Connect with us

Lalu Lintas

Dari CFD Dhoho Menuju 71 Tahun Polantas, Satlantas Kediri Kota Gaungkan Keselamatan Berlalu Lintas

Published

on

Kediriselaludihati –Ada suasana berbeda di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Dhoho, Kota Kediri, Minggu (13/9/2026) pagi. Di tengah masyarakat yang menikmati akhir pekan, Satlantas Polres Kediri Kota menghadirkan Pameran Lalu Lintas sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.00 WIB tersebut diikuti Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., para perwira serta anggota Satlantas Polres Kediri Kota.

Pemilihan CFD Dhoho sebagai lokasi pameran membawa kegiatan kepolisian langsung ke ruang publik. Masyarakat yang datang untuk berolahraga, berjalan kaki maupun menikmati suasana Minggu pagi sekaligus dapat berinteraksi lebih dekat dengan jajaran polisi lalu lintas.

Pameran tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang secara nasional jatuh pada 22 September 2026. Korlantas Polri juga tengah menggelar berbagai kegiatan menyambut peringatan tersebut, termasuk kampanye keselamatan melalui lomba mural dan Polisi Cilik.

Momentum ulang tahun lalu lintas bukan sekadar perayaan institusi. Di balik usia 71 tahun tersebut terdapat perjalanan panjang fungsi kepolisian lalu lintas di Indonesia yang berkembang seiring perubahan kehidupan masyarakat dan transportasi.

Jejak fungsi lalu lintas bahkan dapat ditarik hingga masa Hindia Belanda. Pada 15 Mei 1915 dikenal fungsi Voer Wesen, yang kemudian berkembang menjadi Verkeerspolitie atau Polisi Lalu Lintas. Dalam perkembangannya, fungsi tersebut mengalami berbagai perubahan, termasuk pada masa pendudukan Jepang.

Setelah Indonesia merdeka, salah satu tonggak penting terjadi pada 22 September 1955. Saat itu Kepala Jawatan Kepolisian Negara menerbitkan Order No. 20/XVI/1955 yang secara resmi membentuk Seksi Lalu Lintas Jalan.

Tanggal tersebut kemudian menjadi dasar peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara setiap 22 September. Karena itulah, pada 2026 perjalanan institusi lalu lintas Polri memasuki usia 71 tahun.

Perjalanan selama lebih dari tujuh dekade juga memperlihatkan perubahan besar dalam persoalan yang dihadapi polisi lalu lintas. Jika dahulu tugas banyak bertumpu pada pengaturan kendaraan di jalan, perkembangan kota, pertumbuhan jumlah kendaraan dan tingginya mobilitas membuat persoalan lalu lintas semakin kompleks.

Teknologi kemudian ikut mengubah wajah pelayanan. Korlantas kini mengembangkan digitalisasi pelayanan dan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), sementara keselamatan manusia ditempatkan sebagai salah satu orientasi utama transformasi lalu lintas.

Dalam konteks itulah pameran di CFD Dhoho memiliki relevansi. Peringatan ulang tahun tidak hanya ditempatkan dalam ruang seremonial, tetapi dibawa ke tempat masyarakat beraktivitas.

CFD merupakan salah satu ruang yang mempertemukan banyak kelompok pengguna jalan—pejalan kaki, pesepeda, pengendara, keluarga hingga komunitas. Keselamatan lalu lintas pada akhirnya memang tidak mungkin hanya menjadi pekerjaan polisi.

Kepatuhan terhadap rambu, penggunaan perlengkapan keselamatan, perilaku berkendara, penghormatan terhadap pejalan kaki hingga kesediaan berbagi ruang jalan merupakan bagian dari budaya berlalu lintas yang dibangun bersama.

Rangkaian HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara tahun ini di berbagai daerah juga diarahkan pada kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat. Selain edukasi keselamatan, sejumlah satuan lalu lintas menggelar kegiatan sosial. Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, misalnya, mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dan pengemudi sebagai bagian dari rangkaian peringatan tahun ini.

Bagi Satlantas Polres Kediri Kota, pameran di CFD Dhoho menjadi salah satu cara menghadirkan semangat tersebut di tingkat lokal. Polisi lalu lintas tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran atau kemacetan, tetapi juga melalui ruang edukasi dan interaksi dengan masyarakat.

