Connect with us

Peristiwa

Pengamanan di Gedung Penyimpanan Kotak Suara Pemilu 2024 di PPK Kecamatan Polres Kediri Kota Siagakan 24 Jam

Published

on

Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran proses penyimpanan kotak suara hasil Pemilu 2024, anggota Polres Kediri Kota, bersama dengan TNI dari Koramil, melaksanakan pengamanan di gedung penyimpanan kotak suara yang berada di kantor PPK Kecamatan 

Pengamanan tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan atau insiden yang dapat mengganggu integritas kotak suara yang telah disimpan untuk proses selanjutnya. Anggota kepolisian dan TNI ditempatkan di sekitar gedung penyimpanan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan secara ketat.

Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang Setyawan SH menyampaikan bahwa pengamanan tersebut merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab aparat keamanan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pemilu. “Kami bekerja sama dengan TNI untuk memastikan bahwa semua kotak suara disimpan dengan aman dan tidak terjadi masalah yang dapat mengganggu proses demokrasi,” ujarnya.

Selama pelaksanaan pengamanan, anggota Polres Kediri Kota dan TNI dari Koramil berkoordinasi secara baik untuk memastikan setiap pintu masuk ke gedung penyimpanan terjaga dengan baik. Mereka juga siap untuk merespons dengan cepat setiap potensi ancaman atau gangguan yang mungkin timbul.

Adanya kerjasama antara Polres Kediri Kota dan TNI dari Koramil dalam pengamanan gedung penyimpanan kotak suara ini menunjukkan sinergi antara berbagai pihak dalam menjaga integritas dan keamanan proses demokrasi. Dengan adanya kehadiran aparat keamanan yang tangguh, diharapkan masyarakat dapat merasa tenang dan percaya bahwa suara mereka akan dihitung dengan jujur dan adil.

Continue Reading

Inspirasi

Polisi Dorong Peran Mahasiswa Jaga Kamtibmas dan Bangun Desa

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolsek Pesantren Polres Kediri Kota, Kompol Siswandi, S.H., menyambangi Balai Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Senin (19/1/2026). Kunjungan tersebut dirangkai dengan tatap muka dan pembekalan kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri yang tengah menjalankan pengabdian di wilayah tersebut.

Kegiatan berlangsung pukul 10.30 hingga 11.30 WIB dan dihadiri Lurah Ketami, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta para mahasiswa KKN. Dalam suasana dialogis, Kapolsek Pesantren menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas sekaligus arahan agar para mahasiswa mampu beradaptasi, berperan aktif, dan menjaga harmoni sosial selama menjalankan program di tengah masyarakat.

Kompol Siswandi menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan di lingkungan tempat mereka mengabdi. Menurut dia, keberadaan mahasiswa KKN tidak hanya membawa program akademik, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan aparat keamanan.

“Mahasiswa KKN adalah mitra strategis di tengah masyarakat. Selain menjalankan program pengabdian, mereka juga diharapkan ikut menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Siswandi di hadapan para peserta.

Ia mengingatkan para mahasiswa untuk selalu menjunjung tinggi etika bermasyarakat, menghormati budaya setempat, serta membangun komunikasi yang baik dengan perangkat kelurahan dan warga. Kapolsek juga meminta agar mahasiswa tidak segan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun Babinsa jika menemui persoalan di lapangan.

“Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat menjadi contoh yang baik, membawa semangat positif, dan membantu masyarakat menyelesaikan persoalan secara bijak. Jika ada kendala atau potensi gangguan keamanan, segera sampaikan kepada aparat setempat,” katanya.

Lurah Ketami menyambut baik kegiatan sambang tersebut. Ia menilai kehadiran Kapolsek Pesantren memberi motivasi sekaligus rasa aman bagi mahasiswa KKN dan warga. Sinergi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan mahasiswa dinilai penting untuk mendukung kelancaran program pengabdian masyarakat.

