Connect with us

Peristiwa

Kapolres Kediri Kota , Koordinasi Penanganan Covid Dengan Ketua DPRD Kota Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.IK, M.H  silaturahmi  ke Kediaman Ketua DPRD Kota Kediri /  Ketua DPC PDIP  H. Gus Sunoto Im,  Kamis tanggal 24 Juni 2021 mulai pukul 10.00 – 10.45 WIB.

Hadir pada kegiatan dimaksud antara lain  AKBP Wahyudi, S. I. K, MH, Kapolres Kediri Kota. H. Gus Sunoto IM, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri / Ketua DPRD Kota Kediri. Kompol Sugiyanto, S.Sos, Kapolsek Kediri Kota. IPTU Hendro, P.N, Kasat Intelkam Polres Kediri Kota. IPDA Didik, Kasi Propam Polres Kediri Kota.

“Pukul 10.00 Wib Kapolres Kediri Kota tiba di kediaman  H. Gus Sunoto IM, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri / Ketua DPRD Kota Kediri di Kel. Baluwerti Kecamatan  Kota Kediri.

“Saya mengucapkan terima kasih atas sambutannya saya silaturahmi bersama PJU Polres Kediri Kota. Saya orang baru ingin bersilaturahmi dan minta doa restu agar dapat diterima oleh masyarakat Kota Kediri dan kami siap membantu dan berkolaborasi dengan tokoh politik dan Forkopimda Kota Kediri. Kedepan kami ingin terus bersinergi dengan DPRD Kota Kediri khususnya untuk menangani Permasalahan Covid-19 yang sedang meningkat di Kota Kediri,” kata AKBP Wahyudi.

Ditambahkan, AKBP Wahyudi sangat bersyukur bisa dinas di Kediri karena masyarakat dan seluruh elemen yang ada telah memahami bahaya covid-19 dan telah sadar dalam penerapan 5 M. “Sehingga kami Kepolisian tinggal meneruskan dalam upaya pengendalian covid-19 dan kondisi ini sangat berbeda jauh dengan kondisi di Bangkalan. Startegi kami nanti kedepan akan menerapkan upaya Lockdown Mikro dalam penananganan Covid-19 di Kota Kediri. Dalam rangka HUT Bhayangkara ke 75 kami juga mengadakan vaksinasi massal sesuai dengan perintah Mabes Polri yang kami lakukan di RS Bhayangkara,” tambahnya.

Penyampaian H. Gus Sunoto IM, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri / Ketua DPRD Kota Kediri menyampaikan  disaat Kapolres Baru menjabat di Kediri kebetulan angka Covid-19 di Kota Kediri sedang mulai meningkat lagi.

“Kalau bisa kegiatan di kafe – kafe, angkringan, dll khususnya malam hari bisa ditekan kembali agar tidak terjadi kerumunan sehingga angka covid tidak semakin meningkat. Bahwa sebenarnya perekonomian di Kota Kediri sudah mulai bergerak kembali namun saat ini mulai terguncang karena kenaikan covid-19. Selain itu mungkin selalu diingatkan kepada masyarakat melalui micropon di pusat – pusat keramaian di Kota Kediri agar masyarakat selalu waspada dengan covid-19. Kedepan kita semua Forpimda Kota Kediri bisa bersinergi selain penanganan covid-19 juga keamanan Kota Kediri,” kata Agus Sunoto. (res|aro)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Kelurahan Gayam Kediri Bersama Tiga Pilar Dorong Sinergi Pencegahan Stunting

Published

on

Kediriselaludihati.com – Unit Binmas Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota bersama unsur Tiga Pilar Kelurahan Gayam menghadiri kegiatan Rembuk Stunting Kelurahan Gayam Tahun 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Senin (26/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Gayam Aiptu Hari Purnomo, Babinsa, perangkat kelurahan, serta perwakilan dinas terkait sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Kota Kediri.

Rembuk stunting ini diikuti oleh Kepala Kelurahan Gayam, Sekretaris Kelurahan Gayam, perwakilan Dinas DP3AP2KB, Dinas Kesehatan, kader kesehatan, Ketua PKK Kelurahan Gayam, kader PPA, serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Lurah Gayam menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menurunkan angka stunting melalui perencanaan program yang terarah dan berkelanjutan, mulai dari peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak hingga penguatan peran keluarga dan masyarakat.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gayam Aiptu Hari Purnomo dalam kesempatan tersebut menyampaikan imbauan kamtibmas kepada seluruh peserta agar tetap menjaga kondusivitas lingkungan, memperkuat kepedulian sosial, serta mendukung program pemerintah demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera.

“Keamanan dan ketertiban lingkungan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program kesehatan masyarakat, termasuk pencegahan stunting. Karena itu, sinergi antara aparat, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus terus diperkuat,” ujarnya.

Perwakilan dari tim kesehatan juga memaparkan gambaran kondisi stunting di wilayah Kelurahan Gayam serta langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan pada tahun 2026, termasuk edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang balita, dan pendampingan keluarga berisiko stunting.

