Connect with us

Peristiwa

Apel Persiapan Pembersihan APK Pemilu 2024

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota melaksanakan kegiatan Koordinasi apel persiapan pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2024.

Kegiatan berlangsung, pada hari Sabtu tanggal 10 Februari 2024 mulai pukul 22.00 wib – 00.00 WIB bertempat di Kantor KPU Kota Kediri Jln. Jaksa Agung Suprapto No. 32 Mojoroto Kota Kediri. Kegiatan yang dilakukan koordinasi apel persiapan pembersihan Alat Peraga Kampanye Pemilu 2024.

Hadir dalam kegiatan ini antara Dra. Pusporini Endah Palupi ( Ketua KPU Kota Kediri Divisi keuangan, umum, logistik dan rumah tangga ) Yudi Agung Nugraha, S.H ( Ketua Bawaslu Kota Kediri ). Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur.l Kordiv Pencegahan dan Parmas Bawaslu Jatim ( Eka Rahmawati, S.Sos ). Kabag Ops Polres Kediri Kota, Kompol Abraham Sissik, S.Sos. Kapolsek Mojoroto, Kompol Mukhlason, S.H. Kasat Intelkam Polres Kediri Kota, AKP Agus Sutanto, S.Sos, Jaksa Fungsional Intel Novan Sofyan.

Moch. Wahyudi, S.E, M.M ( Anggota Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM ). Dr. Nia Sari, S.Si, M.Kes ( Anggota Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Teknis Penyelenggaraan ). Nasrudin, S.I.P, M.Si, ( Anggota Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Perencanaan dan data ).Reza Cristian, S.H ( Anggota Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Hukum ). Revani Sasmitaning Wulan, S.Sos ( Anggota Komisioner Bawaslu Kota Kediri ). Suhartono, S.T ( Anggota Komisioner Bawaslu Kota Kediri ). Fany Wijayanto, S.E, M.M, Sekretaris KPU Kota Kediri. Perwakilan 17 Parpol se – Kota Kediri. Agus, Satpol PP Kota Kediri, Dishub Kota Kediri, anggota PPK, anggota Panwasca dan PKD.

Rangkaian kegiatan, pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya, menyanyikan Jingle Pemilu, Do’a, sambutan oleh Dra. Pusporini Endah Palupi ( Ketua KPU Kota Kediri Divisi keuangan, umum, logistik dan rumah tangga ).

“Terimakasih atas atas kehadiran dari stakeholder dalam rangka Koordinasi Apel Persiapan Pembersihan Alat Peraga Kampanye Pemilu 2024.Besok sudah memasuki masa tenang selama 3 hari sampai tanggal 13 Februari 2024.Setelah ini, Kita akan melaksanakan Apel pembersihan APK pada pukul 00.00 Wib, dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan. Dengan ini kegiatan Koordinasi Apel Persiapan Pembersihan Alat Peraga Kampanye Pemilu 2024, kami buka, ” ujar Pusporini Endah Palupi Ketua KPU Kota Kediri Divisi keuangan, umum, logistik dan rumah tangga

Moch. Wahyudi, S.E, M.M ( Anggota Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM ) juga menyampaikan KPU punya kewajiban untuk berkoordinasi dengan Bawaslu dan peserta pemilu serta instansi terkait untuk menertibkan APK.

“Sedikit gambaran terkait kegiatan Kampanye sesuai PKPU No 15 2023, terkait Rapat Umum KPU RI mengeluarkan keputusan bahwa tanggal 8, 9, 10 tidak bisa dilaksanakan. Pada masa tenang tidak diperbolehkan untuk melaksanakan Kampanye, terkecuali giat masyarakat seperti pengajian dll,. Namun tidak boleh terdapat unsur kampanye, alat Peraga Kampanye Pemilu harus sudah dibersihkan oleh Peserta Pemilu paling lambat 1 hari sebelum hari pemungutan suara sesuai UU 7 Thn 2017,” terangnya.

“APK yang akan dibersihkan meliputi Baliho, papan reklame, spanduk, umbul-umbul , billboard. Pihak- pihak yang akan terlibat dalam pelaksanaan penertiban APK yakni KPU Bawaslu, Peserta Pemilu, Kepolisian, Dishub, dan Satpol PP. Hari kedua dan Ketiga akan dilaksanakan pembersihan dengan melibatkan anggota PKD dan juga PTPS untuk di wilayah per Kelurahan. Dokumentasi kegiatan perlu dilaksanakan agar masyarakat Kota Kediri tau bahwa Kita sudah melaksanakan penertiban APK, ” jelasnya.

