Connect with us

Peristiwa

Aliansi Wartawan Media Kediri Raya Ucapkan Terima Kasih ke Polisi Karena Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan Wartawan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Aliansi Wartawan Media Kediri Raya  menggelar giat kirim doa Bersama sebagai wujud  solidaritas untuk rekan seprofesi (Alm) Marsal Harahap Pemimpin Redaksi LasserNewsToday.com. Kegiatan dilaksanakan  pada Kamis tanggal 24 Juni 2021 di depan TMP Joyoboyo Jl. PK. Bangsa Kota Kediri.

Aksi Solidaritas tersebut diikuti kurang lenih  15 orang peserta dengan Korlap Akhir Kristiono, A.Md. (Wartawan Media Cokro Kediri). Sebelum berangkat para peserta aksi berkumpul di Sekretariat Aliansi Wartawan Media Kediri Raya alamat Tinalan Gg. I No. 54 Kel. Tinalan Kecmatan  Pesantren Kota Kediri.

➡️ Adapun peralatan yang dibawa antara lain sound system . Spanduk yang berisi tulisan “Aliansi Wartawan Media Kediri Raya Aksi Damai Solidaritas dan Kirim Doa Bersama Rekan Seprofesi (Alam) Marsal Harahap Pemimpin Redaksi LasserNewsToday.com. Bunga tabur dan amflet yang berisi lagu gugur bunga

Rangkaian aksi pukul 08.45 WIB  peserta aksi berangkat dari titik kumpul . Pukul 09.00 Wib. peserta tiba di depan TMP Joyoboyo. Orasi oleh Nyoto (Wartawan Bidik Nasional)

“Terimakasih kepada rekan-rekan semua telah datang dalam aksi solidaritas kepada rekan seprofesi kita. Kita disini menuntut rekan seprofesi kita yang telah meninggal di Sumatera Marsal Harahap akibat aksi penembakan untuk pelakunya agar segera ditangkap . Mari kita berdoa untuk rekan kita Marsal Harahap .Saya ucapkan kepada rekan-rekan aparat yang telah menjaga aksi kita semoga aksi damai ini dapat berjalan lancer. Para pelaku saat ini sudah diamankan oleh Kepolisian Polda Sumut dan kami berharap pelaku diberikan hukuman yang berat . Kami ucapkan terima kasih kepada Kepolisian yang  telah bekerja keras mengungkap para pelaku kekerasan kepada rekan seprofesi kami,” katanya.

Dalam aksi tersebut selain diisi tabur Bungan juga dilakukan pembacaan Pernyataan Sikap Aliansi Wartawan Media Kediri Raya oleh ANDRI (wartawan Jatim Post) :

1). Mengutuk keras terhadap aksi kekerasan penembakan yang dialami oleh Marasalim Harahap, dimana aksi kekerasan yang menghilangkan nyawa itu merupakan tindakan yang tidak berperikemanusiaan dan melawan hokum.

2).  Mendesak Polisi Republik Indonesia khususnya Polda Sumatera Utara untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan membawa pelaku serta yang terlibat ke meja hijau, hokum harus ditegakkan tanpa terkecuali.

3).  Meminta Kapolda Sumatera Utara bersikap transparan dalam perkara pembunuhan rekan kami Marasalim Harahap, agar tidak terjadi simpang siur informasi.

4).  Mendukung pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku tindak kekerasan terhadap rekan kami Marsalim Harahap.

5).  Meminta pihak Kepolisian Sumatera Utara khususnya Polres Pelabuhan Belawan meningkatkan rasa aman dan nyaman terhadap wartawan Medan Utara dalam menjalankan tugasnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. (res|aro)

Continue Reading

Peristiwa

Tradisi Bulan Suro Tetap Berjalan, Bhabinkamtibmas Desa Blimbing Mojo Bersama Tiga Pilar Jaga Kondusivitas Warga

Published

on

Kediriselaludihati.com – Tradisi kesenian rakyat dalam rangka memperingati bulan Suro kembali digelar di wilayah Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, jajaran Polsek Mojo melakukan pengamanan pagelaran kesenian jaranan di Desa Blimbing, pada Rabu (15/7/2026).

Pengamanan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Blimbing Aiptu Darsono bersama Babinsa dan regu patroli Polsek Mojo. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah Asrifah, RT 02 RW 01, Dusun Blimbing, Desa Blimbing, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Pagelaran menampilkan kesenian jaranan Turonggo Joyo dari Desa Blimbing pimpinan Sunawar. Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan bulan Suro yang menjadi tradisi masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan pengamanan, petugas tidak hanya memastikan kelancaran jalannya pertunjukan, tetapi juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Kapolsek Mojo melalui personel pengamanan mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga suasana kondusif, menghindari tindakan yang dapat mengganggu jalannya acara, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

“Kegiatan budaya seperti kesenian jaranan merupakan bagian dari tradisi masyarakat yang perlu dijaga. Namun, keamanan dan ketertiban tetap menjadi tanggung jawab bersama agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik,” ujar petugas pengamanan.

Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan masyarakat tersebut menjadi bentuk pelayanan sekaligus upaya menjaga hubungan baik antara Polri dan masyarakat.Pagelaran jaranan Turonggo Joyo berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman hingga selesai tanpa adanya gangguan kamtibmas. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

MPLS Jadi Ruang Pembinaan Karakter, Bhabinkamtibmas Polsek Mojoroto Kediri Dorong Siswa Ciptakan Lingkungan Aman dan Positif

Published

on

Kediriselaludihati.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momentum bagi jajaran kepolisian untuk hadir memberikan pembinaan kepada generasi muda. Tidak hanya mengenalkan aturan sekolah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan kesadaran tentang keamanan, etika pergaulan, serta tantangan yang dihadapi pelajar di era digital.