Kegiatan rembuk stunting berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Polsek Mojoroto menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah daerah melalui pendekatan preventif dan pembinaan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Kapolsek Kediri Kota Turut Beri Edukasi Bijak Bermedsos kepada Siswa SMPN 2

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., memimpin langsung upacara bendera di SMP Negeri 2 Kota Kediri, Jalan Padang Padi, Kelurahan Kaliombo, pada Senin (26/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam memperkuat pembinaan dan pencegahan kenakalan remaja di lingkungan sekolah.

Upacara bendera tersebut didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kaliombo Aipda Andrey V.M., S.H., serta diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, dan seluruh siswa SMPN 2 Kota Kediri.

Dalam amanatnya, Kompol Bowo Wicaksono menekankan pentingnya disiplin, saling menghormati, serta menjauhi berbagai bentuk perilaku menyimpang, seperti perundungan (bullying), tawuran, dan kenakalan remaja lainnya yang dapat merugikan masa depan pelajar.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua siswa. Bullying dalam bentuk apa pun tidak boleh terjadi, karena dampaknya bisa sangat serius bagi korban maupun pelaku,” tegasnya di hadapan peserta upacara.

Selain itu, Kapolsek juga mengingatkan para pelajar agar bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi harus disikapi dengan tanggung jawab agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun konflik sosial.

“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif. Jangan mudah terprovokasi, apalagi menyebarkan informasi yang belum tentu benar,” ujarnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kaliombo Aipda Andrey V.M., S.H., turut memberikan imbauan kamtibmas kepada para siswa agar menjauhi pergaulan negatif dan selalu menaati aturan, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Kegiatan upacara bendera dan pembinaan tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Pihak sekolah menyambut baik kehadiran Kapolsek dan jajaran sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang berkarakter dan berprestasi. (res/an)

Continue Reading

Lalu Lintas

Bus Harapan Jaya Terlibat Kecelakaan, Polisi Temukan Masalah pada Sistem Pengereman

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota melakukan pemeriksaan terhadap Bus Harapan Jaya yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Simpang Empat Muning, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Pemeriksaan kendaraan dilakukan di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri, Senin (26/1/2026).

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi teknis kendaraan, khususnya kelayakan operasional bus yang terlibat kecelakaan. Dalam kegiatan itu, Satlantas Polres Kediri Kota melibatkan dua tenaga ahli guna mengecek kondisi mesin dan sistem pengereman bus.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan, pengecekan teknis dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui faktor penyebab kecelakaan.

“Kami mendatangkan dua ahli untuk melakukan pengecekan, terutama pada mesin dan sistem pengereman, guna memastikan apakah kendaraan tersebut layak jalan atau tidak,” kata AKP Yudho saat ditemui usai pemeriksaan di Kantor Dishub Kota Kediri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kondisi bus dinilai kurang optimal untuk beroperasi, khususnya pada bagian rem. Dari hasil uji teknis awal, fungsi pengereman bus diketahui tidak bekerja secara maksimal.

“Hasil sementara menunjukkan kondisi rem berada di kisaran 60 persen. Artinya, secara teknis memang perlu dilakukan perbaikan,” ujar Yudho.

Meski demikian, Tutud menyebut bahwa kondisi rem tersebut masih memungkinkan digunakan dalam batas tertentu, bergantung pada keterampilan pengemudi dan kecepatan kendaraan saat dioperasikan.

“Untuk rem seharusnya memang segera diganti. Namun dalam kondisi ini, rem masih bisa digunakan dengan catatan pengemudi berpengalaman dan kendaraan dijalankan pada kecepatan normal. Pada kecepatan sekitar 60 hingga 80 kilometer per jam masih relatif aman,” jelasnya.

Tutud juga mengungkapkan bahwa bus Harapan Jaya yang terlibat kecelakaan tersebut merupakan kendaraan keluaran tahun 2014. Dari sisi administrasi, kelengkapan surat-surat kendaraan masih berlaku.

“Kendaraan ini memang tergolong kendaraan lama, namun uji KIR masih hidup dan surat-surat kendaraan lengkap serta masih berlaku,” katanya.

Terkait penanganan hukum, Satlantas Polres Kediri Kota masih mendalami penyebab kecelakaan dan belum menetapkan tersangka. Sopir bus saat ini masih diamankan untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

“Sampai hari ini belum ada penetapan tersangka. Sopir masih kami amankan dan proses pendalaman masih berlangsung. Untuk perkembangan status hukum selanjutnya akan kami sampaikan setelah proses penyelidikan selesai,” tambah Yudho.

Satlantas Polres Kediri Kota menegaskan bahwa hasil pemeriksaan teknis kendaraan akan menjadi salah satu bahan pertimbangan penting dalam menentukan penyebab kecelakaan, selain faktor manusia dan kondisi jalan. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page