalmas Sat Samapta, Raimas, Brigif 16, dan Yonif 521 untuk mengantisipasi gangguan keamanan maupun konsentrasi massa.

Sementara Ring 4 difokuskan pada pengamanan simpul jalan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar stadion oleh Satlantas bersama Dishub.

Dalam arahannya, Kabag Ops juga menegaskan bahwa personel TNI-Polri berada di Ring 2 dan hanya dapat membantu masuk ke area dalam stadion apabila dibutuhkan steward.

Padal di masing-masing titik diminta bertanggung jawab penuh terhadap anggotanya, termasuk memastikan koordinasi berjalan baik selama pengamanan berlangsung.

“Padal harus benar-benar mengendalikan anggota sesuai ploting dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Panitia pelaksana pertandingan turut dilibatkan dalam skema pengamanan, terutama terkait akses penonton, jalur keluar masuk pemain, official, hingga area steril pertandingan.

Hingga apel berakhir, situasi di kawasan Stadion Brawijaya dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Aparat berharap pertandingan Persik Kediri melawan Borneo FC Samarinda dapat berlangsung lancar tanpa gangguan keamanan maupun insiden yang mengganggu jalannya kompetisi. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Koordinasi Teknis hingga Pengamanan Dipastikan Siap Jelang Kick Off di Stadion Brawijaya

Published

on

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota bersama panitia pelaksana dan stakeholder terkait menggelar Match Coordination Meeting (MCM) jelang pertandingan BRI Super League 2025/2026 antara Persik Kediri melawan Borneo FC Samarinda di Stadion Brawijaya, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.30 hingga 14.30 WIB di ruang pertemuan KONI Kota Kediri ini menjadi tahap akhir koordinasi sebelum pertandingan yang dijadwalkan berlangsung Rabu (29/4/2026) pukul 15.30 WIB dan disiarkan langsung oleh Indosiar.

Rapat dihadiri unsur kepolisian, match commissioner, panitia pelaksana, perwakilan kedua tim, perangkat pertandingan, hingga tim medis dan penyiar resmi. Dalam forum tersebut, berbagai aspek teknis pertandingan dibahas secara detail, mulai dari kesiapan tim, pengaturan jadwal keberangkatan, hingga standar operasional pertandingan.

Match Commissioner menegaskan pentingnya kedisiplinan waktu bagi kedua tim agar tidak terjadi keterlambatan kick off. Selain itu, aturan pertandingan, penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR), serta ketentuan perlengkapan pemain turut disampaikan untuk memastikan jalannya laga sesuai regulasi.

Panitia pelaksana melalui Tri Widodo menyampaikan optimisme bahwa pertandingan akan berjalan lancar. Ia juga memastikan kesiapan sarana pendukung, termasuk antisipasi cuaca hujan dengan menyiapkan dua unit mobil penyedot air guna mencegah genangan di lapangan.

Dari sisi medis, panitia menyiapkan tiga unit ambulans, tim kesehatan berjumlah 20 personel, serta rumah sakit rujukan, yakni RS SLG dan RS Bhayangkara, untuk mengantisipasi kondisi darurat selama pertandingan berlangsung.

Sementara itu, pengamanan pertandingan akan melibatkan ratusan personel gabungan TNI-Polri dan instansi terkait. Polres Kediri Kota menegaskan kesiapan pengamanan sesuai pembagian zona, dengan fokus utama di area pintu masuk, dalam stadion, serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Kasubbag Dal Ops Polres Kediri Kota menyampaikan bahwa apel pengamanan akan dilaksanakan pukul 13.00 WIB di halaman SMA Negeri 8 Kediri, sebelum seluruh personel menempati titik pengamanan masing-masing.

Selain itu, panitia juga menyiapkan 95 personel steward untuk membantu pengamanan di dalam stadion, termasuk pemeriksaan penonton dan pengawasan area pertandingan. Pengetatan dilakukan untuk mencegah masuknya barang terlarang seperti flare atau kembang api.

Perwakilan kedua tim menyatakan kesiapan untuk bertanding serta berharap pertandingan berlangsung sportif dan menghibur masyarakat. Pihak penyiar dan media juga memastikan kesiapan teknis, termasuk dukungan teknologi VAR dan sistem cadangan kelistrikan.

Seluruh rangkaian MCM berjalan lancar dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan menyeluruh, baik dari sisi teknis pertandingan maupun keamanan, sehingga laga antara Persik Kediri dan Borneo FC Samarinda dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Rakor Pengamanan Tekankan Sistem Berlapis dan Pendekatan Humanis

Published

on

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota menggelar rapat koordinasi (rakor) pengamanan pertandingan sepak bola BRI Super League 2025/2026 antara Persik Kediri melawan Borneo FC yang akan digelar di Stadion Brawijaya, Rabu (29/4/2026).

Rakor berlangsung di ruang video conference Gedung Command Center lantai 2 Polres Kediri Kota, Selasa (28/4/2026) mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan dipimpin Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., dan dihadiri unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, panitia pelaksana, hingga manajemen Persik Kediri.

Dalam rapat tersebut disepakati pola pengamanan berlapis dengan total 487 personel yang akan diterjunkan. Rinciannya, 218 personel dari Polres Kediri Kota dan jajaran, 124 personel bantuan kendali operasi (BKO) dari Brimob, TNI, dan instansi terkait, 50 personel dari instansi samping seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan, serta 95 personel steward dan petugas pemeriksaan.

Pengamanan dibagi dalam empat ring. Ring 1 berada di dalam stadion yang diisi steward dan satuan fungsi kepolisian. Ring 2 difokuskan di pintu masuk dengan pengawasan ketat terhadap barang bawaan penonton. Ring 3 mencakup area luar stadion dengan penempatan pasukan pengendali massa, sementara Ring 4 berada di simpul-simpul jalan untuk pengaturan arus lalu lintas oleh Satlantas dan Dishub.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., melalui jajaran operasional menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis sesuai prosedur operasional standar (SOP). “Seluruh personel diminta menjalankan tugas sesuai ploting dan memastikan situasi tetap kondusif hingga pertandingan selesai dan penonton meninggalkan stadion,” demikian disampaikan dalam rakor.

Selain pengamanan di lokasi, aparat juga akan melakukan pengawalan terhadap kedua tim, baik Persik Kediri maupun Borneo FC, dari hotel menuju stadion dan sebaliknya. Perangkat pertandingan diketahui menginap di hotel di wilayah Kota Kediri.

Panitia pelaksana melalui Tri Widodo menyampaikan bahwa pertandingan akan disiarkan langsung di Indosiar. Ia juga memastikan suporter tim tamu tidak hadir, serta jumlah penonton diperkirakan sekitar 1.400 orang berdasarkan pengalaman laga sebelumnya.

Dalam rakor juga dibahas pengendalian tiket, termasuk penggunaan gelang berkode batang (barcode) untuk mencegah pemalsuan. Selain itu, petugas diminta memperketat pemeriksaan di pintu masuk guna mencegah masuknya barang terlarang serta menertibkan pedagang asongan di stadion.

Selama kegiatan rakor berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Polres Kediri Kota memastikan seluruh kesiapan pengamanan telah dimatangkan guna menjamin pertandingan berjalan lancar, aman, dan tertib. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page