Connect with us

Uncategorized

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Dengan Prokes Ketat

Published

on

SURABAYA, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta didampingi Wakapolda Jatim serta Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Senin (9/8/2021) siang, memimpin langsung serah terima jabatan yang dilaksanakan di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur dengan Prokes ketat.

Ada sebelas pejabat polda jawa timur berikut kapolres/ta jajaran polda jatim yang mengikuti serah terima jabatan.

Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, sebelumnya sebagai Kapolrestabes Surabaya akan menempati jabatan barunya sebagai Wakapolda Sulut, sedangkan jabatan Kapolrestabes Surabaya diisi oleh Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagrenmin Divkum Polri.

Kombes Pol Asep Irpan R, Kasubditbintibsos Ditbintibmas Korbinmas Baharkam Polri saat ini menjabat Dirbinbmas Polda Jatim

Kombes Pol dr. Hisbulloh Huda, sebelumnya menjabat Kabiddokkes Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Madya Tk. II Pusdokkes Polri

Sedangkan Kombes Pol dr. Erwin Zainul Hakim, yang sebelumnya Kabiddokkes Polda NTB, dalam jabatan barunya saat ini sebagai Kabiddokkes Polda Jatim

AKBP Leonard M. Sinambela, yang sebelumnya Kapolres Blitar Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Wakapolresta Tangerang Polda Banten. Sedangkan Kapolres Blitar dijabat oleh AKBP Adhitya Panji Anom, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubditregident Ditlantas Polda Jatim.

AKBP Festo Ari Permana, yang sebelumnya menjabat Kapolres Magetan Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Kasubbagrenmin Dittipideksus Bareskrim Polri

Sedangkan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Jatim Polda Jatim diangkat sebagai Kapolres Magetan Polda Jatim

AKBP Ganis Setyaningrum, sebelumnya Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Kasubbagdalgar Bagren Rorenmin Bareskrim Polri

Sedangkan AKBP Anton Elfrino Trisanto, yang sebelumnya Kabagops Polrestabes Surabaya Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, dalam sambutannya mengatakan, kepada seluruh pejabat yang dilantik agar secepat mungkin beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru, seperti Kapolres/ta jajaran Polda Jawa Timur yang baru

“Dan untuk sedini mungkin mengerti dan memahami situasi dan kondisi kamtibmas di wilayahnya,” kata Kapolda Jatim, saat berikan sambutan, Senin (9/8/2021).

Sedang kepada pejabat yang lama, diucapkan terima kasih dan apresiasi atas dedikasinya selama ini telah memberikan kontribusi yang terbaik untuk kebaikan Polda Jawa Timur.

Sementara mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dan sebagai penyegaran dalam tubuh organisasi Polri. Mutasi jabatan dalam tubuh Polri merupakan kebutuhan organisasi serta bagian dari Kebijakan Program Kapolri dalam hal yang siap melaksanakan transformasi menuju Polri yang “Presisi” (Preditif – Responsibilitas – Transparansi Berkeadilan).

Continue Reading

Peristiwa

Polri Hadir Jaga Kondusivitas Pengajian dan Sholawat Bersama di Kelurahan Pakunden Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah berlangsung khidmat di Masjid Al-Huda, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, pada Minggu (28/6/2026) malam.

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pakunden Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota melakukan sambang sekaligus monitoring pengajian rutin Lailatul Ijtima’ yang dirangkaikan dengan sholawat bersama.

Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri masyarakat setempat dan menghadirkan Grup Banjari Yasinta Al Mubarok serta penceramah KH. Ir. Misdi Nurhasan dari Kediri. Selain menjadi momentum memperingati Tahun Baru Islam, kegiatan juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat kebersamaan warga.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pakunden Aiptu Didik Zulianto, S.E., hadir untuk melakukan pemantauan serta memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian juga menjadi bentuk pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan kegiatan keagamaan.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung masyarakat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

“Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat melaksanakan kegiatan keagamaan dengan penuh kekhusyukan tanpa rasa khawatir. Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat,” ujarnya.

Selain melakukan pemantauan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada panitia maupun jamaah agar terus menjaga suasana yang aman dan harmonis.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat silaturahmi, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Apabila terdapat permasalahan ataupun potensi gangguan keamanan, kami berharap masyarakat segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau Polsek Pesantren,” kata Kompol Siswandi.

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti pengajian dan sholawat bersama tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga menjadi media membangun persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat tidak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga mempererat hubungan antarsesama. Nilai kebersamaan inilah yang menjadi modal penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” tambahnya.

Dalam tausiyahnya, KH. Ir. Misdi Nurhasan mengajak jamaah menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri, meningkatkan kualitas ibadah, mempererat persaudaraan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Suasana pengajian berlangsung penuh kekhidmatan. Lantunan sholawat yang dibawakan Grup Banjari Yasinta Al Mubarok menambah semarak sekaligus memperkuat nuansa religius selama kegiatan berlangsung.

