Connect with us

Uncategorized

Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba, Polresta Mojokerto Amankan 3,1 juta Butir Pil Koplo

Published

on

MOJOKERTO KOTA – Kembali Polres Kota ( Polresta ) Mojokerto berhasil menggagalkan peredaran Narkoba di wilayah Mojokerto Kota.

Kali ini dari tangan sindikat peredaran narkoba, jajaran Satreskoba Polres Kota (Polresta) Mojokerto berhasil mengamankan sebanyak 3,1 juta butir pil double L serta 3,3 ons sabu dan 32 gram daun ganja kering.

Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan mengungkapkan, seluruh barang bukti ini diamankan dari enam orang tersangka yang berbeda.

Namun demikian, mereka merupakan satu jaringan peredaran narkoba yang sudah malang melintang di wilayah Mojokerto.

“Mereka adalah satu jaringan penyalahgunaan narkotika dan psikotropika. Ada 4 jenis yang kita amankan, yakni ganja, sabu-sabu, ekstasi dan pil double L,” kata AKBP Rofiq dalam konferensi pers, Selasa (24/5/2022).

Para tersangka ini,lanjut AKBP Rofiq diamankan di tempat dan waktu yang berbeda. Awalnya petugas menerima laporan adanya transaksi di wilayah Prajurit kulon, Kota Mojokerto.

Hasil tindak lanjut laporan tersebut petugas meringkus MA alias Kacung di rumahnya di Desa Panggih, Kecamatan Trowulan.

“Dari tangan MA petugas mengankan 24,60 gram sabu, sebuah timbangan digital, ponsel serta alat hisab sabu,”jelas AKBP Rofiq.

Selanjutnya dari hasil pengembangan petugas menangkap RP alias Telo di depan Puskesmas Panggih, Trowulan.

“Dari tangan RP, kami berhasil mengamankan 4.000 butir pil koplo serta dua buah ponsel,”terang AKBP Rofiq.

Meski telah menangkap dan mengamankan barang bukti dari kedua tersangka, Satresnarkoba Polresta Mojokerto terus mengembangkan penyelidikannya.

Hasilnya tersangka ketiga inisial MIR berhasil juga ditangkap di Sumberbendo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

“Di rumah tersangka kita amankan 24 botol masing-masing berisi 1.000 butir pil double L dan 1 botol berisi 400 butir serta 6 plastik klip masing-masing berisi 300 butir dan 27 plastik masing-masing berisi 270 butir,” jelas Kapolresta Mojokerto.

Dari hasil pemeriksaan, puluhan ribu butir pil double L yang diamankan dari MA dan MIR itu diambil dari tersangka berinisial AP alias Ambon.

Petugas pun akhirnya berhasil menangkap di Perum Indraprasta, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

“Di lokasi ini, petugas menemukan 1,5 juta pil double L yang akan diedarkan di wilayah Mojokerto dan sekitarnya. Saat kami temukan, obat terlarang ini dikemas dalam 15 karton kardus,”tambah AKBP Rofiq.

Tak hanya pil koplo, Ambon juga merupakan pengedar sabu serta ganja. Dari pengakuan Ambon itu, petugas kemudian meringkus RW alias Memet di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Dalam penangkapan ini, Polisi juga menyita 3 ons sabu yang dikemas di tiga plastik klip serta 32 gram daun ganja kering.

“Terakhir kita juga mengamankan tersangka MYA alian Kebyok di pinggir makam Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko dengan barang bukti 1 gram sabu. Keenam tersangka ini merupakan satu jaringan,” kata Kapolresta Mojokerto.

Para tersangka ini, lanjut AKBP Rofiq merupakan sindikat peredaran narkoba antar provinsi. Dari pengakuannya mereka mendapatkan narkoba dan obat terlarang ini dari luar Jawa Timur. Sedangkan proses pembelian dilakukan secara terputus, pelaku melakukan transfer kepada bandar.

