Lalu Lintas
Dari Sapa Malam hingga Cipta Kondisi, Polisi Jaga Arus dan Cegah Balap Liar di Kota Kediri
Kediriselaludihati – Satlantas Polres Kediri Kota menggelar rangkaian pengamanan lalu lintas sejak Minggu (20/9/2026) petang hingga menjelang tengah malam. Personel disebar di sejumlah persimpangan dan kawasan aktivitas masyarakat untuk mengurai potensi kepadatan, kemudian dilanjutkan patroli Blue Light serta cipta kondisi guna mengantisipasi balap liar dan potensi konflik perguruan silat.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 18.30 WIB melalui Sapa Malam. Personel piket staf Satlantas ditempatkan pada tujuh titik yang dinilai membutuhkan pemantauan dan pengaturan arus kendaraan.
Titik tersebut meliputi depan Grand Surya, depan Kediri Town Square, Simpang Tiga Patiunus, Simpang Empat Jembatan Brawijaya, Simpang Empat Alun-Alun, Simpang Tiga Panglima Polim serta Simpang Tiga sebelah selatan Rumah Sakit Bhayangkara.
Di bawah pengendalian Kanit Turjawali, personel melakukan pengaturan dan penguraian kendaraan untuk mengantisipasi kepadatan pada Minggu malam.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., melalui laporan kegiatan menyebut penempatan anggota dilakukan untuk menjaga pergerakan kendaraan pada sejumlah titik aktivitas masyarakat.
“Sapa Malam dilakukan melalui pengaturan dan penguraian arus untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik Kota Kediri,” kata Septia, merujuk pada pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sekitar pukul 19.00 WIB, pengawasan dilanjutkan melalui Blue Light Patrol di Simpang Empat Lonceng.
Anggota Patwal Satlantas menggunakan kendaraan roda empat untuk melakukan pemantauan arus sekaligus mengantisipasi gangguan kamtibmas. Patroli tersebut juga berada di bawah pengendalian Kanit Turjawali.
Blue Light menjadi bagian dari pengawasan bergerak pada malam hari. Kehadiran kendaraan patroli dengan lampu rotator sekaligus digunakan untuk menunjukkan keberadaan petugas pada ruas yang dipantau.
Menurut Septia, patroli diarahkan untuk menggabungkan pemantauan lalu lintas dengan langkah preventif terhadap gangguan keamanan di jalan.
“Blue Light dilakukan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus memantau arus lalu lintas dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” ujarnya, berdasarkan sasaran kegiatan.
Pengawasan kemudian berlanjut menjelang tengah malam dengan sasaran yang berbeda.
Mulai pukul 23.30 WIB, Satlantas menggelar apel cipta kondisi harkamtibmas yang dilanjutkan pengaturan dan pemantauan di Simpang Tiga Kodim Selatan serta Simpang Tiga Water Torn.
Kegiatan tersebut secara khusus diarahkan untuk mengantisipasi balap liar dan potensi konflik yang melibatkan perguruan silat.
Personel Satlantas ditempatkan pada dua titik tersebut untuk memantau aktivitas pengguna jalan sekaligus melakukan pengaturan apabila muncul konsentrasi kendaraan yang berpotensi mengganggu pengguna jalan lainnya.
“Pada malam hingga menjelang dini hari, kegiatan difokuskan untuk mengantisipasi balap liar maupun potensi konflik perguruan silat dengan tetap melakukan pengaturan dan penguraian arus,” kata Septia, merujuk pada sasaran cipta kondisi.
Tiga kegiatan dalam satu malam tersebut memiliki fokus berbeda. Sapa Malam diarahkan pada tujuh titik untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Blue Light memperkuat pengawasan di Simpang Empat Lonceng, sedangkan cipta kondisi menjelang tengah malam memberi perhatian pada balap liar dan potensi konflik perguruan silat.
Pola pengamanan itu membuat pengawasan lalu lintas menyesuaikan perubahan aktivitas masyarakat berdasarkan waktu. Pada petang hari perhatian diberikan pada titik keramaian dan persimpangan, sedangkan menjelang tengah malam fokus bergeser pada aktivitas jalan yang berpotensi membahayakan pengguna lainnya.
Satlantas menempatkan pengaturan lalu lintas sebagai bagian dari pencegahan. Balap liar, misalnya, bukan sekadar pelanggaran lalu lintas karena penggunaan jalan untuk adu kecepatan juga dapat membahayakan pengendara maupun masyarakat yang melintas.
