Uncategorized
Percepat Herd Immunity, Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi Merdeka di Kodam V Brawijaya
Dalam rangka percepatan herd immunity, Forkopimda Jawa Timur gelar vaksinasi Merdeka yang berlangsung di lapangan Kodam V Brawijaya, pada Senin (9/8/2021). Serbuan vaksinasi kali ini khusus untuk tahap dua dan ditargetkan 20.000 dosis dapat terlaksana.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Kajati Jatim Mohamad Dofir, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, beserta Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, mengecek berlangsungnya vaksinasi yang dibagi di tiga titik, diantaranya di Stadion Brawijaya, Gedung Balai Prajurit, dan Lapangan Kodam V Brawijaya.
Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka ini diperuntukan bagi masyarakat kota Surabaya dan sekitarnya yang melaksanakan vaksin tahap ke dua dengan capaian target vaksin sebanyak 20.000 dosis vaksin.
Kegiatan vaksinasi ini didukung dengan Tenaga kesehatan gabungan Pemprov Jatim, Pemkot Surabaya, TNI dan Polri. Dukungan Vaksinator Polri sebanyak 22 personel dan Polwan untuk membantu pengamanan sebanyak 15 personel.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, ini sebagai bagian dari apresiasi daerah-daerah yang sudah menggenjot luar biasa.
“Kota Surabaya ini targetnya 2.9 juta target sasaran vaksinasinya. Jadi kalau per hari ini sudah 71.58% itu adalah sebuah prestasi yang luar biasa, dari kerja sama seluruh elemen strategis, termasuk hari ini adalah jawaban dari beberapa hari kemarin, warga Surabaya yang sudah divaksin dosis pertama menunggu dosis kedua,” tandasnya Gubernur Jatim dihadapan awak media.
Gubernur menambahkan, dengan kekompakan Forkopimda Jatim akan memaksimalkan seluruh ikhtiar untuk bisa memastikan bahwa target sasaran itu bisa mendapatkan vaksinasi sesegera mungkin.
Lebih lanjut, Panglima V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto menambahkan, vaksinasi hari ini sekitar 20.000 orang dibagi di tiga titik di Makodam V Brawijaya.
“Karena tempat di sini cukup luas sehingga secara serentak puluhan ribu pun masih bisa memungkinkan dan tetap mengutamakan protokol kesehatan,” ucapnya Pangdam V Brawijaya.
Lebih lanjut Mayjend TNI Suharyanto mengatakan. Yang dilaksanakan pagi ini adalah vaksinasi dosis kedua. Ini salah satu jawaban dari kekhawatiran beberapa masyarakat Jawa Timur yang menanyakan kapan diberikannya vaksinasi dosis kedua.
“Nah hari ini kita laksanakan secara masif namun sebelumnya beberapa hari yang lalu juga sudah dilaksanakan,” Katanya usai meninjau jalannya vaksinasi bersama Forkopimda.
“Intinya kegiatan ini dilaksanakan secara bersama-sama karena kami seluruh aparat pemerintah Jawa Timur, TNI Polri ini mendukung sepenuhnya kebijakan dan program-program Ibu Gubernur Jawa Timur dan seluruh pemerintahan Kabupaten Kota untuk mendukung suksesnya vaksinasi ini,” papar Pangdam.
Selain itu, Pangdam V Brawijaya menghimbau kepada masyarakat Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya, tidak perlu khawatir dalam pelaksanaan vaksinasi ini, tetap yakin bahwa semua akan dilakukan vaksinasi.
“Hari ini jangan panik, jangan ragu, yakin bahwa vaksinasi dosis kedua akan dilaksanakan, dan yang pertama yang belum juga kita laksanakan, kita bagi tugas tentunya semuanya di bawah arahan Ibu Gubernur Jawa Timur,” pungkasnya Mayjend TNI Suharyanto.