“Barangnya dikirim melalui paket ekspedisi. Rencananya untuk double L ini dijual Rp 3.000 perbutir, sehingga kalau dikonversi ke uang rupiah, barang bukti yang kita amankan mencapai sekitar Rp 10 miliar,” kata AKBP Rofiq.

Selain mengamankan jutaan pil double L, serta sabu dan juga ganja, lanjut Rofiq, polisi juga mengamankan 6 buah kartu ATM yang digunakan untuk transaksi jual beli narkoba dan obat terlarang.

Petugas juga menyita 14 buah ponsel dari para pelaku. Para tersangka ini, lanjut Rofiq akan dijerat dengan dua pasal yang berbeda.

“Tersangka kita kenakan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba,”pungkas AKBP Rofiq. (**19/hms)

Continue Reading

Peristiwa

Koordinasi dengan Sekolah Dilakukan untuk Dukung Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota mulai mempersiapkan pelaksanaan Gebyar Polisi Cilik Tahun 2026 melalui koordinasi bersama pihak sekolah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pembinaan karakter disiplin dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar sejak usia dini.

Kegiatan koordinasi digelar pada Rabu (13/5/2026) mulai pukul 10.00 WIB di SDS Pawyatan Daha, Kota Kediri.

Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Sekolah SDS Pawyatan Daha bersama Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota beserta anggota.

Pertemuan membahas persiapan teknis pelaksanaan Gebyar Polisi Cilik 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 25 Juni 2026.

Beberapa hal yang menjadi pembahasan meliputi kesiapan peserta, teknis pelatihan, agenda kegiatan, hingga koordinasi dukungan sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan acara.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, SH, mengatakan program Polisi Cilik menjadi salah satu media edukasi yang efektif untuk menanamkan budaya disiplin, kepemimpinan, dan kesadaran hukum kepada anak-anak.

“Melalui kegiatan Polisi Cilik, kami ingin mengenalkan pentingnya tertib berlalu lintas sekaligus membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan sejak usia sekolah dasar,” ujar Tutud, Rabu.

Menurut dia, keterlibatan sekolah sangat penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan generasi muda tersebut.

Ia menambahkan, Gebyar Polisi Cilik tidak hanya menjadi ajang penampilan keterampilan baris-berbaris dan ketangkasan, tetapi juga sarana edukasi publik mengenai keselamatan berlalu lintas.

“Anak-anak yang mengikuti program ini diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan di lingkungan keluarga maupun sekolah,” katanya.

Pihak sekolah menyambut positif koordinasi tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung rangkaian pelaksanaan kegiatan.

Kolaborasi antara Satlantas dan institusi pendidikan dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran hukum dan budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan.

Selama kegiatan koordinasi berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

Satlantas Polres Kediri Kota memastikan persiapan Gebyar Polisi Cilik 2026 akan terus dimatangkan melalui komunikasi intensif dengan seluruh pihak terkait agar kegiatan dapat berjalan sukses sesuai agenda yang telah direncanakan. (Res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Patroli Kendaraan Dash Cam Difokuskan Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Kelancaran Mobilitas Kota Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota meningkatkan patroli rutin melalui kegiatan Mahameru Quick Response (MQR) guna mengantisipasi gangguan keamanan serta memantau kondisi arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Kota Kediri, pada Rabu (13/5/2026).

Patroli dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dengan menggunakan kendaraan roda empat dilengkapi dash cam untuk mendukung pemantauan situasi lapangan secara lebih optimal.

Rute patroli melintasi sejumlah jalur strategis di wilayah hukum Polres Kediri Kota, mulai dari Jalan Mayor Bismo, Jalan Brawijaya, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Dhoho, Jalan Yos Sudarso, Jalan Dokter Setiabudi, Jalan Trunojoyo, Jalan Monginsidi, Jalan Sudanco Supriadi, Jalan KDP Slamet, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan KH Ahmad Dahlan, hingga Jalan Sultan Iskandar Muda.

Kegiatan patroli berada di bawah pengendalian Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan melibatkan personel Patwal Satlantas.