Para mahasiswa KKN UNP Kediri menyatakan siap menjalankan arahan yang diberikan. Mereka mengaku terbantu dengan pembekalan langsung dari aparat kepolisian, terutama terkait cara berinteraksi dengan masyarakat dan menjaga keamanan lingkungan.

Kegiatan sambang dan tatap muka tersebut berlangsung tertib, aman, dan lancar. Melalui pendekatan dialogis ini, Polsek Pesantren berharap terbangun kemitraan yang kuat antara Polri, mahasiswa, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, harmonis, serta produktif di wilayah Kecamatan Pesantren. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Polri Bergerak Tangani Banjir Cakung, Kerahkan 132 Personel, Perahu Taktis, Kendaraan 4×4, dan Dapur Lapangan Brimob

Published

on

Jakarta Timur — Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui jajaran Polda Metro Jaya bergerak cepat dan siaga penuh dalam menangani banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Minggu (18/1/2026). Polri hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan keselamatan warga, kelancaran pelayanan kemanusiaan, serta terjaganya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sejak banjir terjadi, personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, hingga Polsek Cakung turun langsung ke lokasi terdampak bersama unsur TNI, Pemerintah Daerah, dan relawan. Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pasukan Brimob, Samapta/Sabhara, Tim SAR, serta Tim Rescue dan Dapur Lapangan (Randurlap).

Banjir menggenangi sejumlah titik di Kelurahan Rawa Terate, khususnya di RW 05, dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter. Untuk menjangkau wilayah yang terendam cukup dalam, petugas mengerahkan perahu taktis/karet, kendaraan patroli taktis 4×4, serta mobil dinas jenis Hilux guna mempercepat proses evakuasi, distribusi logistik, dan pelayanan medis.

Berdasarkan pendataan di lapangan oleh Polres Metro Jakarta Timur, seluruh warga RT 010/RW 05 Kelurahan Rawa Terate terdampak banjir, dengan total 279 kepala keluarga atau 880 jiwa. Sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing (lantai dua) dan tidak berkenan dievakuasi, namun tetap mendapatkan pelayanan, pemantauan kesehatan, serta bantuan logistik dari petugas gabungan.

Pada pukul 14.00 WIB, Kapolres Metro Jakarta Timur melakukan pengecekan langsung pelayanan penanggulangan banjir di Jl. Kramayudha RW 05, Kelurahan Rawa Terate, guna memastikan seluruh upaya penanganan berjalan optimal dan terkoordinasi.

Dalam operasi kemanusiaan tersebut, total 132 personel dikerahkan, dengan rincian:
• TNI: 50 personel
• Polri, terdiri dari:
• SAR Brimob Polda Metro Jaya: 11 personel
• Dapur Lapangan Brimob: 15 personel
• Samapta Polda Metro Jaya: 10 personel
• Polres Metro Jakarta Timur: 25 personel
• Polsek Cakung: 15 personel
• Pol PP: 5 personel
• Tagana Sudin Sosial: 1 personel

Dalam rangkaian kegiatan, Dandim 0505/Jakarta Timur bersama jajaran TNI–Polri dan Pol PP turut melakukan distribusi sembako dan logistik kepada warga terdampak di RT 010/RW 05 dengan menggunakan perahu karet, mengingat tingginya genangan air.

Pada pukul 15.10 WIB, Dapur Lapangan Brimob Polda Metro Jaya dinyatakan selesai didirikan. Dapur lapangan tersebut ditempatkan berdekatan dengan Posko SAR yang dibangun Polri, sehingga memudahkan koordinasi antarpetugas serta mempercepat pelayanan konsumsi bagi warga terdampak dan personel di lapangan.

