Peristiwa
Kapolda Jatim Laksanakan Patroli Bermotor dan Bakti Sosial di Sampang
SAMPANG – Dua hari menjelang pelaksanaan pemungutan suara dalam Pemilu tahun 2024, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto M.Si beserta PJU Polda Jatim laksanakan patroli Kamtibmas di wilayah utara Pulau Madura, Senin (12/02) siang.
Setelah meresmikan sumur bor Presisi di Desa Kampak, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Irjen Pol Drs. Imam Sugianto beserta PJU Polda Jatim dengan menaiki sepeda motor dinas langsung menuju arah timur menuju Polsek Ketapang Polres Sampang.
Forkopimda Kabupaten Sampang, Forkopimcam Ketapang, tokoh ulama dan tokoh masyarakat menyambut Irjen Pol Drs. Imam Sugianto di halaman Mapolsek Ketapang.
Kapolres Sampang AKBP Siswantoro S.IK, MH menyampaikan kepada awak media bahwa Kapolda Jatim beserta PJU Polda Jatim melaksanakan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat ke 3 (tiga) kabupaten di wilayah Pulau Madura yaitu Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang dan Kabupaten Pamekasan.
Patroli Kamtibmas yang dilaksanakan Irjen Pol Drs. Imam Sugianto tersebut merupakan salah satu rangkaian Polri dalam pelaksanaan Operasi Mantab Brata 2024 dalam pemeliharaan Kamtibmas di Jawa Timur di Pemilu tahun 2024.
“Patroli yang dilaksanakan Bapak Kapolda Jatim adalah bagian dari Operasi Mantab Brata dalam pemeliharaan Kamtibmas di Jawa Timur di Pemilu tahun 2024,” ujar Kapolres Sampang.
AKBP Siswantoro menerangkan Irjen Pol Drs. Imam Sugianto menyampaikan harapan kepada Forkopimda Sampang, Forkopimcam Ketapang, tokoh masyarakat dan tokoh ulama selalu bersinergi dengan Polda Jatim untuk menyamakan persepsi dan visi mewujudkan Pemilu 2024 yang damai dan berintegritas.
Selain itu Kapolda Jatim juga berharap seluruh stakeholder di Kabupaten Sampang beserta seluruh tokoh bisa memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa persatuan dan kesatuan bangsa merupakan hal yang paling utama dalam Pemilu tahun 2024.
“Kepada tokoh masyarakat dan tokoh ulama Kecamatan Ketapang, Bapak Kapolda Jatim mengajak kita semua untuk menjaga tanah Madura dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin membuat kekacauan atau merusak pesta demokrasi sehingga terjadi konflik dan perpecahan,” tambah Kapolres Sampang.
Lebih lanjut Kapolres Sampang mengatakan bahwa Irjen Pol Drs. Imam Sugianto menegaskan kepada tokoh masyarakat dan tokoh ulama bahwa pelaksanaan pemilihan umum di Kabupaten Sampang khususnya Kecamatan Ketapang harus berjalan aman, damai, lancar dan kondusif.
Selain itu Irjen Pol Drs. Imam Sugianto juga mengajak tokoh masyarakat dan tokoh ulama mengajak seluruh masyarakat yang mempunyai hak suara untuk menggunakan hak pilihnya dengan cara datang ke TPS untuk melakukan pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024 dengan penuh kenyamanan aman dan damai.
Sebelum meninggalkan Mapolsek Ketapang, Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Imam Sugianto meminta doa kepada tokoh ulama untuk mendoakan supaya pelaksanaan Pemilu 2024 di Jawa Timur berjalan aman, damai kondusif.
Kapolres Sampang AKBP Siswantoro mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Jatim dan PJU Polda Jatim karena telah melaksanakan patroli dan bansos di Kabupaten Sampang dalam rangka Cooling System dengan memberikan bantuan sosial kepada puluhan masyarakat penyandang disabilitas, anak yatim dan kaum duafa di Kecamatan Ketapang. (*)
Inspirasi
Ngopi Bareng Awak Media, Kapolres Kediri Kota Buka Ruang Komunikasi dan Kritik untuk Perkuat Kamtibmas
Kediriselaludihati- Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu memperkuat komunikasi dengan insan pers melalui kegiatan Ngopi Bareng Awak Media (Piramida) bersama organisasi wartawan dan pimpinan media di Kediri Raya, Rabu (19/8/2026) sore.
Pertemuan yang berlangsung di Pawon Mak Gomah, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi antara kepolisian dan media dalam menghadirkan informasi yang positif serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota bersama perwakilan organisasi wartawan, di antaranya Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), serta sejumlah pimpinan media di wilayah Kediri Raya.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Kapolres Kediri Kota bersama awak media membahas berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat, sekaligus pentingnya komunikasi terbuka antara kepolisian dan pers.
Ketua PWI Kediri Raya Bambang Ishwahyoedhi mengatakan, hubungan antara kepolisian dan media memiliki peran strategis dalam membangun suasana yang aman serta memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat.