Jajaran Polsek Mojoroto dan Polsek Kediri Kota secara bersamaan melaksanakan kegiatan sosialisasi kamtibmas kepada siswa baru di sejumlah sekolah di Kota Kediri, pada Rabu (15/7/2026).

Di SMK Negeri 2 Kota Kediri, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kanit Binmas Polsek Mojoroto AKP Djoko Budi bersama Panit Binmas Aiptu R.R. Hesty dan Bhabinkamtibmas Bandar Lor Aipda Toni Setiawan memberikan sosialisasi kamtibmas kepada siswa kelas X dalam rangka MPLS Tahun Ajaran 2026.

Materi yang diberikan berfokus pada pencegahan bullying serta bahaya judi online yang saat ini menjadi salah satu persoalan sosial di kalangan masyarakat, termasuk generasi muda.

Dalam penyampaiannya, jajaran Polsek Mojoroto mengajak para siswa untuk membangun lingkungan sekolah yang sehat, saling menghargai, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan teman maupun diri sendiri.

“Bullying bukan sebuah candaan. Perilaku merendahkan, menyakiti, atau mengucilkan orang lain dapat berdampak besar bagi korban. Karena itu, mari bersama menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” ujar AKP Djoko Budi.

Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya judi online yang dapat menimbulkan dampak negatif, mulai dari kerugian ekonomi, gangguan psikologis, hingga merusak masa depan generasi muda.

Polisi mengingatkan agar pelajar lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan tidak mudah tergoda dengan berbagai tawaran di dunia digital yang mengarah pada tindakan merugikan.

Sementara itu, di SDN 1 Setonopande, Kelurahan Setonopande, Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Setonopande AIPTU Syaifudin Yuri bersama mahasiswa KKN UIN Syekh Wasil Kediri dan Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kelurahan Setonopande juga melaksanakan sosialisasi kepada siswa-siswi dalam kegiatan MPLS.

Dalam kegiatan tersebut, siswa sekolah dasar diberikan pemahaman mengenai pencegahan bullying serta pentingnya mematuhi tata tertib sekolah.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara kepolisian, dunia pendidikan, mahasiswa, dan masyarakat dalam memberikan bekal karakter kepada anak-anak sejak usia dini.

AIPTU Syaifudin Yuri menyampaikan bahwa pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan dukungan bersama dari seluruh elemen masyarakat.

“Anak-anak perlu memahami mana perilaku yang baik untuk dilakukan dan mana yang harus dihindari. Dengan pemahaman sejak dini, diharapkan mereka tumbuh menjadi generasi yang disiplin, peduli, dan saling menghormati,” katanya.

Melalui kegiatan MPLS tersebut, kepolisian berharap para pelajar baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga keamanan, menghargai sesama, serta berperan menciptakan suasana belajar yang positif.Kegiatan sosialisasi di SMK Negeri 2 Kota Kediri dan SDN 1 Setonopande berlangsung tertib, lancar, dan aman. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

MPLS Jadi Momentum Pembinaan, Polsek Kediri Kota Ajak Siswa SMAN 6 Cegah Kenakalan Remaja dan Jaga Lingkungan Sekolah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momentum penting untuk membangun karakter dan memberikan pemahaman kepada siswa baru mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan, Polsek Kediri Kota hadir memberikan edukasi kepada siswa-siswi SMAN 6 Kota Kediri agar mampu menghadapi perkembangan zaman dengan sikap bijak dan bertanggung jawab.

Kegiatan tersebut dilaksanakan, pada Rabu (15/7/2026) di SMAN 6 Kota Kediri, Jalan SMU 6, Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri. Bhabinkamtibmas Kelurahan Rejomulyo Aiptu Bustanul Arifin mendampingi Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. dalam kegiatan penyuluhan dan pembinaan kamtibmas.

Dalam kegiatan MPLS tersebut, Kapolsek Kediri Kota memberikan materi mengenai sejumlah persoalan yang dekat dengan kehidupan pelajar, di antaranya penggunaan media sosial secara bijak, pencegahan kenakalan remaja, serta bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kapolsek mengajak para siswa untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Perkembangan teknologi, menurutnya, harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi dan menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital.

“Media sosial memberikan banyak manfaat, namun juga memiliki risiko apabila digunakan tanpa tanggung jawab. Para pelajar harus mampu menggunakan teknologi untuk hal-hal positif dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang merugikan,” ujar Kompol Bowo.

Selain persoalan digital, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak kenakalan remaja serta pentingnya menjaga pergaulan. Lingkungan sekolah diharapkan menjadi tempat yang aman untuk belajar, berkembang, dan membangun masa depan.

Kapolsek juga mengingatkan agar para pelajar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba karena dapat merusak kesehatan, masa depan, serta merugikan keluarga dan lingkungan sekitar.

“Generasi muda adalah aset bangsa. Karena itu, mari bersama-sama menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang baik, dan berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.

Kegiatan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Melalui pendekatan edukatif, kepolisian berharap siswa tidak hanya memahami aturan hukum, tetapi juga memiliki kesadaran untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban.

Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di tingkat kelurahan terus berperan aktif dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Kegiatan penyuluhan dan pembinaan kamtibmas dalam rangka MPLS SMAN 6 Kota Kediri tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page