Peristiwa
Begini Penjelasan Kapolri dalam Zoometing Dampak Inflasi pada Kenaikan Harga BBM
Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota melakukan kegiatan Zoometing Muspida Kota Kediri bersama Menteri dalam Negeri dalam rangka Monitoring daerah yang terdampak Inflasi Kenaikan Harga BBM.
Kegiatan berlangsung pada hari Senin tanggal 5 September 2022 sekira pukul 13.00 Wib s/d pukul 14.30 WIB di ruang Joyoboyo Kota Kediri.
Hadir Dalam Kegiatan ini Kapolres Kediri Kota. Walikota Kediri. Kajari Kota Kediri. Dandim 0809 diwakili Pabung 0809 dan Sekda Kota Kediri.
Adapun rangkaian kegiatan Zoometing adalah penyampaian Menteri dalam Negeri. Pemerintah telah memutuskan untuk mengalihkan sebagian subsidi dari bahan bakar minyak (BBM) untuk bantuan yang lebih tepat sasaran.
Beberapa jenis BBM yang selama ini mendapatkan subsidi akan mengalami penyesuaian harga.
Pemerintah akan memberikan bantalan sosial untuk penanggulangan Dampak kenaikan Harga BBM yang nantinya akan disalurkan Lewat Kemensos dan Kementrian Tenaga Kerja.
Penyampaian Menteri Keuangan. Bahwa APBN 2022 untuk subsidi BBM itu jumlahnya sangat besar yaitu Rp. 502,4 T dan ternyata belum tepat sasaran karena subsidi tersebut hanya 20% dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan.
Penyesuaian belanja subsidi dan kompensasi BBM dalam APBN 2022 total Subsidi + Kompensasi sebanyak Rp. 152,5T. Realisasi APBN Perpres 98/2022 total Subsidi + Kompensasi sebanyak Rp. 502,4 T. Apabila tidak dilakukan penyesuaian harga BBM, maka hingga akhir tahun 2022 total Subsidi + Kompensasi akan mencapai Rp. 698 Triliun.
Pemerintah telah menyiapkan program Bantalan Sosial untuk masyarakat yang terdampak kenaikan BBM. Bantalan Sosial berupa:BANTUAN TUNAI LANGSUNG (BLT) Total Rp. 12,40 Triliun dan BANTUAN SUBSIDI UPAH (BSU) Total Rp. 9,60 Triliun.
Penyampaian Kemensos. Kemensos Melalui PT Pos Indonesia Akan Menyalurkan BLT BBM ke 34 Provinsi. BANTUAN TUNAI LANGSUNG (BLT) Total Rp. 12,40 Triliun Sasaran 20,65 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) Indeks Rp. 150 ribu per bulan selama 4 bulan.
BLT tersebut merupakan upaya pengalihan dana APBN subsidi bahan bakar minyak yang mengalami penyesuaian harga.
Kementrian Tenaga kerja, pemerintah memberikan bantuan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Total Rp. 9,60 Triliun Sasaran 16 juta Pekerja Gaji Maks. 3,5 juta per bulan Unit Cost (Indeks Per orang). Rp. 600 ribu selama 1 bulan.
Penyampaian Badan Pengawasan dan Pembangunan (BPKP)- BPKP akan melakukan Pendampingan terkait Penanggulangan Dampak Infansi agar tepat sasaran
Penyampaian Kapolri, sebelum kebaikan harga BBM mulai tanggal 29 Agustus 2022 di 30 provinsi telah terjadi aksi Demo di 104 titik unras dengan kurleb 7 ribu peserta diikuti berbagai element. Adapun isu basional yang diangkat Penolakan Kenaikan Harga BBM.
Melakukan langkah langkah pencegahan kepada elemen masa aksi unras BBM. Melakukan upaya-upaya penggalangan serta menyampaikan sosialisasi Kenaikan BBM dan Subsidi melakui konten / meme yang di viralkan hingga masyarakat tingkat bawah.
Melakukan Bantuan Sosial Polri Mabes Polri akan menyiapkan bantuan sosial sebanyak 400.000 paket yang akan disalurkan ke jajaran Polda – polda.
Penyampaian Jaksa Agung RI. Pemerintah melalui menteri keuangan telah mengumumkan kebaikan harga BBM beberapa waktu yang lalu.