“Ini menjadi poin penting sebagai bentuk sinergitas antara kepolisian dengan media. Melalui pemberitaan, kita juga bisa ikut menciptakan keamanan dan kenyamanan,” kata Bambang.
Menurutnya, media tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membantu menciptakan suasana yang kondusif melalui pemberitaan yang mengedepankan fakta dan kepentingan publik.
“Persoalan keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga berbagai pihak termasuk media. Peran media sangat diperlukan untuk menciptakan situasi yang aman,” ujarnya.
Bambang mengapresiasi langkah Kapolres Kediri Kota yang membuka ruang komunikasi bersama insan pers. Menurutnya, hubungan yang baik antara kepolisian dan media akan memudahkan penyampaian informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi ruang evaluasi bersama.
Ia berharap kegiatan seperti Piramida dapat dilakukan secara berkelanjutan karena perkembangan situasi masyarakat dan kebutuhan informasi publik terus mengalami perubahan.
“Beliau ingin kebersamaan. Masalah keamanan bukan hanya polisi saja, tetapi media juga memiliki peran. Beliau juga terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan,” ungkapnya.
Sementara itu, melalui kegiatan tersebut, AKBP Wisnu menunjukkan komitmennya untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers.
Bagi kepolisian, media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengedukasi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Komunikasi yang terbangun antara kepolisian dan media diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menjaga suasana Kediri Kota tetap aman dan nyaman.
Silaturahmi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara Polres Kediri Kota dengan berbagai unsur masyarakat. Dengan komunikasi yang berjalan baik, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat direspons secara lebih cepat dan tepat.
AKBP Wisnu sebelumnya juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan. Menurutnya, keamanan bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama.
Melalui sinergi antara kepolisian dan media, diharapkan tercipta ekosistem informasi yang sehat, kritis, dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat Kota Kediri. (res/aro)
Inspirasi
Dari Kedekatan dengan Warga hingga Kesiapsiagaan Mako, AKBP Wisnu Dorong Polsek Tingkatkan Pelayanan Publik
Kediriselaludihati- Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu melakukan kunjungan kerja ke jajaran Polsek Banyakan dan Polsek Semen, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pimpinan Polres Kediri Kota untuk memperkuat komunikasi internal, mengevaluasi kondisi wilayah, sekaligus memberikan arahan terkait peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Aie Wisnu bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota, AKBP Wisnu mengawali kunjungan di Mapolsek Banyakan sebelum melanjutkan agenda ke Mapolsek Semen.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres berdialog langsung dengan Kapolsek, anggota, serta Bhayangkari ranting masing-masing wilayah. Selain memberikan arahan kedinasan, kunjungan juga diisi dengan pengecekan kesiapan pengamanan markas komando (Sispam Mako) serta peninjauan kegiatan UMKM Bhayangkari.
Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono menyampaikan kondisi wilayah hukumnya yang memiliki karakter geografis dan dinamika masyarakat yang beragam. Wilayah Banyakan terdiri dari sembilan desa dengan kondisi wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi.
Selain itu, perkembangan pembangunan infrastruktur seperti Bandara Dhoho dan akses jalan tol turut membawa perubahan sosial di masyarakat.
“Wilayah Banyakan mengalami perkembangan cukup pesat dengan adanya pembangunan bandara dan jalan tol. Tentunya perkembangan tersebut juga membawa dinamika yang harus kami antisipasi bersama,” ujar AKP Joko dalam penyampaiannya.
Menurutnya, jajaran Polsek Banyakan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga untuk menjaga komunikasi dan mengantisipasi persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Menanggapi kondisi tersebut, AKBP Wisnu menekankan pentingnya peran anggota Polri untuk selalu hadir dan membangun hubungan baik dengan masyarakat.
“Bhabinkamtibmas adalah tulang punggung Polsek. Gambaran Polres dan Polsek di tengah masyarakat ada pada Bhabinkamtibmas,” kata AKBP Wisnu.
Ia meminta agar anggota Bhabinkamtibmas tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi benar-benar memahami kondisi masyarakat di wilayah binaannya.

Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi modal utama dalam menjaga keamanan dan menyelesaikan berbagai persoalan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
“Kita harus menyadari bahwa kepolisian bukan warga yang superior. Kita harus menempatkan diri sejajar, bahkan lebih rendah dari masyarakat dalam memberikan pelayanan,” tegasnya.
AKBP Wisnu juga mengingatkan seluruh anggota agar tidak ragu menyampaikan berbagai perkembangan situasi kepada pimpinan. Menurutnya, komunikasi yang cepat dan terbuka akan membantu penyelesaian persoalan secara lebih efektif.
“Kalau ada informasi yang terjadi di masyarakat segera laporkan. Jangan takut untuk menyampaikan, agar permasalahan bisa kita tangani lebih cepat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyoroti pentingnya penyelesaian persoalan secara menyeluruh agar tidak meninggalkan masalah baru di kemudian hari.