Hingga seluruh rangkaian acara selesai, situasi di Masjid Al-Huda terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian mendapat apresiasi dari masyarakat karena memberikan rasa aman sekaligus memperlihatkan kedekatan Polri dengan warga.

Melalui kegiatan sambang dan monitoring tersebut, Polsek Pesantren kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap aktivitas masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis serta kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Uncategorized

Polda Jatim Beri Pendampingan Korban Dugaan Kekerasan Seksual oleh Ayah Kandung di Surabaya

Published

on

SURABAYA – Direktorat Reserse Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA/PPO) Polda Jawa Timur mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak yang diduga dilakukan oleh ayah kandungnya di Surabaya.Direktur Reserse PPA/PPO Polda Jatim, Kombes Pol. Dr. Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., mengatakan penyidik telah menetapkan seorang laki-laki berinisial ST (47), warga Surabaya, sebagai tersangka dalam perkara tersebut.”Berdasarkan hasil penyidikan sementara, penyidik menduga perbuatan tersebut terjadi berulang kali sejak tahun 2025 hingga April 2026,” ujar Kombes Ganis, Senin (29/6/2026).Kasus ini terungkap setelah korban berani menceritakan pengalaman yang dialaminya kepada sang ibu. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan laporan kepada pihak kepolisian sehingga penyelidikan dan penyidikan dapat dilakukan.Meski kedua orang tua korban telah bercerai, tersangka diketahui masih kerap datang dan menginap di rumah mantan istrinya, terutama pada akhir pekan.Dalam proses penyidikan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain akta kelahiran korban, kartu keluarga, akta perceraian orang tua korban, hasil visum et repertum, serta barang bukti lain yang berkaitan dengan pembuktian perkara.Penyidik menjerat tersangka dengan ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), disertai pemberatan pidana karena pelaku merupakan orang tua kandung korban.”Ancaman pidana yang dikenakan berupa penjara paling singkat lima tahun dan paling lama lima belas tahun, dengan ketentuan pemberatan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas Kombes Ganis.Selain proses penegakan hukum, Polda Jawa Timur memastikan korban memperoleh pendampingan secara menyeluruh melalui kerja sama dengan DP3PPKB Kota Surabaya.Pendampingan tersebut meliputi layanan kesehatan, pemulihan psikologis, perlindungan, bantuan hukum, hingga pemenuhan hak pendidikan korban.”Kami berkomitmen terus mendampingi korban melalui layanan psikologis, layanan kesehatan, bantuan hukum, serta memastikan hak pendidikannya tetap terpenuhi hingga lulus SMA,” ujar perwakilan DP3PPKB Kota Surabaya, Lingga Mahawan Putri, S.KM.Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa penanganan perkara kekerasan seksual terhadap anak merupakan salah satu prioritas Polda Jawa Timur.”Polda Jawa Timur berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada setiap korban kekerasan seksual, khususnya anak, melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, serta kolaborasi dengan berbagai instansi terkait. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau mencurigai adanya tindak kekerasan seksual terhadap anak maupun perempuan,” tegas Kombes Abast.Saat ini tersangka ST telah ditahan di Rumah Tahanan Polda Jawa Timur sejak 23 Juni 2026. Penyidik masih melengkapi berkas perkara untuk selanjutnya dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)

Continue Reading

Uncategorized

Pengamat Sosial: Meningkatnya Kepercayaan Publik Bukti Reformasi Polri Mulai Diakui Masyarakat

Published

on

Jakarta – Hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencapai 82,4 persen mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Dibandingkan hasil survei tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen, capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan persepsi positif masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Pengamat sosial Hizkia Darmayana menilai kenaikan tingkat kepercayaan tersebut mencerminkan bahwa berbagai langkah pembenahan yang dilakukan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

“Naiknya tingkat kepercayaan publik hingga 82,4 persen merupakan bukti bahwa masyarakat mulai merasakan hasil dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri. Reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan profesionalisme anggota memberikan dampak positif terhadap persepsi publik,” ujar Hizkia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/6/2026).

Menurut Hizkia, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi penting bagi institusi penegak hukum dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, peningkatan kepercayaan tersebut harus dibarengi dengan komitmen untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan.

Ia juga menilai hasil Survei Litbang Kompas menjadi bentuk apresiasi masyarakat terhadap proses transformasi yang terus dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, capaian tersebut patut dijadikan penyemangat bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Kepercayaan publik dibangun melalui kerja nyata dan harus terus dipertahankan. Dengan menjaga integritas, meningkatkan pelayanan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, Polri akan semakin memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik di masa mendatang,” katanya.

Lebih lanjut, Hizkia menilai hasil survei yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen memperlihatkan semakin positifnya penilaian masyarakat terhadap kinerja institusi dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum. Peningkatan tersebut juga menjadi indikator bahwa upaya reformasi internal dan penguatan profesionalisme di tubuh Polri semakin memperoleh pengakuan dari publik.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page