Karena itu, keberadaan personel pada malam hingga menjelang dini hari diarahkan untuk mendeteksi aktivitas tersebut sejak awal sekaligus menjaga ruas jalan tetap dapat digunakan masyarakat sebagaimana mestinya. (res/aro)
Lalu Lintas
Ribuan Pengunjung Berpotensi Padati Mojo, Satlantas Petakan Jalur dan Kantong Parkir Teras Gubuk Fest 2
Kediriselaludihati – Satlantas Polres Kediri Kota mulai menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk rangkaian Harlah Teras Gubuk ke-2 di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Persiapan dilakukan melalui rapat koordinasi di Lapangan Teras Gubuk, Senin (21/9/2026), menyusul dua agenda besar pada 26 dan 30 September 2026, termasuk pertunjukan musik yang menghadirkan Letto dan Dewa 19.
Rapat koordinasi dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dengan melibatkan Kabag Ops Polres Kediri Kota, Kapolsek Mojo dan Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota.
Pembahasan difokuskan pada pengamanan jalur, rekayasa lalu lintas, penempatan personel hingga penyiapan kantong parkir untuk mengantisipasi peningkatan kendaraan selama rangkaian kegiatan.
Agenda pertama berlangsung 26 September melalui TG Riding Rihlah Wali. Rombongan dijadwalkan menempuh perjalanan dari Makam Syekh Ihsan Jampes menuju sejumlah titik sebelum kembali ke Teras Gubuk.
Rute yang disiapkan melintasi Jong Biru, Simpang Empat Semampir, Kantor Pos, Simpang Empat Nabatiyasa, Simpang Empat Lonceng, Pos Sumur Bor, Simpang Empat Alun-Alun, Simpang Tiga Jetis, Simpang Empat Branggahan dan Simpang Tiga JWK.
Rombongan kemudian menuju Pondok Induk untuk melaksanakan ziarah sebelum kembali ke Teras Gubuk.
Satlantas merencanakan penempatan personel pada persimpangan utama, sedangkan personel Polsek dapat ditempatkan pada titik yang lebih kecil. Panitia juga mengajukan pengawalan menggunakan dua kendaraan roda empat dan satu sepeda motor besar.
Perhatian khusus diberikan saat rombongan melakukan ziarah di Pondok Induk. Rekayasa lalu lintas direncanakan pada Simpang Tiga Indomaret dan Simpang Empat Maesan untuk menjaga pergerakan kendaraan di sekitar lokasi.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., melalui hasil rapat koordinasi menyebut pengamanan lalu lintas dipersiapkan sejak sebelum acara karena rangkaian kegiatan menggunakan sejumlah ruas jalan.
“Anggota Satlantas diprioritaskan pada titik-titik besar, sedangkan personel Polsek dapat menempati titik yang lebih kecil. Saat kegiatan ziarah juga diperlukan rekayasa lalu lintas,” kata Septia, merujuk pada hasil koordinasi tersebut.
Pengamanan lebih besar dipersiapkan untuk Ceremony TG Fest 2 pada 30 September 2026. Dua grup musik nasional, Letto dan Dewa 19, dijadwalkan menjadi bintang tamu dalam acara tersebut.
Potensi meningkatnya jumlah kendaraan membuat polisi menyiapkan pengalihan arus pada dua titik. Simpang Tiga Indomaret/Bondo Yudo direncanakan dijaga empat personel, demikian pula Simpang Empat Maesan dengan empat personel.
Sementara pengamanan jalur disiapkan di Simpang Tiga Teras Gubuk, Simpang Empat Ploso Mart, Simpang Empat Ploso dan Simpang Tiga Jalan Baru. Masing-masing titik direncanakan ditempati dua personel.
Persoalan parkir turut menjadi pembahasan karena kendaraan pengunjung tidak diharapkan menumpuk di akses menuju lokasi acara.
Lahan milik warga di sekitar kawasan Teras Gubuk direncanakan menjadi kantong parkir dengan pengelolaan melibatkan Karang Taruna.
Akses jalan aspal baru dari jalan raya menuju Teras Gubuk juga harus steril dari kendaraan yang parkir maupun pedagang kaki lima. Langkah tersebut diperlukan agar jalur menuju lokasi tetap dapat digunakan untuk pergerakan kendaraan selama kegiatan.
