Peristiwa
Apel Persiapan Pembersihan APK Pemilu 2024
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota melaksanakan kegiatan Koordinasi apel persiapan pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2024.
Kegiatan berlangsung, pada hari Sabtu tanggal 10 Februari 2024 mulai pukul 22.00 wib – 00.00 WIB bertempat di Kantor KPU Kota Kediri Jln. Jaksa Agung Suprapto No. 32 Mojoroto Kota Kediri. Kegiatan yang dilakukan koordinasi apel persiapan pembersihan Alat Peraga Kampanye Pemilu 2024.
Hadir dalam kegiatan ini antara Dra. Pusporini Endah Palupi ( Ketua KPU Kota Kediri Divisi keuangan, umum, logistik dan rumah tangga ) Yudi Agung Nugraha, S.H ( Ketua Bawaslu Kota Kediri ). Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur.l Kordiv Pencegahan dan Parmas Bawaslu Jatim ( Eka Rahmawati, S.Sos ). Kabag Ops Polres Kediri Kota, Kompol Abraham Sissik, S.Sos. Kapolsek Mojoroto, Kompol Mukhlason, S.H. Kasat Intelkam Polres Kediri Kota, AKP Agus Sutanto, S.Sos, Jaksa Fungsional Intel Novan Sofyan.
Moch. Wahyudi, S.E, M.M ( Anggota Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM ). Dr. Nia Sari, S.Si, M.Kes ( Anggota Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Teknis Penyelenggaraan ). Nasrudin, S.I.P, M.Si, ( Anggota Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Perencanaan dan data ).Reza Cristian, S.H ( Anggota Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Hukum ). Revani Sasmitaning Wulan, S.Sos ( Anggota Komisioner Bawaslu Kota Kediri ). Suhartono, S.T ( Anggota Komisioner Bawaslu Kota Kediri ). Fany Wijayanto, S.E, M.M, Sekretaris KPU Kota Kediri. Perwakilan 17 Parpol se – Kota Kediri. Agus, Satpol PP Kota Kediri, Dishub Kota Kediri, anggota PPK, anggota Panwasca dan PKD.
Rangkaian kegiatan, pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya, menyanyikan Jingle Pemilu, Do’a, sambutan oleh Dra. Pusporini Endah Palupi ( Ketua KPU Kota Kediri Divisi keuangan, umum, logistik dan rumah tangga ).
“Terimakasih atas atas kehadiran dari stakeholder dalam rangka Koordinasi Apel Persiapan Pembersihan Alat Peraga Kampanye Pemilu 2024.Besok sudah memasuki masa tenang selama 3 hari sampai tanggal 13 Februari 2024.Setelah ini, Kita akan melaksanakan Apel pembersihan APK pada pukul 00.00 Wib, dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan. Dengan ini kegiatan Koordinasi Apel Persiapan Pembersihan Alat Peraga Kampanye Pemilu 2024, kami buka, ” ujar Pusporini Endah Palupi Ketua KPU Kota Kediri Divisi keuangan, umum, logistik dan rumah tangga
Moch. Wahyudi, S.E, M.M ( Anggota Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM ) juga menyampaikan KPU punya kewajiban untuk berkoordinasi dengan Bawaslu dan peserta pemilu serta instansi terkait untuk menertibkan APK.
“Sedikit gambaran terkait kegiatan Kampanye sesuai PKPU No 15 2023, terkait Rapat Umum KPU RI mengeluarkan keputusan bahwa tanggal 8, 9, 10 tidak bisa dilaksanakan. Pada masa tenang tidak diperbolehkan untuk melaksanakan Kampanye, terkecuali giat masyarakat seperti pengajian dll,. Namun tidak boleh terdapat unsur kampanye, alat Peraga Kampanye Pemilu harus sudah dibersihkan oleh Peserta Pemilu paling lambat 1 hari sebelum hari pemungutan suara sesuai UU 7 Thn 2017,” terangnya.
“APK yang akan dibersihkan meliputi Baliho, papan reklame, spanduk, umbul-umbul , billboard. Pihak- pihak yang akan terlibat dalam pelaksanaan penertiban APK yakni KPU Bawaslu, Peserta Pemilu, Kepolisian, Dishub, dan Satpol PP. Hari kedua dan Ketiga akan dilaksanakan pembersihan dengan melibatkan anggota PKD dan juga PTPS untuk di wilayah per Kelurahan. Dokumentasi kegiatan perlu dilaksanakan agar masyarakat Kota Kediri tau bahwa Kita sudah melaksanakan penertiban APK, ” jelasnya.