Yudi Agung Nugraha, S.H Ketua Bawaslu Kota Kediri juga M enyampaikan “Kami telah melaksanakan koordinasi dengan peserta pemilu dan terdapat kesepakatan terkait pembersihan APK bisa diambil pada tanggal 16 – 19 Februari 2024 apabila melewati tanggal 19 akan dihanguskan. Beberapa titik pengumpulan APK, yakni kelurahan Dermo sudah siap menampung, Kecamatan Mojoroto, Kelurahan bawang, dan juga Kelurahan Pesantren. Hari kedua dan ketiga pelaksanaan pembersihan APK dilanjutkan di Panwascam masing-masing.Rencana pembersihan ini, kita terdapat tiga armada ditambah dari Dishub dan Satpol PP, ” katanya.

“Rencana hari ini kita melaksanakan membersihkan di jalan-jalan protokol, 1 kecamatan 1 armada.Kami juga sudah melihat beberapa Parpol telah melaksanakan pembersihan sebagian APK. Bendera merupakan atribut kampanye, sehingga kita kembalikan di masa tenang tidak boleh melaksanakan kampanye, jadi juga harus dibersihkan, ” jelasnya.

Penyampaian Satpol PP diwakili Agus, sebagai pengalaman pada masa kampanye yang telah berlangsung, ke depan apabila terjadi putaran kedua, agar aturan yang ada diperjelas sehingga kami mempunyai dasar hukum yang kuat untuk melaksanakan penertiban. 7 Armada sudah kami siapkan, 4 untuk personel dan 3 untuk mengangkut APK, ” katanya.

Penyampaian Jaksa Fungsional Intel Novan Sofyan menyampaikan pesan yang hadir disini untuk menjaga kondusifitas wilayah Kota Kediri dengan dibantu Stakeholder. Penyampaian Kapolsek Mojoroto. Saat melakukan pembersihan harus diperhatikan segi keamanan dan keselamatan karena malam hari banyak kabel-kabel yang tidak terlihat jelas dan juga baliho yang besar, ” katanya. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Anjangsana Polres Kediri Kota Jadi Wujud Kepedulian dan Dukungan Moril bagi Personel yang Tengah Berjuang Pulih

Published

on

Kediriselaludihati – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Kota menunjukkan kepedulian terhadap keluarga besar Polri melalui kegiatan anjangsana kepada personel yang tengah mengalami sakit. 

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (23/6/2026) tersebut dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Yani Anggi serta jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota.

Kegiatan anjangsana dilaksanakan secara serentak di tiga lokasi berbeda sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada anggota yang sedang menjalani masa pemulihan kesehatan. Selain menyerahkan tali asih, rombongan juga memberikan motivasi agar para personel tetap semangat dan optimistis menghadapi proses penyembuhan.

Kunjungan pertama dilakukan di kediaman Aiptu Diah Soraya, S.H., di Desa Jabon Selatan, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Dalam suasana penuh kekeluargaan, Kapolres Kediri Kota menyempatkan diri berbincang langsung dengan Aiptu Diah dan keluarganya.

AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa kehadiran pimpinan dan rekan-rekan sejawat merupakan bentuk empati sekaligus dukungan moral bagi anggota yang sedang menghadapi ujian kesehatan.

“Jangan pernah patah semangat atau lelah untuk berdoa. Tidak ada yang tidak mungkin apabila Tuhan telah berkehendak. Kehadiran kami di sini adalah bentuk kasih sayang dan empati keluarga besar Polres Kediri Kota. Fokuslah pada pemulihan kesehatan dan jangan terbebani dengan urusan dinas terlebih dahulu,” ujarnya.

Menurut Kapolres, kesehatan anggota menjadi perhatian serius institusi. Karena itu, setiap personel yang sedang mengalami sakit harus merasakan dukungan penuh dari keluarga besar Polri agar memiliki semangat untuk kembali pulih dan beraktivitas.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota tidak merasa sendiri ketika menghadapi masa sulit. Kebersamaan dan kepedulian adalah bagian dari kekuatan keluarga besar Polri,” katanya.

Sementara itu, kegiatan anjangsana kedua dilaksanakan di kediaman Aiptu Slamet, S.H., di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Kunjungan tersebut dipimpin Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., bersama istri dan didampingi sejumlah pejabat utama serta pengurus Bhayangkari Cabang Kediri Kota.

Dalam kesempatan itu, rombongan menyerahkan bantuan dan memberikan dukungan moral kepada Aiptu Slamet agar tetap kuat menjalani proses pengobatan. Kehadiran jajaran pimpinan Polres Kediri Kota disambut hangat oleh keluarga yang merasa mendapatkan perhatian langsung dari institusi.

Kegiatan serupa juga dilakukan di kediaman Brigadir Hendri Santoso di Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri. Sejumlah pejabat Polres Kediri Kota bersama Bhayangkari hadir untuk memberikan semangat dan motivasi agar Brigadir Hendri tetap optimistis menjalani masa pemulihan.

Kapolres Kediri Kota menjelaskan bahwa anjangsana merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang sarat dengan nilai kemanusiaan dan kekeluargaan.

“Peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya tentang kegiatan seremonial atau institusional. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga rasa persaudaraan, saling peduli, dan saling menguatkan di lingkungan keluarga besar Polri,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa solidaritas internal merupakan modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin kompleks. Dengan hubungan kekeluargaan yang kuat, setiap anggota akan memiliki semangat dan motivasi lebih besar dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota merasakan kehadiran dan perhatian dari keluarga besar Polres Kediri Kota. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” tegas AKBP Anggi.

Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai seluruh rangkaian kegiatan anjangsana. Kehadiran Kapolres, Wakapolres, para pejabat utama, serta Bhayangkari menjadi penyemangat tersendiri bagi anggota yang sedang sakit untuk terus berjuang menjalani proses penyembuhan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota menegaskan bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga melalui perhatian terhadap sesama anggota sebagai bagian dari keluarga besar Polri. Nilai-nilai kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan itu menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, yakni “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.” (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Kota Gelar Ziarah di TMP Joyoboyo

Published

on

Kediriselaludihati – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Kota menunjukkan kepedulian terhadap keluarga besar Polri melalui kegiatan anjangsana kepada personel yang tengah mengalami sakit. 

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (23/6/2026) tersebut dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Yani Anggi serta jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota.

Kegiatan anjangsana dilaksanakan secara serentak di tiga lokasi berbeda sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada anggota yang sedang menjalani masa pemulihan kesehatan. Selain menyerahkan tali asih, rombongan juga memberikan motivasi agar para personel tetap semangat dan optimistis menghadapi proses penyembuhan.

Kunjungan pertama dilakukan di kediaman Aiptu Diah Soraya, S.H., di Desa Jabon Selatan, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Dalam suasana penuh kekeluargaan, Kapolres Kediri Kota menyempatkan diri berbincang langsung dengan Aiptu Diah dan keluarganya.

AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa kehadiran pimpinan dan rekan-rekan sejawat merupakan bentuk empati sekaligus dukungan moral bagi anggota yang sedang menghadapi ujian kesehatan.

“Jangan pernah patah semangat atau lelah untuk berdoa. Tidak ada yang tidak mungkin apabila Tuhan telah berkehendak. Kehadiran kami di sini adalah bentuk kasih sayang dan empati keluarga besar Polres Kediri Kota. Fokuslah pada pemulihan kesehatan dan jangan terbebani dengan urusan dinas terlebih dahulu,” ujarnya.

Menurut Kapolres, kesehatan anggota menjadi perhatian serius institusi. Karena itu, setiap personel yang sedang mengalami sakit harus merasakan dukungan penuh dari keluarga besar Polri agar memiliki semangat untuk kembali pulih dan beraktivitas.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota tidak merasa sendiri ketika menghadapi masa sulit. Kebersamaan dan kepedulian adalah bagian dari kekuatan keluarga besar Polri,” katanya.

Sementara itu, kegiatan anjangsana kedua dilaksanakan di kediaman Aiptu Slamet, S.H., di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Kunjungan tersebut dipimpin Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., bersama istri dan didampingi sejumlah pejabat utama serta pengurus Bhayangkari Cabang Kediri Kota.

Dalam kesempatan itu, rombongan menyerahkan bantuan dan memberikan dukungan moral kepada Aiptu Slamet agar tetap kuat menjalani proses pengobatan. Kehadiran jajaran pimpinan Polres Kediri Kota disambut hangat oleh keluarga yang merasa mendapatkan perhatian langsung dari institusi.

Kegiatan serupa juga dilakukan di kediaman Brigadir Hendri Santoso di Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri. Sejumlah pejabat Polres Kediri Kota bersama Bhayangkari hadir untuk memberikan semangat dan motivasi agar Brigadir Hendri tetap optimistis menjalani masa pemulihan.

Kapolres Kediri Kota menjelaskan bahwa anjangsana merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang sarat dengan nilai kemanusiaan dan kekeluargaan.

“Peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya tentang kegiatan seremonial atau institusional. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga rasa persaudaraan, saling peduli, dan saling menguatkan di lingkungan keluarga besar Polri,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa solidaritas internal merupakan modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin kompleks. Dengan hubungan kekeluargaan yang kuat, setiap anggota akan memiliki semangat dan motivasi lebih besar dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota merasakan kehadiran dan perhatian dari keluarga besar Polres Kediri Kota. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” tegas AKBP Anggi.

Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai seluruh rangkaian kegiatan anjangsana. Kehadiran Kapolres, Wakapolres, para pejabat utama, serta Bhayangkari menjadi penyemangat tersendiri bagi anggota yang sedang sakit untuk terus berjuang menjalani proses penyembuhan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota menegaskan bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga melalui perhatian terhadap sesama anggota sebagai bagian dari keluarga besar Polri. Nilai-nilai kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan itu menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, yakni “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.” (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Pelepasan Hak Lahan Resmi Dilakukan, Proyek Tol Kediri–Tulungagung Masuki Tahap Percepatan Pembangunan

Published

on

Kediriselaludihati – Proses pengadaan tanah untuk pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung kembali mencatat kemajuan signifikan. Sebanyak 18 bidang tanah di Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, resmi menerima pembayaran uang ganti kerugian (UGR) dengan total nilai mencapai Rp18,3 miliar dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Gayam, Selasa (23/6).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.05 WIB tersebut sekaligus menjadi tahapan pelepasan hak atas objek pengadaan tanah yang akan digunakan untuk pembangunan salah satu proyek strategis nasional di wilayah Kediri dan Tulungagung.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri Dra. Asri Surjanti, S.H., M.Kn., QRMP, Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Kediri–Tulungagung Linanda Krisni, S.S.AP., M.AP., Camat Mojoroto Abdul Rahman, S.H., M.Si., perwakilan Bank BNI, pihak pelaksana proyek, unsur pemerintah daerah, serta warga penerima ganti kerugian.

Kepala Kelurahan Gayam Kusumawanti, S.Sos., M.M., dalam sambutannya mengingatkan warga agar memanfaatkan dana ganti kerugian secara bijaksana untuk kepentingan jangka panjang.

“Alhamdulillah proses yang panjang akhirnya sampai pada tahap pembayaran. Kami berharap uang ganti kerugian ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, tidak hanya untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga untuk investasi yang bermanfaat bagi masa depan keluarga,” ujarnya.

Ia juga berharap pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Gayam dan Kota Kediri secara umum.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Kediri Dra. Asri Surjanti menegaskan bahwa pembayaran ganti kerugian yang dilakukan hari ini merupakan titik akhir dari proses administrasi pengadaan tanah yang telah berlangsung cukup panjang.

“Hari ini merupakan momentum yang sangat penting. Setelah proses yang panjang, akhirnya sampai pada tahap pembayaran ganti kerugian. Setelah dana masuk ke rekening masing-masing pihak yang berhak dan pelepasan hak ditandatangani, maka secara hukum hak atas tanah tersebut telah beralih kepada negara untuk kepentingan pembangunan jalan tol,” jelasnya.

Asri juga mengingatkan masyarakat agar mengelola dana yang diterima secara bijaksana dan produktif.

“Gunakan uang ganti rugi ini dengan baik. Jangan hanya untuk kebutuhan konsumtif, tetapi pikirkan investasi dan masa depan keluarga. Pembangunan ini merupakan program pemerintah yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat luas,” katanya.

Ketua Tim Pengadaan Tanah Jalan Tol Kediri–Tulungagung Linanda Krisni menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung program pembangunan nasional dengan merelakan lahannya digunakan untuk kepentingan umum.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga yang telah mendukung proses pengadaan tanah. Per hari ini, setelah pelepasan hak ditandatangani, status tanah secara resmi beralih menjadi tanah negara dan dapat segera dimanfaatkan untuk percepatan pembangunan jalan tol,” ujarnya.

Menurut Linanda, total pembayaran uang ganti kerugian yang disalurkan pada kegiatan tersebut mencapai Rp18,3 miliar untuk 18 bidang tanah yang berada di Kelurahan Gayam.

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan menegaskan komitmen kepolisian untuk mengawal seluruh tahapan pembangunan agar berjalan aman dan kondusif.

“Pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung merupakan proyek strategis yang bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Polri dalam kegiatan ini untuk memastikan seluruh proses berjalan secara aman, tertib, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

AKP Laksono menambahkan bahwa pihaknya memahami tanah yang terdampak memiliki nilai ekonomi maupun emosional bagi masyarakat. Karena itu, seluruh aspirasi warga harus dihormati dan diselesaikan melalui mekanisme yang telah ditetapkan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah dan pihak terkait. Apabila masih terdapat hal-hal yang perlu dijelaskan, silakan disampaikan melalui jalur yang tersedia sehingga seluruh proses dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujarnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan dokumen kepemilikan tanah kepada Kantor Pertanahan Kota Kediri untuk dilakukan validasi. Setelah dinyatakan lengkap, para pihak menandatangani berita acara pelepasan hak dan berita acara pemberian ganti kerugian.

Tahap berikutnya, warga yang berhak menerima buku rekening Bank BNI dan pembayaran dilakukan melalui mekanisme transfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

Pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung sendiri diharapkan menjadi salah satu infrastruktur strategis yang mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di kawasan Mataraman, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang koridor jalan tol.

Selama pelaksanaan kegiatan pemberian ganti kerugian dan pelepasan hak berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan kendala berarti maupun gangguan keamanan yang dapat menghambat jalannya kegiatan. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page