“Area dan lahan milik warga sekitar akan dimanfaatkan sebagai kantong parkir dan dikelola Karang Taruna. Akses jalan aspal baru menuju Teras Gubuk harus dipastikan bebas dari kendaraan parkir dan pedagang kaki lima,” ujar Septia, berdasarkan hasil rapat koordinasi.
Rencana tersebut membuat pengamanan Harlah Teras Gubuk tidak hanya terpusat di lokasi pertunjukan. Polisi harus mengelola pergerakan kendaraan sejak persimpangan menuju lokasi, jalur yang digunakan rombongan Riding Rihlah Wali, titik ziarah hingga kawasan parkir.
Pemetaan sejak sembilan hari sebelum Ceremony TG Fest 2 menjadi langkah awal untuk menentukan kebutuhan personel dan pola pengalihan arus. Rekayasa lalu lintas nantinya terutama diarahkan agar aktivitas masyarakat di sekitar Mojo tetap dapat berjalan ketika arus kendaraan menuju Teras Gubuk meningkat. (res/aro)
Lalu Lintas
Dari Blue Light hingga Pengamanan Suporter Persik, Satlantas Pantau Lalu Lintas Kediri Jumat Malam

Kediriselaludihati – Satlantas Polres Kediri Kota meningkatkan pengawasan lalu lintas pada Jumat (18/9/2026) malam melalui dua kegiatan, yakni Blue Light Patrol di Simpang Empat Ringinsirah dan Simpang Empat Lonceng serta pengamanan suporter yang menyambut kedatangan pemain Persik.
Personel ditempatkan dan digerakkan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus mencegah kepadatan arus akibat aktivitas suporter.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 19.00 WIB dengan Blue Light Patrol. Anggota Patwal Satlantas Polres Kediri Kota menggunakan kendaraan roda empat untuk memantau kondisi lalu lintas di Simpang Empat Ringinsirah dan Simpang Empat Lonceng.
Patroli berada di bawah pengendalian Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota. Dua persimpangan tersebut menjadi titik pemantauan terhadap pergerakan kendaraan sekaligus aktivitas masyarakat pada malam hari.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., melalui laporan kegiatan menyebut Blue Light diarahkan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus memantau arus kendaraan.
“Blue Light dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan melakukan pemantauan arus lalu lintas guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” kata Septia, merujuk pada pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sekitar dua jam kemudian, fokus pengamanan bergeser pada aktivitas suporter Persik Kediri.
Mulai pukul 21.00 WIB, personel Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota diterjunkan untuk mengamankan suporter yang menyambut kedatangan pemain Persik di wilayah Kota Kediri.
Kehadiran suporter menjadi perhatian petugas karena konsentrasi massa dan kendaraan berpotensi memengaruhi arus lalu lintas. Personel kemudian melakukan pemantauan sekaligus mengantisipasi munculnya kepadatan pada ruas yang dilalui maupun menjadi lokasi berkumpulnya suporter.
Pengamanan tersebut juga berada di bawah kendali Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota.
Septia mengatakan pengamanan diarahkan pada dua aspek sekaligus, yakni menjaga aktivitas penyambutan pemain tetap terkendali dan mempertahankan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat lainnya.
“Personel melakukan pengamanan suporter yang menyambut pemain Persik, mengantisipasi gangguan kamtibmas serta memantau arus lalu lintas untuk mengurangi potensi kepadatan,” ujar Septia, berdasarkan sasaran kegiatan Satlantas.
Pengamanan tidak hanya berorientasi pada kelompok suporter. Petugas juga memperhatikan pengguna jalan lain yang tetap beraktivitas ketika penyambutan berlangsung.
Pola tersebut membuat pengaturan lalu lintas menjadi bagian penting dalam pengamanan. Konsentrasi kendaraan pada satu kawasan dapat memengaruhi ruas di sekitarnya sehingga personel Turjawali disiapkan untuk melakukan pengaturan ketika terjadi peningkatan volume kendaraan.
Sebelumnya pada sore hari, Persik Kediri bermain imbang 1-1 melawan Arema. Pertandingan itu juga menarik perhatian pendukung Persik di Kota Kediri, termasuk sekitar 100 orang yang mengikuti nonton bareng di wilayah Mojoroto.
Rangkaian pengamanan Jumat malam akhirnya mencakup dua karakter kegiatan berbeda. Blue Light difokuskan pada pengawasan rutin di persimpangan, sedangkan mulai pukul 21.00 WIB personel memberi perhatian pada pergerakan suporter yang menyambut pemain Persik.
