Connect with us

Peristiwa

Anggota Polsek Pesantren Melaksanakan Pam Pengamanan Pengajian PMR Gus Lik di Langgar Kulon Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota melaksanakan pam pengamanan Pengajian Malam Rabu (PMR) KH M Toha Yahya alias Gus Lik di Langgar Kulon Kediri.

Kegiatan berlangsung, pada Selasa 30 Juli 2024 pukul 20.30 s/d 21.40 WIB. Lokasinya di Langgar kulon Pondok Pesantren Assaidi’ah Jl. HOS. Cokroaminoto Kel. Jamsaren Kec. Pesantren Kota Kediri.

Petugas melakukan pengamanan pengajian malam Rabu di langgar kulon Pondok Pesantren Assaidi’ah Jl. HOS. Cokroaminoto Kel. Jamsaren Kec. Pesantren Kota Kediri oleh KH Muhamad Thoha Yahya yang dihadiri kurang lebih 2.000 jamaah.

Pam pengamanan dipimpin oleh Kompol Siswandi, S.H. (Kapolsek Pesantren). AKP Deddy Sukirno, Iptu Amir Wibowo. (Pawas), Ipda Herman S.

Aiptu Adi Koesno, Aiptu M. Rofiq, Aiptu Tamsirul Anam, Aiptu Sugiono, Aiptu Sumali, Aipda Sulaiman, Aipda Yudi Septa, Aipda Edy Harianto, S.H., M.H, Anggota Polres terseprin.

“Kegiatan Pengajian Malam Rabu berjalan dengan aman, lancar dan terkendali,” kata Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. (Res/an).

Continue Reading

Lalu Lintas

Dua Pekan Operasi Patuh Semeru, Polres Kediri Kota Catat 12.545 Teguran dan 559 Tilang Elektronik

Published

on

Kediriselaludihati – Kepolisian Resor Kediri Kota merampungkan Operasi Patuh Semeru 2026 yang digelar selama 14 hari, 26 Oktober hingga 8 November 2026. Selama operasi, jumlah kecelakaan lalu lintas di Kota Kediri turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penindakan pelanggaran pun bergeser dari tilang manual ke tilang elektronik (electronic traffic law enforcement/ETLE).

Berdasarkan rekapitulasi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota, selama operasi terjadi 9 kecelakaan lalu lintas. Angka ini turun 18,2 persen dibandingkan Operasi Patuh Semeru 2025 yang mencatat 11 kecelakaan. Jumlah korban luka ringan turun dari 20 orang menjadi 13 orang atau berkurang 35 persen. Seperti tahun lalu, tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat.

Kerugian materiil akibat kecelakaan juga menurun dari Rp 10,4 juta menjadi Rp 7,7 juta. Polisi menyita barang bukti berupa 5 surat izin mengemudi (SIM), 16 surat tanda nomor kendaraan (STNK), dan 16 kendaraan.

“Kami bersyukur selama dua pekan operasi tidak ada korban jiwa. Jumlah kecelakaan dan korban luka juga turun dibandingkan tahun lalu. Ini hasil kerja bersama antara petugas di lapangan dan masyarakat yang mulai lebih tertib,” kata Kepala Satlantas Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Septia Intan Putri, Minggu (8/11/2026).

Tilang manual turun drastis

Dari sisi penegakan hukum, Satlantas mencatat 13.305 penindakan selama operasi. Jumlah ini naik 25,6 persen dari tahun lalu yang sebanyak 10.596 penindakan. Sebagian besar penindakan berupa teguran, yakni 12.545 kali. Jumlah teguran ini naik 60,7 persen dari 7.806 teguran pada 2025.

Perubahan paling mencolok terlihat pada jenis tilang. Tilang melalui ETLE melonjak dari hanya 6 perkara pada 2025 menjadi 559 perkara tahun ini. Sebaliknya, tilang manual atau non-ETLE anjlok 92,8 persen, dari 2.784 perkara menjadi 201 perkara.

“Operasi Patuh tahun ini kami arahkan untuk mengedepankan teguran dan edukasi. Penindakan lebih banyak kami lakukan melalui ETLE agar lebih transparan dan mengurangi interaksi langsung di jalan. Namun, pelanggar yang membahayakan keselamatan tetap kami tindak tegas,” ujar Septia.

Edukasi dan patroli digenjot

Selain penindakan, Polres Kediri Kota memperbanyak kegiatan edukasi atau preemtif.

Kegiatan itu antara lain kampanye penggunaan helm berstandar SNI, sabuk pengaman, larangan bermain telepon seluler saat berkendara, serta larangan melawan arus. Polisi juga membagikan eksemplar leaflet, stiker, dan brosur keselamatan. Ada pula penyuluhan bagi pelajar dan orangtua, pelatihan safety riding dan safety driving, serta dialog keselamatan dengan pengemudi ojek daring, kurir, dan komunitas roda dua.

Di media sosial, Satlantas memproduksi konten² edukasi keselamatan dan publikasi informasi titik rawan kecelakaan.

Kegiatan pencegahan atau preventif meningkat lebih tajam lagi. Kegiatan tersebut mencakup pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli di jam serta titik rawan. Personel juga ditempatkan di titik rawan, seperti depan sekolah, simpang, dan pasar.

Bersama Dinas Perhubungan, polisi melakukan ramp check terhadap kendaraan angkutan orang dan barang. Petugas juga menyurvei titik² untuk memeriksa kondisi rambu, marka, penerangan, dan kerusakan jalan, serta memperbarui peta titik rawan kecelakaan.

