Connect with us

Peristiwa

Inilah Cara Anggota Polres Kediri Kota Doakan Korban Gempa Cianjur

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bertempat di Madjid Baiturahman Polres Kediri Kota, Jum’at (25/11/2022). Ratusan anggota Polres Kefiri Kota melalsanakan Shalat ghaib sebagai bentuk belasungkawa yang ditujukan kepada lebih dari 270 jiwa yang ditemukan meninggal dunia atas musibah gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat .

Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H, mengatakan pihaknya beserta segenap jajaran Polres Kediri Kota menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Cianjur. Semoga korban yang meninggal dalam kondisi husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, kekuatan serta keikhlasan.

“Untuk korban yang masih dinyatakan hilang, semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ungkap AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H.AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H. menambahkan, pelaksanaan salat ghaib juga merupakan kewajiban umat Islam untuk mendoakan dan menyalatkan jenazah yang tidak diketahui keberadaannya.

“Sebagai saudara sebangsa dan setanah air, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk mendo’akan saudara kita yang ditimpa musibah,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Lalu Lintas

Bhabinkamtibmas Mojoroto Kawal Rapat Koordinasi Demi Kelancaran dan Keamanan Warga

Published

on

Kediriselaludihati -Persiapan penutupan total akses Jalan Kawi dan Simpang Empat Sukorame mulai 22 hingga 26 Januari 2026 menjadi perhatian serius aparat kewilayahan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto, Aiptu Andri Jatmiko, menghadiri rapat koordinasi di Kantor LMA Kelurahan Mojoroto, Senin (19/1/2026), guna memastikan rencana pelaksanaan pekerjaan erection girder pada pembangunan akses ruas Bandara Dhoho Kediri berjalan aman dan tertib.

Rapat yang berlangsung sejak pukul 12.00 WIB itu membahas teknis penutupan jalan serta langkah antisipasi dampak terhadap aktivitas warga. Dalam forum tersebut, Bhabinkamtibmas tidak hanya mengikuti pembahasan, tetapi juga menyampaikan imbauan agar seluruh pihak tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan selama proses pekerjaan berlangsung.

Sejumlah keputusan strategis dihasilkan dalam rapat koordinasi tersebut. Salah satunya adalah penempatan dua personel gabungan dari Polres dan Dinas Perhubungan di simpang empat Jalan Kawi serta simpang empat Jalan Sukorame. Kehadiran petugas di titik-titik krusial ini ditujukan untuk mengatur arus lalu lintas dan memberikan informasi kepada pengguna jalan.

Penutupan akses Jalan Kawi dan Simpang Empat Sukorame akan diberlakukan secara total mulai 22 hingga 26 Januari 2026, dengan waktu pelaksanaan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung selama 24 jam penuh. Kebijakan ini diambil demi keselamatan masyarakat mengingat proses erection girder memerlukan ruang kerja yang steril dari aktivitas kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri dalam rapat tersebut juga meminta agar dibuatkan surat resmi yang diteruskan ke Dinas Komunikasi dan Informatika. Tujuannya, agar informasi penutupan jalan dapat disampaikan secara luas kepada masyarakat. Redaksi dalam imbauan kepada publik pun diminta diperbaiki agar lebih jelas, informatif, dan mudah dipahami.

Selain itu, dibahas pula mekanisme akses keluar-masuk warga sekitar lokasi proyek. Warga diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif selama masa penutupan, sehingga aktivitas harian tetap dapat berjalan meski dengan penyesuaian rute.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain Kanit Patroli Ipda Arifin, perwakilan LMA, konsultan pengawas dan konsultan proyek, Panit IK, Kepala Dishub Kota Kediri, perwakilan DLLAJ, serta aparat kepolisian setempat. Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa penanganan dampak proyek strategis ini dilakukan secara terpadu.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri untuk menjaga stabilitas kamtibmas di tengah dinamika pembangunan. Proyek infrastruktur berskala besar, menurut dia, selalu berpotensi menimbulkan gangguan sosial apabila tidak disertai komunikasi dan pengamanan yang baik.

“Dengan keterlibatan Bhabinkamtibmas sejak tahap perencanaan, diharapkan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas, tidak terjadi kesalahpahaman, dan seluruh rangkaian pekerjaan dapat berlangsung aman, lancar, serta tertib,” ujarnya.

Hingga rapat berakhir, situasi dilaporkan berlangsung aman dan terkendali. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pihak proyek diharapkan mampu meminimalkan dampak penutupan jalan sekaligus menjaga rasa aman warga selama pembangunan akses menuju Bandara Dhoho Kediri terus berjalan. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Bhabinkamtibmas Kawal Musyawarah Dishub dan Masyarakat Balowerti

Published

on

Kediriselaludihati – Polreskedirikota — Upaya menjaga kondusivitas wilayah kembali ditunjukkan jajaran Polsek Kediri Kota melalui peran aktif Bhabinkamtibmas Kelurahan Balowerti dalam memantau musyawarah antara warga Jalan Stasiun dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri, Senin (19/1/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu digelar di rumah Ketua RW 07, Mujianto, di Jalan Stasiun Nomor 9, Kelurahan Balowerti.