Dengan pola tersebut, Satlantas menempatkan pengawasan lalu lintas sebagai bagian dari pengamanan aktivitas masyarakat, terutama ketika kegiatan yang menghadirkan banyak orang berpotensi meningkatkan volume kendaraan di jalan. (res/aro)
4
kriminal
Balap Liar, Pesta Miras dan Geng Motor Jadi Sasaran Patroli Skala Besar di Kediri

Kediriselaludihati – Sebanyak 38 personel gabungan Polres Kediri Kota, Kodim 0809/Kediri dan Satpol PP Kota Kediri dikerahkan dalam patroli skala besar untuk mengantisipasi balap liar, pesta minuman keras, geng motor dan konvoi kendaraan pada Jumat (18/9/2026) malam.
Patroli menyisir sejumlah ruas dan titik strategis Kota Kediri sebagai bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan cipta kondisi terkait aktivitas malam yang dikenal sebagai “Jumat Gaul”.
Personel gabungan terdiri atas 15 anggota Polres Kediri Kota, 15 anggota Satpol PP Kota Kediri dan delapan personel Kodim 0809/Kediri.
Kegiatan dipimpin Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., bersama Kasatpol PP Kota Kediri Paulus. Turut terlibat AKP Cahyo selaku perwira pengawas, Iptu Mujani sebagai pengendali personel lalu lintas serta Iptu Asrusri sebagai pengendali personel Samapta.
Sebelum bergerak, personel mengikuti apel siaga KRYD. Patroli kemudian diarahkan untuk menjangkau kawasan barat, timur dan tengah Kota Kediri.
Rute yang dilalui mencakup Simpang Tiga Water Torn, Simpang Empat Baptis, Simpang Empat Terminal Lama, kawasan Baruna, Alun-Alun Kota Kediri, kawasan Kelenteng hingga Jembatan Brawijaya sebelum kembali ke markas.
Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi mengatakan patroli difokuskan pada pencegahan sejumlah aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hingga dini hari.
“Patroli difokuskan pada pencegahan aksi balap liar, pesta miras, serta aktivitas geng motor maupun konvoi yang berpotensi menimbulkan keresahan pada malam hari, khususnya dalam agenda Jumat Gaul,” kata Iwan, merujuk pada sasaran kegiatan tersebut.
Pemilihan pola patroli bergerak memungkinkan petugas memantau beberapa kawasan dalam satu rangkaian. Personel tidak hanya berada di satu titik, tetapi bergerak melalui persimpangan dan ruas jalan yang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat pada malam hari.
Tiga zona, yakni barat, timur dan tengah, menjadi cakupan pemantauan. Pola tersebut digunakan untuk memperluas jangkauan sekaligus mengantisipasi perpindahan aktivitas dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
Menurut Iwan, patroli juga menjadi bentuk kolaborasi antara kepolisian, TNI dan pemerintah daerah dalam melakukan pencegahan gangguan kamtibmas.
“Kegiatan ini merupakan wujud respons Polri, TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan di wilayah Kota Kediri,” ujar Iwan, berdasarkan laporan pelaksanaan kegiatan.
Balap liar menjadi salah satu sasaran karena aktivitas tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran lalu lintas, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya. Sementara pesta minuman keras, konvoi dan aktivitas geng motor menjadi perhatian ketika dilakukan dengan cara yang berpotensi mengganggu masyarakat.
Karena itu, patroli Jumat malam lebih diarahkan pada langkah pencegahan dengan menunjukkan kehadiran personel gabungan pada sejumlah ruas dan titik yang dipantau.
Kegiatan tersebut sekaligus mempertemukan tiga unsur pengamanan dalam satu operasi lapangan. Kepolisian menjalankan fungsi keamanan dan penegakan hukum, TNI mendukung pengamanan, sementara Satpol PP terlibat dalam pengawasan yang berkaitan dengan ketertiban umum.
Patroli skala besar menjadi salah satu pola yang digunakan ketika aktivitas masyarakat pada malam akhir pekan meningkat. Dengan menyisir sejumlah kawasan secara bergerak, petugas dapat mendeteksi lebih awal aktivitas yang berpotensi berkembang menjadi gangguan, terutama balap liar, konvoi dan kegiatan lain yang menggunakan ruang jalan secara tidak semestinya. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