Selanjutnya, pada pukul 16.05 WIB, Kapolres Metro Jakarta Timur memimpin langsung distribusi logistik dan sembako, sekaligus mengevakuasi dua warga yang membutuhkan penanganan khusus, yakni Diman Budiman (lanjut usia) dan Frengky (sakit), menggunakan perahu untuk mendapatkan perawatan medis oleh Dokkes Polres Metro Jakarta Timur.

Distribusi bantuan selesai dilaksanakan pada pukul 17.15 WIB, dan pada pukul 17.30 WIB, personel SAR gabungan tetap bersiaga di lokasi banjir guna mengantisipasi perkembangan situasi dan memastikan keselamatan warga.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menegaskan bahwa Polri mengerahkan seluruh kekuatan dan sumber daya yang dimiliki untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak bencana.

“Polri hadir bersama TNI dan pemerintah daerah untuk memastikan warga terdampak banjir tetap mendapatkan pelayanan, bantuan logistik, serta rasa aman. Penempatan posko SAR dan dapur lapangan secara terpadu menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Polri di tengah bencana merupakan wujud nyata pengabdian serta transformasi pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Hingga saat ini, situasi di wilayah terdampak banjir di Kecamatan Cakung terpantau aman dan kondusif, dengan personel gabungan masih terus bersiaga.

Continue Reading

Peristiwa

Kapolda Jatim Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Ribuan Personel

Published

on

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Nanang Avianto,M.Si memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan Penganugerahan Tanda Kehormatan Pengabdian kepada personel Polri, di Lapangan Mapolda Jawa Timur, Senin (19/1/2026).

Upacara yang diikuti oleh Pejabat Utama Polda Jatim, Kapolres jajaran, serta seluruh personel dan ASN Polri itu berlangsung khidmat.

Kegiatan itu menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen pengabdian Polri di awal tahun 2026.

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional sekaligus penganugerahan tanda kehormatan harus dimaknai sebagai momentum membangun semangat baru, harapan baru, serta komitmen yang lebih kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Jangan jadikan pergantian tahun hanya sekadar pergantian kalender, namun jadikan sebagai titik tolak untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,”tutur Irjen Nanang.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jatim juga menekankan bahwa tanda kehormatan Satyalancana Pengabdian merupakan bentuk pengakuan dan apresiasi tertinggi dari negara yang dianugerahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia kepada anggota Polri yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa cacat selama masa dinas.

Ia menjelaskan, untuk memperoleh tanda kehormatan tersebut, seorang anggota Polri harus memenuhi persyaratan yang ketat, yakni telah bertugas secara terus-menerus selama 8, 16, 24 hingga 32 tahun.

Bukan hanya itu, selama bertugas anggota Polri harus tanpa cela, serta memiliki integritas moral, keteladanan sikap, dan jasa nyata bagi organisasi serta negara.

Pada upacara tersebut, Polda Jawa Timur menganugerahkan tanda kehormatan kepada 2.684 personel, yang terdiri dari 542 personel Satker Polda Jatim dan 2.142 personel Polres yang ada di jajaran.

“Penganugerahan ini jangan dimaknai sekadar sebagai pemenuhan hak administratif, tetapi sebagai simbol apresiasi tertinggi dari negara atas konsistensi dalam menjaga marwah Kepolisian,”tegas Kapolda Jatim.

Lebih lanjut, Irjen Pol Nanang Avianto mengajak seluruh personel untuk terus memperkuat sinergi dan semangat gotong royong dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Jawa Timur, dengan menggelorakan kembali semangat Jogo Jatim.

Ia juga menyampaikan pentingnya reformasi birokrasi Polri yang berorientasi pada pelayanan masyarakat, sejalan dengan slogan Polri Untuk Masyarakat, sehingga Polri benar-benar hadir sebagai pelindung, pengayom, pelayan, sekaligus problem solver bagi masyarakat.

“Semoga penghargaan yang diterima hari ini menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh personel Polda Jatim untuk terus meningkatkan kinerja, menjadi SDM Polri yang unggul, kreatif, dan inovatif demi kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page