Banyak korban tanpa SIM

Meski jumlah kecelakaan turun, data operasi menunjukkan rendahnya kepemilikan SIM di kalangan pengendara. Sebanyak 10 dari 13 korban kecelakaan tidak memiliki SIM. Di pihak penyebab kecelakaan, 4 dari 9 pengendara juga tidak mengantongi SIM.

Korban dari kalangan pelajar dan mahasiswa bertambah dari 3 orang menjadi 5 orang. Dua korban di antaranya masih berusia 10–14 tahun.

Sepeda motor masih mendominasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. Sebanyak 7 dari 9 kecelakaan dipicu pengendara yang mendahului, berbelok, atau berpindah jalur tanpa memperhatikan kendaraan lain. Semua kecelakaan terjadi di jalan kota, sebagian besar di kawasan permukiman. Waktu paling rawan adalah petang hingga malam, pukul 18.00–21.00, dengan tiga kejadian.

“Kami mengimbau orangtua untuk tidak mengizinkan anak yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM mengendarai sepeda motor. Data kami menunjukkan sebagian besar korban kecelakaan tidak memiliki SIM, dan ada korban yang masih anak-anak,” kata Septia.

Ia juga meminta pengendara lebih berhati-hati saat mendahului, berbelok, atau berpindah jalur, terutama di jalan permukiman pada petang hingga malam hari. “Keselamatan di jalan bukan hanya saat ada operasi. Kami berharap kesadaran tertib berlalu lintas ini terus terjaga,” ujarnya.

Meski Operasi Patuh Semeru 2026 telah berakhir, Satlantas Polres Kediri Kota akan melanjutkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan. Penindakan melalui kamera ETLE juga tetap berjalan setiap hari. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Ibadah Minggu di Stasi Gayam Kediri Angkat Tema “Kehidupan setelah di Dunia”, Agus Budianto Pimpin Doa

Published

on

Kediriselaludihati.com – Sebanyak 40 umat mengikuti ibadah Minggu bertema “Kehidupan setelah di Dunia” di Gereja St. Thomas Rasul Stasi Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Minggu (8/11/2026). Dalam kegiatan Minggu Kasih itu, Polsek Mojoroto menempatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Gayam untuk memantau keamanan selama umat beribadah.

Pemantauan di gereja yang berada di Jalan Raya Gayam tersebut dimulai pukul 07.00 WIB. Petugas yang hadir ialah Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Hari Purnomo, anggota Unit Pembinaan Masyarakat Polsek Mojoroto yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di kelurahan setempat.

Di gereja tersebut, Agus Budianto memimpin doa bersama umat. Agus bertugas sebagai asisten imam di Stasi Gayam. Doa yang ia pimpin menjadi bagian dari ibadah Minggu pagi yang diikuti umat stasi itu.

Sementara Agus memimpin doa, Hari menjalankan tugas pemantauan di lokasi. Kehadiran petugas di Gereja St. Thomas Rasul merupakan bagian dari pelaksanaan Minggu Kasih Polsek Mojoroto di wilayah Gayam pada pagi tersebut.

Kepala Kepolisian Sektor Mojoroto Komisaris Polisi (Kompol) H. Rudi Purwanto, S.H., menyampaikan bahwa pemantauan berlangsung ketika umat masih mengikuti ibadah. Menurut Kompol Rudi, kegiatan di Stasi Gayam berjalan lancar.

“Kegiatan masih berjalan aman, lancar, terkendali,” kata Kompol Rudi mengenai situasi di Gereja St. Thomas Rasul saat ibadah berlangsung. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Warga Jamsaren Kediri Diajak Waspadai Penipuan Daring dan Risiko Pinjol saat Pertemuan di Poskamling

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota mengingatkan warga Lingkungan Kleco, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, agar tidak mencoba judi online karena aktivitas tersebut meninggalkan jejak digital.

Imbauan itu disampaikan saat Bhabinkamtibmas Jamsaren bersama Babinsa dan petugas kelurahan menemui warga di poskamling RT 40 RW 09, Jalan Raya Kleco 2, pada Sabtu (7/11/2026) malam.

Kapolsek Pesantren Komisaris Polisi (Kompol) Siswandi, S.H., menyampaikan pesan kepolisian kepada warga terkait perjudian daring.

“Agar warga masyarakat tidak coba-coba untuk melakukan perjudian secara online mengingat rekam jejak digital akan tersimpan dan muncul,” kata Kompol Siswandi.

Pertemuan di poskamling dimulai pukul 22.30 WIB. Bhabinkamtibmas Jamsaren Ajun Inspektur Polisi Satu Moh. Rofiq, S.H., hadir bersama Babinsa dan Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kelurahan Jamsaren.

Selain mengingatkan warga agar menjauhi perjudian, mereka membahas tentang penipuan yang terjadi melalui internet.

Pinjaman online atau pinjol juga menjadi perhatian dalam percakapan dengan warga Kleco. Petugas mengingatkan warga mengenai risiko pinjaman daring serta mengajak mereka tetap waspada terhadap penipuan saat beraktivitas di internet.

Dalam pertemuan yang sama, Rofiq menyampaikan pesan mengenai narkoba. Ia mengingatkan warga bahwa penyalahgunaan narkoba membahayakan kesehatan penggunanya. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page