Peristiwa
Inilah Kegiatan Polsek Mojoroto Dalam Rangka Cipta Kondisi Jelang Pemilu 2024
Kepolisian Sektor ( Polsek ) Mojoroto Resor Kediri Kota melakukan giat rutin, patroli Minggu dini hari. Tujuannya, salah satunya sebagai upaya menciptakan pemilu 2024 yang aman dan kondusif.
Patroli yang dilakukan pada Minggu dini hari 19 November 2023 ini menyasar berbagai titik lokasi yang sudah dipetakan sebelumnya. Antara lain Jalan Inspeksi Brantas, Jalan protokol, gerai ATM, SPBU, GOR Joyoboyo, swalayan, perkampungan padat penduduk, komplek perumahan, dan ruas jalan bulak sawah.
Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason dalam memimpin patroli, mengungkapkan, dirinya lebih mengedepankan tindakan preventif dan preemtif daripada represif.
” Penyampaian pesan Kamtibmas kepada masyarakat juga kita lakukan secara dialogis humanis, agar maksud dalam imbauan yang kita berikan lebih mengena di hati masyarakat,” ujar Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, Minggu (19/11/2023), menjelaskan.
Dijelaskan, Patroli rutin Minggu dini hari yang dilakukan Polsek Mojoroto pada Minggu dini hari (19/11) bertemu dengan kegiatan patroli yang dilakukan Satuan Samapta Polres Kediri Kota, tepatnya di kawasan GOR Joyoboyo.
Lebih lanjut, Kapolsek Mojoroto dan Sat Samapta Polres Kediri Kota kemudian secara bersama – sama melakukan pemeriksaan terhadap para pengunjung salah satu Kafe yang berada di kawasan GOR Joyoboyo.
” Pengunjung kita imbau agar tidak mengkonsumsi minuman keras ( pesta miras ), dan segera kembali ke rumah masing – masing karna waktu sudah di atas pukul 01.00 WIB dini hari,” kata perwira satu melati ini.
Pantauan reporter media ini di lokasi, saat patroli menyisir ruas Jalan Semeru, ditemukan sejumlah remaja bergerombol, mereka diduga habis pesta miras.” Di lokasi para remaja yang bergerombol itu, kebetulan lokasinya adalah warung kopi dan juga digunakan untuk bermain bilyard, ditemukan sejumlah botol mineral bekas minuman keras, dan salah satu botol mineral itu masih ada minuman kerasnya,” jelas Pak Haji sapaan Kompol Mukhlason kepada wartawan.Para remaja itu saat diinterogasi, kepada polisi, mereka mengaku berasal dari luar Kediri. Ada yang mengaku berasal dari Blitar, dan ada juga yang mengaku dari Bojonegoro.
Lebih jauh, selanjutnya mereka diimbau untuk bubar demi mencegah timbulnya gangguan Kamtibmas akibat pengaruh minuman keras. Dan akhirnya, tak berapa lama para remaja yang rata – rata berasal dari luar Kediri itu membubarkan diri.
Tak berhenti sampai di sini, pihaknya dalam berpatroli juga melakukan pemeriksaan terhadap setiap orang yang mencurigakan, misalnya berkerumun di tempat gelap ( sepi ).
” Dalam pelaksanaan Patroli Minggu dini hari kali ini, kita tak menemukan peristiwa sighnifikan di wilayah hukum Polsek Mojoroto,” tandasnya.
Peristiwa
Aksi Simpati Jelang Ramadhan di Kediri Kota Berlangsung Aman di Bawah Pengamanan Polisi
Kediriselaludihati.com – Jajaran Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota melakukan pengamanan kegiatan Aksi Simpati bertajuk “Suci Bulannya, Nyata Kepeduliannya” yang digelar di Bundaran Sekartaji, Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (15/2/2026) pagi.
Pengamanan tersebut dipimpin oleh AKP Hendry Setyawan, S.H., M.H., bersama personel yang telah ditugaskan, termasuk Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto Aiptu Andri Jatmiko. Kegiatan aksi simpatik ini diselenggarakan oleh Forum Tabayyun Kota Kediri sebagai bagian dari kepedulian sosial menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Sekitar 100 peserta mengikuti kegiatan yang dipimpin oleh penanggung jawab Mohammad Rohman. Selain menyampaikan pesan moral dan kepedulian sosial kepada masyarakat pengguna jalan, kegiatan tersebut juga diisi dengan ajakan menjaga ketertiban umum serta memperkuat nilai kebersamaan.
Dalam pelaksanaan pengamanan, petugas kepolisian tidak hanya memastikan kelancaran arus lalu lintas di kawasan Bundaran Sekartaji, tetapi juga memberikan imbauan kamtibmas kepada peserta kegiatan. Polisi mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban, keselamatan, serta menjalin koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan masyarakat.
Kapolsek Mojoroto, Kompol Rudi Purwanto, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan dan upaya preventif untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
“Pengamanan dilakukan agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu kepentingan umum, sekaligus sebagai sarana menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat,” ujarnya.
