Connect with us

Inspirasi

Kabag Ops Kompil Iwan Setyo Budhi: Kehadiran Polisi pada Jam Rawan Jadi Upaya Preventif Menjaga Keamanan Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota meningkatkan langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum Ramadan melalui pelaksanaan apel kesiapsiagaan yang dilanjutkan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Ton Siaga, Sabtu dini hari (28/2/2026).

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 24.00 WIB tersebut dipusatkan di halaman Mako Polres Kediri Kota sebagai titik awal konsolidasi personel sebelum diterjunkan ke lapangan. Patroli dilaksanakan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya aktivitas Sahur on The Road, konvoi kendaraan, hingga balap liar yang kerap muncul pada jam rawan menjelang sahur.

Apel dipimpin langsung Kabag Ops Polres Kediri Kota KOMPOL Iwan Setyo Budhi, S.H., dengan melibatkan personel lintas satuan fungsi sebagai bentuk kesiapan pengamanan terpadu di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubag Kerma selaku Perwira Pengawas (Pawas), Kasat Intelkam Polres Kediri Kota, KBO Satreskrim, Kanit Turjawali Satlantas, personel Sat Samapta, anggota Satlantas, personel gabungan staf, Satreskrim, Satresnarkoba, Sat Intelkam, Humas, Kanit Provos beserta anggota Sipropam, hingga personel Dokkes.

Dalam arahannya sebelum patroli dimulai, Kabag Ops menekankan pentingnya kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan selama bulan Ramadan.

Usai apel persiapan, personel gabungan bergerak menyusuri sejumlah jalur utama Kota Kediri yang dinilai rawan aktivitas konvoi dan balap liar. Rute patroli dimulai dari Mako Polres Kediri Kota menuju Bundaran Sekartaji, Kantor Pos, Makodim, hingga kawasan perbatasan Tepus.

Patroli kemudian dilanjutkan menyisir jalur Baptis, Bence, Jetis, hingga kawasan Alun-alun Kota Kediri yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat pada malam hingga dini hari.

Selanjutnya personel bergerak melalui Jalan Panglima Sudirman, Jalan Yos Sudarso, hingga kawasan Jembatan Brawijaya sebelum kembali ke markas sebagai titik akhir patroli.

Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan masyarakat serta memberikan imbauan kepada kelompok pemuda yang masih berkumpul pada malam hari agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kabag Ops Polres Kediri Kota KOMPOL Iwan Setyo Budhi mengatakan patroli Ton Siaga merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan nyaman.

“Kami mengantisipasi potensi Sahur on The Road yang tidak terkontrol, balap liar maupun konvoi kendaraan yang dapat membahayakan pengguna jalan lain. Kehadiran anggota di lapangan adalah langkah pencegahan agar situasi tetap kondusif,” ujar KOMPOL Iwan.

Ia menambahkan, patroli dilakukan secara humanis dengan pendekatan persuasif sehingga masyarakat tetap merasa aman tanpa terganggu aktivitasnya.

Selain menjaga keamanan, personel juga memantau kondisi arus lalu lintas di sejumlah ruas utama untuk memastikan tidak terjadi kemacetan maupun potensi kecelakaan pada jam menjelang sahur.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi wilayah hukum Polres Kediri Kota terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

Polres Kediri Kota menegaskan kegiatan patroli cipta kondisi akan terus dilaksanakan secara berkala selama Ramadan sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat menjalankan aktivitas sahur maupun ibadah Ramadan dengan rasa aman. Pencegahan adalah kunci utama menjaga kamtibmas tetap kondusif,” pungkasnya. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Sinergi Pemprov Jatim dan Pemkot Kediri Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri

Published

on

Kediriselaludihati – Bhabinkamtibmas Kelurahan Setonopande, jajaran Polsek Kediri Kota, melakukan pengamanan dan monitoring kegiatan Pasar Murah Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Setonopande, Jalan Sultan Agung No. 55, Kota Kediri, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–18.00 WIB itu diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kota Kediri, Pemerintah Kelurahan Setonopande, serta Perum Bulog Kota Kediri. Pasar murah digelar sebagai langkah pengendalian inflasi dan menjaga ketahanan pangan selama bulan suci Ramadhan serta menjelang Idul Fitri.

Bhabinkamtibmas Setonopande Aiptu Syaifudin Yuri hadir langsung melakukan sambang dan pengamanan guna memastikan kegiatan berjalan tertib. Pembelian dalam pasar murah tersebut dibatasi sebanyak 106 kupon guna menghindari penumpukan dan menjaga ketertiban antrean warga.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menyampaikan bahwa kehadiran polisi dalam kegiatan pasar murah merupakan bagian dari dukungan terhadap stabilitas kamtibmas sekaligus pengawasan distribusi bahan pokok agar tepat sasaran.

Ia menambahkan, kegiatan pengamanan ini juga sejalan dengan pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang digelar jajaran Polda Jawa Timur. Operasi tersebut tidak hanya menyasar penyakit masyarakat seperti miras ilegal, narkoba, dan premanisme, tetapi juga mendukung terciptanya situasi sosial-ekonomi yang kondusif selama momentum keagamaan.