Yudi Agung Nugraha, S.H Ketua Bawaslu Kota Kediri juga M enyampaikan “Kami telah melaksanakan koordinasi dengan peserta pemilu dan terdapat kesepakatan terkait pembersihan APK bisa diambil pada tanggal 16 – 19 Februari 2024 apabila melewati tanggal 19 akan dihanguskan. Beberapa titik pengumpulan APK, yakni kelurahan Dermo sudah siap menampung, Kecamatan Mojoroto, Kelurahan bawang, dan juga Kelurahan Pesantren. Hari kedua dan ketiga pelaksanaan pembersihan APK dilanjutkan di Panwascam masing-masing.Rencana pembersihan ini, kita terdapat tiga armada ditambah dari Dishub dan Satpol PP, ” katanya.
“Rencana hari ini kita melaksanakan membersihkan di jalan-jalan protokol, 1 kecamatan 1 armada.Kami juga sudah melihat beberapa Parpol telah melaksanakan pembersihan sebagian APK. Bendera merupakan atribut kampanye, sehingga kita kembalikan di masa tenang tidak boleh melaksanakan kampanye, jadi juga harus dibersihkan, ” jelasnya.
Penyampaian Satpol PP diwakili Agus, sebagai pengalaman pada masa kampanye yang telah berlangsung, ke depan apabila terjadi putaran kedua, agar aturan yang ada diperjelas sehingga kami mempunyai dasar hukum yang kuat untuk melaksanakan penertiban. 7 Armada sudah kami siapkan, 4 untuk personel dan 3 untuk mengangkut APK, ” katanya.
Penyampaian Jaksa Fungsional Intel Novan Sofyan menyampaikan pesan yang hadir disini untuk menjaga kondusifitas wilayah Kota Kediri dengan dibantu Stakeholder. Penyampaian Kapolsek Mojoroto. Saat melakukan pembersihan harus diperhatikan segi keamanan dan keselamatan karena malam hari banyak kabel-kabel yang tidak terlihat jelas dan juga baliho yang besar, ” katanya. (res/an).
Peristiwa
Tiga Pilar Campurejo Kediri Hadiri Maulid Nabi, Perkuat Silaturahmi Bersama MWC NU Mojoroto
Kediriselaludihati.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi ruang perjumpaan antara ulama, masyarakat dan unsur pemerintah di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Jumat (11/9/2026) malam, jajaran tiga pilar Kelurahan Campurejo menghadiri peringatan Maulid Nabi yang diselenggarakan Pengurus MWC NU Mojoroto.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB tersebut berlangsung di Aula MWC NU Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
Hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., Kepala Kelurahan Campurejo, Bhabinkamtibmas Campurejo Aiptu Dwi Kiswanto, Babinsa Campurejo serta jajaran pengurus MWC NU Mojoroto.
Peringatan Maulid Nabi menghadirkan KH Anang Darunnajah, Pengasuh Pondok Pesantren Assa’idiyah Jamsaren Kota Kediri, sebagai penceramah.
Kehadiran unsur tiga pilar dalam kegiatan keagamaan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari memenuhi undangan masyarakat. Pertemuan semacam ini sekaligus membuka ruang silaturahmi antara aparat, pemerintah kelurahan, tokoh agama dan organisasi keagamaan di tingkat kecamatan.
Bagi Bhabinkamtibmas, kedekatan dengan tokoh agama dan masyarakat memiliki arti penting dalam membangun komunikasi di lingkungan. Banyak persoalan sosial dapat dicegah sejak awal ketika jalur komunikasi antara warga, tokoh masyarakat dan aparat tetap terbuka.
Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum untuk kembali mengingat keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai kebersamaan dan silaturahmi yang tumbuh melalui kegiatan keagamaan menjadi modal sosial dalam menjaga hubungan antarwarga.
Di wilayah seperti Mojoroto yang kehidupan sosial dan keagamaannya berjalan dinamis, hubungan antara tiga pilar dengan organisasi masyarakat serta para ulama menjadi bagian penting dalam merawat kehidupan masyarakat yang rukun.
Malam itu, Aula MWC NU Mojoroto bukan hanya menjadi tempat memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Pertemuan tersebut sekaligus mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam satu ruang silaturahmi, sebuah kebersamaan yang tetap relevan untuk menjaga harmoni kehidupan Kota Kediri. (res/an)
Peristiwa
Dari Petungroto hingga Ngampel Kediri, Bhabinkamtibmas Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan Tanpa Kehilangan Kebersamaan
Kediriselaludihati.com – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa di sudut-sudut kampung Kediri. Jumat (11/9/2026) malam, panggung hiburan electone digelar di dua lokasi berbeda, yakni Dusun Suweru, Desa Petungroto, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, serta lingkungan RT 10 RW 02 Kelurahan Ngampel, Kota Kediri.
Musik menjadi bagian dari cara warga merayakan kemerdekaan. Namun di balik panggung hiburan itu, ada pesan lain yang ikut dijaga: kerukunan, persatuan dan rasa aman di lingkungan.
Di Dusun Suweru, warga menggelar hiburan electone bertajuk “Semarak Merdeka Suweru 2026” sebagai bagian dari peringatan HUT RI ke-81. Kegiatan berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 23.00 WIB.