Hingga laporan disusun, kegiatan Aksi Simpati tersebut masih berlangsung dengan situasi aman, lancar, dan terkendali. Polsek Mojoroto memastikan akan terus mendukung kegiatan masyarakat yang bersifat positif selama dilaksanakan sesuai ketentuan dan berkoordinasi dengan aparat keamanan. (res/an).
Peristiwa
Polsek Kediri Kota Perkuat Kamtibmas Lewat Pemantauan Ziarah dan Kerja Bakti Jalan Makam
Kediriselaludihati.com – Jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Kediri Kota meningkatkan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) melalui pemantauan kegiatan ziarah makam serta kerja bakti perbaikan jalan makam di dua kelurahan, Minggu (15/2/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung sejak pagi hari dan dilaksanakan di TPU Ngadisimo, Kelurahan Ngadirejo, serta Jalan Makam Ngasinan, Kelurahan Rejomulyo. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan keamanan lingkungan sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Di Kelurahan Ngadirejo, Bhabinkamtibmas Aiptu Bekti Purwanto melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas warga yang melaksanakan ziarah makam di TPU Ngadisimo. Selain memastikan situasi tetap aman dan tertib, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada dan menjaga ketertiban selama beraktivitas di area pemakaman.
Sementara itu, di Kelurahan Rejomulyo, Bhabinkamtibmas Aiptu Bustanul Arifin bersama unsur tiga pilar, tokoh agama, serta tokoh masyarakat RW 04, RW 05, dan RW 06 menggelar kerja bakti memperbaiki jalan menuju Makam Ngasinan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran akses warga, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas ziarah di bulan Ramadhan.
Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk antisipasi tindak kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C).
Kapolsek Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menegaskan bahwa keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah warga guna menciptakan rasa aman dan nyaman.
“Melalui kegiatan sambang, pemantauan, dan kerja bakti bersama masyarakat, diharapkan terbangun sinergi yang kuat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut berjalan lancar, tertib, dan aman, serta mendapat respons positif dari masyarakat. Polsek Kediri Kota memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. (res/an).
Peristiwa
Polres Kediri Kota Ungkap Kasus Pencabulan Terekam CCTV dan Viral di Media Sosial, Pelaku Residivis
Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota mengungkap kasus kekerasan seksual terhadap anak yang dilakukan seorang pria berinisial MS (39), warga Desa Semen, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Aksi pelaku yang terekam kamera CCTV tersebut sempat viral di media sosial dan memicu keresahan masyarakat.
Kasus ini diungkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri Kota setelah menerima laporan dari orang tua korban. Pelaku diketahui telah melakukan perbuatannya berulang kali dengan sasaran anak-anak di wilayah Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Achmad Elyasarif Martadinata menjelaskan, peristiwa bermula pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, pelaku berangkat dari rumah dengan alasan mencari ikan di wilayah Kecamatan Pesantren.
“Pelaku awalnya tidak mendapatkan hasil, kemudian berpindah ke wilayah Kelurahan Campurejo,” kata AKP Achmad Elyasarif saat konferensi pers di Mapolres Kediri Kota, Minggu sore.
Di lokasi tersebut, pelaku melihat dua anak perempuan yang masih duduk di bangku sekolah dasar sedang berjalan. Pelaku sempat mendahului korban sejauh kurang lebih 30 meter, lalu berbalik arah dan menghampiri keduanya.
“Korban kemudian menjadi sasaran pencabulan oleh pelaku. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung meninggalkan lokasi,” ujarnya.
Tidak berhenti di situ, sekitar pukul 13.30 WIB, pelaku kembali melancarkan aksinya di Lingkungan Kresek, Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren. Dengan modus berpura-pura menanyakan alamat penjual soto, pelaku mendekati seorang siswi yang masih mengenakan seragam merah putih.
“Saat korban menunjukkan arah, pelaku langsung melakukan perbuatan tidak senonoh dan melarikan diri menggunakan sepeda motor,” kata AKP Achmad Elyasarif.
Kasus tersebut terungkap setelah salah satu korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang tua. Orang tua korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polres Kediri Kota. Berbekal laporan tersebut, petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan.
Menurut Achmad, aksi pelaku terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan membantu polisi mengidentifikasi pelaku.
“Unit Resmob Satreskrim Polres Kediri Kota berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku pada Jumat (13/2/2026),” ujarnya.
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa helm, pakaian yang dikenakan pelaku saat beraksi, serta sepeda motor yang digunakan untuk melancarkan aksinya.
Hasil pemeriksaan mengungkapkan bahwa MS telah melakukan perbuatan serupa sebanyak 19 kali. Mayoritas korban merupakan anak-anak. Pelaku juga diketahui merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang pernah menjalani hukuman pada 2016.
“Atas perbuatannya, tersangka kami jerat Pasal 82 ayat (1) juncto Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual,” kata AKP Achmad Elyasarif.
Pelaku terancam hukuman pidana penjara maksimal sembilan tahun atau pidana alternatif empat tahun serta denda sebesar Rp50 juta.
Polres Kediri Kota mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta segera melapor ke pihak kepolisian apabila menemukan atau mengalami tindak kekerasan seksual. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