Musyawarah ini menjadi ruang dialog antara masyarakat dengan pemerintah kota untuk mengevaluasi rekayasa arus lalu lintas dan penataan lahan parkir di sepanjang kawasan Jalan Stasiun. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin Yuswanto, Camat Kota Kediri Agus Suhariyanto, Lurah Balowerti Partinem beserta staf, Kasatpol PP Paulus, perwakilan Disperindagin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para ketua RT se-RW 07, serta sekitar 30 warga setempat.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Balowerti, Aiptu M. Chamson Syafi’i, bersama unsur tiga pilar hadir melakukan sambang sekaligus pemantauan guna memastikan jalannya musyawarah berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat menjadi penyangga dialog agar aspirasi warga tersampaikan dengan baik tanpa memicu potensi gesekan sosial.

Dalam forum tersebut, warga menyampaikan sejumlah masukan terkait dampak pengaturan lalu lintas yang selama ini diberlakukan. Beberapa usulan mengemuka, antara lain permintaan agar larangan parkir di sepanjang Jalan Stasiun diberlakukan mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai, yang rencananya akan disampaikan kepada Wali Kota Kediri.

Warga juga menyatakan penolakan terhadap rencana pengumpulan pedagang kaki lima (PKL) ke lahan parkir eks Pasifik sebagaimana wacana dari Disperindagin. Selain itu, muncul pula usulan agar sistem parkir dicoba hanya pada satu sisi jalan guna mengurangi kepadatan dan gangguan mobilitas warga.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin Yuswanto menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dirangkum dan disampaikan kepada Wali Kota sebagai bahan pertimbangan kebijakan. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kelancaran lalu lintas, kepentingan ekonomi warga, dan kenyamanan lingkungan.

Musyawarah yang diawali dengan pembukaan oleh Sekretaris Kelurahan Balowerti itu berlangsung dinamis hingga pukul 11.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam suasana aman dan lancar.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menyampaikan bahwa pemantauan oleh Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari tugas Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas di tengah masyarakat. Forum warga seperti ini, kata dia, rawan memunculkan perbedaan pandangan, sehingga perlu kehadiran aparat sebagai pengayom yang memastikan dialog berjalan sejuk dan produktif.

“Dengan hadirnya Bhabinkamtibmas, diharapkan situasi tetap kondusif, aspirasi warga tersalurkan, dan potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Hasil kegiatan ini menunjukkan terciptanya suasana dialog yang sehat antara warga dan pemerintah, sekaligus memperkuat sinergi tiga pilar di Kelurahan Balowerti. Musyawarah tersebut menjadi contoh bagaimana persoalan publik dapat diselesaikan melalui komunikasi terbuka, dengan Polri hadir sebagai penjaga harmoni sosial di tingkat akar rumput. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Pengaturan Lalu Lintas Wujud Kehadiran Polisi di Jam Rawan Sekolah

Published

on

Kediriselaludihati – Polreskedirikota — Polsek Kediri Kota melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas sekaligus penyeberangan pelajar saat jam kepulangan sekolah, Senin (19/1/2026) siang. Kegiatan ini berlangsung di depan SD Banjaran, Jalan PK Bangsa, Kota Kediri, mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Unit Lantas Polsek Kediri Kota sebagai bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya anak-anak sekolah yang rawan terpapar risiko kecelakaan lalu lintas pada jam padat kendaraan. Di lokasi, petugas tampak aktif mengatur arus kendaraan, membantu pelajar menyeberang jalan, serta memantau situasi lalu lintas agar tetap tertib dan aman.

Pengamanan dipimpin langsung oleh AKP Cham Sunarko. Kehadiran polisi di titik rawan itu bertujuan menciptakan rasa aman bagi para siswa, guru, serta orang tua yang menjemput. Jalan PK Bangsa dikenal sebagai salah satu ruas yang cukup padat, terutama pada jam-jam sibuk, sehingga memerlukan kehadiran petugas untuk mencegah potensi kecelakaan.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menegaskan, kegiatan gatur lalu lintas di lingkungan sekolah merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada generasi muda. Anak-anak sekolah, kata dia, termasuk kelompok rentan yang harus mendapatkan prioritas keselamatan.

“Pengaturan dan penyeberangan ini merupakan langkah preventif agar pelajar dapat pulang dengan aman. Polisi hadir untuk memastikan arus lalu lintas terkendali dan tidak membahayakan anak-anak,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) terpantau aman, tertib, dan lancar. Pengendara pun terlihat lebih disiplin saat melintas di depan sekolah, memperlambat laju kendaraan, serta memberi kesempatan kepada pelajar yang hendak menyeberang.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polsek Kediri Kota dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Dengan kehadiran polisi di lapangan, diharapkan kesadaran pengendara terhadap keselamatan, khususnya di kawasan sekolah, semakin meningkat.

Langkah tersebut sejalan dengan semangat “Presisi” Polri yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, sekaligus memperkuat citra Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page