Hal itu menjadi semakin penting karena persoalan keselamatan jalan selalu bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Setiap orang dapat menjadi pengguna jalan dan setiap keputusan di jalan dapat berpengaruh terhadap keselamatan orang lain.

Peringatan 71 tahun perjalanan Polantas karena itu dapat menjadi momentum untuk melihat kembali makna keberadaan polisi lalu lintas: bukan semata mengatur kendaraan agar bergerak, tetapi memastikan mobilitas masyarakat berlangsung dengan semakin aman dan berkeselamatan.

Dari sejarah pembentukan Seksi Lalu Lintas Jalan pada 22 September 1955 hingga pameran di tengah CFD Dhoho Kediri 71 tahun kemudian, tantangannya terus berubah. Namun satu kepentingan tetap sama—menjadikan jalan sebagai ruang bersama yang aman bagi setiap orang yang menggunakannya. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

AKBP Wisnu Tinjau Fasilitas Bandara Dhoho Kediri, Bahas Kolaborasi Keamanan Bersama Pengelola Bandara

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. bersama jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota melaksanakan kunjungan kerja ke Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri, Selasa (8/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi langkah memperkuat koordinasi dan sinergi antara kepolisian dengan pengelola bandara dalam mendukung keamanan serta kelancaran operasional penerbangan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.30 WIB hingga 16.25 WIB tersebut diikuti Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif Martadinata, S.T.K., S.I.K., Kasat Lantas AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., serta Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwanto, S.H.

Rombongan Polres Kediri Kota diterima langsung oleh Direktur PT Surya Dhoho Investama (PT SDhI) Maksin Arisandi, jajaran direksi PT SDhI, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri Rahmat Yoni Saputra, serta unsur pengelola bandara lainnya.

Setibanya di terminal penumpang Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri, Kapolres Kediri Kota bersama rombongan melakukan peninjauan sejumlah fasilitas utama bandara.

Peninjauan dilakukan mulai dari grid map atau miniatur peta bandara, area check in counter domestik dan internasional, ruang pengosongan senjata, area pemeriksaan keamanan atau Passenger Security Check Point (PSCP), area pemeriksaan imigrasi, ruang tunggu keberangkatan domestik dan internasional, boarding gate, baggage claim, hingga area kedatangan domestik dan internasional termasuk pemeriksaan imigrasi serta bea cukai.

Selain fasilitas pelayanan penumpang, Kapolres juga meninjau Terminal VIP Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri yang meliputi area Oculus VIP, VIP Room, dan apron VIP.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Tower Air Traffic Control (ATC) untuk melihat langsung sistem pemantauan aktivitas penerbangan dan pengelolaan lalu lintas udara di Bandara Internasional Dhoho Kediri.

Usai peninjauan fasilitas, Kapolres Kediri Kota bersama jajaran dan pihak pengelola bandara melaksanakan pertemuan di Gedung SO1 Kantor PT SDhI.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan pengelola bandara, khususnya dalam aspek keamanan, pelayanan masyarakat, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai dinamika yang berkaitan dengan aktivitas penerbangan.

Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu mengatakan, keberadaan Bandara Internasional Dhoho Kediri menjadi salah satu fasilitas strategis yang membutuhkan dukungan bersama dari berbagai pihak.

“Bandara merupakan objek vital yang memiliki peran penting bagi masyarakat dan perkembangan wilayah. Karena itu sinergi antara Polri dan pengelola bandara harus terus dibangun untuk memastikan keamanan dan pelayanan berjalan dengan baik,” ujar AKBP Wisnu.

Menurutnya, Polres Kediri Kota siap mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif melalui koordinasi dan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Komunikasi dan koordinasi akan terus dilakukan agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” katanya.

Sementara itu, pihak pengelola Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan antara kepolisian dan pengelola bandara.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Polres Kediri Kota dan pengelola Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri berkomitmen memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan, kenyamanan, serta kualitas pelayanan bagi masyarakat pengguna jasa penerbangan. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Unit Kamsel Sampaikan Pesan Keselamatan Berkendara, Dorong Ojol Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) melaksanakan kegiatan Polantas Karib bersama komunitas ojek online (ojol) Kota Kediri, Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi upaya kepolisian memperkuat komunikasi sekaligus meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan pengemudi transportasi berbasis aplikasi.

Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB tersebut digelar di Jalan Patimura Kota Kediri dan diikuti oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota serta para pengemudi ojek online.
Dalam kegiatan tersebut, Unit Kamsel menghadirkan suasana dialogis dengan para pengemudi ojol. Selain mempererat hubungan kemitraan, petugas juga membagikan kopi, gula, dan makanan ringan sebagai bentuk kepedulian serta pendekatan humanis kepada para mitra masyarakat di jalan raya.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan, komunitas ojek online memiliki peran penting karena setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menjadi bagian dari pengguna jalan.

“Pengemudi ojek online merupakan mitra strategis kepolisian dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Karena itu komunikasi dan edukasi keselamatan perlu terus dibangun,” ujar AKP Septia.

Dalam kesempatan tersebut, personel Unit Kamsel menyampaikan sejumlah imbauan kepada pengemudi ojol, di antaranya agar selalu berhati-hati saat menerima pesanan dari pelanggan yang belum dikenal serta mewaspadai adanya pesanan mencurigakan maupun fiktif.

Petugas juga mengingatkan agar pengemudi dan penumpang selalu menggunakan helm saat berkendara, mengingat keselamatan merupakan tanggung jawab bersama.

Selain itu, para pengemudi ojol diminta untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta membangun etika berkendara sebagai bagian dari budaya tertib di jalan raya.

Menurut AKP Septia, keselamatan berlalu lintas bukan hanya kewajiban karena aturan, tetapi menjadi kebutuhan bagi setiap pengguna jalan.

“Kami berharap para pengemudi ojol dapat menjadi contoh dalam menerapkan keselamatan berkendara dan ikut mengingatkan masyarakat lainnya untuk tertib berlalu lintas,” katanya.

Melalui program Polantas Karib tersebut, Satlantas Polres Kediri Kota terus mengembangkan pendekatan komunikasi yang lebih dekat dengan berbagai komunitas masyarakat guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Personel Lalu Lintas Diterjunkan Jaga Kelancaran Mobilitas Suporter di Sekitar Stadion Brawijaya

Published

on

Kediriselaludihati- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota melakukan pengamanan pertandingan sepak bola antara Persik Kediri menghadapi Dewa United Banten FC yang berlangsung di Stadion Brawijaya Kediri, Sabtu (5/9/2026).

Pengamanan tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi pemain, ofisial, dan masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan.

Kegiatan pengamanan dimulai pukul 13.00 WIB dengan melibatkan personel Satlantas Polres Kediri Kota yang ditempatkan di sejumlah titik wilayah hukum Polres Kediri Kota, khususnya jalur yang menjadi akses menuju stadion.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan, pengamanan lalu lintas menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan olahraga yang melibatkan banyak masyarakat.

“Personel Satlantas kami siagakan untuk melakukan pengaturan, pemantauan arus kendaraan, serta mengantisipasi potensi kepadatan di sejumlah ruas jalan menuju lokasi pertandingan,” ujar AKP Septia.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya berfokus pada kelancaran kendaraan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman selama pertandingan berlangsung.

“Kami mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, terutama para suporter dan pengguna jalan lainnya agar mobilitas tetap berjalan dengan tertib,” katanya.

Dalam pelaksanaan pengamanan, Satlantas Polres Kediri Kota dipimpin oleh jajaran perwira pengendali, yakni Kasat Lantas Polres Kediri Kota, KBO Lantas, Kanit Regident, Kanit Turjagwali, serta Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota.

Petugas melakukan pengaturan lalu lintas, pemantauan jalur kedatangan dan kepulangan suporter, serta langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya kepadatan kendaraan di sekitar kawasan stadion.

Selain pengamanan dari unsur Satlantas, kegiatan pertandingan Persik Kediri melawan Dewa United juga mendapat dukungan pengamanan gabungan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polres Kediri Kota, Brimob, TNI, Satpol PP, Dishub, hingga pengamanan internal stadion.

AKP Septia mengimbau kepada masyarakat yang hadir agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta menjaga ketertiban selama berada di sekitar lokasi pertandingan.

“Kami berharap masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan nyaman dan tetap mengutamakan keselamatan, baik saat menuju stadion maupun ketika kembali ke rumah,” ujarnya.

Melalui pengamanan terpadu tersebut, Satlantas Polres Kediri Kota terus berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk ajang olahraga yang menjadi bagian dari aktivitas publik Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page