Peristiwa
Sisir SPBU, Perbankan, Pertokoan hingga Permukiman, Polsek Pesantren Kediri Perkuat Harkamtibmas
Kediriselaludihati.com – Jajaran Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota terus meningkatkan patroli Harkamtibmas pada malam hari sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor) serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Patroli dilaksanakan, pada Minggu (28/6/2026) mulai pukul 21.30 WIB dengan menyasar sejumlah objek vital dan kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Kegiatan dipimpin AKP Aris Purwanto bersama personel Polsek Pesantren, yakni Aiptu Supari, Aiptu Yudha Perwira, Aiptu Tamsirul Anam, dan Aiptu Wahyudi, S.H. Tim patroli bergerak menyisir sejumlah lokasi strategis, di antaranya SPBU Pesantren, Alfamart Pesantren, BRI Unit Pesantren, serta kawasan Perumahan Wisma Asri.
Selain memantau situasi keamanan, petugas juga melakukan dialog dengan petugas keamanan, karyawan, dan masyarakat yang ditemui di lokasi patroli. Dalam kesempatan tersebut, personel kepolisian menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, khususnya pada malam hari.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan, patroli rutin merupakan salah satu strategi kepolisian dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Patroli Harkamtibmas kami laksanakan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan,” ujarnya.
Menurut Kompol Siswandi, sasaran patroli diprioritaskan pada lokasi-lokasi yang memiliki tingkat kerawanan maupun aktivitas masyarakat yang cukup tinggi, seperti objek vital, kawasan perbankan, pertokoan, permukiman, hingga tempat-tempat yang masih beroperasi pada malam hari.
“Objek vital dan pusat aktivitas masyarakat menjadi perhatian kami karena memiliki mobilitas yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, kami terus meningkatkan patroli dialogis agar masyarakat merasa aman sekaligus dapat menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas,” katanya.
Dalam patroli tersebut, petugas juga mengingatkan pengelola pertokoan, petugas SPBU, pihak perbankan, serta warga agar selalu memastikan sistem keamanan lingkungan berfungsi dengan baik, termasuk mengaktifkan ronda malam, memperhatikan area parkir kendaraan, dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh warga,” tambah Kompol Siswandi.
Patroli dialogis yang dilakukan juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Melalui komunikasi langsung di lapangan, petugas dapat menyerap berbagai informasi maupun aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan situasi keamanan di lingkungan masing-masing.
Selama pelaksanaan patroli, situasi di seluruh lokasi yang menjadi sasaran terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aktivitas masyarakat berlangsung normal tanpa ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun tindak kriminal yang menonjol.
Kompol Siswandi menegaskan bahwa Polsek Pesantren akan terus mengintensifkan patroli pada jam-jam rawan sebagai bentuk komitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Melalui patroli yang konsisten dan pendekatan humanis kepada masyarakat, kami berharap situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Pesantren tetap terjaga. Sinergi antara polisi dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya. (res/an)
Peristiwa
Polri Hadir Jaga Kondusivitas Pengajian dan Sholawat Bersama di Kelurahan Pakunden Kediri
Kediriselaludihati.com – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah berlangsung khidmat di Masjid Al-Huda, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, pada Minggu (28/6/2026) malam.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pakunden Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota melakukan sambang sekaligus monitoring pengajian rutin Lailatul Ijtima’ yang dirangkaikan dengan sholawat bersama.
Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri masyarakat setempat dan menghadirkan Grup Banjari Yasinta Al Mubarok serta penceramah KH. Ir. Misdi Nurhasan dari Kediri. Selain menjadi momentum memperingati Tahun Baru Islam, kegiatan juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat kebersamaan warga.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pakunden Aiptu Didik Zulianto, S.E., hadir untuk melakukan pemantauan serta memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian juga menjadi bentuk pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan kegiatan keagamaan.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung masyarakat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
“Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat melaksanakan kegiatan keagamaan dengan penuh kekhusyukan tanpa rasa khawatir. Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat,” ujarnya.