Fokus utama patroli yakni melakukan pemantauan arus kendaraan, mendeteksi potensi kepadatan lalu lintas, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di area publik dan jalur perkotaan.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, SH, MH, mengatakan patroli MQR merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan kelancaran aktivitas masyarakat.

“Patroli ini kami lakukan secara mobile pada titik-titik strategis untuk memastikan situasi lalu lintas tetap aman, tertib, dan lancar. Kehadiran anggota di lapangan juga bertujuan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan,” ujar Tutud, Rabu.

Menurut dia, penggunaan kendaraan patroli yang dilengkapi dash cam membantu dokumentasi dan pemantauan kondisi lapangan secara real time sehingga respons terhadap potensi gangguan dapat dilakukan lebih cepat.

Selain pemantauan lalu lintas, personel juga melakukan observasi situasi umum di kawasan yang berpotensi mengalami kerawanan seperti titik kepadatan kendaraan, persimpangan utama, dan pusat aktivitas masyarakat.

Tutud menambahkan, patroli rutin menjadi bagian dari komitmen Satlantas dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau kamseltibcar lantas di Kota Kediri.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta menjaga keselamatan selama berkendara,” katanya.

Dari hasil pemantauan selama patroli berlangsung, kondisi arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri Kota terpantau lancar dan terkendali tanpa adanya gangguan menonjol.

Kegiatan patroli berakhir dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Langkah ini diharapkan dapat menjaga mobilitas masyarakat tetap nyaman sekaligus memperkuat situasi keamanan di wilayah Kota Kediri. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Jagalan Kediri Jalin Komunikasi dengan Pengurus Gereja untuk Antisipasi Kehadiran Ratusan Jemaat

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepolisian mulai melakukan langkah antisipatif menjelang pelaksanaan ibadah peringatan Kenaikan Isa Almasih 2026 di Kota Kediri. Salah satunya dilakukan melalui koordinasi antara Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan dengan pengurus rumah ibadah guna memastikan kegiatan keagamaan berjalan aman dan tertib.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di halaman Gereja Diaspora Sejahtera, Kelurahan Jagalan, Kota Kediri.

Dalam kegiatan sambang dan koordinasi itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan bertemu langsung dengan Pendeta Triposa Supiyatun selaku gembala jemaat Gereja Diaspora Sejahtera.

Pertemuan membahas persiapan pelaksanaan ibadah dalam rangka peringatan Kenaikan Isa Almasih yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Juni 2026 dengan estimasi kehadiran sekitar 500 jemaat.

Selain koordinasi teknis terkait rencana kegiatan ibadah, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada pengurus gereja agar turut berperan aktif menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan sekitar selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan koordinasi dini dengan pengelola rumah ibadah menjadi langkah penting untuk memetakan kebutuhan pengamanan sekaligus mencegah potensi gangguan.

“Setiap kegiatan keagamaan yang melibatkan jumlah jemaat cukup besar perlu dipersiapkan secara matang, baik dari sisi keamanan, parkir, arus keluar masuk jemaat, maupun kenyamanan masyarakat sekitar,” ujar Bowo, Rabu.

Ia menegaskan kepolisian berkomitmen memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat dalam menjalankan kegiatan ibadah dan perayaan keagamaan.

Menurut dia, sinergi antara aparat keamanan, pengurus rumah ibadah, dan masyarakat sekitar menjadi faktor utama terciptanya situasi yang kondusif.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga toleransi, saling menghormati, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” katanya.

Langkah koordinatif seperti ini, lanjut dia, merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam memastikan setiap agenda masyarakat dapat berjalan lancar tanpa gangguan keamanan.

Dari hasil monitoring di lokasi, kegiatan sambang dan koordinasi berlangsung lancar, aman, dan terkendali.

Dengan adanya komunikasi awal antara kepolisian dan pengurus gereja, persiapan pelaksanaan ibadah Kenaikan Isa Almasih diharapkan dapat berlangsung lebih tertib serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh jemaat dan masyarakat sekitar. (res/an).

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page