Menekan jajaran kejaksaaan untuk segera bertindak dan berkoordinasi dengan Pemda setempat.
Melaksanakan pendampingan didaerah kerja masing masing agar Bantalan bantuan Sosial segera tersalurkan dan tepat sasaran.
Penyampaian Panglima TNI. TNI mendukung kebijakan pemerintah dalam kenaikan Harga BBM serta penanggulananya.
Jajajran TNI sampai tingkat bawah / Bhabinsa akan membantu memantau dalam pemberian Bantuan sosial di masyarakat agar tepat sasaran.
“Selama kegiatan berjalan dengan aman, lancar dan terkendali,” kata Kasie Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang S. (res/an).
Peristiwa
Tiga Pilar Pesantren Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Muktamar NU Ke-35 di Jombang
Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan dukungan dan doa agar agenda besar organisasi keagamaan tersebut berjalan lancar.
Di Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren bersama tiga pilar memasang banner ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Muktamar NU di halaman Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, pada Jumat (29/8/2026).
Pemasangan banner tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 atau bertepatan dengan 14-18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemasangan banner sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU sebagai forum penting bagi perjalanan organisasi dan kemaslahatan umat,” ujar Aiptu Siswanto.
Menurutnya, keberadaan tempat ibadah seperti Masjid Besar Al Falah juga menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan menjaga hubungan harmonis antarwarga.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.
“Sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Kompol Siswandi.
Pemasangan banner tersebut disaksikan oleh jamaah Masjid Besar Al Falah. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari dukungan masyarakat Kota Kediri terhadap pelaksanaan Muktamar NU 2026. (res/an)
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Pesantren Kota Kediri Kawal Kegiatan Sosial, 700 Porsi Makan Dibagikan untuk Jamaah
Kediriselaludihati.com – Semangat berbagi kepada masyarakat kembali mewarnai suasana Jumat di Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Melalui kegiatan Jumat Berkah, Yayasan Berkah Sholawat/YAM membagikan sekitar 700 porsi makan siang gratis kepada jamaah dan masyarakat yang hadir, pada Jumat (29/8/2026).
Kegiatan sosial tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar Kelurahan Pesantren serta piket fungsi Polsek Pesantren.
Pembagian makanan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung motto “Maksiat Minggat, Kambing Domba Sehati” sebagai bagian dari pesan kebersamaan dan kepedulian sosial.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto mengatakan, kehadiran aparat dalam kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa nyaman sekaligus memastikan kegiatan sosial berjalan tertib.
“Kami bersama tiga pilar hadir untuk mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain jamaah Masjid Besar Al Falah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat perlu terus didukung karena menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan warga.
“Kegiatan positif seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian antarwarga,” kata Kompol Siswandi.
Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar. (res/an)
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Desa Sidomulyo Kediri Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Musyawarah Desa
Kediriselaludihati.com – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping masyarakat, dan unsur keamanan. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, berbagai pihak menggelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai forum untuk membahas persoalan kesehatan masyarakat secara partisipatif.
Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) di Balai Desa Sidomulyo tersebut dihadiri unsur tiga pilar desa, perangkat desa, kader kesehatan, serta sejumlah pihak terkait bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan bersama Babinsa dan pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting.
Dalam forum tersebut, peserta melakukan musyawarah untuk menggali berbagai persoalan yang menjadi faktor penyebab stunting di wilayah Desa Sidomulyo. Selain itu, sejumlah usulan masyarakat juga dihimpun sebagai bahan penyusunan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.
Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah desa tetapi juga keluarga dan masyarakat.
“Permasalahan stunting harus ditangani bersama dengan melihat akar persoalannya, mulai dari pola asuh, kesehatan ibu dan anak, hingga pemenuhan kebutuhan gizi,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.
“Kami hadir untuk mendukung kegiatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui sinergi bersama pemerintah desa dan unsur terkait,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat, Bhabinkamtibmas Bripka Adhityatama Kurniawan, Babinsa Serka Endro Sutanto, Bidan Desa Sidomulyo Erni, Koordinator PLKB Kecamatan Semen Untari, perwakilan Puskesmas Semen Cintya, perwakilan BPD Desa Sidomulyo, pendamping kecamatan dan desa, perangkat desa, serta kader kesehatan.
Melalui forum rembug stunting ini, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting sehingga kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus ditingkatkan. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