“Setiap permasalahan harus diselesaikan sampai tuntas, jangan setengah-setengah karena bisa menimbulkan persoalan baru,” katanya.
Usai dari Polsek Banyakan, rombongan melanjutkan kunjungan ke Mapolsek Semen. Kapolsek Semen AKP Sonny Setiawan menyampaikan kondisi wilayah yang memiliki karakter pegunungan dengan 12 desa binaan.
Dalam arahannya, AKBP Wisnu memberikan apresiasi terhadap kesiapan jajaran Polsek Semen, khususnya dalam pelaksanaan pengecekan Sispam Mako.
“Saya sudah mengunjungi beberapa Polsek, dan dari beberapa Polsek tersebut penampilan Sispam Mako yang paling baik ada di sini, Polsek Semen,” ujar AKBP Wisnu.
Menurutnya, kesiapan personel dan sarana pendukung merupakan bagian penting dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lapangan.
Ia kembali menekankan bahwa anggota Bhabinkamtibmas harus menjadi contoh bagi masyarakat.
“Kalau Bhabinkamtibmas bisa melakukan deteksi dini dan problem solving, banyak permasalahan bisa diselesaikan sebelum menjadi besar,” jelasnya.
Selain itu, AKBP Wisnu mengingatkan seluruh anggota agar tetap mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan.
“Masyarakat saat ini melihat Polri. Jangan sampai pelayanan yang diberikan justru menyakiti masyarakat. Tampilkan profesionalisme dan humanisme,” tegasnya.
Dalam dialog bersama anggota, sejumlah masukan juga disampaikan, di antaranya terkait kebutuhan kendaraan operasional untuk wilayah dengan medan sulit serta dukungan sarana bagi Bhabinkamtibmas.
AKBP Wisnu menyampaikan bahwa kebutuhan tersebut akan menjadi perhatian dan akan dilakukan evaluasi sesuai kemampuan organisasi.
“Kita akan coba usahakan. Yang terpenting bagaimana pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal,” ujarnya.
Kunjungan kerja tersebut juga menjadi ruang bagi Kapolres untuk memperkuat sinergi antara pimpinan dan anggota di tingkat Polsek. AKBP Wisnu berharap seluruh jajaran terus menjaga integritas, meningkatkan komunikasi dengan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan warga.
Melalui kunjungan tersebut, Polres Kediri Kota menegaskan komitmen untuk memperkuat peran Polsek sebagai ujung tombak pelayanan publik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. (res/aro)
Peristiwa
Refleksi Kebangsaan di Selopanggung Kediri, Tokoh Lintas Elemen Kenang Jasa Tan Malaka Datuk Ibrahim
Kediriselaludihati.com – Sejumlah tokoh masyarakat, unsur pemerintah, organisasi keagamaan, serta elemen masyarakat mengikuti kegiatan tabur bunga dan doa bersama di Area Makam Nasional Tan Malaka Datuk Ibrahim, Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, pada Selasa (18/8/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta tersebut menjadi bagian dari refleksi kebangsaan untuk mengenang jasa dan perjuangan Tan Malaka Datuk Ibrahim sekaligus memperkuat nilai nasionalisme di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Selopanggung Aipda Eko Puthut Pujo Cahyono bersama Babinsa turut hadir melakukan pendampingan. Kehadiran aparat kewilayahan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dan sinergi dengan masyarakat dalam kegiatan yang memiliki nilai sejarah dan kebangsaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kabupaten Kediri KH An’im Falahudin Macrus, Kepala Kemenag Kabupaten Kediri Saiful Rizal, Ketua KUA Kecamatan Semen Mochamad Fatoni S.Ag., M.H.I., Ketua NU Kecamatan Semen KH Arif Efendi, Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Semen, Paguyuban Kepala Sekolah Kecamatan Semen, perwakilan organisasi keagamaan, perwakilan Pondok Pesantren Lirboyo, PC LDII, Muhammadiyah, Banser Kecamatan Semen, serta unsur masyarakat setempat.
Kapolsek Semen AKP Sonny Setiawan, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan bernuansa sejarah seperti tabur bunga dan doa bersama menjadi ruang penting untuk mengingat kembali perjuangan para tokoh bangsa.
“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat terus menjaga nilai-nilai perjuangan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta menjadikan sejarah sebagai bagian dari pembelajaran bagi generasi berikutnya,” ujar AKP Sonny.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa nilai kebangsaan dapat menjadi ruang bersama yang mempertemukan berbagai latar belakang.
Area Makam Nasional Tan Malaka di Desa Selopanggung menjadi salah satu tempat bersejarah yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan perjuangan bangsa. Karena itu, kegiatan refleksi kebangsaan di lokasi tersebut menjadi momentum untuk merawat ingatan kolektif masyarakat terhadap tokoh-tokoh yang memiliki peran dalam sejarah Indonesia.
Selain tabur bunga, kegiatan juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa perjuangan Tan Malaka Datuk Ibrahim.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menghargai sejarah bangsa, serta meneruskan nilai perjuangan melalui kontribusi positif di lingkungan masing-masing. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