Selain melakukan pemantauan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada panitia maupun jamaah agar terus menjaga suasana yang aman dan harmonis.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat silaturahmi, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Apabila terdapat permasalahan ataupun potensi gangguan keamanan, kami berharap masyarakat segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau Polsek Pesantren,” kata Kompol Siswandi.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti pengajian dan sholawat bersama tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga menjadi media membangun persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat tidak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga mempererat hubungan antarsesama. Nilai kebersamaan inilah yang menjadi modal penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” tambahnya.
Dalam tausiyahnya, KH. Ir. Misdi Nurhasan mengajak jamaah menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri, meningkatkan kualitas ibadah, mempererat persaudaraan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.
Suasana pengajian berlangsung penuh kekhidmatan. Lantunan sholawat yang dibawakan Grup Banjari Yasinta Al Mubarok menambah semarak sekaligus memperkuat nuansa religius selama kegiatan berlangsung.
Hingga seluruh rangkaian acara selesai, situasi di Masjid Al-Huda terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian mendapat apresiasi dari masyarakat karena memberikan rasa aman sekaligus memperlihatkan kedekatan Polri dengan warga.
Melalui kegiatan sambang dan monitoring tersebut, Polsek Pesantren kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap aktivitas masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis serta kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (res/an)
Uncategorized
Polda Jatim Beri Pendampingan Korban Dugaan Kekerasan Seksual oleh Ayah Kandung di Surabaya
SURABAYA – Direktorat Reserse Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA/PPO) Polda Jawa Timur mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak yang diduga dilakukan oleh ayah kandungnya di Surabaya.Direktur Reserse PPA/PPO Polda Jatim, Kombes Pol. Dr. Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., mengatakan penyidik telah menetapkan seorang laki-laki berinisial ST (47), warga Surabaya, sebagai tersangka dalam perkara tersebut.”Berdasarkan hasil penyidikan sementara, penyidik menduga perbuatan tersebut terjadi berulang kali sejak tahun 2025 hingga April 2026,” ujar Kombes Ganis, Senin (29/6/2026).Kasus ini terungkap setelah korban berani menceritakan pengalaman yang dialaminya kepada sang ibu. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan laporan kepada pihak kepolisian sehingga penyelidikan dan penyidikan dapat dilakukan.Meski kedua orang tua korban telah bercerai, tersangka diketahui masih kerap datang dan menginap di rumah mantan istrinya, terutama pada akhir pekan.Dalam proses penyidikan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain akta kelahiran korban, kartu keluarga, akta perceraian orang tua korban, hasil visum et repertum, serta barang bukti lain yang berkaitan dengan pembuktian perkara.Penyidik menjerat tersangka dengan ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), disertai pemberatan pidana karena pelaku merupakan orang tua kandung korban.”Ancaman pidana yang dikenakan berupa penjara paling singkat lima tahun dan paling lama lima belas tahun, dengan ketentuan pemberatan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas Kombes Ganis.Selain proses penegakan hukum, Polda Jawa Timur memastikan korban memperoleh pendampingan secara menyeluruh melalui kerja sama dengan DP3PPKB Kota Surabaya.Pendampingan tersebut meliputi layanan kesehatan, pemulihan psikologis, perlindungan, bantuan hukum, hingga pemenuhan hak pendidikan korban.”Kami berkomitmen terus mendampingi korban melalui layanan psikologis, layanan kesehatan, bantuan hukum, serta memastikan hak pendidikannya tetap terpenuhi hingga lulus SMA,” ujar perwakilan DP3PPKB Kota Surabaya, Lingga Mahawan Putri, S.KM.Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa penanganan perkara kekerasan seksual terhadap anak merupakan salah satu prioritas Polda Jawa Timur.”Polda Jawa Timur berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada setiap korban kekerasan seksual, khususnya anak, melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, serta kolaborasi dengan berbagai instansi terkait. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau mencurigai adanya tindak kekerasan seksual terhadap anak maupun perempuan,” tegas Kombes Abast.Saat ini tersangka ST telah ditahan di Rumah Tahanan Polda Jawa Timur sejak 23 Juni 2026. Penyidik masih melengkapi berkas perkara untuk selanjutnya dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