“Pengendalian inflasi dan ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan. Ketika kebutuhan pokok terpenuhi dan distribusi berjalan tertib, potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisasi,” ujar Bowo.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau lancar, tertib, dan aman. Polsek Kediri Kota memastikan pengamanan kegiatan masyarakat akan terus ditingkatkan selama Ramadhan sebagai bagian dari komitmen menjaga Kediri tetap kondusif dalam semangat “Sekartaji” (Selaras, Karomah, Tangguh, Terpuji). (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Kapolres AKBP Anggi Saputra Ibrahim Apresiasi Kritik Mahasiswa sebagai Wujud Kepedulian terhadap Institusi Kepolisian

Published

on

Polreskedirikota — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kediri menyampaikan sejumlah aspirasi terkait penguatan reformasi institusi kepolisian dalam audiensi bersama jajaran Polres Kediri Kota, Jumat (27/2/2026). Pertemuan yang berlangsung di Mapolres Kediri Kota tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara mahasiswa dan kepolisian dalam membahas isu pelayanan publik, penegakan hukum, serta kepercayaan masyarakat terhadap aparat.

Audiensi berlangsung sekitar satu jam dalam suasana diskusi yang konstruktif. Delegasi PMII Kediri diterima langsung oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota.

Ketua PC PMII Kediri Irgi Ahmad Vahrezi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari fungsi organisasi mahasiswa sebagai kontrol sosial sekaligus bentuk kepedulian terhadap jalannya penegakan hukum di Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang kami jalankan sebagai organisasi mahasiswa. Kami melihat ada dinamika yang berkembang di masyarakat terkait institusi penegak hukum, sehingga perlu ada ruang dialog agar aspirasi dapat tersampaikan secara langsung,” ujarnya.

Menurut Irgi, sejumlah persoalan yang menjadi perhatian publik di tingkat nasional turut menjadi bahan diskusi dalam audiensi tersebut. Ia menilai berbagai peristiwa yang muncul di ruang publik perlu menjadi refleksi bersama agar pelayanan kepolisian semakin profesional dan dipercaya masyarakat.

Ia menegaskan, PMII tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga membawa sejumlah gagasan dan usulan perbaikan.

“Kami melakukan inventarisasi berbagai persoalan, baik yang bersifat nasional maupun yang dirasakan masyarakat di daerah. Harapannya tentu agar institusi kepolisian semakin kuat, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.

Dalam forum tersebut, PMII juga menyoroti pentingnya reformasi yang berkelanjutan, tidak hanya menyangkut aspek struktural organisasi, tetapi juga penguatan nilai pelayanan publik dan integritas aparat.

“Hasil audiensi tadi kami menyampaikan beberapa keluh kesah dan gagasan, terutama terkait reformasi Polri agar berjalan menyeluruh. Alhamdulillah seluruh aspirasi diterima dengan baik,” tambah Irgi.

Ia mengapresiasi sikap terbuka jajaran Polres Kediri Kota yang memberikan ruang dialog secara langsung serta berkomitmen meneruskan aspirasi tersebut ke tingkat yang lebih tinggi.

“Kami berterima kasih karena disambut dengan baik. Pak Kapolres juga menyampaikan kesiapan untuk meneruskan aspirasi ini ke tingkat Polda maupun Mabes Polri,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa kritik dan masukan dari mahasiswa merupakan bagian penting dalam proses evaluasi internal institusi kepolisian.

Menurutnya, kepolisian membutuhkan partisipasi masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan mahasiswa, dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada sahabat PMII, mereka sayang dengan kepolisian. Kehadiran mereka menunjukkan kepedulian terhadap kepolisian. Ini menjadi pengingat bagi kami agar terus berbenah dan menjadi lebih baik ke depan,” kata AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

Kapolres menjelaskan, diskusi yang berlangsung cukup panjang menghasilkan berbagai masukan konstruktif yang akan menjadi bahan evaluasi dan koordinasi lebih lanjut.

“Tadi kami berdiskusi sekitar satu jam dan banyak sekali masukan yang disampaikan. Semua aspirasi tersebut akan kami teruskan kepada pimpinan di tingkat Polda maupun Mabes Polri sebagai bagian dari proses pembenahan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmen Polres Kediri Kota untuk terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas institusi.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal mempererat komunikasi antara mahasiswa dan aparat kepolisian, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pelayanan hukum yang humanis, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Polsek Mojoroto Ajak Warga Jaga Ketertiban dan Hindari Balap Liar Selama Bulan Suci

Published

on

Kediriselaludihati – Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo, jajaran Polsek Mojoroto, melaksanakan kegiatan sambang dan Safari Ramadhan di Mushola Al Jariyah, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Kamis (26/2/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Suhartono dengan menyambangi jamaah shalat tarawih di Mushola Al Jariyah, yang berlokasi di Jalan Gunung Agung RT 01 RW 02. Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas turut bersilaturahmi dengan tokoh agama setempat, di antaranya Ustaz Akhrom selaku imam shalat tarawih.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., menyampaikan bahwa Safari Ramadhan menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengimbau jamaah untuk meningkatkan iman dan takwa dengan memperbanyak ibadah selama bulan suci. Selain itu, warga juga diingatkan untuk menjaga toleransi antarumat beragama serta saling menghormati demi terciptanya suasana yang harmonis.

Petugas juga menekankan larangan menyalakan petasan atau bahan peledak yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Remaja dan pemuda diimbau agar tidak terlibat perang sarung, tawuran, maupun aktivitas lain yang tidak bermanfaat dan dapat mengurangi nilai ibadah puasa.

Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan balap liar, kebut-kebutan, atau menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Warga juga diingatkan untuk tidak menggelar kegiatan sahur on the road dengan penggunaan pengeras suara berlebihan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Dalam aspek pencegahan kejahatan, Bhabinkamtibmas mengingatkan warga agar selalu waspada, memastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggal beribadah, serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila memperoleh informasi terkait gangguan kamtibmas.

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut berlangsung tertib dan aman. Warga Kelurahan Dermo menyambut baik kehadiran aparat kepolisian yang dinilai tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga aktif membangun kedekatan dan pelayanan kepada masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page