Bhabinkamtibmas Desa Petungroto Aiptu Eko Setyo Prayitno, S.H., hadir melakukan pemantauan sekaligus berbaur dengan masyarakat yang menikmati malam perayaan kemerdekaan.
Momentum berkumpulnya warga tersebut dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pesan yang dibawa tidak berhenti pada persoalan keamanan selama pertunjukan. Warga juga diingatkan mengenai persoalan yang kini dapat masuk ke rumah melalui telepon genggam, yakni judi online dan pinjaman online.
Masyarakat diminta tidak mudah tergiur judol maupun pinjol yang berpotensi membawa persoalan ekonomi dan sosial dalam keluarga. Bhabinkamtibmas juga membuka komunikasi kepada warga apabila menghadapi persoalan atau membutuhkan bantuan kepolisian.
Pada malam yang sama, suasana perayaan kemerdekaan juga berlangsung di lingkungan RT 10 RW 02 Kelurahan Ngampel, Kota Kediri.
Hiburan electone yang digelar warga dalam rangka HUT RI ke-81 dipantau Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngampel Aiptu Soleh bersama Babinsa sejak pukul 20.00 hingga 23.00 WIB.
Di tengah perayaan tersebut, warga diajak tetap menjaga ketertiban sekaligus mempertahankan kerukunan, persatuan dan kesatuan di lingkungan.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di tengah kegiatan kampung memperlihatkan bahwa pengamanan perayaan masyarakat tidak selalu harus berjarak. Pendekatan langsung justru membuka ruang komunikasi antara aparat dan warga dalam suasana yang lebih cair.
Perayaan kemerdekaan di Petungroto dan Ngampel memang berlangsung di dua wilayah berbeda. Petungroto berada di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, sedangkan Ngampel masuk wilayah Kota Kediri. Namun keduanya berada dalam wilayah hukum Polres Kediri Kota dan membawa semangat yang hampir sama.
Panggung electone akhirnya bukan sekadar tempat menikmati musik. Di sana warga bertemu, tetangga berkumpul dan kebersamaan kampung kembali mendapatkan ruang.
Sebab semarak kemerdekaan tidak hanya diukur dari ramainya panggung. Nilai yang lebih panjang justru terletak pada kemampuan warga menjaga kerukunan setelah musik berhenti dan panggung perayaan kembali dibongkar. (res/an)
Peristiwa
Dari Poskamling hingga Cerdas Cermat, Kekompakan Warga Dandangan Kediri Jadi Modal Menjaga Keamanan Kampung
Kediriselaludihati.com – Suasana kebersamaan mewarnai lingkungan RW 8 Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Jumat (11/9/2026) malam. Warga RT 2, RT 3, dan RT 4 berkumpul dalam tasyakuran setelah Poskamling RW 8 berhasil meraih juara II lomba poskamling dan juara III cerdas cermat.
Tasyakuran yang berlangsung mulai pukul 19.30 WIB tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan RW 8.
Kegiatan itu dihadiri Kepala Kelurahan Dandangan, Bhabinkamtibmas Aipda Heppy Endra, Babinsa, serta warga dari tiga RT di lingkungan tersebut.
Bagi warga, prestasi dalam lomba poskamling bukan sekadar membawa pulang predikat juara. Pos keamanan lingkungan memiliki fungsi yang lebih penting sebagai ruang partisipasi masyarakat dalam menjaga kampungnya sendiri.
Momentum tersebut kemudian dimanfaatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan untuk mengajak masyarakat mempertahankan semangat yang telah terbentuk selama mengikuti perlombaan.
Aipda Heppy Endra bersama unsur tiga pilar mendorong warga agar aktivitas poskamling tidak berhenti setelah perlombaan selesai. Poskamling diharapkan terus diaktifkan sebagai salah satu garda terdepan dalam menjaga keamanan di lingkungan RT dan RW.
Pesan itu menjadi penting karena keamanan lingkungan tidak sepenuhnya bergantung pada kehadiran aparat. Kepedulian antarwarga, komunikasi antartetangga serta kemampuan mengenali kondisi lingkungan menjadi bagian dari sistem pencegahan paling dekat dengan masyarakat.
Prestasi juara II lomba poskamling dan juara III cerdas cermat sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan keamanan lingkungan dapat berkembang menjadi ruang yang memperkuat kekompakan warga.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam tasyakuran tersebut juga memperlihatkan hubungan tiga pilar dengan masyarakat tidak hanya berlangsung ketika muncul persoalan. Pertemuan warga seperti perayaan kemerdekaan dan tasyakuran menjadi ruang untuk menjaga komunikasi sekaligus memperkuat kebersamaan.
Bagi RW 8 Dandangan, piala perlombaan tentu menjadi kebanggaan. Namun pekerjaan sesungguhnya justru berlangsung setelah perlombaan berakhir: menjaga agar poskamling tetap hidup dan semangat warga untuk menjaga lingkungannya tidak ikut selesai bersama berakhirnya perayaan. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
